Total : 701. Absurd Proposal
“Sudah kubilang aku tidak mau!” Wanita berumur kepala tiga tersebut menghela napas kasar, keduanya du
readmore 2. New Lecturer and First Kiss
Kantin di suatu universitas kala itu memang terlihat ramai seperti biasanya. Banyak yang melakukan k
readmore 3. Drunken Night
Purnama mulai menyonsong, tanda kalau malam telah tiba sesuai janjinya pada langit. Pada umumnya, in
readmore 4. Hidden Moon
"Ugh..." Kelopak mata tersebut terbuka perlahan, memperlihatkan bola mata beririskan warna hijau bak
readmore 5. Curiousity
Cuacanya cukup menyenangkan di siang hari, tapi tidak cocok untuk suasana hati seorang Hanamiya Akit
readmore 6. Lunch Box
Jam istirahat telah tiba. Hayate dan yang lainnya pergi terlebih dahulu ke kantin sehingga Akito saj
readmore 7. Motive
Sejak bertemu dengan seorang Taketora Ikeba, mental Akito merasa lebih lelah daripada biasanya. Baga
readmore 8. A New Rival Appear!
Akito berjalan keluar dari kelas dan berpisah dari ketiga kawannya ke kafetaria karena akan ada jam
readmore 9. Locolotion
Matahari bersinar terik di atas angkasa. Rasanya seperti bintang itu ingin menajamkan jarum pada per
readmore 10. His Secret Fact
Masih terbayang perkataan Ikeba kemarin malam di ingatan. Seperti perangko, tidak lepas di amplop me
readmore 11. Volleyball Dare Match
Hari penantian yang ditunggu telah tiba. Karena agenda di hari terakhir hanya istirahat dan waktu be
readmore 12. Confession
“Yah, kalah lagi!” Sahutan penuh semangat yang terpatahkan akan kekalahan membuat mereka berempat ber
readmore 13. Giant Bonfire Dance
Malam diawal musim panas tak biasanya terasa sedikit sejuk. Hanya orang yang tidak tahan dinginlah ya
readmore 14. Damned After High
Hotel yang disewa oleh pihak kampus mengalami banyak aktivitas selama beberapa hari belakangan. Denga
readmore 15. Summer Daily Life
“Terima kasih. Silakan datang kali!” Suara langkah keluar dari toko dan membiarkan seseorang di situ
readmore 16. Dance Between Ecounter
“Ma.. Mamwa! Ehe~” “Ah, pintarnya anakku. Iya, Mama di sini, sayang.” Langkah kaki beranjak dari kamar
readmore 17. Summer On You
Musim panas seharusnya dinikmati dengan lamban dan santai; kebanyakan orang memintanya seperti itu s
readmore 18. Private Time
“Ah~ Panas sekali~” Untuk kesekian kalinya, Akito menahan diri agar tidak menyumpal mulut cerewet pri
readmore 19. Former Attachment
Hari ini, Ieyasu benar-benar tidak menyangka kalau akan bertemu dengannya lagi. Seseorang yang duluny
readmore 20. Hiding The Reason
Malam telah tiba setelah dua jam kemudian. Kediaman Shigehiro bernuansa tenang ditemani udara malam y
readmore 21. Hot Midsummer Night Part 1
Hari itu berlalu begitu cepat, dan di sisi lain cerita ini, dua lelaki yang bekencan dadakan tadi te
readmore 22. Hot Midsummer Night Part 2
Tensi naik beberapa saat sebelum sahutan Ieyasu mengudara. “Kenapa kau ada di sini?” Pria berambut mer
readmore 23. Cold Master Lecturer
Tanpa terasa, musim panas yang diukir di tahun ini berakhir dengan sekelebat. Setelah itu, masyaraka
readmore 24. Wild Puppy Colege Student
Setelah mendongak, barulah ia menyadari kalau pemuda itu memandang penuh arti. Ini membuatnya makin
readmore 25. Apology Declined
Beberapa hari telah berlalu. Namun semakin lama semangat dan mental dosen muda tersebut mulai menuru
readmore 26. Secret Intention
“Cuti lagi?” Pertanyaan Ishiki menggema heran pada yang duduk di sebelahnya. “Aku harus kembali ke Kyo
readmore 27. Talk & Talk
Perjalanan selama lebih dari beberapa jam ditempuh oleh pria muda bermarga Shigehiro tersebut sebelu
readmore 28. The Clan Meeting
Kediaman Hitohiro terletak di dalam sebuah perumahan elit, tepatnya di daerah sebelah barat Kyoto. D
readmore 29. Announcement
Ieyasu memasang topeng seperti biasa. Sudah saatnya dimulai. Ketiganya memberi bungkuk hormat sebelum
readmore 30. Discreetion
Hiro Clan's Odd Tradition . Dengan panggilan yang kaku meski dengan sesepuh tertua sendiri, tapi wanit
readmore 31. Hiro Clan's Odd Rule
Setelah memasukki pintu depan, ada seorang pelayan tengah menunggunya. "Nyonya Besar sudah menunggu."
readmore 32. Invitation
Senja sudah hilang ungu kejinggaannya diganti gelapnya malam. Izumi tengah melamun di kursi belakang
readmore 33. Hanamiya Family Dinner + 1 Fiance
Akito mengerutkan mukanya seperti sangat tidak suka akan situasi—lebih tepatnya malas. Tidak, tidak.
readmore 34. Anxious
Pagi menjelang di ufuk timur, layaknya rutinitas mentari yang kembali menerangi setelah berganti tug
readmore 35. Research
Hari ini—khusus untuk hari ini, Ryouma bingung bukan main. Tidak, dia tidak sedang galau karena memi
readmore 36. First Surprise
Beberapa hari berlalu begitu cepat. Angin sejuk bercampur dingin di musim gugur mulai menyebar. Itula
readmore 37. Second Surprise
Larut malam telah menaungi bumi. Di salah satu kamar gedung apartemen mewah, pintu depan telah terbu
readmore 38. New Lecturer
Hari Jum'at yang berangin menemani pagi para penghuni sementara untuk belajar di bangunan pendidikan
readmore 39. Sour Coffee
Akito menghela nafas begitu beratnya. Seakan beban hidupnya terasa lebih berat daripada orang lain d
readmore 40. Kidnaping
Bulu mata halus bergetar karena pergerakan akan kesadaran kembali dari raga. Sepasang giok jernih ter
readmore 41. Burden
Mata merah terbelalak, terbuka lebar dan yang ditangkap oleh pandangan hanyalah langit-langit kamar
readmore 42. Blaming on The Fault
Suasana ruang tamu terlalu sunyi dan tidak menenangkan. Detik jam pun sama sekali tak membantu, mala
readmore 43. Reveal
Kazeyama Mansion terlihat begitu megah dibaluti arsitektur barat khas jaman pertengahan. Penuh sifat
readmore 44. Attack
Hari terik dan panas menaungi para animo yang ada di lokasi luar bangunan. Seorang pemuda bermata top
readmore 45. Defense
Di sisi taman belakang rumah, dua orang tengah berbincang asyik bercengkerama untuk menyesap teh sor
readmore 46. The Rescue Plan
Penyerangan di depan mansion mewah berlangsung dramatis. Dari awal, Ikeba tidak memperkenankan memaka
readmore 47. Reasons of Rescue
Sementara itu, Ieyasu meminta rombongan untuk berlari secepat yang dibisa. Ishiki menyahut lantang, "
readmore 48. Egotistic
Angin musim gugur berhembus dari luar. Celah jendela sedikit berderit karena upaya masuknya namun te
readmore 49. He is wrong
Pertarungan dengan petak umpet di lorong luas membuat lara capai begitu cepat. Tapi tak ada waktu be
readmore 50. End of Battle
Wanita itu mengangguk setuju. Mereka memang tidak muda lagi. Chiharu masih menatap kepada keempat oran
readmore 51. Reflection
Dengan kembalinya Hanamiya Akito dari lingkup penyanderaan paksa, pihak kampus bisa bernafas lega ka
readmore 52. Accidentally Be Known
Tangan pemuda yang memegang pulpen tadi langsung berhenti, karena sang empunya masih memproses diri.
readmore 53. Compromise
Hujan mulai membasahi bumi, tidak memberikan pertanda bagus kala hari membiarkan angkasa dihiasi ber
readmore 54. Opinions
Mata terbuka karena merasakan sinar masuk dalam kesadaran. Dengan langit-langit kamar nampak perlaha
readmore 55. Visit
Perempatan di perkotaan Tokyo terlihat sibuk. Di tengah banyaknya orang berlalu lalang dengan tujuan
readmore 56. Special Treatment
Kakinya terpaku penuh kecanggungan. Di depan pintu sebuah kondo, berdirilah Hanamiya Akito yang ragu
readmore 57. So Maybe I'm Not Okay
Bulan sudah nampak menyelimuti sinar dalam kegelapan malam. Kota Tokyo masih saja terang benderang h
readmore 58. Contemplation
Mata semerah delima terbuka melihat dunia yang telah menggelap. “Ugh...” Perlahan kelopak mata hampir
readmore 59. Aftercare
Matahari baru saja terbit di ufuk timur menaungi perkotaan. Bersamaan dengan itu pula, seorang pemud
readmore 60. Offer
Suara peralatan makan untuk disiapkan terdengar berisik. Tidak ada yang mampu menandingi pergerakan
readmore 61. Off Days
Baru saja Akito menyahut bicara, tapi sudah dibungkam kurang dari satu detik karena ‘pemandangan’ di
readmore 62. Offer In Misbelief
Sore menjelang. Jingga terlihat damai meski awan-awan mendung di pertengahan musim berangin menaung
readmore 63. Can't Ask Can't Tell
Keesokkan harinya di sebuah universitas. Alarm bel tanda istirahat kedua setelah mata perkuliahan bar
readmore 64. Last Date Part 1
Awal hari di akhir pekan kala itu sangatlah tidak biasa. Bukan karena angin muson langganan per tahun
readmore 65. Last Date Part 2
“Uwah... Ramainya!!” Ia dibuat takjub akan penuhnya orang-orang meramaikan jalanan tak jauh dari sana
readmore 66. Mellow Melody
Angin menerpa sepoi keduanya di cuaca berangin, menggoda helai rambut untuk berkibas sekilas dengan
readmore 67. Without A Trace
Setelah kejadian mengabu itu, mereka berdua tidak pernah bersapa lagi. Ieyasu tidak menjemput, Akito
readmore 68. Hate Him, Miss Him
“APA??? BATAL?!?!?!” Di kediaman Shigehiro yang damai dan sentosa, suara menggelegar dari ruang kelua
readmore 69. Words Dont Come Easy
Suara derap kaki melangkah di lantai kayu lorong luar terdengar nyaring di siang yang berangin tanpa
readmore 70. True Pathway
Di pertengahan waktu sore hari, biasanya jalan tol akan ramai lancar tanpa hambatan. Namun terkadang,
readmore
BAGUSSSS SEMANGAT YA THORRRR
08/06
0ceritanya makin sino makin seruu plisss
13/12/2024
0wow ganda ang talata
05/05/2024
0good
14/08/2023
0interesting plot
05/07/2023
0good story
26/04/2023
0happy
14/04/2023
0ok oke
06/08/2022
0best
23/07/2022
0pll
22/07/2022
0