ทั้งหมด : 20บทที่ 1 Kembalinya Konglomerat Kejam
Carlos melemparkan sebuah berkas permohonan pengalihan hak milik sepetak tanah yang tidak cukup luas
readmore บทที่ 2 The Big Head!
Nick mengusap-usap nama Vivian Walter yang tertulis di batu nisannya. Satu-satunya cara untuk melepa
readmore บทที่ 3 Dendam Masalalu
Nick berjalan menuju laboratorium, berniat memindahkan beberapa bahan kimia EonCor W203 Acid Corrosi
readmore บทที่ 4 A Zero to Hero
Hari ini Nick berniat untuk kembali ke dalam kelas, karena ada beberapa mata kuliah yang harus diiku
readmore บทที่ 5 Pria berjubah Hitam
"Nick..., Nick...," Manfreed menggedor-gedor pintu kamar mandi memanggil nama Nick. Manfreed panik-pu
readmore บทที่ 6 Kekuatan Sabuk Bintang Biru
"Tolong jangan buat, Saya khawatir Tuan! Istirahatlah. Saya tidak mengharap, Tuan Nick membantu Kami
readmore บทที่ 7 Pesan Ancaman
Nick berpikir. Siapa lagi? Jangan-jangan orang yang sama, tentu Nick tidak mau berurusan dengan orang
readmore บทที่ 8 OLLYXTON TIMELESS LAB
Nick menatap nyalang kearah bangunan baru itu. Satu-satunya hal yang ada di pikiran Nick adalah tenta
readmore บทที่ 9 Sesuatu yang tak terduga
"Tn. Carlos, apakah Anda sudah memikirkan keputusan ini secara matang?" tanya Dr. Wattson. Carlos tak
readmore บทที่ 10 Raksasa penghancur dunia
"Jangan gila Stev! Apa jadinya jika orangtuamu tahu?" "Karena itu salah satu harapanku Nick. Mereka h
readmore บทที่ 11 Selamatkan Aku, Jika Kamu Mencintaiku
Nick mendengar raksasa monster gurita itu mengaum keras, memukul-mukulkan kedua tangannya ke arah da
readmore บทที่ 12 Pollux Cahaya penyelamat
"Sekarang, waktunya pulang Stev!" ucap Nick setelah mereka berdua selesai makan malam. "Nick!" Stevy
readmore บทที่ 13 Jerat Pesona Tuan Muda
Nick merasa sedang mimpi buruk, tubuhnya terguncang hebat. Usahanya untuk bangun dari mimpi itu sung
readmore บทที่ 14 Membunuh tanpa Menyentuh
"Beri Kami waktu Tuan! Kami akan segera membayarnya," ucap Grachia sembari bersimpuh dihadapan para
readmore บทที่ 15 Wanita Penyelamat
"Tuan Nick!" Grachia menahan langkahnya. "Kumohon jangan pergi ke sana, Bapak akan segera kembali!" u
readmore บทที่ 16 Demi dua nyawa!
"Tunggu!" Nick menjeda langkah Berlian. "Jangan terlalu memandangku rendah dengan semua hadiah yang A
readmore บทที่ 17 Terpasung Luka
"Tuan Nick!" Grachia menghampiri Nick yang sedang berjalan masuk ke dalam rumah. Wanita paruh baya it
readmore บทที่ 18 Golden Blood
Paginya, Nick seperti tak memiliki semangat hidup lagi. Semua harapannya seolah hilang begitu saja.
readmore บทที่ 19 Erupsi Gunung Sunset Camp
"Bagaimana hasilnya, Dok?" tanya Nick antusias. "Luar biasa, Tuan. Anda memiliki golongan darah istim
readmore บทที่ 20 Pembalasan yang Tertunda
Nick tak menyadari keberadaan Grachia yang mematung tepat dibelakangnya. Wanita itu, tertunduk lemah
readmore
saya masih pemula saya suka baca
12/11
0kerenn
07/11
0aku aku suka
01/10
0keren, mantap jiwa
06/08
0baik
29/07
0bagus
25/06
0bagus
09/06
0baguusssss
02/06
0keren
29/05
0seru banget
28/05
0