Zidan harus terjebak dalam sebuah cinta terlarang akibat godaan dari seorang gadis muda bernama Mei. Sedangkan pada saat itu, Zidan telah memiliki Istri yang bernama Dewi. Bagaimanakah kelanjutan ceritanya? Apakah Zidan tetap mempertahankan rumahtangganya atau malah memilih meneruskan cinta terlarang itu? Yuk simak ceritanya sekarang juga!
kirain endingnya bakal nyesel selingkuhin istri. eh malah diapresiasi. kirain ada cerita istri sah mau pisah berjuang demi anak sendiri. eh malah mau dimadu tinggal serumah lagi. keki bacanya langsung loncat aja ke ending pengen liat. taunya mengecewakan kaum istri sah
20/08/2022
0
Sitinorsaidatul Jannah
yaallah sedap betul kisah cerita ini dia bagi pengajaran untuk kita semua, supaya kita lepas ini berhati hati . dah ada isteri tapi masih nak bergatal dengan perempuan lain jenis tak cukup sorang kalau boleh di saya ini saya pijakkk gitu
27/07/2022
0
PratamaIqball
bagus sekali saya suka and senang🥰
29/09
0
UparaAndi
navel ini sangat bagus sekali
02/07
0
AYYNONA
sangat menarik
28/06
0
Pretty Kissed
baguss ceritanyaa
22/06
0
Syah putraZiggy arsyad
baguss banget
21/04/2025
0
NailaNaila
bagus banget novelnya
21/03/2025
0
Madinah Dina
50000
03/12/2024
0
Mas Ardiyan Saputra
bagus
28/11/2024
0
ทั้งหมด: 40
บทที่ 1 Mengulang Dari Nol
"Nggak abis lagi, Mas?" tanya Dewi saat menyambut kepulanganku. "Hemmm," sahutku, mengangguk sembari
บทที่ 2 Piknik
"Namun satu hal yang perlu Dewi tegaskan buat Mas! Jangan sekali-kali Mas mencoba untuk berselingkuh
บทที่ 3 Kang Halu
Seperti biasa, aku kembali mengayuh sepeda onthel pemberian Bapak mertua berisi peti jualan di belak
บทที่ 4 Kepincut Anak SMA
Setelah sepeda yang kutunggangi berhenti, segera kuambil sebilah kayu yang kubawa dari rumah untuk m
บทที่ 5 Kete
Cantik. Ah, tidak. Masih cantikan lagi istriku. Belum ada yang bisa menandingi kecantikannya hingga s
บทที่ 6 Kepikiran Terus
Ini hari ketiga aku jualan di tempat yang sama. Di depan sekolah SMA. Kelihatannya hari ini Mas Ridh
บทที่ 7 Gawat
"Bu... bukan begitu maksudnya, Dek! Mas hanya terbawa suasana saja tadi. Saat berjualan, biasanya Ma
บทที่ 8 Jangan Sampai Ketahuan
Sembari memasukkan butiran Cilok kedalam kantongan plastik, mulut Mei terus menyerocos bertanya pada
บทที่ 9 Curiga
"Tapi kan Mas perlu hape juga, Yang. Pelanggan Mas aja banyak yang nanyakin nomor WA, Mas. Kan malu
บทที่ 10 Tatapan yang Menggetarkan
"Masih baru. Waktu jualan di depan SMA kemarin." "Kenapa Mas, tidak cerita?" "Bagaimana Mas mau cerita
บทที่ 11 Dewi Cemberut
Kami sampai di kediaman Mei yang berada di kompleks perumahan elit. Rumahnya begitu besar dan tampak
บทที่ 12 Makan Malam Bersama
Selang beberapa menit kemudian, ketiga wanita itu keluar dari dalam kamar. Mataku terpukau saat meli
บทที่ 13 Cemburu Buta
Di sela-sela memperbaiki motor tersebut, sesekali papa Mei berinteraksi juga padaku, bertanya tentan
บทที่ 14 Insomnia
Hari ini aku kembali menjalani aktifitas seperti biasa, setelah kemarin libur untuk membenahi peti
บทที่ 15 Janjian
Tak terasa, hubungan kami sudah berjalan selama delapan bulan. Setiap sore Mei selalu datang mengham
บทที่ 16 Ketemuan
Aku sampai di tempat yang sudah kami sepakati tadi. Di sebuah bengkel motor yang lumayan jauh dari k
บทที่ 17 Terjebak Dalam Pusaran
Kali ini, Mei berganti pakaian untuk yang ke tiga kalinya. Tanpa malu, tanpa canggung, dia mengganti
บทที่ 18 Untuk Yang Kedua Kalinya
Mei masih menatapku lekat, dari sorot matanya terlihat jelas bahwa dia masih menginginkanku untuk te
บทที่ 19 Bimbang
Aku ikut memperhatikan beberapa bagian dari tubuhku, dan di sana sini terdapat jelas bercak-bercak b
บทที่ 20 Merasakan Hal Yang Sama
"Lebih baik Mei fokus kuliah saja dulu. Nggak usah mikirin yang macam-macam," hardikku pada Mei. Mer
บทที่ 21 Hampir Ketahuan
Aku kembali merebahkan diri di samping Dewi setelah mengakhiri panggilan telepon dari Mei. Ku lihat
บทที่ 22 Nginap Di Hotel Bintang Lima
Aku pamit kepada ibu mertua setelah mengantar Dewi ke rumahnya. Rencananya, Dewi akan tinggal di san
บทที่ 23 Dan Terjadi Lagi
Mei bangkit, kemudian pergi menuju kamar mandi. Sedangkan aku, segera berganti pakaian secepatnya, m
บทที่ 24 Aku Juga Berhak Bahagia
Setelah usai saling melepas rindu, aku baru teringat pada Dewi. Tadi dia berpesan, jika sudah tiba d
บทที่ 25 Ngambek
Mei masih berjalan. Dan kali ini langkahnya semakin cepat. Aku yang berada dibelakangnya pun ikut me
บทที่ 26 Sensitif
Mei kembali berjalan, meninggalkanku. Kali ini dia pergi menuju ke arah Mal yang tak seberapa jauh d
บทที่ 27 Selingkuh Itu Indah
Kami sampai di kolam renang yang telah kami lihat sebelumnya. Saat ini situasinya sudah terlihat sep
บทที่ 28 Gawat Lagi
"Halo, Mas lagi ngapain? Tadi malam tidurnya dimana? Sudah makan apa belum?" Dewi langsung mengangka
บทที่ 29 Usaha Baru
"Iya, emangnya kenapa? Kok Abang kelihatannya gugup begitu?" tanya Mei dengan penuh tanda tanya. "Seb
บทที่ 30 Selangkah Lebih Maju
Hari ini aku memutuskan untuk pulang lebih awal dari biasanya. Setelah Mei menghubungiku tadi, aku t
บทที่ 31 Bertemu Kembali
Dewi menggeleng sembari menyeka bekas air matanya kembali. "Jadi, ini apa?" tanyaku dengan ikut menye
บทที่ 32 Transaksi Masa Depan
"Jam lima tadi, Bang! Sehabis shalat subuh." Aku berinisiatif untuk menjawab pertanyaan pria itu ket
บทที่ 33 Karaokean
Tadi, Mei sempat ragu ingin meneruskan bisnis ini antara lanjut atau tidak. Namun, setelah kupikirka
บทที่ 34 Batal Nginap Di Hotel
Setelah mengantar barang belanjaan ke ruko, kami melanjutkan perjalanan menuju hotel sesuai dengan k
บทที่ 35 Empat Bulan Kemudian
Waktu begitu cepat berlalu. Tak terasa, sudah hampir empat bulan lamanya aku menjalani rutinitas yan
บทที่ 36 Seperti Petir Disiang Bolong
"Ada yang bisa Dewi bantu, Mas?" Dewi menghampiriku ke dapur ketika aku sedang menyiapkan segala ses
บทที่ 37 Rendah Diri
Dengan tergesa-gesa, Jodi datang menghampiriku yang masih terpaku di depan steling jualan beserta de
บทที่ 38 Sekamar Dengan Madu
"Apa benar kau yang telah melakukan ini pada Mei?" tanya salah seorang pria separuh baya, mengintero
บทที่ 39 Singa Betina Marah
"Bang! Bang!" Aku terjaga ketika mendengar teriakan Mei dari luar, memanggilku. Aku bangkit, dan seger
บทที่ 40 Dibalik Musibah Pasti Ada Hikmahnya
Matanya kini sudah mulai berkaca-kaca dan terlihat memerah. Entah perkataanku yang mana yang membuat
kirain endingnya bakal nyesel selingkuhin istri. eh malah diapresiasi. kirain ada cerita istri sah mau pisah berjuang demi anak sendiri. eh malah mau dimadu tinggal serumah lagi. keki bacanya langsung loncat aja ke ending pengen liat. taunya mengecewakan kaum istri sah
20/08/2022
0yaallah sedap betul kisah cerita ini dia bagi pengajaran untuk kita semua, supaya kita lepas ini berhati hati . dah ada isteri tapi masih nak bergatal dengan perempuan lain jenis tak cukup sorang kalau boleh di saya ini saya pijakkk gitu
27/07/2022
0bagus sekali saya suka and senang🥰
29/09
0navel ini sangat bagus sekali
02/07
0sangat menarik
28/06
0baguss ceritanyaa
22/06
0baguss banget
21/04/2025
0bagus banget novelnya
21/03/2025
050000
03/12/2024
0bagus
28/11/2024
0