ทั้งหมด : 28บทที่ 1 Big News
Langit pagi ini begitu cepat berubah warna menjadi kelabu. Padahal beberapa saat yang lalu, matahari
readmore บทที่ 2 Cerita Lama
Naya jatuh terduduk begitu memasuki kamar kos. Dia meletakkan tasnya serampangan. Naya masih tidak p
readmore บทที่ 3 Gundah Hati
Hari ini tidak seperti kemarin. Matahari bersinar cerah, tapi mendung justru menggantung di wajah Na
readmore บทที่ 4 Menuju Perpisahan
Naya terbangun dan menutup mata dari sinar matahari yang menerobos masuk melalui celah jendela yang
readmore บทที่ 5 Pertemuan yang Tidak Terduga
Seorang lelaki memarkirkan mobil di halaman kafe yang cukup luas. Dia menoleh ke sana-kemari, meliha
readmore บทที่ 6 Kembali ke Masa Lalu
Waktu sudah menunjukkan pukul 23.00 WIB. Gasta baru saja keluar dari kafe bersama dengan Pak Husain
readmore บทที่ 7 Precious Moments
Naya baru saja hendak mengikuti Dhea memasuki pelataran rumah ketika tiba-tiba Gasta memanggil. Dua
readmore บทที่ 8 Doa dan Harapan
Lelah kucoba lalui. Letih kutetap jalani. Salahkah jika diri ini, masih saja mengharap satu hal yang
readmore บทที่ 9 Beri Aku Kesempatan
Mendung masih menggelayut di hati Naya. Sejak kedatangan Gasta, dia menjadi kurang semangat dalam be
readmore บทที่ 10 Terungkap
Malam sudah larut. Naya berjalan seorang diri menyusuri sepinya jalanan yang dia lewati. Sesekali Na
readmore บทที่ 11 Memilih Pergi
Dalam sujudku, aku selalu meminta kembali hadirmu. Mungkin ini tak adil. Akan tetapi, itulah harapan
readmore บทที่ 12 Kenyataan Pahit
Hari beranjak siang dan suasana kafe sedikit lengang. Laras harap-harap cemas menunggu kedatangan Ga
readmore บทที่ 13 Kota Baru
Naya melangkah keluar dari sebuah restoran khas Jepang. Tadinya Naya dengan semangat memasuki restor
readmore บทที่ 14 Suasana Berbeda
Naya mulai terbiasa dengan celoteh dan canda tawa teman-temannya. Tak jarang, dirinya ikut tersenyum
readmore บทที่ 15 Mocca Rasa Cinta
Naya merebahkan diri di kursi panjang yang terletak di balkon kamar. Mengamati awan yang bercerai-be
readmore บทที่ 16 Sebuah Luka
Cahaya bulan menjadi redup. Tertutup awan hitam yang tiba-tiba menggulung membuat langit semakin gel
readmore บทที่ 17 Sang Penyemangat
Hawa dingin masih menyelimuti pagi. Kokok ayam yang bersahutan terdengar hingga menusuk gendang teli
readmore บทที่ 18 Trauma Masa Lalu
Selepas salat asar, Fatih menunggu Naya di tempat parkir. Ia berniat mengajak Naya ke sebuah taman y
readmore บทที่ 19 Pengalaman Baru
Sepanjang perjalanan menuju taman, Naya hanya terdiam. Dia menyandarkan punggungnya pada sandaran ku
readmore บทที่ 20 Restu Ibu
Laju mobil membelah keramaian jalanan Klaten menuju Yogyakarta. Fatih memerhatikan Naya yang masih s
readmore บทที่ 21 Indah Pada Waktunya
Suasana malam begitu menenangkan. Taburan bintang menambah keindahan langit yang terbentang. Naya ya
readmore บทที่ 22 Tragedi
Naya sedang menunggu Dita membereskan meja kasir ketika Fatih tiba-tiba mendapat telepon dari Mbak L
readmore บทที่ 23 Peri Kecil
4 Tahun Kemudian Dita dengan setia menunggu Naya yang sedang mematut dirinya di cermin. Perempuan itu
readmore บทที่ 24 Takdir
Semakin hari, Naya semakin dekat dengan Alya. Kehadiran anak itu sangat berarti bagi Naya. Karenanya
readmore บทที่ 25 Sakit
Detik demi detik terus berlalu. Hampir satu bulan ini Naya hanya mengurung diri di dalam ruangannya
readmore บทที่ 26 Permintaan Alya
Hidup memang penuh misteri. Sebagai manusia biasa, kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dala
readmore บทที่ 27 Cinta Sejati
Mobil terparkir di halaman yang cukup luas. Pohon jambu air di depan rumah membuat suasana menjadi s
readmore บทที่ 28 Gamang
Cuaca pagi ini begitu cerah. Namun, hal itu sama sekali tidak bisa mengukir senyum di wajah Naya. Ia
readmore
Amazing
10/11
0sangat menarik
05/09
0keyen
03/08
0suka sama novelnya kak, d tunggu bab selanjutnya
24/07
0dramanya bagusss
19/07
0bgus bngtt kak
02/07
0baguss banget alurr nyaaa
26/06
0bagus
13/06
0Bagusss
03/06
0good
31/05
0