ทั้งหมด : 63บทที่ 1 Kejaran Musuh
BUGH!!! Sebuah pukulan melayang, menghantam wajah seorang lelaki dengan keras. Kerahnya ditarik lalu
readmore บทที่ 2 Bertemu Kembali
"Cinta! Sini!" Teriakan Melan membuat beberapa orang menoleh ke arahnya, yang merasa terpanggil langs
readmore บทที่ 3 Anak Jalanan
Suara deruman mesin motor berbunyi dengan nyaringnya, ditambah dengan asap knalpot yang mulai menyat
readmore บทที่ 4 Tragedi Toko Buku
Cinta harus mengalami kesialan di pagi hari, karena Pak Etmu menyuruhnya membawakan buku tugas ke ka
readmore บทที่ 5 Timbal Balik
Beberapa isi dari Kotak P3K di simpan sembarang oleh Cinta, kapas yang sudah ditetesi obat merah dit
readmore บทที่ 6 Gangguan Kakak Kelas
Usai jam pelajaran olahraga, kelas 11 MIPA 2 memilih mampir ke kantin karena masih ada waktu yang te
readmore บทที่ 7 Tugas Fisika
Bagi Gilang ini sudah yang kesekian kalinya pergi ke rumah Cinta, pintu gerbang yang menjulang tingg
readmore บทที่ 8 Kecurigaan Melan
Pagi-pagi buta, suasana kelas 11 MIPA 2 begitu rusuh. Orang yang baru datang pun, langsung ditanyai
readmore บทที่ 9 Siapa Gadis Itu?
Udara pagi yang segar menghadirkan perasaan hati yang tenang, sebuah do'a dipanjatkan sebelum menjal
readmore บทที่ 10 Awal dari Bencana
Udara pagi terasa begitu menyesakkan, tidak seperti biasanya dalam bus penuh sampai desak-desakan se
readmore บทที่ 11 Mantan
"Lu bisa jelasin gak? Kenapa tiba-tiba bawa gua ke sini?" tanya Cinta menatap lelaki di sebelahnya. G
readmore บทที่ 12 Bahan Taruhan: Bagian 1
"Bayar gocap lu semua," seru Reno ketika mengetahui dirinya memenangkan permainan remi bersama rekan
readmore บทที่ 13 Bahan Taruhan: Bagian 2
Untuk pertama kalinya Melan datang ke tempat balap liar, tempatnya begitu ramai dipenuhi banyak pere
readmore บทที่ 14 Terbakar Api Cemburu
Cinta berlari sekuat tenaga mengejar waktu yang sudah sangat terlambat, akibat kecerobohannya yang s
readmore บทที่ 15 Perundungan Hana
Sudah kesekian kalinya, seorang pria paruh baya melempar beberapa gulungan kertas putih. Pria itu ta
readmore บทที่ 16 Mata-Mata
Mengerjakan soal latihan selalu berhasil mendatangkan hawa kantuk, satu tangannya dibiarkan menopang
readmore บทที่ 17 Menjauh atau Tinggal?
"Gimana? Lu udah tahu si Fadli dari geng mana?" tanya Gilang membuka percakapan. "3D, dia juga salah
readmore บทที่ 18 Firasat?
Hujan deras mengguyur Jakarta di sore hari, Cinta sama sekali belum melangkahkan kakinya keluar dari
readmore บทที่ 19 Terungkap
Kantin yang biasanya begitu ramai dan berisik dengan rumpian penghuninya, seketika berubah sunyi sep
readmore บทที่ 20 Maybe, I like him?
Cuaca panas hari ini semakin membakar hati yang masih diselimuti emosi, belum lagi dengan hawa yang
readmore บทที่ 21 Tawuran
Masih hangat diingatan kejadian buruk tadi sore, tetesan air mata masih sesekali turun membasahi pip
readmore บทที่ 22 First Time
Gara-gara tawuran dan hukuman tadi, Gilang merasakan tubuhnya pegal, lelah, intinya semua terasa sak
readmore บทที่ 23 Anemia
Dari saat menginjakkan kaki naik bus sampai dalam kelas, lamunan masih menghiasi wajah Cinta. Bagaim
readmore บทที่ 24 Pertandingan Futsal
Hari yang cerah untuk memulai aktivitas menyenangkan, kondisi SMANISKU tidak terlalu kondusif meski
readmore บทที่ 25 Frustasi
Suara musik menggema langsung memenuhi gendang telinga saat mengambil langkah pertama ke tempat itu,
readmore บทที่ 26 The First Impression Met You
Rasanya begitu jengah keluar di malam hari, gara-gara ingin makan sempol ayam terpaksa Cinta keluar
readmore บทที่ 27 Radio Republik Indonesia
Sesuai dengan rencana, hari ini angkatan kelas 11 MIPA dari 3 kelas mendatangi Radio Republik Indone
readmore บทที่ 28 Broken Heart
Aljabar, pengurangan, perkalian, pembagian, bagi kurung, dan lainnya yang bersangkutan dengan sains
readmore บทที่ 29 Sebuah Keputusan
"Makasih." Cinta menerima es doger dari Riyan, terlihat enak karena banyak campuran di dalamnya. Ent
readmore บทที่ 30 Perkelahian di Malam Hari
'Jangan temuin gua lagi, selagi hubungan kita belum terlalu jauh.' Berkali-kali kalimat itu terus ter
readmore บทที่ 31 Pertemuan yang Tak Diharapkan
Hawa panas di sore hari begitu menyengat, tenggorokan pun jadi terasa kering. Melan menyempatkan dir
readmore บทที่ 32 Masa Lalu yang Kelam
Lamunan masih menghiasi wajah Melan, masih tak habis pikir bisa-bisanya ia bertemu dengan Nanda. Sek
readmore บทที่ 33 Cemburu
"Lu mau soda gak?" "Enggak." Kesekian kalinya Cinta menolak tawaran Melan, penolakan yang terus diteri
readmore บทที่ 34 Rencana Jahat
Semuanya terasa membingungkan, perasaan gelisah terus menggerogoti Cinta tiada henti. Sebuah fakta y
readmore บทที่ 35 Bad Day
Jalan yang Cinta pijaki saat ini lumayan lengang, sudah lama ia tidak mengunjungi kedai kue tempat l
readmore บทที่ 36 Bad Tempered
Cinta membuka matanya yang terasa berat secara perlahan, sayup matanya menangkap api unggun kecil di
readmore บทที่ 37 Baikan
"Riyan, lepasin gue!" Hana berusaha melepaskan cengkeraman tangan yang sedari tadi menyeretnya. Sebe
readmore บทที่ 38 Perasaan Apa Ini?
Usai kejar-kejaran, akhirnya keduanya berhenti di taman sekolah sambil menikmati hembusan angin yang
readmore บทที่ 39 Double Date
Malam minggu adalah malam yang selalu dinanti-nanti para muda-mudi, ada yang mengadakan acara kumpul
readmore บทที่ 40 Luapan dan Ungkapan
Seseorang terlihat menunggu di taman sambil memunggunginya, tapi Melan sudah tahu siapa orang itu. I
readmore บทที่ 41 Antara Kebahagiaan dan Luka
Sepertinya 'membangkrutkan kantin' adalah kalimat yang cocok menggambarkan suasana kantin saat ini,
readmore บทที่ 42 Makan Malam
Entah yang ke berapa kalinya Gilang pergi ke rumah Cinta, itu pun hanya sampai gerbang belum pernah
readmore บทที่ 43 Lelaki Berjaket Merah
Semenjak Melan jadian dengan Reno, sekarang Cinta jadi jarang makan bersama di kantin seperti saat i
readmore บทที่ 44 Begal
"Pasti sengaja dateng ke sekolah, ya? Caper banget." Sedari tadi, Cinta terus melayangkan kalimat pro
readmore บทที่ 45 My Opinion
Berbincang-bincang memang selalu memakan waktu tanpa sadar, sekitar pukul 22.20 pun Rangga baru kemb
readmore บทที่ 46 Menjauhlah dari Reno!
Mulai terasa lelah diselimuti peluh keringat yang mulai menetes, jam pelajaran olahraga memang menye
readmore บทที่ 47 Alya
"Mel, lu yakin gapapa?" tanya Cinta masih belum beranjak dari tempatnya. "Iya, Ta. Gua gapapa," balas
readmore บทที่ 48 Masalah Baru
Satu kata untuk hari ini, yaitu membosankan. Sedari tadi, Cinta terus mengaduk-ngaduk minuman yang s
readmore บทที่ 49 Pertempuran Berdarah
Jalanan yang sebelumnya terlihat lengang dan sepi, kini mulai terisi oleh puluhan anggota geng motor
readmore บทที่ 50 Tak Seperti Dulu Lagi
Mudah untuk diungkapkan, sulit untuk diterima. Mungkin, kalimat itu cocok menggambarkan hubungan Han
readmore บทที่ 51 Kamu Ke Mana?
'Everything has changed It all happened for a reason Down from the first stage~' 'It isn’t something we
readmore บทที่ 52 Sempat Melupakanmu
Damara membuka pintu kamar sambil membawa air minum, sudah ada Reno tengah duduk termenung di sampin
readmore บทที่ 53 Nikmati Saja Hadiahnya
Pagi hari ini begitu cerah menyambut orang-orang yang mulai beraktivitas, hangatnya sinar matahari s
readmore บทที่ 54 Terima Kasih Sudah Peduli
Rencana pergi menjenguk Melan akhirnya terwujud. Begitu Cinta diberitahu kalau sahabatnya sudah sium
readmore บทที่ 55 Semakin Dekat
Ketika mengerjakan tugas sekolah, kebisingan dan segala hal yang mengganggu harus dijauhi agar konse
readmore บทที่ 56 Apa Kabar?
Hana tidak banyak bicara selama dalan perjalanan, matanya terus memandang keluar lewat jendela mobil
readmore บทที่ 57 Orang Spesial
Trending topik di sekolah saat ini dipenuhi oleh sosok Angel, hampir setiap penjuru membicarakannya
readmore บทที่ 58 Kenangan
Suara petir begitu jelas dengan hujan deras yang mengguyur kota metropolitan, tak lama setelah Gilan
readmore บทที่ 59 Kue
Melan melangkahkan kakinya dengan wajah ceria, ia bersenandung senang sambil membawa tas kecil beris
readmore บทที่ 60 Sing For You
Entah sudah tisu yang keberapa yang Melan buang sembarangan di lantai kamar, tapi satu kotak ukuran
readmore บทที่ 61 Kali Kedua
Pasangan yang baru baikan langsung saja merencanakan jalan berdua usai jam sekolah, sampai rencana M
readmore บทที่ 62 Undangan Makan Malam
Entah sudah yang keberapa kalinya Cinta terus meremas rambutnya gemas tak tahan, sampai beberapa hel
readmore บทที่ 63 Acara Makan Malam
"Huftt ... Kok gua deg-degan gini, ya?" tanya Cinta pada pantulan cermin besar di depannya. Sudah be
readmore
keren bingit iima
06/01
0keren!!!
09/12
0alurnya baguss bangett kaakkk, sukaaa🤩
08/12
0bagus bangat
06/09
0good
21/08
0kereeennn bangeett
29/05/2025
0kereeen
22/05/2025
0bagus
18/05/2025
0bagusssss
13/05/2025
0Seru bgtttt ceritanyaaaa
06/05/2025
0