Trang Chủ/Terlahir Kembali Sebagai Tokoh Antagonis/
BAB 4. DUKE LOUIS
~Di kediaman Marquess Volland. Anastasya tengah mengepak beberapa baju yang akan dibawa. Pintu kamar dibuka menampilkan si kembar Alice dan Alond yang menerobos masuk ke kamar Anastasya. “Kakak apa kau benar-benar akan pergi ke medan perang!” sembur Alond membuat Anastasya menengok kebelakang memperhatikan adik-adiknya ini. “Itu benar,” jawab Anastasya singkat lalu kembali menilap baju-baju kedalam tas. “Kenapa! ... Kenapa, Kaisar menyuruh kakak pergi ke medan perang?!” jerit Alond penuh emosi. “Emmm … Itu karena hanya Aku yang memiliki sihir hitam di kekaisaran ini, Lagi pula bukankah kalian seharusnya bahagia akan kepergian Ku.” Sindir Anastasya pada si kembar, tiba-tiba tubuhnya terhuyung ke depan akan tabrakan sesuatu dari belakang. Sesak di perut karena tangan melingkar kuat seakan tidak ingin melepaskannya. “Jangan! jangan pergi kumohon kakak, maafkan kami jika sering mengganggumu, kami janji tidak akan nakal lagi” rengek Alice membuat hati Anastasya terenyuh apalagi setelah itu Alond ikut-ikutan memeluknya. Anastasya menarik napas dalam-dalam dan berbalik tangan kanan Anastasya memegang bahu Alice sedangkan tangan kiri memegang bahu Alond. “Kalian harus mengerti kalau ini adalah perintah langsung dari kaisar, Perintah kaisar itu mutlak. Aku berjanji akan pulang dengan selamat aku akan tinggal disana hanya selama satu bulan. Dan satu lagi selama aku pergi jangan berbuat nakal, dengar ucapan ayah dan ibu jangan membuat mereka pusing. Terutama kau Alond.” Anastasya menatap Alond penuh peringatan membuat anak laki-laki berusia 12 tahun itu keringat dingin dan terkekeh tidak jelas. Suara dari Emy membuat Anastasya menghentikan percakapan dengan si kembar. “Nona, ksatria dari kediaman Duke telah datang menjemput anda.” Anastasya mengangguk menjinjing keluar tas. Emy, Alond, Alice mengikuti Anastasya dari belakang. Di ruang tamu seorang ksatria tengah mengobrol dengan Marquess Volland, Miranda sang ibu duduk di samping ayah tengah menyeruput teh dengan anggun. Anastasya menghampiri mereka. “Nona Volland saya adalah ksatria yang diutus langsung oleh Duke” Ksatria berambut coklat tersebut menunduk hormat melihat kehadiran Anastasya. Anastasya mengangguk, “Apakah Duke sudah pergi duluan?” tanya Anastasya. “Duke sudah pergi dua hari yang lalu karena keadaan di medan perang benar-benar parah. Bisakah kita berangkat sekarang nona.” Anastasya menghela nafas perlahan lalu mengangguk mantap. Ksatria tersebut bilang akan menunggu Anastasya di luar. “Aku pamit pergi. Ayah, Ibu.” Anastasya membungkukkan badan di depan orang-orang tersayangnya sebagai tanda perpisahan. “Hm…” Balas ayah singkat lalu pergi meninggalkan ruang tamu. Menyisakan Ibu, Emy, Alond, dan Alice yang tengah menangis. “Berhati-hati lah di jalan.” Pesan ibu walaupun dengan wajah dingin ada ketulusan dalam kata tersebut. Miranda bukan ibu kandung Anastasya bisa dibilang Anastasya adalah anak hasil dari perselingkuhan Marquess Volland dengan seorang penari dari rumah bordil. Saat Anastasya dibawa ke rumah ini ia pikir dirinya akan diperlakukan semena-mena seperti tokoh-tokoh novel yang lain. Ternyata ia diperlakukan layaknya seorang putri oleh kediaman ini walaupun Miranda sering menunjukan wajah datar dan dingin di depan Anastasya, dan Marquess bertingkah acuh padanya. Ia tetap bersyukur karena tidak disiksa dan diperlakukan secara berbeda. “Baik ibu.” Anastasya menegakkan badan lalu berjalan pergi meninggalkan rumah besar tersebut. …. Butuh tiga hari untuk Anastasya sampai perbatasan. Tenda-tenda dengan lambang ke kaisaran dan Duke Ethelred didirikan, para prajurit bergiliran berpatroli selama lima menit. Anastasya baru saja kembali dari sungai sehabis mandi langkahnya berhenti ketika melihat Duke berada di depan tenda sedang mengobrol dengan salah satu ksatria. Duke Louis Aethelred Second Lead Male dalam novel dimana ia jatuh cinta pada FL yaitu sahabat kecilnya seperti sesuai peran tentu saja Louis kalah oleh Male Lead. Padahal Duke Aethelred lebih tampan daripada putra mahkota. Warna kulit coklat eksotis, tubuh tinggi, gagah, pintar. Kurang apa coba. Louis merasa jika ada seseorang memperhatikannya melirik ke samping. Anastasya merasa kepergok dengan segera mengalihkan mata. “Oh itu nona Volland! Duke bilang ingin berbicara dengan anda” ucap Roy ksatria yang menjemputnya. Anastasya melihat mereka berdua sambil menunjuk diri sendiri. Roy mengangguk cepat, Anastasya berjalan menghampiri mereka berdua dengan perasaan gugup. “Ikut aku kita bahas di dalam tenda.” Duke berjalan menuju tenda, Anastasya belum mengikuti Duke ia masih tetap berdiri di luar. “Nona kenapa anda tidak masuk?” tanya Roy melirik Anastasya sedari tadi meremas tangan dengan gugup. “Tenang nona, Duke tidak akan melakukan apa-apa pada anda.” Mendengar kata penenang dari Roy membuat rasa gugup Anastasya sedikit hilang. Anastasya melangkah masuk ke dalam tenda. Perempuan itu berdiri di depan Duke yang duduk di kursi tengah memeriksa laporan dari prajurit. Louis menyimpan laporan sekarang ia akan fokus dengan pembahasan yang dibicarakan dengan perempuan di depannya ini. “Tuan putri Volland Aku dengar Kau memiliki kekuatan sihir hitam yang begitu kuat?” Anastasya menggaruk kepala dengan raut wajah bingung, “Sebenarnya di bilang kuat pun itu terlalu berlebihan.” Karena masih ada Vivian yang sama-sama memiliki kekuatan sihir. Tapi bedanya sihir Vivian adalah sihir suci. Duke menghela nafas kasar ia memejamkan mata sejenak lalu menatap Anastasya dengan serius. “Besok Aku dan beberapa prajurit akan pergi ke garis depan untuk menggantikan prajurit-prajurit yang terluka.” Jelas Louis, Anastasya masih menyimak tidak berniat untuk bertanya ataupun memotong ucapan Duke. “Aku ingin bertanya apakah besok kau akan ikut ke garis depan?” “Tentu, bukankah itu alasannya saya di sini.” Louis memandang wajah Anastasya yang penuh percaya diri. Louis kembali menghela nafas kasar. “Kalau begitu besok kita akan berangkat pagi-pagi. Jangan menyesal dan meminta pulang" Ujar Louis penuh peringatan. “Tentu tidak akan!” Balas Anastasya dengan tangan dilipatkan di depan dada.
Cảm ơn
Ủng hộ tác giả để mang đến cho bạn những câu truyện hay
Chi phí 20 kim cương
Sự cân bằng: 0 Kim cương ∣ 0 Điểm
Bình Luận Sách (712)
nananana
WOWWW PERFECT SUKAA BANGETT SAMAAA CERITANYA SEMANGAT TERUSS BUAT PENULISNYA BIAR LEBIH BANYAK LAGI CERITA YG KYK GINI😍😍😍😍😍😍
31/05
0
Di Muara Kali Kabur
saya hidup tidak terlalu baik saya hidup sederhana makan pun Susa kadang dari pagi sampai malam baru kita makan
WOWWW PERFECT SUKAA BANGETT SAMAAA CERITANYA SEMANGAT TERUSS BUAT PENULISNYA BIAR LEBIH BANYAK LAGI CERITA YG KYK GINI😍😍😍😍😍😍
31/05
0saya hidup tidak terlalu baik saya hidup sederhana makan pun Susa kadang dari pagi sampai malam baru kita makan
03/05
0bgus mnarik
19/04
0Xem tất cả