Total : 23Bab 1
"Disa bangun, udah siang!" Seorang wanita menggoyangkan bahu anaknya agar segera bangun. "Ish, ma mas
readmore Bab 2
Keesokan paginya Skafi sudah siap-siap pergi kesekolah dan menjemput Disa di rumahnya. Kemudian pintu
readmore Bab 3
"Sini Dis deketan gue mau kompres memar di pipi lo," pinta Skafi. Dirinya berada di rumah Disa di ta
readmore Bab 4
Skafi yang memasangkan sabuk pengaman ke tubuhnya berbicara, "Dis, pulang sekolah kita mampir ke rum
readmore Bab 5
"Dis, ayo pulang takut nanti di cariin orang rumah. Aku anterin," ucap Skafi mengambil kunci mobil d
readmore Bab 6
Suasana pagi di lapangan indoor Sma Dirgantara ramai, ricuh oleh suara sorak-sorakan suporter mengge
readmore Bab 7
Satu hari terlewati. Besok saatnya camping yang diadakan dari sekolah. Disa sungguh tak sabar menant
readmore Bab 8
"Wah, gila ini mah keren banget," ujar Gino. "Adem airnya," ucap Tio. "Ini mah lebih dari kata wow," u
readmore Bab 9
Pagi pun telah tiba. Suasana dinginya hutan tempat mereka camping membuat mereka merapatkan jaket ya
readmore Bab 10
Disa dan Gian sudah berada di Gramedia toko buku terbesar dan terkenal. Disa menyusuri rak-rak novel
readmore Bab 11
Di kelas Disa semua menggosipkan Disa yang di antar oleh cowo lain. Disa biasa saja ia tak mempermas
readmore Bab 12
Berita tentang Disa berangsur membaik dan sudah tidak ada yang membicarakan hal buruk tentang Disa l
readmore Bab 13
Tringg. Bunyi ponsel Skafi berdering menandakan sebuah pesan masuk. Skafi yang sedang berbaring di ka
readmore Bab 14
Setelah semalam terjadi salah paham antara Skafi dan Disa tentang foto yang dikirim oleh nomor seseo
readmore Bab 15
"Dek, ayo bangun udah pagi ini," ujar Gian mengetuk pintu kamar Disa. Tak ada sahutan Gian memutuskan
readmore Bab 16
Setibanya Skafi dan Disa di taman dekat komplek perumahan Disa yang akan mereka gunakan untuk joggin
readmore Bab 17
Malam telah berlalu berganti dengan pagi yang sejuk dan suara kokokan ayam bersahut-sahutan. Orang-o
readmore Bab 18
"KAFI, SAYANG!" teriak seorang cewe dengan gaya centilnya diikuti serta kedua temannya. "Ih Fi, kok j
readmore Bab 19
Kini Arta dkk sudah berada di area pasar malam tapi masih di area parkiran sambil menunggu Skafi yan
readmore Bab 20
Suasana lapangan sma Dirgantara riuh. Bukan tanpa sebab mereka berkumpul dilapangan dengan panas mat
readmore Bab 21
Skafi mondar-mandir khawatir di depan pintu UGD. Sudah satu jam dokter yang menangani Disa belum kel
readmore Bab 22
Sinar matahari memasuki celah-celah jendela ruangan yang berbau khas obat-obatan. Di dalam ruangan i
readmore Tamat
"Cinta tak akan pernah tahu kapan akan datangnya dan pada siapa akan berlabuh." -SKAFI & DISA- -- Panta
readmore
bagus banget kak semangat yahhh
18h
0