Total : 69Bab 1 Panggilan yang meresahkan
CN : Kalimat yang bertanda bintang (*) merupakan kalimat yang di ucapkan si tokoh dalam hati. -------
readmore Bab 2 Kalut
CN : Kalimat yang bertanda bintang (*) merupakan kalimat yang di ucapkan si tokoh dalam hati. -------
readmore Bab 3 Penawaran
CN : Kalimat yang bertanda bintang (*) merupakan kalimat yang di gumamkan si tokoh dalam hati. ------
readmore Bab 4 Kesepakatan
CN : Kalimat yang bertanda bintang (*) merupakan kalimat yang di gumamkan si tokoh dalam hati. ------
readmore Bab 5 Memikirkan
CN : Kalimat yang bertanda bintang (*) merupakan kalimat yang di gumamkan si tokoh dalam hati. ------
readmore Bab 6 Di ingatkan oleh Mama
CN : Kalimat yang bertanda bintang (*) merupakan kalimat yang di gumamkan si tokoh dalam hati. ------
readmore Bab 7 Tidak sengaja bertemu
CN : Kalimat yang bertanda bintang (*) merupakan kalimat yang di gumamkan si tokoh dalam hati. ------
readmore Bab 8 Undangan keluarga
CN : Kalimat yang bertanda bintang (*) merupakan kalimat yang di gumamkan si tokoh dalam hati. ------
readmore Bab 9 Si bodoh atau si cantik
CN : Kalimat yang bertanda bintang (*) merupakan kalimat yang di gumamkan si tokoh dalam hati. ------
readmore Bab 10 Nama panggilan
CN : Kalimat yang bertanda bintang (*) merupakan kalimat yang di gumamkan si tokoh dalam hati. ------
readmore Bab 11 Persiapan para Ibu
CN : Kalimat yang bertanda bintang (*) merupakan kalimat yang di gumamkan si tokoh dalam hati. ------
readmore Bab 12 Bersiap
CN : Kalimat yang bertanda bintang (*) merupakan kalimat yang di gumamkan si tokoh dalam hati. ------
readmore Bab 13 Bertemu kedua orang tua Jojon
CN : Kalimat yang bertanda bintang (*) merupakan kalimat yang di gumamkan si tokoh dalam hati. ------
readmore Bab 14 Makan malam (bagian 1)
CN : Kalimat yang bertanda bintang (*) merupakan kalimat yang di gumamkan si tokoh dalam hati. ------
readmore Bab 15 Makan malam (bagian 2)
CN : Kalimat yang bertanda bintang (*) merupakan kalimat yang di gumamkan si tokoh dalam hati. ------
readmore Bab 16 Di curigai
CN : Kalimat yang bertanda bintang (*) merupakan kalimat yang di gumamkan si tokoh dalam hati. ------
readmore Bab 17 Tamu, tapi menjamu
CN : Kalimat yang bertanda bintang (*) merupakan kalimat yang di gumamkan si tokoh dalam hati. ------
readmore Bab 18 Minum teh dulu
CN : Kalimat yang bertanda bintang (*) merupakan kalimat yang di gumamkan si tokoh dalam hati. ------
readmore Bab 19 Wanita Jadi-jadian?
CN : Kalimat yang bertanda bintang (*) merupakan kalimat yang di gumamkan si tokoh dalam hati. ------
readmore Bab 20 Siapa dia?
CN : Kalimat yang bertanda bintang (*) merupakan kalimat yang digumamkan si tokoh dalam hati. -------
readmore Bab 21 Omelan
CN : Kalimat yang bertanda bintang (*) merupakan kalimat yang digumamkan si tokoh dalam hati. -------
readmore Bab 22 Kemarahan Kevin
Beberapa saat kemudian. Di sebuah kafe. Kevin mengambil posisi duduk di sofa melingkup tempat dimana s
readmore Bab 23 Adu mata Jhon dan Kevin
"Dasar bodoh." Suara pria dari arah belakang sofa yang di duduki mereka berdua. "Eh." Sontak membuat k
readmore Bab 24 Kecemasan
"Lita, Lita," Meccayra gelagapan menunjuk arah dimana beberapa orang berkerumun menyaksikan Devan se
readmore Bab 25 Panas tapi tak sadar
Ceklek. Meccayra keluar dari ruangan tersebut dengan senyuman bahagia terukir di bibirnya. Namun sede
readmore Bab 26 Permintaan Kevin
Sebuah mobil merah itu tengah melaju di jalanan kota ramai oleh kendaraan lain. Di dalam mobil terseb
readmore Bab 27 Pengujian dari Pak Andinata
Pak Rendy masih kebingungan serta gelisah karena pada saat ini dia masih di kawal oleh beberapa body
readmore Bab 28 Berbicara Pak Rendy
Malam hari itu, keluarga kecil Meccayra tampak damai menikmati makan malam di meja makan bundar deng
readmore Bab 29 Pagi yang ternodai kekesalan
Beberapa hari kemudian. Di pagi hari yang cerah dan hangat, Meccayra telah rapi memakai kemeja longga
readmore Bab 30 Setitik kerinduan
Di perusahaan Deco Grup. Dalam beberapa hari ini lelaki tampan bernama Jhonatahan itu terkurung dalam
readmore Bab 31 Si Penguntit
Di perusahaan Deco Grup. Ting. Baru saja Jhon keluar dari sebuah pintu lift yang membawa dia ke lantai
readmore Bab 32 Jhon tersindir
Di jalanan ramai oleh kendaraan berlalu lalang yang di selimuti langit malam berkabut awan tebal nan
readmore Bab 33 Sarkase dan peringatan (bagian 1)
Tok tok tok. Sebuah ketukan keras di jendela mobil membuyarkan suasana hening tersebut, Meccayra meno
readmore Bab 34 Sarkase dan Peringatan (bagian 2)
Jhonatahan tersenyum sopan, melangkah maju mendekat. Dia sedikit menundukkan kepala sebagai salam da
readmore Bab 35 Si bodoh pengusik hati
Mobil hitam mewah itu melambat dan terparkir apik di garasi besar milik kediaman Andinata. Dari dala
readmore Bab 36 Menyadari
Beberapa saat kemudian. Kamar Jhon terletak di lantai dua, setelah membersihkan diri dan membaringkan
readmore Bab 37 Pembatalan
Di sebuah rumah besar dan megah milik keluarga Zaklin. Pagi hari itu, seperti biasa keluarga kecil ya
readmore Bab 38 Tindak Samuel
"Meccayra, berhenti, kau menyiksa anak yang tidak bersalah." Kata Samuel namun masih mengejar. "Saya
readmore Bab 39 Perhatian
Hari telah memasuki sore hari menjelang malam, di sebuah lorong panjang rumah sakit, seorang gadis b
readmore Bab 40 Di sapa kenalan
Mobil hitam itu melambat terparkir di sebuah gedung tempat penjualan segala macam aksesoris dan paka
readmore Bab 41 Siapa wanita itu?
Di dalam mobil hitam itu. Keheningan menyelimuti suasana dalam mobil, Jhon tetap fokus mengemudikan k
readmore Bab 42 Pertemuaan tak terduga
Meccayra semakin gugup merapatkan diri pada Jhon, meskipun ini kali kedua dia mengunjungi rumah kedi
readmore Bab 43 Dia wanita ku
"Ekhem." Dehem Pak Roy memecah keheningan, dia melirik gadis yang tertunduk itu. "Pasti banyak perta
readmore Bab 44 Dia bukan calon tuangan mu.
Beberapa saat kemudian. Mereka semua telah selesai makan malam, saat ini mereka tengah berkumpul di r
readmore Bab 45 Tersulutnya Amarah Kevin.
Sementara di sisi lain. Di kafe. Dalam bangunan berlantai empat itu, masih saja ramai oleh pengunjung
readmore Bab 46 Murka Kevin.
"Eh, Kevin." Celetuk Meccayra dengan alis berkerut dalam, saat memeriksa ponsel yang penuh dengan no
readmore Bab 47 Penyelesaian Pak Rendy.
Di ruang tamu minimalis rumah Meccayra. Kedua pria tampan itu sudah terduduk di masing-masing sofa, w
readmore Bab 48 Saling mengancam
Sret! Tiba-tiba sebuah lengan mengalung di leher Meccayra lalu dengan gerakan cepat namun pasti, Jhon
readmore Bab 49 Teguran Pak Rendy
Pagi hari telah tiba. "Ca, Papa akan antar kamu." Pak Rendy yang sudah menyelesaikan sarapan, segera
readmore Bab 50 Gantungan Ponsel
Baru juga beberapa langkah Meccayra memasuki area dalam rumah sakit, ponsel dalam saku mantel kembal
readmore Bab 51 Panas gara-gara gantungan ponsel
Sementara di perusahaan Deco grup. Ceklek. Jhon memasuki sebuah ruangan kerja milik Devan, dia langsun
readmore Bab 52 Putus?
Sore menjelang malam hari. Meccayra baru saja keluar dari ruang bersalin setelah menyelesaikan tugasn
readmore Bab 53 Menjalin secara asli?
Mobil Jhon perlahan melambat saat memasuki area perumahan Anggrek tempat tinggal Meccayra. Dia melir
readmore Bab 54 Di Jemput Pangeran Tampan
Semburat orange keputihan mulai muncul kepermukaan menghiasi langit yang semula gelap kini perlahan
readmore Bab 55 Berangkat dengan Dia atau Dia.
Di teras rumah. Pak Rendy yang pertama kali menyadari kehadiran Meccayra dan Ibu Sarah langsung menya
readmore Bab 56 Dia Tak Ingat Ucapan ku.
Di dalam mobil hitam yang sedang melaju membawa Meccayra. Keheningan masih menguasai suasana dalam mo
readmore Bab 57 Kegelisahan
Di sebuah gedung tempat makan atau kafe. Dalam ruangan yang cukup luas itu, terlihat seorang pria ter
readmore Bab 58 Orang Resek
Di rumah sakit. Ceklek. Meccayra memasuki ruangan tempat dia bisa beristirahat dengan tenang, sejak se
readmore Bab 59 Penyelidikan
Matahari memundurkan diri kembali ke peraduan berganti tugas dengan sang bulan untuk menerangi bumi
readmore Bab 60 Si pengganggu
Beberapa hari kemudian. "Haaah, padahal sudah lewat dua hari tapi dokter Salsa malah tambah waktu cut
readmore Bab 61 Keselamatan dalam kematian
"Kenapa? Apa salahnya aku bertanya begitu pada gadis yang aku perjuangkan?" Alis Samuel sedikit terk
readmore Bab 62 Terluka
Tap tap tap. Samuel masih berjalan tergesa sembari terus mencekal tangan Meccayra tanpa perduli lagi
readmore Bab 63 Upaya penolongan
Gedung rumah sakit ZK seketika ramai oleh segerombolan mobil, seperti pemadam kabakaran dan mobil po
readmore Bab 64 Gejolak Emosi
Di sebuah koridor lantai VIP, khusus untuk penanganan keluarga pemilik rumah sakit itu. Beberapa bod
readmore Bab 65 Duka yang terulang
Drap drap drap. Lagi-lagi suara derap langkah kaki yang berlarian di lorong terdengar gaduh yang kalo
readmore Bab 66 Dibalik trauma Jhon
Sementara di sisi lain. Dalam ruangan privat yang luas, sudah terkumpul semua anggota yang berhubunga
readmore Bab 67 Siuman
Beberapa orang telah keluar dari ruangan privat itu, yang menyisakan Pak Roy dan Pak Randy terduduk
readmore Bab 68 Pulang Dapat Kejutan
Di ruangan tamu minimalis rumah Meccayra. Sepasang suami istri yaitu Pak Randy dan Ibu Sarah terduduk
readmore Bab 69 The End
Sampai tidak butuh waktu lama, langkah kaki Jhon melambat ketika memasuki sebuah ruangan luas yang d
readmore
Bagus bgt cerita nya
30/04/2025
0mantap bgtttt
08/04/2025
0cooool
17/01/2025
0bagus banget
03/12/2024
0suka
20/11/2024
0Woi menarik
11/11/2024
0kapan yaa aku kaya mereka?
04/11/2024
0Good
26/09/2024
0bgus
13/08/2024
0bagus bgtt cerita nya 😍😍😍
06/08/2024
0