logo text
Thêm vào thư viện
logo
logo-text

Tải xuống cuốn sách này trong ứng dụng

Chương 2 HARI YANG BURUK

27-01-2002
Suara Langkah yang kuat terdengar seperti berlari dari luar ruangan, mereka adalah kedua orang tua yani, berpakaian layaknya orang kaya pada umumnya , emas bergelantungan dari Kepala Sampai Kaki: "yaniiii....(Ucap dengn nada Keras Sambil berlari menuju Ruangan Pemeriksaan)
air mata bercucuran keluar Jatuh ke lantai.
:" jedoooooor".!!!! Suara Bantingan pintu yang Nyaring sampai ke Lorong-lorong, membangunkan Si reza yang tertidur pulas Di samping Yani.
Reza: "(terkejut dan menoleh) haaaah...! Tante ? om.." ?
Segera Orang tua yani Berjalan dengan cepat menghampiri yani yang Tertidur Pulas, Berkata : "Apa yang terjadi Dengan yani...!" ucap Ibu Yani dengan Wajah gelisah Menahan air matanya.
Mengusap rambut dan wajahnya dengan lembut.
"oh anakkuuu, andaikan kamu Tidak lari dari rumah
tentu kamu tidak akan seperti ini.."!!! Ucapnya Dengan Tangisan yang menjadi-jadi.
Reza pun Menjelaskan Apa yang terjadi ketika ia bertemu Dengan yani di jalan.
: "oh Begitu ceritanya...!! Ucap ayah yani
Ibunya melirik Ke Reza: " Penampilan nya Dari kecil sampai besar Tidak berubah-berubah yah..hah dasar".ucap dalam hatinya
: "kamu pulanglah, Biar kami yang menjaganya disini".Sambung Ibu Yani.
Reza Yang sadar Akan penampilan nya Tidak pantas 1 ruangan dengan Orang tua yani yang Penampilannya Jauh di Atasnya.
Reza bergegas Berjalan Keluar, ketika Sudah sampai di luar pintu Ia berpikir kenapa Yani tadi tiba-tiba pingsan Apa yang ia Alami sehinga ia begitu.
"apakah aku harus Bertanya ke dokter". ucapnya dalam hati yang Kebingungan.
Reza pun Pulang Karena tidak berani bertanya Karena itu bukan Urusan dia (pikirnya).
sesampainya di rumah Ia Berjalan ke halaman belakang rumah nya untuk mengambil Kasur tadi yang di jemur, mendekatkan kepalanya dan mencium apakah bau kotoran tadi sudah hilang
Segera Membawa kasur Nya Untuk Ia tidur karena kelelahan Berjalan Kesana kemari tidak lupa juga untuk mandi karena sudah malam.
• Keesokan harinya •
28-01-2002 (HARI SENIN)
alarm yang sama bunyi yang sama Pekerjaan yang sama. Reza Bangun dari tidurnya yang lelap ia Segera Mandi Dan mulai bersih-bersih Rumahnya seperti biasa,pergi bekerja dan pulang lalu tidur.
itu Adalah pekerjaan yang ia lakukan sepanjang hari tanpa ada perkembangan.
hari ini ia Menelpon temannya untuk mengizinkan Reza cuti hari ini dan juga esok, Mungkin Reza Masih ingin mengistirahatkan emosinya Karena kemarin ia mengalami hari yang buruk.
karena hari ini hari yang cerah Reza sedang membersihkan Rumahnya Dengan Bernyanyi lagu Yang entah di buatnya.
Berjoget tidak jelas sambil memegang Sapu
: " 🎶naaah..nananana...aku Cinta kamu,kamu cinta aku🎶..." Menyanyikan Lagu yang dibuatnya sendiri.
: "tingggggggg"...suara getaran dari saku Reza Yang ternyata itu hp nya. Reza Mengambil hp nya mengecek Apa yang menggangunya di hari yang indah ini.
ada yang menelpon Reza Dengan nama yani, Reza berpikir mungkin yani Sudah sembuh dan Yang mengangkat telepon Adalah Ayahnya dengan Suara tangis Berkata :" rezaaaa...yani Sudah meninggal..kami Membawa nya kerumah sakit Karena penyakit nya yang makin parah" tangisan menjadi kuat dan telepon dimatikan.
Reza: "haah.. bagaimana bisa terjadi..!! Aku harus Kesana secepat mungkin" segera Ia Bergegas Keluar mencari Taxi dan pergi ke rumah sakit berpakaian seadanya.
Sesampainya didepan rumah sakit ia melihat banyak kendaraan roda 4 terparkir rapi Berpikir mungkin itu adalah Kendaraan keluarga yani.
berlari Menuju Ruangan Tempat yani Diperiksa,
Membuka pintu dengan kuat Membuat Semua orang yang ada didalamnya terkejut, ia melihat di sekilingnya Ada yang pakaian rapi berwarna hitam Menangis histeris karena kematian Yani.
Reza berjalan mendekati yani dan Memeluk erat, ia menangis Dan berkata Sambil Memegang wajah Yani: "yaniiiii Banguuuun...!! yaniiii bangun..baru aja kemarin Minggu Kita bertemu kamu sudah Pulang begitu cepat..!!" ujarnya Dengan tangan gemetaran karena Tidak percaya akan hal itu.
•Peristiwa Itu Berlangsung Sampai Pada waktu pemakaman•
Ketika Mayat yani mau di masukan Ke Lahan Kubur Semua yang ada disitu menangis tak hentinya begitu juga Reza.
Reza merasah sedih Apa yang ia alami: "pertama Kasur yang Kotor, kedua yani sudah tiada, aku tidak tahu apa yang akan menimpanya Di hari esok.." pikirnya.
ketika selesai Mengubur jenazah semua orang pulang, Reza pun Ikut pulang Tetapi sebagai gantinya ia Berjalan kaki Beberapa ratus mil dari rumahnya Untuk melampiaskan Emosinya.
Tiba tiba hujan turun Menyelimuti tubuh Reza Airnya yang sejuk Dan ditambah Angin bertiup kencang Ia merasa seperti ada yang memeluk nya Dari Belakang.
Sesampainya di rumah Reza mengganti bajunya yang basah kuyup dan segera Datang ketempat tidurnya Yang Berdekatan dengan jendela membuat nya merasa Nyaman lagi Karena bisa Melihat pemandangan dari atas.
ia Terlelap dan akhirnya tertidur pulas.
29-01-2002 (HARI SELASA)
besoknya Ia Membuka jendela, menghirup udara segar, Burung burung berterbangan dengan kepakan sayapnya yang indah membuat tak henti melihat.
Menjalani Kehidupan yang Seperti biasa ia lakukan, tujuannya agar ia melupakan semua masalah yang ia lalui di masa lalu kemarin.
Pada hari rabu Ia gajian, tetapi kali ini sebelum besok pergi bekerja ia Akan bersantai sejenak di luar rumah
Persiapan selesai, Reza Berjalan Keluar Melewati jalanan yang ramai, Taman taman indah tersusun rapi bersih Dipenuhi anak-anak , Toko-toko yang di kerumuni Pelanggan yang Banyak, Reza melihat kafe Yang bagus cocok dengan seleranya karena bersebelahan dengan Lautan yang luas.
Reza Masuk kedalam dan Memesan Segelas Kopi cappucino, Meminum setengahnya Sambil meratapi Pemandangan Yang indah,
Ia berkata: "aku tidak tahu Apa yang akan Terjadi dimasa depan, Semua tergantung pada TAKDIR".Memegang gelas dengan Kedua tangannya.
reza: "baiklah !... Mulai sekarang Aku akan berubah untuk masa depanku..".Ucapnya
justru perkataan nya Membuat Sebuah keajaiban, Sesosok pelayan wanita datang dari arah dapur menuju Reza Dengan pakaiannya yang khusus, Pita Menempel pada Baju wanita itu, rambut yang diikat, Wajah yang tidak asing dan Terdapat sebuah Tahi lalat pada Bibirnya membuat Wajahnya makin Berbunga.
Memegang pundak Reza dari belakang Membuat ia kaget Tetapi Ia merasa aneh, rasanya Sentuhan ini pernah ia alami. pikir si Reza sambil memegang tangan pelayan itu: "hmmm...kok Tangan nya Dan sentuhan nya seperti Nya tidak asing membuat Saya merasa nyaman seperti Waktu itu". Ujar si Reza Dengan keheranan ia Memandang wanita itu Dan Yah Reza Terkejut, ia Berdiri Dan Mendorong kursi nya kebelakang membuat kopinya tumpah.
wajahnya mirip dengan Yani, Reza berpikir bahwa Ini sebuah anugrah.
Reza memeluknya Dengan air mata yang keluar membasahi Baju pelayan itu, tetapi pelayan tersebut mendorong Reza Karena berani Memeluk dirinya ia Menyuruh Reza Keluar dari kafenya.
Reza Keluar dengan perasaan Yang Senang Memandang wajah nya Didepan pintu kaca, berharap ia bisa bertemu pelayan itu lagi mungkin dia bisa menceritakan semua tentang dirinya ke reza
wanita itu Sekali lagi memandang wajah Reza dengan memasang Ekspresi datar dan pergi ke dapur untuk mengganti pakaian.
Reza Berpikir, dia akan Datang kesini lagi jika ada waktu luang Untuk selalu menemui pelayan tadi.
segera Reza Pulang karena sudah malam, ia beristirahat melipat kedua tangannya ke Belakang kepala, memandang langit-langit dan segera menutup mata Untuk mengakhiri Hari yang indah ini

Bình Luận Sách (87)

  • avatar
    aldi

    bagus banget, infinity ceritanya gak ngebosenin sama sekali loveeee uuu

    05/04/2025

      0
  • avatar
    AkzataJiang

    bukan maen!!

    27/04/2024

      0
  • avatar
    NuraeniYanah

    sangat menarik

    31/03/2024

      0
  • Xem tất cả

Các chương liên quan

Chương mới nhất