ทั้งหมด : 20บทที่ 1 Bagian Pertama : Handuk
"KAK HANDUK!" Aku yang sedang asik menonton Upin Ipin di televisi merasa terganggu oleh teriakan adi
readmore บทที่ 2 Bagian kedua : Riki Sakit
RIKI'S POV “Rik, lo gak bisa diem gitu aja. Lo harus cepat bertindak!” Bisik Taki padaku. Aku tahu, ak
readmore บทที่ 3 Bagian ketiga : Preman
“Terima kasih!” Ucapku dengan sopan sambil memberikan uang kembalian kepada pelanggan. Aku menghembu
readmore บทที่ 4 Bagian keempat : Psycho?
"Terima kasih!" Ucapku dengan sopan sambil memberikan uang kembalian kepada pelanggan. Aku menghembus
readmore บทที่ 5 Bagian kelima : Kripik Jagung
Tiba-tiba saja tubuhnya ambruk ke sebelah kiriku. Digantikan oleh sosok laki-laki yang sepertinya ak
readmore บทที่ 6 Bagian keenam : Jake
“Gimana rasanya? Enak?” Tanya Jake setelah aku mengunyah kripik jagung itu. Aku hanya mengangguk. Ini
readmore บทที่ 7 Bagian ketujuh : Riki Aneh
Aku mengecek handphoneku karena mendengar ada notif masuk, disana tertera Pak Gio : Selamat sore ana
readmore บทที่ 8 Bagian kedelapan : Riki kesambet ver
Jam istirahat sudah berjalan lima menit, aku membuka loker dan aku menemukan surat dan susu rasa pis
readmore บทที่ 9 Bagian kesembilan : Zombie Sekolah
Pagi-pagi aku sudah berada di sekolah. Untuk apa? Untuk mencari tahu siapa yang selama ini mengirimk
readmore บทที่ 10 Bagian kesepuluh : Sungai Han
Aku menggunakan celana jeans ketat, kemeja hitam yang pas di tibihku, sepatu converse putih dan ramb
readmore บทที่ 11 Bagian sebelas : Kebanyakan Main Game
Riki's Pov Aku mengubah posisiku menjadi duduk, lalu melirik jam yang ada di dinding. Ini pertama kal
readmore บทที่ 12 Bagian dua belas : Drop Out
Aku menatap Jake yang sedang tersenyum sambil menaikkan kedua alisnya. "Ya gapapa, selagi lo suka sa
readmore บทที่ 13 Bagian tiga belas : Rumah Sakit
Aku berdecak kesal lalu menarik Jake menjauh dari ruangan itu. "Kenapa? Lo diapain sama si Elang?" T
readmore บทที่ 14 Bagian empat belas : Psychopath
"Papa! I'm here!" "Halo om!" sapaku lalu membungkuk hormat. "Halo juga Riki, kabar kamu gimana?" tan
readmore บทที่ 15 Bagian lima belas : Jay
Aku menarik tanganku dengan mudah dari ikatan itu lalu, menatap Jay yang kebingungan. "Lo salah buat
readmore บทที่ 16 Bagian enam belas : Riki
Aku terbangun. Kenapa rasanya kamar ini sangat dingin? Aku meraih sweaterku lalu memakainya. Fyi, I
readmore บทที่ 17 Bagian tujuh belas : Mistake
Aku langsung menghampiri Riki. Tubuhnya pucat, ditambah tissue yang sudah berisi darah di sekitarnya
readmore บทที่ 18 Bagian delapan belas : Hari Yang Sulit
"Maksud lo?!" Tanya Jihoon. "Lo bercanda, kan?" Tanya Ningning dengan nada bergetar sambil menghampir
readmore บทที่ 19 Bagian sembilan belas : kak Minzu
Aku sudah bangun, dan ku lihat jam dinding rumah sakit menunjukkan pukul 4 pagi. Mungkin efek sering
readmore บทที่ 20 bagian dua puluh : Redup
Sorenya, aku sedang memandang keluar jendela kamar inap Riki. Aku tidak tau, rasanya aku tidak punya
readmore
terimakasih
16/03/2025
0the story very good👍🏻i like it
06/07/2023
1💞💞
25/04/2023
1nyentuh banget buat gue yang anak pertama perempuan☹️
10/03/2023
1Bagus banget
06/03/2023
0bagussss
12/07/2022
0nice bgt ceritanya 💕 di lanjut dooong apa udahan?
15/06/2022
0nice story'
30/03/2022
0❤❤❤
29/03/2022
0best lah👍
29/03/2022
0