Total : 27Bab 1 Hubungan Lima Tahun yang Ternoda
Marsya menahan emosinya sejak lima belas menit yang lalu, tangannya ia kepalkan di samping celana ya
readmore Bab 2 Noda Itu Semakin Pekat
Pagi hari, Marsya terlihat terburu-buru berjalan di koridor kantor. Ia dengan cepat memakai kartu ta
readmore Bab 3 Berpura-pura Tegar
Marsya menunggu Alif di sebuah cafe, sejak tadi dirinya tidak fokus bekerja. Karena sudah ingin memb
readmore Bab 4 Jodoh Cerminan Diri
Marsya menatap lekat langit senja yang mulai terlihat berwarna oranye pada kaca jendela kamarnya. Be
readmore Bab 5 Selalu Memaafkan
Marsya berjalan lunglai memasuki gedung perusahaan, ia tiba-tiba tidak bersemangat karena harus bert
readmore Bab 6 Banyak Wanita Lain
Marsya duduk di atas tempat tidur, sambil beberapa kali menghela napasnya. Apa yang sudah ia lakukan
readmore Bab 7 Wanita Menyedihkan
Keesokan harinya, Alif terlihat terburu-buru berjalan di sebuah rumah sakit. raut wajahnya terlihat
readmore Bab 8 Sudah Terhapus
Renal membawa Marsya masuk ke dalam apartemennya, sejak lima menit yang lalu. Renal belum menanyakan
readmore Bab 9 Ambil Saja
Tiga hari berlalu begitu cepat, sejak kejadian itu. Alif dan Marsya belum bertemu, pria itu masih be
readmore Bab 10 Ajakan Pergi ke Desa
“Sya, kita pergi dari sini,” ajak Renal. “Enggak, aku mau makan di sini. Lagi pula sayang banget sama
readmore Bab 11 Pintu Itu Selalu Terbuka
Marsya menatap bangunan perusahaan di depannya, dengan tangan yang menggenggam sebuah amplop cokelat
readmore Bab 12 Tidak Mengenalnya
Ketika sampai di desa tempat tinggal barunya, tepat pada malam hari. Sekitar pukul sepuluh. Marsya t
readmore Bab 13 Sudah Dikenalkan Pada Ayah
Pagi hari, Marsya bangun dengan mata sembab karena semalam menangis. Ia pun merasakan kepalanya saki
readmore Bab 14 Sorry, I Love You
Pagi-pagi sekali, Renal sudah bersiap-siap untuk kembali ke kota. Karena jadwal di kantor sudah menu
readmore Bab 15 Apa Kamu, Menyukai Anak Om?
Marsya dan Renal berjalan menapaki jalan bebatuan, terlihat baju yang basah dan sandal yang mereka b
readmore Bab 16 Ayah, Berjanji
Marsya menatap langit malam yang hanya diterangi bintang, ucapan dari pak Wijaya kembali terngiang d
readmore Bab 17 Doa Seorang Ayah
Pagi-pagi sekali, Renal pulang ke kota untuk memperbaiki semua jadwalnya di kantor. Kali ini, ia ben
readmore Bab 18 Belum Dewasa
Pagi-pagi sekitar pukul tujuh, matahari sudah terasa hangat. Hal itu pun dimanfaatkan oleh Marsya, u
readmore Bab 19 Yang Hilang, Datang Kembali
Beberapa bulan Marsya berada di desa, rasa sakit, pilu dan cinta pada Alif sudah perlahan mulai hila
readmore Bab 20 Apakah Itu Benar?
Marsya terdiam, namun tak lama tertawa puas. “Ha ha ha, kamu ini ngomong apa sih Alif? Jangan gila, n
readmore Bab 21 Makanya, Jangan Disia-siakan
Setelah hari di mana Alif mengatakan akan menikahi Marsya, ia pun setiap minggu selalu berkunjung ke
readmore Bab 22 Kembali Pada Alif
Hari-hari selanjutnya, Alif tetap pergi ke rumah Marsya walaupun ia terus ditolak oleh gadis itu. Ke
readmore Bab 23 Kembali Ke Kota
Karena kecewa dengan keputusan dari Marsya, akhirnya Renal memutuskan untuk pergi ke luar negeri. Ia
readmore Bab 24 Kebohongan Alif
Marsya terdiam, ia tahu memang seharusnya tidak boleh mengorek masa lalu ketika dia dan Alif akan ke
readmore Bab 25 Terbongkar
Alif menatap intens mata Kayla yang saat ini sejujurnya masih lemas karena habis melahirkan. Namun,
readmore Bab 26 Tidak Ada Maaf Lagi
"Alif, bilang sama aku kalau yang diomongin Nayra itu bohong." "Ya, tentu bohong dong sayang. Mana mu
readmore Bab 27 Jodohku, Kamu
Waktu pun terus berlalu, terasa sangat cepat bagi Marsya melupakan masa-masa menyakitkan tentang cer
readmore
seruuu
30/09
0wow keren
05/05/2025
0bagus bangett
22/03/2025
0ska
11/02/2025
0mantap
14/07/2024
0sangat bagus
05/06/2024
0iya lebih kurang begini lh hidupku nyatanya... pas bgt namanya juga sama marsya cowoknya aja lain namenya
29/04/2024
0sangat baik
19/04/2024
0lumayan bagus
17/04/2024
0baik
09/03/2024
0