Mereka pulang memakai Bus arah Cianjur, Sandi duduk bersebelahan dengan Yosef. Yosef pun memegang Handphone yang Yosef temukan di laci itu, namun Hand phonenya dalam keadaan mati dan terlihat seperti rusak , tapi Yosef akan memperbaikinya di rumah siapa tahu bisa menyala kembali. "Sef apa bisa itu Handphone diberbaiki lagi ? "ucap Sandi berada disebelahnya. "Insya Allah bisa nanti kalau aku enggak bisa benerin bisa lah ke orang lain yang pintar benerin Handphone ini". Sesampai di Terminal mereka pulang dengan arah masing - masing. "Heii .. heiiii .. sampai jumpa lagi ya kawan - kawan. "ucap Sela sambil melambaikan tangan. Sampai lah Yosef ke rumahnya. "Assalamualaikum .. Mahh .. "ucap Yosef. "Waalaikumsalam Sef, loh ko udah pulang lagi bukannya 10 hari liburannya. "ucap Mamah Yosef. "Pulang aja mah , soalnya udah puas liburan nya juga Alhamdulilah." ucap Yosef sambil rebahan di Sofa. "Kamu belum makan ya Sef , tuh Mamah udah bikinin Telur Balado, Tempe Orek sama Sambel terus ada lalapan nya kesukaan kamu semua, ayok makan bareng Mamah." ucap Mamah Yosef. "Makasih ya Mah, Bapak dimana mah ko enggak keliatan?" ucap Yosef. "Bapak masih di Sawah Sef biasa lagi jaga kan banyak burung." ucap Mamah Yosef. Yosef masuk ke kemarnya dan langsung merebahankan badannya di kasur yang empuk , dia pun baru ingat akan memperbaiki Handphone itu , karena Handphone itu mati total Yosef pun langsung mengisi daya Handphone itu sampai penuh , sambil menunggu Handphone itu penuh Yosef beranjak mandi , setelah mandi Yosef langsung menuju ke meja makan, ternyata Bapaknya sudah pulang dari Sawah. "Sef .. kok enggal lama liburanya katanya 10 hari. "ucap Bapak Yosef. "Ah pengen cepet pulang aja soalnya udah puas juga main disana Pak." Mereka pun menikmati makanan yang dibuatkan Mamah Yosef , setelah selesai Yosef baru teringat dengan Handphone yang sedang di isi daya, ternyata sudah penuh langsung Yosef menyalakan Handphone nya itu dan Yosef mengucapkan "Alhamdulilah" karena Handphone nya masih bisa menyala. Yosef memeriksa semua yang ada di dalam Handphone itu namun tidak ada yang mencurigakan dari Kontak Pesan , Galeri maupun Video. Suara dari Handphone lain pun berbunyi ternyata itu dari Handphone Yosef, ternyata Sandi, Husni, Windi dan Sela Video Call. "Halooooooooo ... "ucap Windi dengan suara ceprengnya. "Sef .. kamu udah menemukan sesuatu enggak di dalam Handphone itu? "ucap Sandi. "Belum nih semuanya udah diperiksa dari mulau Kontak Pesan, Galeri sama Video enggak ada yang mencurigakan. "ucap Yosef. "Masa ini teh enggak ada yang mencurigakan , tapi kenapa si Pocong itu nunjuk ke arah laci itu , bukan nunjuk maksud teh tapi mengarahkan ke laci itu , pasti ada sesuatu. Coba cek semuanya satu didalam File nya mungkin ada yang disembunyikan. "ucap Husni. "Iya nanti deh malam sekarang mau istirahat dulu cape duh perjalanan cukup jauh. "ucap Yosef. Yosef pun mematikan Video Call nya dengan mereka. Malam telah tiba Yosef pun ingat akan memeriksa Handphone itu sebelum tidur , lalu dia membuka File - file nya , Yosef sangat tidak terpikirkan untuk membukan File nya, Yosef langsung menebak di dalam ini pasti ada sesuatu dengan si Pocong itu. Yosef mun menyimpan Handphone itu di dalam laci karena sudah mengantuk, sesaat akan menutup mata tak disangka si Pocong itu ada didepan Yosef. "Cong? kamu ngapain kesini? ko kamu bisa tau rumah aku? "ucap Yosef yang kembali terbangun. "Saat kalian pulang aku mengikuti kalian , lalu aku memutuskan menuju rumahmu Sef. "ucap si Pocong. "Kamu enggak cape Cong ngikutin kita sejauh ini ? "ucap Yosef sambil menguap. "Karena aku enggak ada teman Sef , sedangkan cuma kamu dan teman kamu yang menerima saya, walaupun saya berwujub Pocong. Kalau kamu mau tidur ya udah tidur aja pasti cape perjalanan tadi sedangkan saya cuma terbang aja enggak cape haha. "ucap si Pocong. "Enak ya jadi Pocong mau kamana - mana tinggal terbang. "ucap Yosef . "Makanya jadi Pocong. "ucap si Pocong sambil menggoda. Yosef pun terkejut sambil memukul si Pocong itu. Pagi pun telah tiba , ada notip dari Apilkasi berwarna Hijau , ternyata 4 sahabatnya . Yosef membuka pesan dari Sela. "Seffff .. asli ini mah enggak tau sih Sela terbayang - bayang masih disana atau gimana ya , tapi si Pocong itu datang ke Sela Seff". Kemudian Yosef membukan pesan dari Windi ternyata isi nya sama, "Sef masa iya si Pocong ngikutin kita Sef , tadi Windi lagi makan ada di deket Windi tau". Selanjutnya Yosef membuka Pesan dari Sandi, "Sef enggak tau mimpi enggak tau apa yaaa apa emang halusinasi aku aja , cuma tadi pagi - pagi saat mau keluar di bangku ada si Pocong itu". Dan pesan terakhir dari husni , "Ya Allah Sef .. Astagfirulah tadi Sefff .. saya teh liat si Pocong itu di kamar saya Seff saat bangun tidur , gimana atuh Sefff .. Kenapaa si Pocongnya datang ke saya bukannya ke kamu ih". Yosef mun membalas semua pesan itu dengan balasan yang sama , "Sama aku juga di datangi". Lalu mereka pun melakukan Video Call , ternyata mereka terkejut ternyata si Pocong itu menghampiri semuanya.
Cảm ơn
Ủng hộ tác giả để mang đến cho bạn những câu truyện hay
terimakasih KK,alur ceritanya bgus ,,saya smpai ngakak baca novelnya ,smngat KK ,,
01/07/2022
0crita lawak.. but ada paet seram.. tapi best bila baca time mata x ngantok
21/05/2022
0Gara Gara novel ini sy jadi suka baca novel yg lain. Bagus Ceritanya kak sy suka👍🏻👍🏻💗
04/03/2022
10Xem tất cả