Total : 32Bab 1 KAKAK BAIK
Seorang gadis berjalan sendiri sambil menelpon seseorang, dia sekarang sedang menunggu jemputan dari
readmore Bab 2 BATU YANG KERAS
Sekarang keduanya berada di parkiran sekolah, tempatnya sangat kecil dibandingkan dengan SMPnya dulu
readmore Bab 3 TIGA KALI
Laura sekarang berjalan seiring dengan kapala sekolah, mereka baru saja mengobrol tentang sekolahnya
readmore Bab 4 TULI BANGET
Keesokan paginya, ada beberapa orang memberikan selembar poster pada sejumlah orang, yang membuat La
readmore Bab 5 PAPA PUAS
Malamnya kedua gadis itu benar-benar pergi tanpa pasangan, baju yang dipakai Mira lebih sederhana da
readmore Bab 6 MENAHAN TANGANNYA
Laura berjalan cepat di rumah sakit, dia mendapatkan kabar dari teman-teman kalau Brayen masuk rumah
readmore Bab 7 GUE GAK APA-APA
Seminggu berlalu Brayen dirawat dan pada akhirnya pria itu memutuskan pulang padahal dokter masih me
readmore Bab 8 CEMBURU
"la! Lala!" ucap seseorang yang membuat gadis itu menoleh kebelakang, ternyata itu Sadewa yang berla
readmore Bab 9 YANG LEBIH BAIK
Laura menangis sesenggukan di dalam kamar mandi, dia menangis bukan karena teriakan itu, tapi karena
readmore Bab 10 SEBUAH RAMALAN
Sekarang mereka di pekan raya, ya pasar malam yang hanya muncul dihari Sabtu dan Minggu saja, berunt
readmore Bab 11 KURANG MAKAN
Hari kembali Senin, tak terasa dua hari berlalu begitu saja. Upacara akan segera di mulai, sehingga
readmore Bab 12 SENYUMAN BRAYEN
Jam pulang berlalu, Brayen sekarang memutar kunci mobil sambil terus memikirkan apa yang diucapkan M
readmore Bab 13 MAMA DAN PAPA
Sebuah mobil sedan berwarna abu-abu kini melaju dengan kecepatan sedang, mereka tampak bahagia, saat
readmore Bab 14 MASIH NANYA KAMU!
Brayen dikeluarkan dari sel penjara setelah tertangkap polisi, atas aksi tawurannya bersama sekolah
readmore Bab 15 GAK SENGAJA BROTHER
Brayen sekarang tau kenapa wanita ini begitu marah padanya, tapi sumpah demi Tuhan arit itu bukan mi
readmore Bab 16 MAMA PASTI MARAH
Melihat itu Laura merasa memang salah jika dua orang itu bergabung bersama mereka, lagipula kenapa m
readmore Bab 17 SAMA LALA
"Kamu terlalu berlebihan Brayen, Lala gak akan ngambil semua baju mama kamu kok." Karena melihat per
readmore Bab 18 SUARA ISAK TANGIS
Mahendra yang baru kembali setelah cukup lama berbincang-bincang dengan dokter, datang melihat Laura
readmore Bab 19 TERMENUNG MENDENGARNYA
Laura pulang mengunakan ojek online, beruntung pagi-pagi sudah ada yang bekerja, gadis itu memberika
readmore Bab 20 TANDA BAHAYA
Cukup lama keduanya berjalan, Sadewa tiba-tiba meneriaki nama Laura yang membuat keduanya menoleh. P
readmore Bab 21 KAKAK BAIKNYA JAHAT
Sekarang Laura menatap Sadewa yang ada di depannya, membawa bunga barat yang begitu cantik, serta bo
readmore Bab 22 ALHAMDULILLAH YA ALLAH
Sekarang Laura menelpon Mira, guna menceritakan semua yang terjadi saat itu. Sayang saja Mira tak da
readmore Bab 23 WANITA ITU TAK MENYUKAINYA
Motor sport merah sudah terparkir rapih di depan rumah Laura, Brayen melepaskan helem sambil melihat
readmore Bab 24 CAPEK NGOMONG SAMA MAMA
Sorenya mereka pergi berjalan-jalan, sekedar menikmati senja yang indah dan mereka akan mampir ke be
readmore Bab 25 LO PERCAYA SAMA GUE
Paginya mereka sarapan bersama, dengan nasi goreng bikinan pelayan, sarapan ini cukup enak bahkan me
readmore Bab 26 GAK JUGA KAN?
Brayen menatap mereka semua, semua bertampang sangar, dengan warna kulit mereka yang coklat, pakaian
readmore Bab 27 ANGKAT SANA!
Sekarang keduanya berada di rumah Brayen, tidak mungkin pria itu ke sekolah dengan luka lebam sepert
readmore Bab 28 HIDUP ATAU MATI
Brak! Sebuah meja dibalik dengan sekuat tenaga, membuat satu bawahannya kaget sekaligus takut. "KENAP
readmore Bab 29 MATILAH BERSAMA DOSA-DOSAMU!
Mahendra, Brayen, Raka, Pino bahkan anak buah mereka yang lain sudah berkumpul, mereka semua disini
readmore Bab 30 DIA SUDAH PERGI!
Tiba-tiba sirene polisi terdengar, polisi sudah menggerebek tempat ini dan menodongkan pistol pada s
readmore Bab 31 KEAJAIBANNYA
Beberapa hari kemudian Salman sekarang sudah berada di penjara, tak bisa terdiam sama sekali di penja
readmore Bab 32 ENDING : RAMALAN TAK SEPENUHNYA BENAR
"Pa!" Mahendra menatapnya dengan wajah masih kesal, dia sungguh dikerjain oleh bocah kecil ini. "Apa?
readmore
terbaik
02/04
0sangat puass
14/03
0bagus perjuangan Lala menggapai cinta...
19/02
0berkarakter dan profesional
26/01
0bguss
05/01
0Baguss
29/11
0sip bagus cerita nya
26/11
0seruuuu
23/09
0mksih Utuk ceritanya,cerita nya sgt meyenag kan🥰🥰
26/08
1bagus ,dan sy salut sama kakaknya
17/08
1