ทั้งหมด : 40บทที่ 1 Munculnya Skandal
Semua kru film bersorak, termasuk para artis yang menjadi lakonnya. Mengucapkan syukur serta saling
readmore บทที่ 2 Diri Avan yang Mulai Kacau
Avan benar-benar terkejut dengan skandal yang melibatkan dirinya. Bukan hanya itu saja, ia bahkan me
readmore บทที่ 3 Diam-diam Ada yang Mendengar
Es melon tersaji di atas salah satu meja di sebuah kafe, pun dengan beberapa buku yang berisikan ilm
readmore บทที่ 4 Kejutan
Alam begitu indah dengan sejuta bintang yang menghiasi angkasa malam. Sinar bulan pun turut menyinar
readmore บทที่ 5 Sebuah Taruhan
Wajahnya sudah terlihat begitu cantik. Bibir pink dipolesi dengan liptint berwarna merah leci, beber
readmore บทที่ 6 Datang
Di sebuah ruang tunggu dekat dengan ruang kerja Sujati, Ramona masih duduk di sana. Tino menyarankan
readmore บทที่ 7 Tawaran
Ramona memeragakan emosi senang, sedih juga marah sesuai naskah drama yang diberikan padanya. Dengan
readmore บทที่ 8 Dukungan Ramona
Di sebuah apartemen yang mewah, Avan tengah merenung di depan jendela kamarnya. Ia tidak menyangka b
readmore บทที่ 9 Pertengkaran yang Terulang
Melly mendengkus kesal diam-diam dari balik pintu dapur rumahnya, sembari menatap Ramona yang tengah
readmore บทที่ 10 Permintaan Sangat Bunda
Dengan kelembutan yang berbaur kasih sayang, Ramona membelai lengan ibundanya, sesekali memberikan p
readmore บทที่ 11 Sifat Asli Avan Bara
Baru saja sampai di kediaman Avan Bara, Ramona sudah merasa disudutkan oleh tatapan tajam dari sang
readmore บทที่ 12 Desakan Lea
Dalam latihan akting yang sedang berlangsung, hingga akhir acara itu, tetap saja Ramona tidak menunj
readmore บทที่ 13 Isi Hati Ramona
Lampu warna-warni menghiasi setiap sudut kafe yang buka selama 24 jam itu. Sepasang teman menjadi ba
readmore บทที่ 14 Malam Bersama Avan Bara
Dengan napas tersengal-sengal dan tampak kelelahan, akhirnya Ramona sampai di hadapan Avan Bara. Ia
readmore บทที่ 15 Kejengkelan
Mataharinya menyingsing melewati langit gelap, dan segera memendarkan cahayanya. Sinarnya melesak, m
readmore บทที่ 16 Kapok!
Baru menginjakkan kaki di teras rumahnya, Ramona justru sudah dihadang oleh kakaknya. Melly berdiri
readmore บทที่ 17 Usulan Kejam
Setelah sekian hari, akhirnya Avan Bara kembali menghadap direktur yang menaungi namanya. Ia duduk d
readmore บทที่ 18 Dilempari
Baru saja keluar dari gerbang SJ Intertaiment, mobil mewah yang dikendarai oleh Avan Bara mendapatka
readmore บทที่ 19 Avan Mengamuk Lagi
Avan meletakkan ponsel di samping telinganya, sementara matanya menatap pemandangan di luar jendela
readmore บทที่ 20 Perbincangan Ramona dan Avan Bara
Ramona tidak menyangka bahwa malam ini akan menjadi malam sial baginya. Setelah hampir dua jam berla
readmore บทที่ 21 Avan Mulai Jatuh Cinta
Selama proses latihan hari ini, nyaris seluruhnya dipimpin oleh David. Sementara Avan yang seharusny
readmore บทที่ 22 Suasana Makan Malam
Ramona tidak mengerti dengan situasi saat ini. Ternyata tidak hanya David saja yang datang, melainka
readmore บทที่ 23 Tekanan Dari David
David menghentikan laju mobil Avan yang berjalan lambat dengan cara menghadang di depan menggunakan
readmore บทที่ 24 Pindahan
Minggu. Hari libur ini Ramona berencana akan pindah rumah. Pada akhirnya, ia menyetujui tawaran dari
readmore บทที่ 25 Pernyataan Cinta Dari David
Ramona memandang pria tinggi dan tampan di hadapannya itu. Bukan Avan, melainkan David yang sejak ta
readmore บทที่ 26 Aku Menyukaimu!
Avan termenung sedih di balkon tempat tinggalnya itu. Setelah mendengar pernyataan suka yang dikatak
readmore บทที่ 27 Romantisme
Kecanggungan meliputi kebersamaan Avan Bara dan Ramona Aprilia. Sesaat setelah terjebak dalam keroma
readmore บทที่ 28 Rencana Ramona
Tiga hari berlalu. Dan selama itu, Ramona menghabiskan waktu bersama Avan Bara nyaris setiap detikny
readmore บทที่ 29 Keresahan Hati Ramona
Tino sudah siap dengan kamera ponselnya. Ia selalu menyelidik ke arah Avan serta Ramona. Di hari yan
readmore บทที่ 30 Memangnya Bisa Apa?
Ramona tengah menyaksikan sebuah acara gosip yang kini sedang membawa-bawa namanya. Ia digadang-gada
readmore บทที่ 31 Hanya Kekasih Palsu
Suara dering ponsel yang terdengar sangat keras membuat Ramona berangsur membuka mata sembamnya. Ia
readmore บทที่ 32 Pembuktian Avan Bara
Elevator itu terbuka kembali di sebuah basemen tempat kendaraan beroda empat terparkir rapi. Lagi-la
readmore บทที่ 33 Kekecewaan Sangat Bunda
Melly dan Yati terus mengarahkan tatapan tajam pada Avan Bara yang saat ini duduk diam di salah satu
readmore บทที่ 34 Karena Masih Muda
Pagi pun mulai beranjak dan siang pun datang bersinggah. Latar keberadaan Ramona dan Avan sudah beru
readmore บทที่ 35 Kecemasan Perihal Perpisahan
Pemanggilan telah didapatkan oleh Ramona dan Avan, dari Sujati-direktur manajemen yang menaungi nama
readmore บทที่ 36 Terancam Dipisahkan
Pagi ini, Avan, Ramona, Lea, dan Tino sudah berkumpul di dalam ruang kerja milik Sujati. Namun setel
readmore บทที่ 37 Keputusan Sujati
Mereka berempat berdiri secara sejajar di hadapan Sujati dengan perasaan yang luar biasa getir. Teru
readmore บทที่ 38 Karena Game
Satu bulan, dua bulan, hingga akhirnya sudah berjalan sampai bulan keempat. Tentunya Ramona dan Avan
readmore บทที่ 39 Pernikahan
Beberapa hari yang lalu, ketika Avan dan keluarganya hendak berangkat ke prosesi lamaran, justru nya
readmore บทที่ 40 Bahagia (Tamat)
Pagi hari yang hangat, pendar mentari pun menyorot kaca jendela sehingga sinarnya masuk ke dalam kam
readmore
bagus deh pokoknya aku terhibur looo.mantap
11/12/2023
0nice
30/11/2023
0bagus
20/09/2023
0😍😍😍😍😍
30/08/2023
1maygat
23/08/2023
1sudah saya senang sekali membaca di novelah
22/06/2023
0seru
17/06/2023
0seruu
13/06/2023
0very good
11/06/2023
0Bagus dan seru
04/06/2023
0