Total : 100awal kisah
"Will you marry me?" Pipi gadis itu memerah, bersamaan dengan kedua telapak tangannya menutupi bibir
readmore sekeping hati yang terluka
Merah, kuning, biru, oranye, ungu, dan berbagai warna bunga lainnya menyapa tatapan mata indah gadis
readmore luka itu masih terasa
"Sepertinya kamu butuh udara segar, Re. Bagaimana kalau malam ini kita keluar?" Tisha mendudukkan dir
readmore salah sasaran
Ingar-bingar terdengar memekakkan telinga Reanna. Pria dan wanita berbaju kurang bahan memenuhi peng
readmore meet you
Tersadar telah mendapatkan serangan tiba-tiba, Pria itu mendesis marah. Tangan kirinya terangkat mem
readmore premenstrual syndrome
"Ngghhhh ...." gadis itu melenguh dengan kesal saat cahaya mentari yang masuk melalui celah gorden m
readmore meet you (again)
Rumah sakit itu sangat luas, didominasi warna putih pada setiap sudutnya. Reanna melangkahkan kakiny
readmore Kia Adams
Rumah itu terlihat megah. Namun, auranya terasa begitu sunyi. Reanna menatap rumah besar bercat temb
readmore curahan hati
"Ini tasnya. Handphonenya masih ada di dalam. Kamu boleh mengeceknya terlebih dahulu." Tangan besar
readmore dr. Nathanael Adams
Mobil hitam itu melaju dengan pelan, perlahan-lahan menepi kemudian berhenti tepat di depan sebuah t
readmore be friends
Suara getaran handphone di sisinya mengalihkan perhatian Reanna. Gadis itu segera meraihnya, menatap
readmore baby sitter
Suara dentingan lonceng menyita atensi ketika pintu kaca itu terbuka, disusul dengan masuknya sosok
readmore sang mantan
Nathan menatap sebuah map di tangannya, membaca segala informasi tentang pasien yang duduk di hadapa
readmore Kalandra Adi Sucipta
Keheningan menyelimuti mereka, hanya alunan musik lembut yang mendominasi seisi mobil tersebut. Seda
readmore terlalu peka
Reanna menatap pantulan wajahnya pada kaca meja rias di depannya. Gadis itu terlihat begitu menyedih
readmore pertemuan tak terduga
"Saya rasa kamu lebih cantik," ucap Nathan tanpa sadar. Kalimat yang sederhana, namun sudah berhasil
readmore sugar daddy
Tangan-tangan mungil itu terlihat sibuk mencorat-coret berbagai warna krayon pada buku gambarnya. Re
readmore I'm (not) a sugar daddy
"Kita akan ke mana, Pak?" Reanna bertanya dari kursi belakang mobil hitam Nathan, menemani Kia yang
readmore insiden
Hari kembali berganti. Sapaan hangat sinar mentari pagi menyentuh lembut rambut pirang Nathan ketika
readmore you're not alone
Kelopak mata cantik itu bergerak-gerak, dengan perlahan menampakkan sedikit iris mata indah milik ga
readmore setitik rasa
Suara merdu burung gereja yang bernyanyi di luar jendela sana menjadi pengiring sang surya yang mula
readmore birthday gifts
Reanna sedikit terkejut saat menyadari bahwa ayah dari gadis kecil yang bersamanya ini tiba-tiba sud
readmore dinner
Pintu itu berderit, diiringi suara langkah kaki yang terlihat begitu ringan perlahan mendekati sosok
readmore pertemuan tak terduga (lagi)
Suasana di restoran itu begitu tenang, hanya terdengar alunan lembut lagu romantis yang dimainkan ol
readmore peduli
Malam semakin kelam ketika kedua pasang kaki itu melangkah keluar dari restoran tempat makan malam m
readmore undangan
Hari berganti dengan begitu cepatnya. Sang mentari kembali menyinari dunia dengan kemilau hangatnya,
readmore I'm strong
Dunia terasa tidak pernah adil bagi Reanna. Ketika melihat surat undangan Kalandra, lagi-lagi awan m
readmore saran
Nathan mendudukkan diri di kursinya setelah melepas kacamata baca yang awalnya bertengger di hidung
readmore wedding gift
Salah satu Mall ternama di pusat kota itu memang selalu ramai pengunjung, tak terkecuali malam ini.
readmore thinking of you
Sepiring mie goreng pesanannya hanya ia aduk pelan dengan sumpit. Entah kenapa raut wajah mendung Re
readmore kamu hebat!
Nathan menyugar rambut pirangnya ke belakang ketika angin sore berhasil membuat tatanannya berantaka
readmore your promise
Nathan dan Arvi melangkah bersama melintasi lorong rumah sakit ketika senja telah menampakkan kemila
readmore with you
Suara cempreng Kia menggema di dalam ruang keluarga bernuansa putih itu. Televisi layar datar beruku
readmore pernikahan itu
Pesta pernikahan itu mengusung konsep outdoor garden party, kursi kayu dan meja yang berbalut kain p
readmore (not) first night
"Terima kasih untuk malam ini, Pak. Berkat Bapak, saya bisa melalui semua ini dengan begitu mudah."
readmore sudah move on?
"Kak Lea, look! Kia gambal kuda poni. Bagus, tidak?" Kia berucap antusias ketika memamerkan sebuah g
readmore thank you
"Yakin kamu bisa?" suara maskulin Nathan terdengar lirih, seakan memang sengaja agar orang lain tida
readmore buah hati
"Semoga lekas sembuh, ya? Obatnya diminum sehari tiga kali. Kalau yang salep, dipakai sehabis mandi.
readmore trauma
Nathan berlari tunggang langgang setelah memarkirkan mobil milik Arvi di parkiran. Ia memasuki ruang
readmore memory
Segala gerakan Reanna terhenti ketika handphone yang ia letakkan di atas meja bergetar, di layarnya
readmore birth & death
Lampu indikator ruang operasi itu masih menyala, tanda tindakan bedah sedang berlangsung di dalam sa
readmore memorial
Ketika dr. Adams sudah pergi dengan mobil hitamnya, Tisha bergerak mendekati Reanna dan juga Kia den
readmore khawatir
Ingar-bingar yang begitu memekakkan telinga sama sekali tak mengganggu pria itu. Kepala berambut pir
readmore about that night
Malam semakin larut, suara jarum jam yang berdetak terdengar begitu nyaring dalam kesunyian, mendomi
readmore kesalahan fatal
Menyadari bahwa pria yang saat ini bersamanya masih begitu mencintai mendiang istrinya, Reanna terse
readmore telah terjadi
Wanita itu berjalan dengan gontai menelusuri trotoar. Mata indahnya menatap hampa jalanan yang ia pi
readmore regret
Kendaraan yang berlalu-lalang di bawah sana terlihat begitu kecil di mata biru Nathan. Seakan hal te
readmore pengakuan
Waktu berjalan dengan begitu cepat, namun tidak bagi Nathan. Meskipun terhitung sudah 3 hari berlalu
readmore pregnant?
Nasi padang yang mereka pesan melalui aplikasi Gofood adalah menu makan siang keduanya. Jika biasany
readmore terdistraksi
"Janin dalam keadaan sehat dan berkembang sesuai usia kandungannya. Detak jantungnya pun sudah terde
readmore hampir putus asa
Senja kali ini terasa murung, sebab awan hitam menggantung begitu pekat di langit kelabu di luar san
readmore menemukanmu
Pria berambut pirang itu terdiam cukup lama di dalam mobilnya, menatap awan hitam yang menutupi caha
readmore canggung
Dinginnya udara malam seakan tiada lagi mereka rasakan. Mengabaikan pakaian keduanya yang lembab kar
readmore tak terduga
"Anda hanya perlu melupakannya." Setelah beberapa detik mencari jawaban yang menurutnya tepat, pada
readmore calon menantu
Langkah kaki panjangnya tampak gontai menjejak lantai dingin menuju kamar Kia. Wajah khas bangun tid
readmore meyakini
Meja makan di rumah Nathan tak pernah seramai ini sebelumnya, tentu karena adanya satu anggota baru
readmore menghangat
Dalam fisiologi, senyum adalah ekspresi wajah yang terjadi akibat bergeraknya atau timbulnya suatu g
readmore ke mana?
Puas. Satu kata yang kini berada dalam benak Reanna ketika baru saja selesai menyisir rambut halus g
readmore melamarmu
"Mau pulang dulu?" pertanyaan Nathan memecah keheningan di dalam mobil hitam yang tengah melaju. Net
readmore diterima
Reanna mendongak secepat yang ia bisa atas pertanyaan kakaknya. Jantungnya berdentum kencang di dala
readmore mengambil hati
Kafe yang biasa Reanna dan Tisha kunjungi siang ini memang cukup lengang. Hanya ada beberapa meja ya
readmore miss you
Tidak biasanya Bastian bangun sesiang ini, ketika mentari pagi sudah hampir naik sepenggalah. Ia sem
readmore follow you
"Sebentar, Kak. Rea akan angkat telepon dulu." Bastian hanya menganggukkan kepala untuk merespons izi
readmore calon kakak ipar
"Pagi, Kak Tian." Bastian segera menoleh saat suara feminin Reanna memasuki gendang telinganya, sejen
readmore luluh
Raut ceria menghiasi kedua wajah mereka. Setelah merasa cukup memeras keringat dengan berlari pagi,
readmore dari hati ke hati
"Besok Rea akan kembali ke Jakarta, Kak." Reanna tiba-tiba berucap begitu ketika acara televisi yang
readmore I'm married
Refleksi di depannya terlihat begitu sempurna. Namun, entah kenapa tak sedikit pun terlihat senyuman
readmore first night
Sepasang pengantin itu memusatkan perhatian ke depan dengan tangan saling menggenggam, menatap pada
readmore pengantin baru
Siang itu Joana terlihat begitu sibuk di dalam kamar di rumah putranya. Ia dengan dibantu oleh seora
readmore status baru
Senyuman manis itu terulas, seiring kedua tangan wanita itu yang telah selesai menarik risleting bel
readmore jealous
"Mama ... Mama ... mau main itu~" Kia menunjuk sebuah arena mandi bola pada taman bermain yang berad
readmore panas
"Sshhh..." suara desisan suaminya adalah hal pertama yang Reanna dengar ketika memasuki kamar mereka
readmore closer
Waktu bergulir perlahan. Hari kembali berganti sesuai kuasa Tuhan. Setelah insiden ciuman tempo hari
readmore Olivia Atmaja
"Mama ... acin~" teriakan Kia membuat atensi Reanna berpaling ke arah gadis kecilnya. Wanita itu men
readmore memaafkan
Setiap detik terasa begitu lama dalam hening yang menyapa. Sudah lebih dari lima menit mereka duduk
readmore getting warmer
Hari yang begitu melelahkan, namun membahagiakan di saat yang bersamaan. Setelah beberapa waktu lalu
readmore rencana
Pagi itu hanya ada Reanna bersama Nathan di ruang makan, lengkap dengan keheningan yang mendominasi
readmore berpisah jarak
"Mama cama Papa jadi pelgi hali ini, ya?" Kia bertanya dengan polos saat melihat kedua orang tuanya
readmore us
Setelah terbang kurang lebih 1 jam 45 menit pada akhirnya Nathan dan Reanna telah sampai di Bali, te
readmore way back home
Tak terasa sudah seminggu berlalu mereka menghabiskan waktu berbulan madu. Menikmati waktu intim ber
readmore curiga
Langkah kaki panjang itu terdengar bergema di antara keheningan pagi yang baru saja menyapa. Reanna
readmore dua garis
"Sepertinya kamu mengalami kenaikan berat badan, Rea. Kamu terlihat lebih berisi daripada sebelumnya
readmore that woman
Mata cantik itu mengerjap kala sinar dari layar handphone sang suami terasa begitu menyilaukan matan
readmore selingkuh?
Dokter tampan itu terlihat takjub menatap menu sarapan pagi kali ini. Bibimbap, makanan khas negeri
readmore siapakah?
Kesunyian adalah satu-satunya hal yang menyambut Nathan ketika pria itu pulang dari bekerja. Sesuai
readmore sukar dipercaya
Hening. Hanya suara dentingan sendok dan garpu yang saling bersentuhan dengan piring yang terdengar
readmore kamu di mana?
Mobil hitam itu terparkir tepat di depan kediamannya. Cahaya oranye senja seakan menyambut kedatanga
readmore tangan hampa
Nathan mengerjapkan kedua matanya kala mentari baru saja terbit dari ufuk timur, menyinari wajah tam
readmore rindu
Hampa. Itulah kiranya yang Nathan rasakan selama Sang istri tak berada di sisinya. Tidur nyenyak tak
readmore tentang kamu
Ruang makan itu didominasi oleh suara dentingan alat makan yang saling beradu, tanpa percakapan sama
readmore bertemu
Matahari sudah tepat di atas sana ketika langkah kaki Reanna menapaki pelataran Carnation florist. S
readmore red rose
[Saya sedang dalam perjalanan ke sana. Mungkin memang sedikit memakan waktu sebab jalanan menuju ke
readmore titik temu
"Pulanglah bersamaku." Ucapan itu menggema di dalam telinga Reanna. Wanita itu masih saja terdiam ter
readmore mengganjal
"Ekhem! Jadi?" ucapan Alona menyita kembali atensi mereka. Ah, Nathan hampir lupa tujuan utama ia me
readmore perasaan yang terbalaskan
"Apakah ... kamu sudah mencintaiku, Mas?" suara lembut nan pelan itu mengalun perlahan, menembus kes
readmore bukan akhir cerita, tapi awal bahagia
"Mama ... !!" teriakan keras nan memekakkan telinga dari Kia adalah hal yang menyambut Reanna dan Na
readmore extra - 1
"Kamu yakin?" mata biru itu menatap menelisik raut jelita Sang istri di depan cermin riasnya. Hari m
readmore extra - 2
"Tunggu sebentar, Sayang." Kedua tangan kekar itu melepaskan rengkuhannya dari tubuh Sang istri kemu
readmore extra - 3
"Bagaimana hasilnya, dr. Karin?" Nathan menelan salivanya dengan sedikit gugup ketika seorang dokter
readmore extra - 4
"Selamat, Dok. Bayi lelaki Anda lahir dengan sehat tanpa kurang suatu apa pun." Di belakang sosok pe
readmore
bagussss
10/04
0bguss
09/03
0good Thor 👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
18/09
0bagus untuk dibaca dan menghibur
25/08
0Keren cerita nya
25/08
0suka bangettt
30/06
0seru bangett
15/06
0okee bangett, bagussssss, sukaaa kerennn mantepp bangetttt alurnya juga keren si ga ketebak keren banget anjay sumpah ih kalian wajib baca berkali”
13/06
0mantap
13/06
0novelnya sangat bagusss
11/06
0