Benak Gauri dipenuhi dengan tanda tanya. Semenjak merebaknya kabar bahwa Freya, janda kembang sekaligus seseorang yang pernah menjadi bagian dari masa lalu suaminya, kembali ke kota tempat tinggal mereka.
Apalagi Abdu, suaminya, mulai menunjukkan sikap yang mencurigakan. Menghabiskan waktu lebih lama di depan layar ponsel. Belum lagi pria itu juga sering senyum-senyum sendiri.
Suatu hari, Gauri bertindak cepat untuk membuktikan kecurigaannya. Dengan ditemani oleh adiknya, Niko, Gauri membuntuti Abdu ketika pulang dari kantor.
Benar saja. Gauri mendapati suaminya itu mampir ke toko bunga dan butik pakaian, sebelum pergi menemui wanita simpanannya.
cerita nya sangat luar biasa sekali dapat menghibur saya dan hati saya yg kosong ini bisa dikatakan lh menjadi cerita yg bagus sekali,ini dapat menambah pengalaman saya dalam menghibur bisa berimajinasi dan sempurna lah ookok nya bagus sekali mantap,the best dan good, kaalu bisa dikembangkan lh cocok untuk anak anak anak yg suka rebahan dan tidak menjadi beban orang tua.lh pokoknya ya mantap mantap ,dang bagus sekali ceritanya bisa tbah dewasa kami yg membaca ini ,karna bayak sekali cerita anak
21/03/2024
0
HeruHairullah
seru banget
16/03/2024
0
Total: 50
1. Bahan Gunjingan Bu RT
"Iya sayang. Besok kita ketemu, ya." Rasanya jantungku seakan berhenti berdetak saat tak sengaja mena
2. Membuntuti Mas Abdu
Seperti biasa Mas Abdu berangkat ke kantor pukul 07.00. Setelah yakin sedan putihnya berjalan pergi,
3. Suami Pembohong
"Lebih baik sekarang Mas jujur, untuk siapa buket bunga dan pakaian wanita yang Mas beli tadi sore?"
4. Nomor Asing
Aku berdiri di sisi tempat cucian piring. Tanganku bertumpu pada tepiannya. Aku sedikit termenung se
5. Mendatangi Freya
"Kenapa Mas nggak cerita padaku bahwa Mas sudah bertemu dengan Freya?" Aku menunjukkan foto yang ter
6. Pertengkaran Hebat
Aku mengendarai lagi laju motor ke arah sekolah Taksa dengan benak yang berkecamuk. Di satu sisi aku
7. Kisah Masa Lalu Mas Abdu
"Sekarang katakan padaku, Mas! Apa yang sebenarnya telah terjadi? Apa yang Mas inginkan?" tanyaku la
8. Perkenalan
Lonceng pulang sekolah berbunyi. Abdu gegas berdiri setelah gurunya meninggalkan kelas terlebih dahu
9. Bersemi
"Li, aku pinjam motormu, ya?" Abdu berdiri meraih kunci motor Ali yang tergeletak di atas meja ruang
10. Kado Untuk Freya
"Tadi malam Laila bilang, Minggu besok katanya si Freya ulang tahun. Gimana kalo party yang direncan
11. Fitnah
Seorang gadis berkulit putih sedang mematut diri di depan cermin. Dia merapikan rambutnya yang hitam
12. Muslihat Gadis Licik
Hingga sore menjelang, Abdu tak jua kunjung datang. Atas bujukan Wulan pula, dia mengajak Freya mamp
13. Suamiku Telah Berzina
Abdu menunggu Freya di jalanan setapak, tempat mereka pertama kali bertemu. Dia gelisah sekaligus gu
14. Mendapati Bukti Baru
Sejak mengetahui fakta yang sebenarnya terjadi, hingga saat ini aku tidak pernah bertegur sapa denga
15. Balasan Untuk Wulan
Berbekal alamat yang diberikan Mama Joshua, kukendarai motorku kali ini melewati jalanan aspal baru.
16. Balasan Untuk Mas Abdu
Aku memakai blazer toska dan celana berbahan dasar kain dengan warna senada, lantas mematut diri sem
17. Keinginan yang Aneh
Setelah Mas Abdu pergi, aku meminta Niko pindah ke rumah. Selain untuk menemaniku, dia bisa menjadi
18. Pertemuan Tak Terduga
Usaha baruku semakin berkembang. Dari mulut ke mulut, kue-kue buatanku semakin dikenal oleh banyak o
19. Reuni
Pertemuan yang tidak terduga antara aku dan Laila, membuatku menjalin kembali tali silaturahmi denga
20. Mas Abdu vs Ali
"Hei, kalian di situ rupanya!" Laila muncul di ambang pintu dan melangkah mendekat. Dia mengambil du
21. Kalung Berinisial A
Hari ini tanggal merah. Dapur jualanku seperti biasa tidak menerima pesanan. Selain untukku beristir
22. Awal Baru
POV Abdu Kuraba bekas pukulan Ali tadi malam, masih perih terasa. Namun, tak ada rasa amarah sedikit
23. Ancaman Wulan
POV Abdu Aku berhasil membujuk Freya untuk ikut bersamaku. Sejak mobil yang kukendarai melaju meningg
24. Mas Abdu Kecelakaan
POV Gauri Jarum jam di tembok mengarah ke pukul satu siang. Aku dan Taksa sudah berpakaian rapi meski
25. Sebuah Pengakuan
POV Freya "Tarik napas, ya, Mbak," ujar seorang perawat yang menusukkan jarum ke kulit tangan kiriku.
26. Wulan Menggila
POV Gauri Aku turut senang mendengar kondisi Mas Abdu yang kian membaik. Dengan tulus juga ku merasa
27. Berbuah Manis
Wulan perlahan melangkah mundur, menyeret Freya ke luar masih dengan posisi yang sama. Matanya awas
28. Belum Merestui
POV 3 Suara kokok ayam jago terdengar bersahut-sahutan dari arah pekarangan belakang rumah Abdu. Frey
29. Nelangsa
Jemari lentik Freya mengaduk isi dalam gelas. Sesekali terdengar helaan napasnya yang panjang. Nampa
30. Akhirnya ....
Sudah tiga hari Freya mengunci mulut dan mengunci diri di kamar yang gelap. Dia menolak makan juga t
31. Perjalanan Bulan Madu
Suasana bising melingkupi setiap sudut bandara. Semua orang berbeda postur dan warna kulit, tergesa-
32. Tugas Mendadak
Jam dinding berbentuk bulat berwarna hitam pekat dengan dihiasi warna putih pada angka dan jarumnya,
33. Sikap Ibunya Ali
Ayam jago peliharaan Dodot mulai berkokok sebelum hari terlalu terang. Rumah pria berambut kriting i
34. Aduan Taksa
Abdu pulang ke rumah tepat ketika Taksa baru saja memejamkan matanya untuk tidur siang. Lelaki itu t
35. Kepulangan Pengantin Baru
Sedan yang dikendarai Abdu melaju tidak terlalu kencang. Bersama Taksa serta Freya, dia menuju banda
36. Manis di Muka
"Eh, ada Taksa ...!" Kedatangan mereka berlima disambut ramah oleh ibunya Ali, terlebih pada Taksa. W
37. Gauri Nelangsa
Matahari berada tepat di pucuk kepala, ketika Freya baru saja menurunkan standar motor metiknya di p
38. Memberitahu Ali
Dengan tekad yang kuat, hari ini juga Gauri ingin memberitahukan segala kegundahannya pada Ali. Namu
39. Taksa Keceplosan
Keheningan menyelingkupi tatkala empat orang dewasa berbeda karakter dan jenis kelamin, duduk di sof
40. Perdebatan
Seunit mobil sport berwarna silver melaju sangat kencang membelah jalan aspal hitam. Ketika memasuki
41. Rencana Piknik
Freya sedang menonton televisi di ruang tengah bersama ibunya. Sejak tadi dia menjawab pertanyaan ib
42. Piknik yang Menyenangkan
"Piknik? Mas Abdu yang kasih ide?" Gauri merasa terheran-heran. Abdu adalah pria masa lalunya. Dia pe
43. Magdalena
Ibunya Ali tanpa permisi langsung masuk melangkahkan kaki ke dalam ruangan di mana mereka masih terd
44. Pesta
Mereka berlima termasuk Taksa berjalan kaki menuju vila sewaan ibunya Ali. Tempat itu tidak terlalu
45. Air Mata Gauri
Selesai berdansa, Abdu mencari-cari keberadaan Taksa dan juga Gauri. Berulang kali dia berusaha meng
46. Keputusan Gauri
"Kita juga langsung pulang aja, ya. Kakak antar kamu dulu." Abdu merogoh saku celana, hendak meraih
47. Kehamilan Gauri
Gauri manggut-manggut, mencoba memahami. "Saking sibuknya, sampai-sampai Mas gak bisa lagi kasih kab
48. Aksi Freya
"Freya?" Ali tentu syok, mendapati tamu yang kurang ajar itu adalah temannya sendiri. Apalagi selama
48. Kabar yang Ditunggu-tunggu
Keadaan rumah telah berbeda. Sofa-sofa, lemari-lemari, meja-meja dan perabotan lainnya telah tertutu
49. Pernikahan dan Menua Bersama
Acara ijab kabul berlangsung khidmat. Sekali tarikan napas, Abdu berhasil mengucapkan akad disaksika
menarik banget...
14/11/2024
0👍👍
14/11/2024
0seru banget
14/11/2024
0bagus bangett ceritanya
14/11/2024
0bikin greget bacanya
24/06/2024
0baik
24/04/2024
0ceritanya bagus banget 😍
03/04/2024
0bagus
26/03/2024
0cerita nya sangat luar biasa sekali dapat menghibur saya dan hati saya yg kosong ini bisa dikatakan lh menjadi cerita yg bagus sekali,ini dapat menambah pengalaman saya dalam menghibur bisa berimajinasi dan sempurna lah ookok nya bagus sekali mantap,the best dan good, kaalu bisa dikembangkan lh cocok untuk anak anak anak yg suka rebahan dan tidak menjadi beban orang tua.lh pokoknya ya mantap mantap ,dang bagus sekali ceritanya bisa tbah dewasa kami yg membaca ini ,karna bayak sekali cerita anak
21/03/2024
0seru banget
16/03/2024
0