Tổng quan
|Mục lục
- (các) Thẻ:
- Tidak setia
- Bigami
- Keluarga
- Heteroseksual
- Pornografi
Dibuat panas oleh pelakor Membuat pelakor panas "Aku tahu perasaan Mbak seperti apa, Mbak pasti sakit hati menerima semua ini. Tapi, kami saling mencintai, Mbak. Tolong jangan pisahkan kami." Ia mengiba. "Tidak! Kau tidak akan pernah tahu apa yang kurasakan sebelum kau mengalaminya sendiri. Apa perlu aku menyuruh Mas Lukman menikah lagi, agar kau juga ikut merasakan apa yang kurasakan?!" Ikuti terus kelanjutan cerita rumahtangga Kanaya dan Lukman. Bisakah rumahtangga mereka kembali seperti dulu?
Bản cập nhật mới nhất
Lựa chọn của biên tập viên
Đề xuất cho bạn
Bình Luận Sách (116)
- Tổng cộng: 148
Chương 1 Perselingkuhan yang terbongkar
Bab 1
Dahi ini mengernyit saat melihat pesan masuk dari Risma–teman kuliahku–soalnya tidak biasanya iChương 2 Pelakor licik, Istri sah lebih cerdik
Bab 2
Menatap bergantian dua sejoli di hadapanku. Dari awal masuk ia menunduk, tidak berani menatapkuChương 3 Akal bulus mertua dan pelakor
Bab 3
Suara pintu kamar terbuka, derap langkah kaki Mas Lukman semakin mendekat. Bisa kurasakan kecupChương 4 Surat perjanjian Lukman dan Indah
Bab 4
Sebelum pulang, aku mengajak Mas Lukman untuk makan malam di sebuah restoran ternama yang hargChương 5 Istri sah rasa pelakor
Bab 5
"Ini surat perjanjian yang sudah kami tanda tangani. Indah tidak bisa menuntutku untuk memberikChương 6 Membuat pelakor panas
BAB 6
Aku tidak menanggapi pesannya, memilih menonaktifkan ponsel.
Berjam-jam melakukan perawatan darChương 7 Memberikan Hadian untuk Jumi
BAB 7
"Co … cwiit!" Suara itu membuat kami dengan kompak menoleh mendapat Jumi yang berdiri di sebelaChương 8 Ibu Mertua dan Indah kecelakaan
BAB 8
Pintu kamar diketuk dari luar, aku menatap Mas Lukman yang juga menatapku. Siapa gerangan yangChương 9 Kebusukan Indah
BAB 9
Melirik Mas Lukman yang terdiam setelah mendengar semua penjelasan dari dokter. Berarti benar yChương 10 Fakta yang disembunyikan
BAB 10
Aku berlalu ke dalam kamar, tidak ingin merusak suasana hatiku berdebat dengan wanita ular ituChương 11 Kejutan yang gagal
BAB 11
“Berani kamu bohongin Ibu, ya! Gaji Lukman ‘kan banyak. Masa iya langsung habis gitu? bilang aChương 12 Perhiasaan yang akan diambil oleh Ibu Mertua
BAB 12
Duduk di atas ranjang dengan santai, meraih buku panduan merawat bayi yang baru saja dibeli seChương 13 Kedatangan Adik Ipar
BAB 13
“Jum, Trisha kamu tinggal sendirian?” tanyaku kala mengingat Trisha.
“Nggak, Bu. Trisha ada diChương 14 Kebohongan Lukman
BAB 14
“Mbak, kok ada suara bayi? Suaranya juga kayak dari dalam rumah ini.” Benar saja, Lana menanyaChương 15 Mertua iri pada Pembantu
BAB 15
Aku memastikan pada pihak yayasan jika memang mereka benar-benar dari sana. Jelas tidak inginChương 16 Membuat Mertua Mati Kutu
BAB 16
Makan malam yang terasa hening, hanya terdengar suara sendok dan garpu yang beradu. Aku mencurChương 17 Perjalanan Bisnis
BAB 17
'Aku tidak akan mengekang dirimu, Mas. Semua ini kembali kepada kesadaranmu, kalau memang meraChương 18 Keanehan Lukman
BAB 18
"Naya!" Aku langsung menoleh mendengar suara cempreng yang sangat familiar. Senyum dengan otomChương 19 Perubahan Lukman
BAB 19
“Apa Bapak sering pulang telat?” Aku melayangkan pertanyaan, menatap serius pada Jumi. Aku perChương 20 Kekacauan yang Dibuat oleh Ibu Mertua
BAB 20
“Kemarin, orangtuanya Indah ada dateng ke rumah buat ketemu Trisha,” seru Mas Lukman yang kiniChương 21 Rencana Untuk Ibu Mertua
Rencana untuk Ibu Mertua
Bab 21
Aku merasa terganggu saat mendengar suara seseorang berteriak memanggiChương 22 Membuat Ibu Mertua Jengah
Membuat Ibu Mertua Jengah
Bab 22
“Nggak ada yang mau jual rumah Ibu kok. Risma cuman menawarkan diri aChương 23 Mertua Keras Kepala
Mertua Keras Kepala
Bab 23
“Kamu tega sama Ibu, Man! Harusnya kamu berusaha cari pinjaman bukannya juaChương 24 Fakta Tentang Lukman
Fakta Tentang Lukman
Bab 24
Sebelum pergi, aku sudah memastikan jika kamarku benar-benar terkunci. SemChương 25 Kebakaran
Kebakaran
Bab 25
“Mas kayaknya harus menyiapkan ekstra kesabaran ngadepin Ibu. Ibu tetap kekeh pengenChương 26 Ulah Ibu Mertua
Ulah Ibu Mertua
Bab 26
Hati ini rasanya lega karena ibu mertua tidak menjadi korban kebakaran, aku tidChương 27 Memenjarakan Ibu Mertua
Memenjarakan Ibu Mertua
Bab 27
“Kalau masih pusing istirahat aja, Nay!” ujar Ibunya Risma, aku hanya mChương 28 Orang misterius
Orang misterius
Bab 28
Lana pergi ke kantor polisi seorang diri, sedangkan Mas Lukman akan menemui peChương 29 Brondong Ibu Mertua
Brondong Ibu Mertua
Bab 29
POV Author
“Jujur … Mas enggak kenal sama orang yang bantuin Ibu, tapi polisChương 30 Ibu Mertua Siaran Langsung di Sosmed
Ibu Mertua Siaran Langsung di Sosmed
Bab 30
POV Author
Kanaya membawa Tiwi untuk duduk di sofa, ia membChương 31 Kejutan
Kejutan
Bab 31
POV Author
“Udahlah, Mas pusing kalau ngomongin soal Ibu. Mas sama Kanaya mau pergi duluChương 32 Kehamilan Kanaya
Kehamilan Kanaya
Bab 32
POV Author
Lukman masih memeluk erat Kanaya, ia mengelus punggung sang istri yaChương 33 Ibu Mertua dan Brondong
Status Whatsapp Ibu Mertua
POV Author
Bab 33
“Jangan keras kepala, Yank! Makan yang lain aja, ya. NantiChương 34 Tingkah Ibu Mertua
INI PART TERAKHIR YANG DI-POSTING DI FB
Status Whatsapp Ibu Mertua
Bab 34
POV Author
“Kepala kamu habisChương 35 Atasan baru Lukman
Status Whatsapp Ibu Mertua
Bab 35
“Aku mohon, Ibu pulang ke rumah. Pakai uang ini buat penuhin semua kChương 36 Saling Percaya
Status Whatsapp Ibu Mertua
Bab 36
POV Author
Kanya mencoba mengalihkan perhatian Risma agar wanita ituChương 37 Mertua Bucin
Status Whatsapp Ibu Mertua
Bab 37
Pov Author
Foto mesra Husna dan Davin terpampang jelas di layar ponseChương 38 Fakta yang Terungkap
Status Whatsapp Ibu Mertua
Bab 38
POV Author
Kanaya merasakan matanya mulai lelah karena terus memandanChương 39 Dilema
Status Whatsapp Ibu Mertua
Bab 45
POV Author
“Kalau Ibu masih nggak percaya sama semua bukti ini, Mas aChương 40 Mertua dibutakan Cinta
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini ❤️
SebaiknyaChương 41 Rahasia Tiwi
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini ❤️
Jangan lupChương 42 Kecelakaan Kecil pada Tiwi
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini ❤️
SebaiknyaChương 43 Kebusukan Indah
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini ❤️
Jangan lupChương 44 Kasih Sayang Istri
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini ❤️
SebaiknyaChương 45 Tegas
Status Whatsapp Ibu Mertua
POV Author
“Duduk dulu, Mas. Aku ambilin dulu minum.” Suara Lana terdengarChương 46 Godaan Pelakor
Status Whatsaap Ibu Mertua
POV Author
“Mas cuman bisa kasih ini buat kamu, sayang.” Lukman menyerahkanChương 47 Setia
Status Whatsapp Ibu Mertua
POV Author
“Kamu mau kemana?” Marcella kembali memegang tangan Lukman yangChương 48 Tak Direstui
Status Whatsapp Ibu Mertua
Tak Direstui
POV Author
Lukman yang baru saja pulang langsung menjatuhkan boChương 49 Karma Untuk Husna
Status Whatsapp Ibu Mertua
Karma untuk Husna
POV Author
“Ya Allah … kenapa Ibu mempersulit pernikahan LChương 50 Indah Kembali?
Status WhatsApp Ibu Mertua
Indah kembali?
POV Author
"Dokter apakah Ibu saya bisa kembali pulih?" tanyaChương 51 Orang Misterius
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
"Mana, Yank? Kamu salah lihat kali," seru Lukman.
"Itu beneran kaChương 52 Belum Ada Titik Terang
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
"Mbak, kenapa teriak kayak gitu?" seru Lana yang heran.
"AstagfirChương 53 Pengakuan Davin
Status WhatsApp Ibu Mertua
Penangkapan Davin
POV Author
Ternyata Davin bukanlah nama aslinya, lelaki itChương 54 Terungkap
Status WhatsApp Ibu Mertua
Terungkap
POV Author
Kanaya ditemani Lana mendatangani kantor polisi. SesampChương 55 Kebahagiaan Kecil
Status WhatsApp Ibu Mertua
Kebahagiaan Kecil
POV Author
Kanaya terusik saat sebuah tangan menyentuh pipChương 56 Mempertahankan Kebahagiaan
Status WhatsApp Ibu Mertua
Mempertahankan Kebahagiaan
POV Author
"Selesai makan, kamu siap-siap. Kita kChương 57 Kecelakaan
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
"Kamu yakin pernikahan kita mau dipercepat?"
"Iya, Mas," jawab LaChương 58 Diselamatkan Orang Baik
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
Sebuah tangan menarik Kanaya, jika terlambat sedikit saja mungkiChương 59 Perkembangan Husna
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
"Bagaimana kondisi istri saya, Dok?"
"Istri anda baik-baik saja,Chương 60 Menyambut Kebahagiaan
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
Husna berkali-kali mengucapkan syukur dalam hatinya saat ia bisaChương 61 Fakta Yang Terungkap
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
"Kenapa nasib anak kita seperti ini, Pak?" Siti menangis terseduChương 62 Saat Duka Datang Tanpa Diduga
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
Lukman beralih menatap Lana, meminta penjelasan pada wanita itu.Chương 63 Lembaran Baru
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
Keesokan harinya orangtua Laila pamit, mereka merasa tidak nyamaChương 64 Kebahagiaan Dan Air Mata
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
"Pa, harusnya Papa malu. Udah tau tapi masih suka sama daun mudaChương 65 Musuh Baru Marcella
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
"Wanita itu terlihat mengintai sebuah rumah dari jauh, dia bahkaChương 66 Marcella Terancam
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
Malam itu Leo tiba-tiba harus pergi ke Hongkong karena ada masalChương 67 Kasih Sayang Yang Sama
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
Marcella terbangun dan merasakan perih di sudut bibirnya, ia melChương 68 Beruntung Meskipun Pernah Tersakiti
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
"Mas, tolong ya. Kamu tuh tegas dikit dong, aku nggak suka kalauChương 69 Kabar Buruk
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
"Jadi anak-anak tinggal sama aku selama kamu pergi?" tanya NajlaChương 70 Marcella Vs Stevan
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
"Mas, hati-hati nyetirnya. Rayhan pasti nggak apa-apa kok." LanaChương 71 Kesalahan Najla
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
"Bagaimana keadaan anak saya, Dokter?" tanya Aditya.
"Anak anda mChương 72 Perebutan Anak
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
"Mama tenang aja ya, aku bakalan ambil semua hak Mama dari jal*nChương 73 Marcella dan Halusinasi Palsu
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
"Nay, bukannya hari ini jadwal Shanum buat imunisasi ya?" tanyaChương 74 Membangun Cinta
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
"Maafin Mama ya, Nak. Tadi jalan macet terus hujan deras jadi teChương 75 Kepergian Aditya dan Lana
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
Kanaya memperhatikan putrinya sambil menunggu Lukman selesai manChương 76 Ketakutan Marcella
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
Hanya selang beberapa menit setelah Husna pergi, Bu Margaretha dChương 77 Dibuat Menderita Oleh Stevan
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
"Maaf, aku sibuk. Permisi," pamit Husna tanpa menunggu balasan dChương 78 Karma Untuk Marcella
Status WhatsApp Ibu Mertua
Marcella merasakan tubuhnya panas, ia demam setelah dipaksa berendam dalamChương 79 Sang Pewaris
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
"Mas, kamu darimana? Aku udah nungguin dari tadi," tanya Kanaya.Chương 80 Pelangi Setelah Badai
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
Karena melihat Kanaya yang masih kebingungan, Margaretha beralihChương 81 17 Tahun Kemudian
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
“Adek … sana! Jangan ganggu kakak.”
“Ayo, main.”
“Kakak lagi belajChương 82 Saat Om-om Jadi Idola
Status WhatsApp Ibu Mertua
“Ya ampun … itu bukan abang gue! Itu bapak gue,” sewot Shanum saat ikut apChương 83 Sang Lelaki Idaman
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
Kanaya memberikan kode pada Ayyman dan Shanum agar tidak mengataChương 84 Perang Dingin
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
Suara bel terdengar sangat nyaring padahal jam baru saja menunjuChương 86 Shanum Cemburu
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
“Kenapa malem-malem di luar, Nak?” tanya Kanaya.
“Cuman cari angiChương 87 Luka Masa Lalu
Status Whatsapp Ibu Mertua
POV Author
“Nggak, Mas. Aku nggak bermaskud buat ngungkit masa lalu,” sesalChương 88 Pertengkaran
Status Whatsapp Ibu Mertua
POV Author
“Tumben lo pagi-pagi gini udah ke rumah gue?” tanya Melanie.
“GueChương 89 Mengalah Demi Ketenangan
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
"Cukup, Pa!" Kanaya mencoba menghentikan suaminya yang semakin mChương 90 Taruhan
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
“Ma, kenapa kakak Trisha nggak ikut pulang?” tanya gadis kecil bChương 91 Trisha Drop
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
Lukman dan Kanaya menunggu pintu kamar hotel itu terbuka, beberaChương 92 Kecelakaan Kecil
Status Whatsapp Ibu Mertua
POV Author
“Pulangah, biar Mas yang jaga Trisha di sini. Jangan sampai ShanChương 93 Sang Lelaki Idaman 2
Status Whatsapp Ibu Mertua
POV Author
Dengan langkan pelan, Arga mendekati sang ibu yang tengah menyuaChương 94 Indah Kembali 2
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
"Papa kemana, Ma?" tanya Shanum yang baru saja turun dan tidak mChương 95 Pertemuan Indah dan Trisha
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
"Non, temen-temennya ada di bawah," tutur Lilis pada Shanum.
"SurChương 96 Trisha Siuman
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
Kanaya dan Lukman akhirnya membawa Indah untuk bertemu dengan TrChương 97 Pesta Tanpa Trisha
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
"Mama."
Mendengar Trisha memanggilnya, hati Indah bergetar hebat.Chương 98 Shanum Patah Hati
Status Whatsapp Ibu Mertua
POV Author
Keysha menyenggol lengan Shanum. “Tuh … si Johan,” bisiknya.
ShanChương 99 Semakin Tua Semakin Mesra
Status WhatsApp Ibu Mertua
POV Author
Hari ini Trisha diperbolehkan pulang, Kanaya dan Lukman berencanChương 100 Rencana Liburan
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya janChương 101 Healing
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya janChương 102 Gagal Total
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya janChương 103 Gadis Pilihan Arga
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 104 Persahabatan Yang Merenggang
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 105 Pengantin Baru
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 106 Keras Kepalanya Shanum
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 107 Kekanakan
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 108 Sisi Lain Shanum
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 109 Peliknya Kehidupan
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 110 Hukuman
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 111 Tegas
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 112 Merana
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 113 Pertahankan atau Tinggalkan
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 114 Tak Mempan Digoda
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 115 Lana Hamil
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 116 Kecemasan
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 117 Mencari Solusi
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 118 Tetap Perhatian
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 119 Pasrah
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 120 Kebahagiaan Yang Sempurna
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 121 Harmonis
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 122 Kehadiran Asha
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 123 Kesalahan
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 124 Tak Terkendali
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 125 Tutup Mulut
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 126 Persaudaraan Membaik
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 127 Hubungan Gelap
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 128 Cinta Sesungguhnya
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 129 Diluar Batas
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 130 Menutup Fakta
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 131 Terungkap
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 132 Mimpi Buruk
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 133 Kebenaran
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 134 Langsung Bergerak
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 135 Jujur
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 136 Aku Mundur, Mas!
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 137 Ancaman
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 138 Sakit Tak Terlukiskan
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 139 Menemui Aditya
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 140 Tak Bisa Memaksa
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 141 Pelakor Dihujat
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 142 Sulit
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 143 Keputusan Akhir
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 144 Ending
Terimakasih untuk support kalian para pembaca setiaku yang udah mampir baca cerbung ini
Sebaiknya jaChương 145 Sekuel
Hai readers tercinta. Maaf baru muncul season 2 karena satu dan lain hal. Selamat membaca, jangan luChương 146 Masih Menata
Sekuel Status WhatsApp Ibu (Mertua) Awal Pembawa Petaka.
Bab 2
Kanaya dan Lukman datang menjenguk sedaChương 147 Kekasih Protektif
Sekuel Status WhatsApp Ibu (Mertua) Awal Pembawa Petaka.
Bab 3
"Aku harus pergi, Ra," ujar Rangga.
"SayChương 148 Ingin Ketenangan
Sekuel Status WhatsApp Ibu (Mertua) Awal Pembawa Petaka.
Bab 4
"Papanya Trisha ya di rumahnya. KenapaChương 149 Sedikit Pelajaran
Sekuel Status WhatsApp Ibu (Mertua) Awal Pembawa Petaka.
Bab 5
"Aku masih mau di sini," rengek Yura sa















![[Lest Fighter] Tiến Chiến/Bộ 2](https://image.finovel.net/upload/image/novelPhoto/202411/20241115160840_613.png)

seruuu
25/09
0bagus aplikasinya
09/09
0wihhhh novel ini bagus sekalai
08/09
0good story
18/07
0bagus
07/07
0mantap
12/06
0bagus bgt syka🥺🥰
05/06/2025
0sangat bagus
04/06/2025
0bagus ceritanya
02/06/2025
0bagus, baik 👍
31/05/2025
0