Total : 38Bab 1 Kerangkeng Imaji
Mendekam selama tiga tahun dibalik jeruji ternyata sangat tidak menyenangkan. Apa yang bisa kau liha
readmore Bab 2 Jodoh Impian
Tatapan Pratnya kali ini lebih ceria. Masih setia menatap lubang setengah lingkaran di depan. Bibirn
readmore Bab 3 Teman Tak Sejalan
“Daripada bengong tak guna, sebaiknya kau gunakan otakmu untuk menjalin kata-kata!” suara hati A men
readmore Bab 4 Terpeleset Mulut Sendiri
Pratnya sebenarnya enggan saat Dyah Ayu tiba-tiba menempel dekat dengannya seperti lintah. Ada rasa
readmore Bab 5 Viral Love Affair
Pratnya menghentikan langkah mendekati ruang Tata Usaha. Di ruang istirahat merangkap pantry minimal
readmore Bab 6 Perbincangan Enam Mata
Reki memandang Deksa dengan tatapan tidak senang. Demikian juga dengan Deksa yang langsung curiga pa
readmore Bab 7 Kesialan Membawa Berkah
7: Kesialan Membawa Berkah Pagi ini rasanya sangat berat untuk berangkat sekolah. Seperti dejavu. Sew
readmore Bab 8 Gosip Yang Terkonfirmasi
“Kemarin saya lihat lho.” ucap Dyah Ayu saat Pratnya baru tiba di ruang TU dan memberi salam pada ya
readmore Bab 9 Langkah Salah
9: Langkah Salah Sebagai anak baru, Dyah Ayu cukup rajin. Pagi hari dia selalu datang paling awal seb
readmore Bab 10 Kesialan Berbonus Pacar
Pratnya sungguh ingin menjerit. Dia pun terduduk di trotoar membiarkan si Scoopy berdiri angkuh di d
readmore Bab 11 Rekonsiliasi Pacaran
Pratnya dan Kamil sepakat masuk warung baso terdekat. Mereka memilih meja di sudut ruang yang kosong
readmore Bab 12 Insecure With Dewi Ayu
Selepas menyusuri teras minimarket sekolah, Pratnya terus melangkah melewati tiga lapak sekaligus. M
readmore Bab 13 Ketahuan Mama
Pratnya menunggu jemputan Kamil agak menjauh dari pintu keluar. Dekat halte bus sekolah. Tak lama ke
readmore Bab 14 Kencan Pertama
Mungkin ini agak memalukan. Hingga usia hampir kepala tiga Pratnya sama sekali belum pernah berkenca
readmore Bab 15 Misi Kencan Berhasil
Monday is monster. Pratnya selalu menganggap hari Senin sebagai hari paling mengerikan dari tujuh ha
readmore Bab 16 Seratus Hari Pacaran
Jika pada kencan minggu-minggu sebelumnya langkah Pratnya terasa berat, entah mengapa kali ini teras
readmore Bab 17 Sangkar Cinta
Kamil lagi-lagi membawa Pratnya ke tempat makan yang unik. Mengambil tema taman. Tempat makan untuk
readmore Bab 18 Pembicaraan Serius
Setelah makan siang akhirnya kakak-beradik itu melakukan kencan ganda. Sebelumnya Pratnya sekali lag
readmore Bab 19 He's Look Sweety
Kesan pertama melihat Gohan adalah sosok pria yang mungil, imut-imut tetapi tidak menggemaskan. Ting
readmore Bab 20 Pertemuan Mendebarkan
Pratnya seolah sedang berdiri di atas pemecah ombak. Gohan serta merta menatap Kamil. Bocah tengil i
readmore Bab 21 Mati Sebelum Berkembang
Deg. Nah, ini dia. Apa ada indikasi Gohan telah meragukan tentang dirinya? Pasti dalam pikiran Gohan
readmore Bab 22 Buah Patah Hati
Pratnya menyandarkan keningnya di meja kerja. Sama sekali enggan untuk melakukan apa pun. Memang mas
readmore Bab 23 Hati Yang Kembali Meresah
Tidak biasa Mama masuk kamar Pratnya. Wajahnya saat berada di ambang pintu juga tampak terlipat semb
readmore Bab 24 Terjebak
“Mengikuti Anya.” sahut pria yang duduk di depan Pratnya. “Kurang kerjaan banget, sih,” desis Pratnya
readmore Bab 25 Mood Swing
Sering Pratnya tidak mengerti dengan keadaan suasana hati yang gampang berganti seperti perubahan si
readmore Bab 26 Kencan Sebagai Teman
'Besok Sabtu kamu ada acara?' Tanya Pratnya pada Kamil melalui pesan Whatsapp. Saat akan mengirim pes
readmore Bab 27 Berkabung
Rumah duka menjadi tempat yang paling Pratnya tidak suka selain tempat kerjanya sekarang. Kenapa? Ka
readmore Bab 28 Saat Semua Kisah Buruk Meluruh
Akhirnya Pratnya bisa bernapas dengan lega. Minggu-minggu super sibuk terlalui sudah. Mulai dari men
readmore Bab 29 Kejutan Dari Kamil
Awal tahun pelajaran baru kali ini seakan membuka catatan buku baru bagi Pratnya. Yah, seperti hari
readmore Bab 30 Ketahuan Doyan Brondong
Ada yang tahu komik Human Forest? Komik Korea karya Junho Wang yang tayang secara online pada salah
readmore Bab 31 Dikejar Brondong
Sejak kejadian pingsan kondisi Dyah Ayu terlihat sering lesu. Bahkan beberapa kesempatan sering keda
readmore Bab 32 Momen Yang Seharusnya Manis
Akhirnya setelah menempuh perjalanan enam kilometer, tim gerak jalan putri mencapai garis finis. Sem
readmore Bab 33 Like Dream Comes True
“Loh, kalian datang bareng ya?” goda Dyah Ayu dalam balutan gaun pengantin warna ungu saat Pratnya d
readmore Bab 34 Sebuah Episode Lama
Sekali lagi Pratnya merasa menjadi Rapunzel. Terkurung di menara tinggi, sendiri, tak ada satu pun m
readmore Bab 35 Hari-Hari Produktif
Sejak Kamil mengatakan kalau dirinya termasuk orang biru_orang introver melankolis, Pratnya mencari
readmore Bab 36 Lamaran Tiba
Ayah dan Mama sedikit bingung dengan kehadiran seorang pria yang menginginkan anak mereka, Pratnya.
readmore Bab 37 Lembaran Baru
Satu tahun terlewati dengan pasti. Pratnya merasa semakin hidup setelah memantapkan hati menjadi pen
readmore Bab 38 Berjumawa Dengan Undangan Pernikahan
Pratnya tak berhenti mengutas senyum manakala tangannya mengulurkan undangan pernikahan yang dua min
readmore
baguss
14/04/2025
0ceritanyaa bagus bangett kakkk,, semangatt nulisnyaa😍😍
18/03/2025
1😍😍😍
03/12/2024
0keren👍
09/11/2024
0kren
08/11/2024
0bagus
28/10/2024
0bagus seru banget ceritanya
28/07/2024
0bagus banget aplikasi ini hahahahaha makasih banyak ya
23/07/2024
0Fatir Pradipta Rai
05/05/2024
0sangat bagus
17/02/2024
0