ทั้งหมด : 37บทที่ 1 Ingin Bertemu Kenzo
Lyn saat ini tengah bersama dengan bunda dan ayahnya. Selama kehamilannya yang kini sudah menginjak
readmore บทที่ 2 Bertemu Teman Lama
"Ayah!" seru Kenzo lalu memeluk Andre. "Kenzo sayang, ayah sangat merindukan Kenzo. Ayah pikir Kenzo
readmore บทที่ 3 Gosip Sang CEO
"Sebenarnya aku sedang membutuhkan seorang sekretaris, apa kamu mau?" tanya Andre. Maudy menganggukka
readmore บทที่ 4 Belum Sepenuhnya Melupakan
Andre terdiam, dia sekilas menatap Maudy yang duduk di sebelahnya. Dahi Andre mulai mengerut, dari m
readmore บทที่ 5 Putera Kedua
Lyn terus meringis menahan sakit, bahkan cairan bening kini mulai mengalir dari kedua sudut matanya.
readmore บทที่ 6 Sulit Melupakan
"Sayang, bunda sangat merindukan Kenzo," ucap Lyn sambil mencium kedua pipi Kenzo. "Kenzo juga sangat
readmore บทที่ 7 Permintaan Maaf Andre
"Om, tunggu!” seru Andre. Dimas menghentikan langkahnya, dia lalu menoleh menatap Andre. "Boleh Andre
readmore บทที่ 8 Tangisan Axel Membawa Kerinduan
"Tidak apa-apa, Dri. Lagi pula Axel kan keponakan aku juga, aku akan menjaga Axel," ucap Andre denga
readmore บทที่ 9 Raut Kesedihan Andre
Adrian memeluk Lyn dari belakang, "Sayang, kita mandi bareng, yuk," bisiknya. Lyn membalikkan tubuhny
readmore บทที่ 10 Keenan Menyukai Maudy
Andre mendongakkan wajahnya menatap sahabatnya yang sudah menutup pintu ruangannya, dia lalu menggel
readmore บทที่ 11 Gadis yang Dulu Kecelakaan
Andre mengacungkan kedua jempol tangannya. "Cocok," ucapnya sambil tersenyum. Maudy melirik ke arah A
readmore บทที่ 12 Tatapan yang Sama
"Kenapa sih kamu malah marah-marah sama aku, salah aku apa coba?” "Aku tadi itu menyuruh kamu untuk m
readmore บทที่ 13 Meminta Maaf Pada Zelene
Tak berselang lama Andre mendapat pesan dari sahabatnya itu, tentu saja itu kiriman nomor telepon Ze
readmore บทที่ 14 Pernyataan Maudy
"Apa aku boleh bertanya sesuatu sama kamu?” Andre menganggukkan kepalanya. "Apa hubungan kamu dengan
readmore บทที่ 15 Pendapat Andre
"Lain kali ini enggak akan terulang lagi, aku janji, suer," ucap Andre sambil mengacungkan kedua jar
readmore บทที่ 16 Meminta Nomor Andre
Keenan mengacak-acak rambutnya karena frustasi. Apa dirinya akan terus mengejar cintanya, di saat di
readmore บทที่ 17 Kemarahan Zelene
Setelah menyelesaikan setumpuk berkas-berkas di atas meja kerjanya, Andre lalu menyandarkan tubuhnya
readmore บทที่ 18 Jatuh Cinta dengan Zelene
"Aku sebenarnya masih penasaran sama kamu. Apa kamu benar-benar tertarik dengan sepupuku itu?” Kali
readmore บทที่ 19 Menjemput Zelene
"Tapi itu tidak mungkin. Aku tidak mungkin jatuh cinta dengan Zelene." Andre tetap tidak mau mengaku
readmore บทที่ 20 Datang Di Saat Hampir Melupakan
Tatapan itu lagi. Kenapa Zelene harus memiliki tatapan mata itu? Pikirnya. Andre mengangguk setuju,
readmore บทที่ 21 Kunjugan Zelene
"Maaf, ini dengan siapa ya?” "Maaf, saya lupa memperkenalkan diri, nama saya Zelene," ucapnya sambil
readmore บทที่ 22 Penasaran dengan Status Andre
"Mereka siapa, Sayang?” tanya Lisa sambil menatap Marcel dan Zelene. Marcel dan Zelene berdiri dan me
readmore บทที่ 23 Kekasih Pura-pura
Zelene menggelengkan kepalanya. "Aku tidak tau, Kak. Marcel itu pemuda yang sangat baik, dia juga se
readmore บทที่ 24 Kekasih Bohongannya Zelene
Axel seakan tidak ingin lepas dari gendongan Andre. "Biarkan Lyn, lagi pula aku masih nanti perginya
readmore บทที่ 25 Teman Keenan
"Karena dia ingin Marcel segera membuang jauh-jauh perasaannya, dia tidak ingin menyakiti Marcel ter
readmore บทที่ 26 Takut Jadi Pelakor
"Tapi kak Andre sudah punya istri, Kak. Nanti kalau istrinya marah bagaimana, aku tidak mau dianggap
readmore บทที่ 27 Calon Istri Andre
Mereka lalu masuk ke dalam mobil, Andre melajukan mobilnya meninggalkan restoran. Baru beberapa mete
readmore บทที่ 28 Temannya Keenan, Temannya Zelene
Flashback On "Kak Andre mengerjaiku, ya?!” seru Zelene kesal. Gadis itu melipat kedua lengannya di da
readmore บทที่ 29 Pacaran
Zelene berjalan menghampiri Andre yang tengah duduk di sofa ruang tamu. Mengingat ancaman Maudy kema
readmore บทที่ 30 Jarak Umur yang Jauh
"Om, ini semua tidak benar. Mana mungkin Zelene mempunyai hubungan dengan pria ini, sedangkan mereka
readmore บทที่ 31 Tidak Ingin Menyesal Untuk Kedua Kalinya
"Apa kamu ingin main-main dengan sebuah hubungan?” tanya papa Zelene kecewa dengan pemikiran putriny
readmore บทที่ 32 Makan Siang Di Rumah Andre
"Sekarang kamu sudah seperti wartawan yang haus akan berita," Ledek Andre. Zelene terkekeh. "Itu kare
readmore บทที่ 33 Menginterogasi Maudy
"Kakak ini bercanda ya, mana ada kakak sudah menganggap dia calon istri tapi wanita itu tidak tau ka
readmore บทที่ 34 Kebohongan Andre
"Kamu baik, sahabat yang terbaik. Kamu selalu membantuku, tapi ini soal perasaan. Aku tidak mungkin
readmore บทที่ 35 Kepindahan Kenzo Ke Jogja
Lyn berdiri lalu memeluk Kenzo. "Bunda dan ayah tidak bertengkar, Sayang. Kami hanya beda pendapat s
readmore บทที่ 36 Sandiwara Masih Berlanjut
Marcel sebenarnya adalah pemuda yang baik, meskipun dia kakak kelas Zelene waktu sekolah dulu, tapi
readmore บทที่ 37 Ciuman Pertama yang Direnggut
"Bukankah kak Andre ini seorang duda beranak satu? Apa kedua orang tua Zelene juga tau soal itu?” Ma
readmore
orang pekanbaru kah author ini
30/12
0bagus
30/10
0bagus
16/09
0wahh bagus banget ceritanya 🥰🥰😇😇
11/09
0hebat terbaik
02/09
0bagus
03/07
0bagus banget
29/06
0mantap
16/06
0keren
03/06
0bagus banget kakkk
30/05
0