Trang Chủ/Terlahir Kembali Sebagai Tokoh Antagonis/
BAB 6. MAKHLUK MITOLOGI
Anastasya sedang berkeliling karena merasa bosan berada di tenda, suara seperti gesekan suatu benda terdengar Anastasya mencoba mencari sumber suara tersebut ia melihat Louis tengah berlatih pedang padahal hari sudah akan malam. Dengan nafas tersengal-sengal Louis menyeka keringat dari pelipis yang turun ke dagu oleh baju sehingga perut sixpack milik Louis itu terlihat. Hampir saja air liur Anastasya menetes melihat itu. “Nona Volland? Apa yang sedang kau lakukan disini?” tanya Louis melihat sosok Anastasya yang jaraknya tidak jauh dari tempatnya. Anastasya menggaruk pipi sambil tersenyum, “Saya sedang berkeliling bagaimana dengan anda yang mulia, bukankah jam latihan sudah selesai?” “Aku hanya sedang mempersiapkan diri.” Alis Anastasya terangkat sebelah, “Memang anda akan kemana?” “Kau tidak tahu? Besok kita akan kembali ke garis depan.” Ekspresi Anastasya langsung berubah menjadi shock berat. “A-ano yang mulia bisakah saya disini saja?” pinta Anastasya penuh harap belas kasih dari Louis. Louis menggeleng lemah merasa tidak enak menolak permintaan Anastasya. “Tidak bisa anda harus ikut. Justru nona Volland adalah kunci dari perang kali ini.” Anastasya memiringkan kepalanya dengan alis berkerut, “Aku?” “Itu benar, musuh telah mengirim monster-monster sehingga prajurit kita banyak yang gugur.” Jelas Louis. Sekarang ada monster pula kemarin saja Anastasya sudah ingin menyerah. “Jadi karena itu persiapkan diri anda nona” Ucap Louis singkat sambil menepuk bahu Anastasya lalu kembali jalan menuju perkemahan. …. Kondisinya benar-benar tidak baik-baik saja lingkaran hitam berada di bawah kantung mata pertanda bahwa semalaman Anastasya mengalami gejala overthinking, apa ia bisa mengalahkan monster atau tidak? Berpikir seperti itu terus sampai pagi dan berakibat dengan kantung mata menjadi hitam. “Anu nona Volland, apakah anda baik-baik saja?” Anastasya melirik si penanya dengan ekspresi letih, lesuh, lunglai. ‘menurutmu?’ Tanpa menjawab pun Roy sudah tahu kalau putri Marquess itu benar-benar tidak baik-baik saja. “Yang mulia, apa sebaiknya kita tidak perlu membawa nona Volland. Sepertinya ia tidak baik-baik saja. Lagi pula ini bukan pertama kali untuk kita melawan monster dan kita selalu menang.” usul Roy pada Louis yang berada di samping kanan sedangkan Anastasya samping kiri. Jadi sekarang posisi Roy berada di tengah-tengah di antara mereka berdua. “Jika dia tidak berguna, kita bisa membuatnya untuk memancing para monster itu keluar.” tukas Louis seperti ditujukan untuk Anastasya. Seakan itu peringatan bahwa ia harus berguna dan tidak boleh menjadi beban. Anastasya menatap Louis dengan horor. ‘JAHAT!’ Suara jengitan kuda dari depan membuat Anastasya kaget. “PARA MONSTER MENYERANG!” teriak prajurit depan memberitahu orang-orang di belakang. Suara geraman berasal dari hewan-hewan membuat tubuh Anastasya panas dingin. Mereka telah terkepung oleh para monster mengerikan itu. Louis mengeluarkan pedang mulai ikut membantu prajurit untuk menyerang para goblin yang mengganggu bahkan Louis berhasil membunuh salah satu goblin yang ukurannya dua kali lipat lebih besar dari goblin lain. Anastasya merasa ada sesuatu yang mengancam diri di lihatnya ke belakang benar saja monster dengan bentuk manusia berkepala banteng berlari cepat ke arahnya sambil mengayunkan kapak besar ke arahnya. Mata Anastasya melotot jantungnya terasa berhenti bagaimana bisa salah satu monster mitologi bernama 'Minotaur' berada disini. ‘Yang benar saja!’ Srek… Kepala banteng itu melayang sempurna bahkan darahnya sampai menciprat Anastasya. Louis menatap tajam Anastasya yang tengah ketakutan, “Fokuslah sedikit jika kau tidak ingin mati!” ucap Louis dengan tegas sambil menyeka pipinya yang terkena cipratan darah banteng tersebut. Mencoba mengontrol diri setelah tenang Anastasya ikut membantu dengan sihir hitamnya. Butuh delapan jam bagi mereka untuk mengalah monster-monster itu karena monster tersebut terus-menerus berdatangan sehingga membutuhkan waktu lama. Baru saja mereka merasakan kelegaan dan sekarang mereka harus dikejutkan oleh naga yang sedang terbang di atas mereka. Naga itu terus menerus menyemburkan api membuat para prajurit berlarian mencari tempat berlindung. Naga berwarna hitam itu mendarat ke bawah dan tetap menyerang kami tanpa ampun. Pada waktu itu hanya Duke Louis yang tidak berlindung dari panasnya semburan api lelaki itu malah pergi menantang sang naga dan bertarung. Sebelum pergi Louis meminta membuat dinding pelindung untuk para prajurit agar tidak terkena oleh api panas sang naga. Pertarungan sengit antara Louis dan naga tersebut dinikmati oleh para prajurit yang sedang berlindung di balik dinding sihir Anastasya. Anastasya mempertajam matanya sedari awal ia penasaran dengan pedang yang digunakan oleh Duke. Pedang yang berhasil membunuh para monster dengan cepat, pedang yang membuat monster mitologi tertebas dengan mudah, pedang yang dapat menandingi panasnya api naga. Pedang apa itu? “Komandan kita benar-benar hebat! Mana ada orang yang berani bertarung dengan seekor naga selain Duke Aethelred.” puji salah satu prajurit mata penuh kagum menatap Louis yang tengah bertarung. “Itu sebabnya kaisar menyuruh yang mulia Duke lah untuk turun tangan menangani peperangan ini secara langsung.” timpal prajurit lain. Naga hitam itu berhasil dikalahkan semua prajurit bersorak untuk kemenangan Louis. Entah matanya yang salah Anastasya melihat aura hitam yang muncul dari pedang itu, hanya sekejap lalu hilang seperti dibawa angin. Anastasya semakin penasaran.
Cảm ơn
Ủng hộ tác giả để mang đến cho bạn những câu truyện hay
Chi phí 18 kim cương
Sự cân bằng: 0 Kim cương ∣ 0 Điểm
Bình Luận Sách (712)
nananana
WOWWW PERFECT SUKAA BANGETT SAMAAA CERITANYA SEMANGAT TERUSS BUAT PENULISNYA BIAR LEBIH BANYAK LAGI CERITA YG KYK GINI😍😍😍😍😍😍
29d
0
Di Muara Kali Kabur
saya hidup tidak terlalu baik saya hidup sederhana makan pun Susa kadang dari pagi sampai malam baru kita makan
WOWWW PERFECT SUKAA BANGETT SAMAAA CERITANYA SEMANGAT TERUSS BUAT PENULISNYA BIAR LEBIH BANYAK LAGI CERITA YG KYK GINI😍😍😍😍😍😍
29d
0saya hidup tidak terlalu baik saya hidup sederhana makan pun Susa kadang dari pagi sampai malam baru kita makan
03/05
0bgus mnarik
19/04
0Xem tất cả