logo text
Adicionar à Biblioteca
logo
logo-text

Baixe este livro dentro do aplicativo

Villa Bougenville

Villa Bougenville

Pena Callysta


Capítulo 1 Prolog

" Adreas, loe dimana sih??" Bella berjalan mengendap- ngendap di tengah kegelapan. Tangannya meraba pada tembok.
" Maya.. Oliv.. Joe, Devin.. Duh kalian kemana sih?? Jangan tinggalin gue dong, gue takutt" Bella ketakutan, sendirian. Tiba- tiba semuanya temannya menghilang.
Hening, tak ada suara apapun. Angin malam menusuk- nusuk ke kulit. Bulu kuduk tiba- tiba meremang saat suara geraman terdengar dari dalam sebuah kamar yg berada di pojok Villa.
" Hikks.. hikss.. hikss" Suara tangisan terdengar samar- samar. Suasana semakin tegang.
" Maya, Oliv?" Panggil Bella lirih. Keringat dingin bercucuran, nafasnya naik turun.
" Bella.."
" Huaaaaaa."
----------------------------------------------------------------------------------
Acara kelulusan terlihat sangat meriah. Baju putih abu- abu kini di cat warna- warni. Semua orang nampak bersuka cita merayakan hari kelulusan mereka. Para remaja yg baru saja lulus sekolah menengah atas bersorak sorai.
" Guyss.. Kita luluss.." Bella berteriak kegirangan. Ke enam sekawan itu berpelukan.
" Kita kemana habis ini?? harus liburan dong.." Ujar Maya antusias. Semuanya nampak berfikir.
" Ide bagus. Gimana kalo kita liburan ke Villa bokap gue aja di pegunungan. Tempatnya recomended banget pokonya" Usul Adreas.
" Oke, besok kita berangkat!" Timpal Bella kekasih Adreas. Acara kelulusan pun berakhir. Mereka pulang ke rumah masing- masing.
ΠΠΠ
" Mamaa.. Aku lulus" Pekik Bella begitu masuk ke dalam rumah. Ibunya yg tengah duduk di sofa seraya membaca majalah sedikit terperanjat mendengar suara putri semata wayangnya.
" Aduhh, anak mama udah pulang. Waw hebatt.." Bella memeluk ibunya dari belakang. Ibunya memegang tangan Bella yg melingkar di lehernya.
" Ma, Bella mau liburan besok sama temen- temen" Tutur Bella sembari memasukan camilan ke mulutnya.
" Liburan kemana?" Tanya ibunya. Bella tersenyum.
" Ke Villa punya papanya Adreas"
" Jangan bilang kalian cuma berdua kesana" Goda mamanya seraya mencubit lembut perut Bella.
" Ahhh,, mama apaan sih, nggak lah. Aku ke sana sama temen- temen. Bukan cuma Adreas doang kok. Maya, Devin, Joe, Sama Oliv juga ikut kok"
" Beneran??" Ibunya masih terus menggoda Bella.
" Beneran ih mama" Bella memanyunkan bibirnya. Ibunya terkekeh melihat tingkah putri nya.
" Haha iya iya. Kamu hati- hati ya. Jaga diri baik- baik. Mama percaya sama kamu" Ibunya menjentik hidung bella lembut. Bella tersenyum senang.
" Aahh makasih mahh.. Bella sayangg, banget sama mama" Bella mengecup pipi ibunya. Keduanya terlihat sangat dekat.
" Yaudah, Bella mandi gih. Bau banget" titah ibunya sembari menutup hidung.
" Ihh mama. Yaudah deh, Bella mandi dulu" Ibunya tak henti memasang senyum manisnya.
" Yaudah gih, abis mandi kita makan. Mama udah masakin makanan kesukaan kamu loh"
" Eummm, wah mama memang the best" Bella beranjak menuju kamarnya. Melemparkan tasnya ke atas sofa single disana.
Lalu memulai ritualnya. Bella menyalakan shower, mengguyur tubuhnya di bawah guyuran air hangat.
ΠΠΠ
" Pah, besok Adreas mau liburan ke Villa ya" Ujar Adreas di meja makan. Papanya menghentikan makannya. Menautkan kedua tangannya di atas meja.
" Ke Villa mana?" tanya papa nya. Adreas melirik dengan kedua matanya tanpa menoleh.
" Ke Villa papa lah, Villa Bougenville yg di pegunungan itu" Timpal Adreas santai. Ibunya sampai tersedak mendengar jawaban Adreas.
" Apa? gak. Mama gak setuju, gak ada yg boleh kesana!!" Tolak ibunya Adreas keras.
" Tapi kenapa ma. Adreas gak bakalan ngapa- ngapain kok" Protes Adreas. Namun ayahnya malah menelisik wajah putranya dalam- dalam.
" Kenapa kamu bersikeras ingin kesana?" Tanya papanya dingin. Adreas sedikit kikuk melihat pandangan papanya yg setajam elang.
" Papa apaan sih, ya gak papa lah, disana kan pemandangannya bagus, jadi Adreas mau kesana ajak temen- temen. Emangnya ada apa sih?" Adreas kebingungan melihat tingkah kedua orang tuanya.
" Tidak ada yg boleh kesana!" tegas papanya akhirnya. Adreas tak terima.
" Pokonya Adreas tetep akan kesana, titik.!" Adreas menggebrak meja sedikit kasar, lalu melengos pergi meninggalkan makannannya yg bahkan hanya habis setengahnya.
" Adreas..!!" seru papanya. Adreas tetap keras kepala. Ia berjalan menuju kamarnya. Mengemasi barang- barangnya untuk besok.
" Adreas" Panggil mamanya di ambang pintu. Adreas menoleh sekilas, lalu kembali pada aktivitasnya.
" Oke iya, kamu boleh kesana. Asal ada satu syarat" Mamanya duduk di tepi ranjang.
" Apa?" Adreas mulai tertarik.
" Kalian boleh kesana, asal kalian harus menjaga etika dan sopan santun kalian disana"
" Iya iya ma. Adreas janji"
" Satu lagi. Jangan pernah sekali- kali kalian mendekati kamar yg berada di lorong ujung Villa. Apalagi sampai masuk ke sana!!" titah mamanya mewanti- wanti.
" Emangnya ada apa ma?" Tanya Adreas heran. Mamanya membuang nafas berat.
" Sudah, tak usah banyak tanya. Kamu turuti, atau tidak usah kesana" Tukas mamanya tegas.
" Oke iya iya.." Adreas tersenyum, memeluk tubuh mamanya.
" Makasih ya ma"
" Iya sayang. Tapi kamu harus janji, hanya 5
hari. Kalau dalam 5 hari kalian tidak pulang, mama akan jemput kamu kesana" Lanjut mamanya.
" Loh kenapa? gak asik banget" Adreas cemberut. Dia adalah anak satu- satunya di sana, itu kenapa meski ia laki- laki, tetapi sangat di manja oleh orang tuanya.
" Kamu nurut aja sama mama. Lagian kamu, Villa papa kan banyak, kenapa sih harus Villa itu?" Mamanya sedikit kesal denga keinginan putra nya.
" Ya, Adreas rindu masa kecil Adreas aja. Adreas kangen sama semuanya. Pak Joko sama Mbok Sumi masih jaga disana kan?" Tanya Adreas antusias. Mamanya tersenyum.
" Masih sayang. Nanti mama titip kamu sama mereka. Oh iya, kamu kesana sama temen- temen kamu? ada ceweknya?"
" Emmm.. Ada"
" Bella ikut?"
" Heheh,, ikut ma, banyak yg lain juga kok. Maya, Oliv, Joe, sama Devin"
" Hmm.. Mama titip Bella ya, jaga gadis itu, kalian masih pacaran, jangan sampai ada yg melampaui batas.!!"

Comentário do Livro (300)

  • avatar
    DITAPUSPAADYTIA

    cerita holor nya aku sih suka kalau yang ini merinding dan bikin lari maraton pas baca ini cerita yang paling menyeramkan dari cerita holor yang lain punya oh yah bikin lgi dong cerita nya yang holor holor kan seru tuh sama cerita yg lain juga yang happy ending.cocok untuk di jadikan film

    11/08/2022

      0
  • avatar
    Muhammad Malin Yusup

    sangat berguna

    19/05/2022

      0
  • avatar
    BellaNabitabo

    I love novelah app this app so nice

    28/04/2022

      0
  • Ver Todos

Capítulos Relacionados

Capítulos Mais Recentes