Total : 42Bab 1. Sekte Naga Ilusi
Di puncak gunung Mewu yang menembus awan, ada perkampungan harmonis. Penduduknya bertani dan beterna
readmore Bab 2. Turun gunung
Hari yang ditentukan tiba. Enzi dipanggil ke menara surga. Penatua Aka memberinya seratus jarum dew
readmore Bab 3. Mereka mengincar Sembrani
Enzi terbangun oleh aroma makanan yang menusuk hidungnya. “ Bersihkan tubuhmu dan makan.” Eci yang su
readmore Bab 4. Kota Rayuan.
Dengan mantra ilusi penyamaran, Sembrani hanya terlihat layaknya kuda biasa. Mereka memasuki kota se
readmore Bab 5. Paviliun mata elang
Seorang gadis lima belas tahun dengan kelinci gemuk di tangan berkeliaran di jalan yang ramai. “ Masu
readmore Bab 6. Binatang Roh Kelinci
Saat Enzi dan Eci asyik berbincang, sekelompok anak muda memperhatikan mereka. “ Gadis itu terlihat s
readmore Bab 7. Empat klan di kota Rayuan
Melihat pukulannya tidak mencapai apapun, Olive makin berang dan sangat ingin memiliki kelinci roh i
readmore Bab 8. Serikat Dagang bulan merah.
Donggo bergegas meminta bertemu dengan Enzi di ruang pribadi restoran penginapan. " Kudengar kamu mau
readmore Bab 9. Tamu aula penguasa kota
Mengetahui tidak mungkin bisa menyeret Enzi untuk dimintai tanggungjawab dibawah perlindungan pavili
readmore Bab 10. Di istana Merah
Hari pendaftaran tiba. Enzi sudah memiliki nomor antrian pengujian warna jiwa dan juga sudah melakuk
readmore Bab 11. Alam mistik
Karena Dalaz akan berangkat besok, beberapa murid empat klan melakukan pesta perpisahan mengingat ha
readmore Bab 12. Menuju sekte teratai hitam
Pagi buta saat suara ketukan terdengar di pintu kamar penginapan Enzi. Eci dalam wujud kelincinya m
readmore Bab 13. Murid luar sekte
Setelah mengurus segala macam hal basa basi, Enzi akhirnya bisa berkultivasi. Dia adalah anak adopsi
readmore Bab 14. Devisi Pemurnian
Pagi ini, masihlah pagi -pagi seperti biasa bagi Enzi. Membaca aturan sekte, melakukan gerakan tinju
readmore Bab 15. Poin
" Selidiki latar belakang murid ini." Tandas penatua itu sebelum pergi. Melihatnya pergi sipir itu me
readmore Bab 16. Rumor
Ini Waktu makan siang namun Enzi terlalu malas untuk mengantri di kedai sekte. Dia menuju lahan herb
readmore Bab 17. Herbal tingkat atas
Hari menjelang siang ketika tetua Weni menyelesaikan pertemuannya dengan divisi perdagangan. Ada sen
readmore Bab 18. Enal
Pelayan itu maju ke depan Enzi, menyapa semua orang lalu memberikan pesan tertulis dari sipir. Enzi
readmore Bab 19. Pertikaian di kedai
Sipir yang sedang sibuk mengatur pil, penasaran mendengar seseorang begitu arogan memarahi murid lai
readmore Bab 20. Aktor dalam Plot
Sejak di kedai saat itu, rumor tentang Enzi menghilang tergantikan cerita-cerita yang tumpang tindih
readmore Bab 21. Rieta dan orang-orangnya
Rieta mengeluarkan dua botol pil. " Ka Enzi, aku masih punya dua botol, apa kuberikan sama kakak yang
readmore Bab 22. Senior Nie, pesan tetua Weni
" Tentang apa ini, Sipir Muo?." Tetua Cao langsung menuntut penjelasan begitu mereka berada di aula
readmore Bab 23. Senior Urra
" Cinta memberi kita rasa cemburu yang menumbuhkan iblis hati. Semakin besar iblis hati yang terbent
readmore Bab 24. Mendirikan stand, mendapat tantangan
Setelah mendapat bimbingan dari Senior Nie, murid bakat Unik perlahan mulai mengeluarkan bakat terse
readmore Bab 25. Sabotase dan pelanggan Dermawan
Setelah mendapat tantangan, Ayen banyak berlatih dan membuat boneka sepanjang waktu, sehingga boneka
readmore Pertarungan
Esoknya, pelanggan itu datang lagi. “ Pemimpin mengatakan kalau barang yang kemarin tidak cukup, masi
readmore Para Ranking murid lembah luar
Melihat Amran dibawa ke ruang pengobatan, amarah Amrita tersulut. " Giliranmu." Katanya dengan geram
readmore Ras Moster
Gota tidak lagi berminat melanjutkan permainannya. Dia tidak tahu kalau ketidakberuntungan akan data
readmore Kesepakatan
" Yoo....Yunsi!." Teriakan itu menghentikan pembicaraan mereka. " Ruga! kenapa menyusul kami?." " Kam
readmore Berburu
Sehari sebelum keberangkatan, Rieza dan empat temannya yang lain datang di pintu Villa kelompok Yunl
readmore Racun Dingin
Melihat gelap mulai membungkus hutan, ketiganya kembali ke tempat semula. Api unggun mulai menyinari
readmore Menuju Lapisan Dalam Hutan Larangan
Sepuluh hari telah berlalu. Kelompok ini telah menjelajah lapisan ke 4 hutan larangan. Meskipun ada
readmore Rumput Jiwa, Cecil
" Apa kakak Lang tidak sengaja menjebak kita?." Ruga merasa luput dari mulut buaya masuk mulut maca
readmore Zatan
Rumput Jiwa termasuk tanaman obat paling langkah. Dikatakan kalau herbal ini hanya ada di domain ata
readmore Sinyal Bahaya
" Cecil, bantui aku memetik disana!." Perintah Ruga. Kletak! Cecil, si manusia rumput kecil itu terlih
readmore Binatang Iblis Pyton Hitam
" Kau ular gila! Kami tidak perna berurusan dengan pacarmu, suamimu atau apapun itu." Itu suara Riet
readmore Ujian Murid Sekte Dalam
Setelah mengarahkan teman-temannya ke lapisan luar untuk melakukan perawatan, Yunlang tidak memimpin
readmore Tidur Ilusi
" Kalian akhirnya keluar juga." Rena dan Muyi menghampiri Enzi dan Melati yang baru saja keluar dari
readmore Mengambil Misi
Perayaan kelompok Yunlang tetap berjalan sebagaimana mestinya. Diujung acara, Yunlan masih sempat ha
readmore Menipu si penipu
" Boss, kita sudah melewati satu desa, apa kita mengeksekusi mereka sekarang?." Di kereta besar, seo
readmore Diagram Kerasukan
Di pagi menjelang siang. Rombongan Enzi telah mencapai desa Colo di lereng gunung Rado. " Ayah!." Ala
readmore Beri Kesempatan Untuk Dirimu
" Apa yang membuatmu terpaku disitu? percepat!." Sentak Ruga menepuk Yunsi. Loga juga terjaga dari k
readmore
ceritanya seru dan imajinatif
21/07/2022
0matap
12/06
0good
22/03/2025
0menarikk
08/02/2025
0cerita yang sangat bagus
01/02/2025
0mantap bagus
27/07/2024
0mantap
09/07/2024
0sangat menarik dan seru
03/06/2024
0ini baguss
22/05/2024
0baik
20/05/2024
0