ทั้งหมด : 64บทที่ 1 PERMINTAAN MENIKAH
Erwin Farhat Rahmadi, laki-laki berusia 45 tahun seorang Pegawai Negeri Sipil di Martapura Banjarmas
readmore บทที่ 2 MAAFKAN AKU
Sampai pagi tiba, Erwin tidak bisa pulang ke rumah. Saat ini Erwin menjaga putra pertama Rahma yang
readmore บทที่ 3 INDAHNYA CINTA
Hari itu adalah hari yang sangat indah. Mereka berdua menikah. Erwin dan Rahma. Beruntung Muza sembuh
readmore บทที่ 4 MENGUNJUNGI ISTRI PERTAMA
Hari ini jadwal Rahma berkunjung ke rumah Erwin, acara ini sengaja di kemas oleh Erwin guna memperke
readmore บทที่ 5 IJIN YANG DIMINTA
Penghuni jalan KH Anang Sya’rani Arif pada pukul sepuluh malam seperti sekarang sudah pada tidur. Ra
readmore บทที่ 6 KETIKA RAHMA PERGI
Atas permintaan dari Rahma Erwin akhirnya mengizinkan perempuan yang dicintainya itu pergi ke Jawa d
readmore บทที่ 7 SUARA TANGISAN
Lisa dan Erwin telah tiba di rumah mereka Lisa langsung masuk ke dalam kamar dia membenamkan tubuhny
readmore บทที่ 8 TERLELAP DAN MENDESAH
Pagi yang sangat indah ketika Erwin baru saja pulang ke rumah. Lisa dan anak-anak telah selesai denga
readmore บทที่ 9 AKSI VIDEO CALL LAGI
Lisa bangun lebih pagi dari biasanya, usai sholat dan berdoa ia bergegas menuju kamar anak-anak untu
readmore บทที่ 10 MALAM TANPA AYAH
Hari ini 31 Desember, Rahma membereskan rumahnya, berharap malam nanti bisa berkumpul dengan anak-ana
readmore บทที่ 11 PULANG DALAM GAMANG
Suasana pagi yang selalu memikat hati, hawa dingin yang senantiasa dinanti. Pagi ini, tidak ada jahe
readmore บทที่ 12 MAAFKAN AKU CINTA
Erwin telah berkemas, Rahma dan anak-anak menantinya di ruang tamu rumah mereka. Erwin dengan baju me
readmore บทที่ 13 RUMAH DENGAN AURA YANG BERBEDA
"Assalamualaikum." Panggil Erwin di depan rumah. Hening tidak ada jawaban. Erwin mengetuk pintu itu
readmore บทที่ 14 RESAH
Erwin baru saja tiba dia baru saja berbincang-bincang dengan Lisa dan juga putra-putranya. Malam itu
readmore บทที่ 15 RAYUAN TANPA PERASAAN
Langit Bamega masih saja bermuram durja, tiga hari usai kejadian itu Lisa masih membiarkan semua sep
readmore บทที่ 16 RAPUH SENDIRI
Di pagi buta Erwin bergegas menyambar ponselnya sebelum dia melaksanakan salat Subuh dan bermunajat
readmore บทที่ 17 USAHA UNTUK CINTA
"Aduh!" Lisa memekik lirih ketika pisau dapur itu mengenai ujung jari manisnya kemudian ada sedikit
readmore บทที่ 18 MEMINJAM UANG
Hari ini Erwin memang lebih cepat datang ke kantor daripada biasanya tetapi Lisa tidak berminat bert
readmore บทที่ 19 TANDA CINTA UNTUK YANG KE DUA
"Assalamualaikum," ucap Haris di depan ruangan Erwin membuat Erwin berdiri dan menemui laki-laki itu
readmore บทที่ 20 LUKA DALAM LUKA
Siang itu, setelah 2 hari yang lalu. Erwin mengirimkan sejumlah uang kepada Rahma, dia mendapatkan t
readmore บทที่ 21 AMARAH SEORANG LISA
Mereka berdua masih duduk di beranda yang sama. Erwin masih bercerita tentang Rahma di telinga Lisa. L
readmore บทที่ 22 DALAM KEBINGUNGAN
Malam itu Erwin meninggalkan Lisa dia pergi dari rumah dan Lisa sama sekali tidak perduli Erwin mau
readmore บทที่ 23 AMARAH YANG TERHEMPAS
Seorang laki-laki datang ke rumah Lisa. Laki-laki berpakaian rapi mengenakan kemeja lengan panjang, d
readmore บทที่ 24 SURAT DI ATAS MEJA MAKAN
25. SURAT DI ATAS MEJA MAKAN "Maaf, aku terpaksa pergi dan tidak bisa menunggumu karena tadi keluarga
readmore บทที่ 25 RAYUAN PENUH KEBOHONGAN
25. RAYUAN PENUH KEBOHONGAN Lisa telah susah payah menenangkan Faris. Dia benar-benar ingin seluruh p
readmore บทที่ 26 CINTA UNTUK YANG KE DUA
"Mama sudah sadar." "Mama sudah sadar." Teriak Yuda memberikan kabar pada semua anggota keluarga yang
readmore บทที่ 27 RAHMA DAN LISA TINGGAL SERUMAH
Keluarga besar Rahma sedang berkumpul. Saat itu mereka menjenguk Rahma yang baru saja pulang dari ru
readmore บทที่ 28 BERCINTA SAAT SAKIT
Setelah keluarga besar itu pulang tinggal Erwin dan Rahma yang berada di rumah mereka sementara Yuda
readmore บทที่ 29 GELIAT GAIRAH YANG MEMBUAT GILA
Mereka masih saling mencium ketika anak-anak masih berada di sekolah dan mereka hanya berdua saja di
readmore บทที่ 30 EGOISME LELAKI
Mereka berdua berangkat menuju ke bandara untuk kemudian pergi ke rumah Erwin dan Lisa. Keluarga Rahm
readmore บทที่ 31 MENATAP KENYATAAN
Mereka akhirnya tiba di rumah Lisa. Erwin mengetuk pintu rumah tersebut. "Tok.. tok.. tok.. tok.. tok.
readmore บทที่ 32 DIKASIH HATI MINTA JANTUNG
"Sudah sayang, kamu tidak usah ikut-ikutan membersihkan paviliun ini. Kalau memang Mbakmu tidak mau
readmore บทที่ 33 TANYA YANG TAK TERJAWAB
Rahma sudah tergeletak di ranjang milik Lisa. Dan Lisa hanya seperti orang bodoh yang menyaksikan itu
readmore บทที่ 34 PERTENGKARAN AYAH DAN ANAK
"Prank.." "Prank.." "Prank.." Suara gelas dan piring yang dibiarkan berhamburan begitu saja. Lisa menutu
readmore บทที่ 35 AMARAH
Malam ini mereka makan bersama satu keluarga. Semua duduk melingkar di meja oval itu. Ada tiga kursi
readmore บทที่ 36 LUKA HATI ANANDA
Lisa tahu apa yang dikatakan oleh Robby itu benar. Lisa sangat mengerti gundah gulana yang dirasakan
readmore บทที่ 37 MELATI DI RANJANG MADUKU
Sejak hari itu, Erwin lebih sering tidur di paviliun bersama Rahma daripada menemani Lisa di kamarny
readmore บทที่ 38 MENYIAPKAN AMUNISI
"Assalamualaikum, kami berangkat dulu ya, Ma." Mereka kemudian menjabat tangan Lisa, lantas meninggal
readmore บทที่ 39 HERAN
Erwin membetulkan letak rambut Rahma yang tergerai, rambut yang sesekali tertiup angin. Hari ini Erw
readmore บทที่ 40 SAAT SANG AYAH MENGHINA
"Kenapa badanmu panas sekali, Nak? Pasti tadi kamu di sekolah minum es, ya? Mama kan sudah bilang ja
readmore บทที่ 41 MERANGKAI SUKSES
Lisa terus saja berjuang mempertahankan hidupnya, dia tidak peduli lagi pada semua permasalahan yang
readmore บทที่ 42 KABAR BURUK
"Bu Lisa, apakah Ibu tahu kalau Pak Erwin berbisnis dengan saya?" tanya Antonius suatu ketika kepada
readmore บทที่ 43 SEBUAH RASA BERSALAH
SEBUAH RASA BERSALAH Lisa terus-menerus disibukkan dengan aktivitas bisnisnya. Dia tidak peduli lagi
readmore บทที่ 44 AJAKAN UNTUK PERGI
"Ini pensilnya, Ma." "Nah, sekarang pensilnya sudah ada Adik kerjakan pr-nya lagi ya. Ini kotak makan
readmore บทที่ 45 TETANGGA SEBELAH ITU AYAHMU
Robby bertanya pada Lisa di malam yang mulai tiba. "Tetangga sebelah kemana ya kok tidak pernah nampa
readmore บทที่ 46 SAAT MADUKU SAKIT
Pagi itu Lisa melihat Erwin sudah berada di paviliunnya. Lisa mencoba untuk tidak peduli, dia meneru
readmore บทที่ 47 TAGIHAN DARI BANK
"Tok! Tok! Tok! Tok!" suara ketukan di pintu terdengar. Lisa yang saat itu sedang sibuk menyiapkan b
readmore บทที่ 48 PINJAMI AKU UANG
Erwin tampak tergopoh-gopoh mendekati rumah tempat di mana Lisa dan anak-anaknya tinggal. Dia menget
readmore บทที่ 49 CURAHAN HATI
"Maaf Bu Lisa, semua uangnya sudah saya kembalikan kepada Pak Erwin karena saya merasa tidak sanggup
readmore บทที่ 50 PERINTAH MENJUAL RUMAH
Hari ini Erwin datang lagi, sepertinya bukan untuk masuk ke paviliun tapi memang untuk menemui Lisa.
readmore บทที่ 51 WANGI RANJANG MADUKU
"Kenapa kamu tidak minta cerai saja? Kemudian sudahi hubungan yang sama sekali tidak membuat kamu ny
readmore บทที่ 52 USAHA YANG MULAI BANGKIT
Pagi yang indah Lisa begitu bahagia ketika banyak pesanan datang pada usaha makanan yang saat ini se
readmore บทที่ 53 JEJARING GODAAN
Lisa sudah mulai menyewa sebuah rumah baru yang dia sewa atas referensi yang diberikan oleh Bu RT. Ba
readmore บทที่ 54 AKU PEREMPUAN BERSUAMI
Lelaki bernama Prayoga itu datang lagi dan hal tersebut membuat Lisa sangat terkejut "Apakah ada yang
readmore บทที่ 55 PEREMPUAN BODOH
"Saya benar-benar mohon maaf Bu Lisa jika saya dianggap lancang tapi saya tidak pernah punya keingin
readmore บทที่ 56 AMARAH DAN LUKA
Setelah 3 hari berada di rumah sakit Lisa diizinkan pulang oleh pihak rumah sakit karena kondisinya
readmore บทที่ 57 SAAT LELAKI LUPA DIRI
"Suara apa itu?" Tanya Erwin kepada Lisa Lisa yang mengetahui bahwa itu adalah suara yang terjadi aki
readmore บทที่ 58 SEBUAH KEYAKINAN
"Apa kabar Lisa?" tanya Prayoga kepada Lisa membuat Lisa sedikit terkejut karena biasanya laki-laki
readmore บทที่ 59 SEBUAH SYARAT
Aku sudah di rumah kamu di mana tulis Erwin dalam pesan singkat WhatsApp milik Lisa Lisa terdiam laki
readmore บทที่ 60 HIDUP ADALAH PILIHAN
"Mengapa kamu tega mengatakan hal itu, bukankah kamu tahu bahwa saat ini Rahma sedang sakit dan dia
readmore บทที่ 61 KEMBALIKAN SUAMIKU
Seharian ini dia tidak melihat kehadiran Erwin di rumah sakit. Hal itu membuat Rahma sangat cemas. Bi
readmore บทที่ 62 KALIMAT TALAK
Mereka berdua masih saling memandang, sementara Erwin tetap saja tidak memberikan jawaban. Dia hanya
readmore บทที่ 63 INGIN KEMBALI
Rahma menangis menjadi-jadi di dalam ruangan tersebut, dia tidak menyangka bahwa ternyata Erwin laki
readmore บทที่ 64 SELAMAT TINGGAL DUKA
Perbincangan mereka belum selesai ketika anak-anak mereka ternyata sudah pulang dari sekolah. "Assala
readmore
bagus banget
10/05
0sangat bagus
17/04/2025
0bagus banget ceritanya
19/03/2025
0Garapan susunan cerita yang baik. Tahniah !
23/11/2024
0keren cowok jujur
07/09/2024
0good
01/08/2024
0bagusss
04/06/2024
0cerita ini sangat bagus untuk dimengerti arti cerita yang diterbitkan ini
01/06/2024
0cerita ini sangat bagus sekali.
22/05/2024
0kasian istri pertamanya padahal baik
17/05/2024
0