Tổng quan
|Mục lục
- (các) Thẻ:
- Drama
- Persahabatan
- Sekolah Menengah Atas
- Remaja
Vina dan Aidan seorang murid SMA yang menemukan bayi perempuan di samping sekolahnya. Vina merasa nasibnya sama seperti bayi itu dan ingin merawatnya. Setelah membawanya pulang dia kira semua akan berjalan dengan mulus, ternyata tidak. Vina mampu dari segi finansial, tapi dia kesulitan dengan pandangan masyarakat. Apakah vina meneruskan merawat bayi itu atau malah menyerahkannya ke panti asuhan?
Bản cập nhật mới nhất
Lựa chọn của biên tập viên
Đề xuất cho bạn
Bình Luận Sách (502)
- Tổng cộng: 86
Chương 1 PENEMUAN BAYI
"Tidak bisakah Ibu memberi kami satu kesempatan untuk menjelaskan semua ini?" tanya Aidan.
"Maaf, terChương 2 MASALAH YANG MENUNGGU
"Gak bisa gitu Vina, ini akan menjadi masalah besar, biar aku yang membawanya," tegas Aidan.
"Tidak aChương 3 ES BALOK?
"Tidak apa, Mbak. Mbak sudah boleh membawa Davira ke kamar kok. Sekarang saya mau menyiapkan keperluChương 4 BU ENDANG
"Diam!" Vina membekap mulut Sasha sambil melotot.
"Hehe, kita lagi bercanda ya? hahaha," ucapnya sambChương 5 KAMU ANAK HEBAT
"Assalamualaikum,"
"Wa'alaikumussalam, masuk Neng," ucap Bu Rt sambil mempersilahkan duduk di kursi tChương 6 KEGALAUAN SASHA
"Iya Bi, nanti uangnya aku taruh di dekat tv ya, ini sudah selesaikan Bi?"
"Sudah Non,"
"Aku kedepan dChương 7 DAVIRA COLLECTION
Jam 6 pagi Vina bersiap dengan outfit kantor berwarna mint dan pashmina putih, dilengkapi juga dengaChương 8 KERIBUTAN
Tiba di lantai 3, dia kira keributan seperti biasa. Yang mana para pembeli berebut barang, ternyataChương 9 PERASAAN ALBY
POV Alby
Namaku Alby Byantara, aku menjabat sebagai Manajer di Davira Collection, sebenarnyaChương 10 POV SASHA
POV Sasha
Pak alby dan Mama terus saja mengobrol sepanjang jalan pulang, pembicaraan mereka sChương 11 FLASHBACK VINA
"Vi, lo kenapa?" dia hanya diam
"Vi, katakan! jangan membuatku takut,"
"Tidak apa Sha, aku baik-baikChương 12 FLASHBACK 2
Aku terbangun saat jam di kamar ini menunjukan angka 2 pagi. Pria gila ini masih tertidur di sampingChương 13 PEMBUAT ONAR
Sudah satu bulan aku berada di rumah Oma, semua orang yang ada di sini sangat baik padaku.
Oma mengaChương 14 HUKUMAN ALBY
[Kalau begitu, boleh dong saya minta uangnya?]
[Tentu saja, mau berapa? nanti saya transfeChương 15 HARAPAN MAMA
POV Aidan
Setiap hari minggu aku mengecek semua bisnisku dan Papa. Biasanya sebelum pulang akChương 16 KONDANGAN
Setelah makan malam Vina duduk di kursi kerjanya dia mengerjakan beberapa berkas yang dikirim via emChương 17 SAYA SUDAH MENIKAH
"Nantilah agak siangan, kalau gue jemput jam segini masih kepagian, kesihan dia," ucap Alby menatapChương 18 BERAWAL DARI KATA MAAF
"Terima kasih. Kamu mau makan apa? sebagai tanda permintaan maaf saya, saya akan ambilkan apapun yanChương 19 SALAH PAHAM
"Vina bagaimana kalau kita membuat taman di halaman belakang?"
"Untuk apa?"
"Untuk Davira bermain,"Chương 20 ORANG TUA YANG GILA
"Iya, iya, Bi!!" Lina menekan nomor Sasha dengan tangan gemetar. Saat panggilan terhubung Lina dengaChương 21 AKU YANG AKAN MEMBUNUHNYA
"Siapa kamu, bocah?!! jangan sok menjadi pahlawan!!!" teriak Bapak.
"Lepaskan dia!" ucapnya dingin meChương 22 WAWANCARA
Mereka hanyut dengan perbincangan yang seru. Tiba-tiba 10 orang masuk bersamaan ke ruangan Vina, BuChương 23 DUEL
"Sangat mengenalnya, mereka orang terdekat saya," ucapnya menunduk menahan air mata.
"Bolehkah kami mChương 24 KE KUA
"Mas kok bilang gitu sih, kita kan belum nikah,"
"Perkataan adalah doa, semoga saja menjadi kenyataanChương 25 DIBALIK MAKSUD MAKAN SIANG
"Jadi, cemburu nih?"
"Gak."
"Ngaku aja, pasti cemburu kan kekasihnya di peluk cewe lain?"
"Nggak! kekChương 26 LAGI BAHAGIA AJA
Pagi Minggu badan Vina sudah pulih, dia berolahraga berkeliling komplek, berlari lari kecil sambil mChương 27 AJAKAN ATAU PERINTAH
Sasha dan Vina terkekeh melihat ke cafe cake, di sana sudah di penuhi semua karyawan DC. Mereka mengChương 28 KEBAKARAN
"Mau Ibu, apa? kenapa selalu mengurusi kehidupan Mbak Vina? apakah ibu yang ngasih dia makan? apakahChương 29 CERITA PAK SAJID
3 jam di perjalanan, akhirnya sampai di tempat. Vina menghentikan mobilnya di depan dan keluar, diaChương 30 SATU KAMAR BERDUA
"Pak, apakah kita harus memberitahu Bu Azkiya tentang ini?"
"Tidak perlu, Aska."
Keesokan harinya PakChương 31 GAMBARAN MASA DEPAN
"Kau tidur saja di kasur, aku akan tidur di sofa ruang tamu," ucapnya, Vina pun mengangguk. Aidan beChương 32 PULANG SENDIRI
Aidan sudah pergi, di kamar hotel tersisa Vina yang sedang duduk di meja rias. Dia merias wajahnya sChương 33 AIR KERAS
Vina melihat ada 5 panggilan dari Sasha, dan saat itu juga ia langsung menelpon kembali.
[Ada apaChương 34 BUKAN SIFAT ASLI
"Davira di rumah, Dek," jawab Vina.
"Kok gak di bawa, aku kangen," Olla merengek, Aidan yang sudah seChương 35 HAMPIR DICULIK
Jam 4 sore Vina meminta izin untuk pulang, saat ingin memesan taksi online, satu keluarga itu kompakChương 36 BERAKHIRNYA UJIAN
Pagi harinya saat Vina ingin berangkat sekolah tiba-tiba Bu Endang datang.
"Ngapain sih kemarin ributChương 37 FOTO-FOTO DI GRUP SEKOLAH
"Ah, sudah lah, jodoh hanya Allah yang tahu," Vina menepis di depan wajahnya menghilangkan bayangan-Chương 38 KECELAKAAN
"Saya mau bertanya," ucap Bu Dahlia. Vina membenarkan duduknya dan memandang Bu Dahlia.
"Apa motif kaChương 39 PENGUNTIT
Setelah mendengar ucapan Alby, mereka terdiam dan terdengar suara pintu yang terbuka, Mama Rossa menChương 40 MUNDURNYA TANGGAL PERTUNANGAN
"Mau apa hm?" bisik Aidan, Vina ingin bangun tapi pinggangnya di peluk Aidan.
"Lepas Kak!"
"Jawab dulChương 41 KELUARGA HANGAT
"Mama, Alby langsung pulang," Alby menyalami tangan Mama Dilla.
"Gak mampir bentar, Nak?"
"Gak, Ma. NChương 42 TEROR
Setelah pulangnya Mama Rossa siang itu, dia tidak bisa kembali lagi ke rumah sakit. Karena mengingatChương 43 KONFERENSI PERS
Setelah menyelesaikan administrasi Aidan kembali ke kamar inap Vina.
Dia melihat wajah Vina yang memChương 44 KEJAILAN AIDAN
"Karena detail kronologi sudah diceritakan Vina, saya hanya menambahkan sedikit bukti." Aidan memperChương 45 HANYA MELUDAH
Lagi, lagi, Vina dan Aidan kesulitan untuk bepergian. Sejak Vidio konferensi pers itu viral, merekaChương 46 RENOV HALAMAN BELAKANG
"Bram?"
"Iya, Mbak. Pak Bram Dhanurendra,"
"Oh ya?!" kaget Vina, ia langsung membukakan pagarnya danChương 47 KAK PUTRI
Hari ini Vina, Sasha, dan Alby pergi ke Davira Jewelry. Vina awalnya tidak ingin satu mobil dengan mChương 48 CANTIK
"Baiklah, gue pulang duluan ya,"
"Hati-hati di jalan," Vina terus tersenyum, semua orang pasti mengirChương 49 SIKAP YANG MANA?
Pagi harinya Vina seperti biasa, berolahraga mengelilingi komplek, saat di jalan dia bertemu denganChương 50 LEBIH MUDA
"Tentang apa?" tanya Mama Rossa dengan lembut. Sasha menunduk sambil meremas-remas jari, tanda dia gChương 51 MENARIK CELANA
Saat Vina sudah selesai tanda tangan dan cap 3 jari, dia ingin menutup bolpoinnya tapi karena mendenChương 52 SISI KEJAM AIDAN
"Kamu sih bilangnya calon suami, coba bilang yang lain,"
"Terus apa lagi? kan sebentar lagi jadi suamChương 53 LITTELE BOSS
Saat Adzan magrib Vina terbangun. Kepalanya pusing, dia melihat jam weker di nakas dan beranjak dengChương 54 MENIKAH DENGANKU
"Kenapa harus bertemu dengannya lagi dan lagi?! Apa dunia ini terlalu sempit?" batin Vina.
"KaChương 55 ARE YOU OKAY?
Sasha masuk ruangan Alby dengan tergesa-gesa.
"Sayang, hati-hati," Alby mengambil Davira dari gendonChương 56 KABUR
For Azkiya Belvina Putri
Ini aku, Aidan Bakhtiar Dhanurendra. Aku tidak tahu harus mengungkapkannya dChương 57 BRIDAL SHOWER
Selesai makan Vina masuk ke kamarnya dan menghubungi teman-teman sekelasnya untuk ikut merayakan briChương 58 H.A?
Dia berjalan menuju ruangan restoran depan, tiba-tiba di tengah jalan seseorang membekap mulutnya daChương 59 PENGKHIANAT
"Menjauh dariku," Vina mendorong dada pria yang ada di depannya itu.
"Aku sudah lama menyukaimu, tapiChương 60 SAY YES
"Kemarilah Sayang," ucap Aidan dengan lembut, Vina yang sedang di rangkul Sasha pun menoleh pada temChương 61 PAKET DI PAGI HARI
"Masuk, Mbak. Den Aidannya udah pergi," ucap Mbak Lina yang langsung berlari ke sofa setelah mengataChương 62 DIA BAYI SAYA
Pagi sekali Vina sudah bersiap dengan pakaian kebayanya, dia duduk di sofa sambil memangku Davira.
"SChương 63 SAH!
"Maksudnya?" tanyanya Mama Dilla semakin kebingungan.
"Perkenalkan saya Aidan Bakhtiar Dhanurendra, CChương 64 YOU ARE REASON I SMILE
Aidan membawa mereka ke pantai yang sangat indah. Semuanya terkagum-kagum melihatnya.
"Pejamkan matamChương 65 MAKSUDNYA?
POV Sasha
Sore hari, acara sudah selesai, dan di rumahku hanya tersisa berntakannya. Pipiku pegal, taChương 66 MELAKUKANNYA
Setelah selesai sholat Alby berbaring di paha Sasha.
"Sayang," panggil Alby.
"Hm," jawab Sasha.
"Kamu mChương 67 MEMANIFULASI
Jam dinding menunjukkan pukul 11 malam, Sasha dan Alby baru selesai mengeringkan rambut di meja riasChương 68 INSECURE
Keesokan harinya Aidan dan Vina cek out dari penginapan, dan menuju kediaman Dhanurendra.
"AssalamualChương 69 SESEORANG BERHODIE HITAM
[Vina, dengarkan aku! Aku tahu sulit bagimu untuk menghilangkan semuanya, aku tahu aku sangat menChương 70 WANITA ULAR
Malam hari setelah Davira tertidur, Bibi dan Mbak Lina sedang sibuk packing di kamar masing-masing,Chương 71 KANDANG SINGA
Sesampainya di markas besar pelayanan satpam & bodyguard yang di bawah naungan Dhanurendra. Aidan meChương 72 ADA YANG BANGUN
"Kamu ngapain di dalam?"
"Nggak apa-apa, Ma. Cuma lihat-lihat kamar kakak aja,"
"Yaudah ayo ke bawah."Chương 73 MEMBERINYA PELAJARAN
Tidak lama terdengar suara pintu terbuka dan berbarengan dengan suara ketukan high heel mahal yang bChương 74 KERJA SEKALIGUS LIBURAN
[Berikan jas mu padaku, aku akan mengantarkannya ke laundry,]
[Oh terima kasih,] KairoChương 75 FAKE ACCOUNT
4 jam berlalu, akhirnya mereka sampai di Hotel Dhanurendra. Perjalanan kali ini lebih lama dari sebeChương 76 MENYUSUL
"Ssttt, adzan, Sayang. Gak boleh berisik," Davira pun menutup mulutnya seperti terkejut. Remaja danChương 77 80 %
Dengan cepat Aidan mengambil kunci mobil yang berada di tangan Vina.
"Kak, aku bisa sendiri,"
"Tidak!"Chương 78 KAKAK IPAR TERTHE BEST
"Bohong kayaknya ya,"
"Haha. Iya."
Sampai di ruang makan, meja itu sudah penuh dengan makanan-makananChương 79 MAKAN MALAM BERSAMA
Diruang tamu, sudah ada Mama, Davira, Olla, mbak Lina dan bibi yang sudah rapi dengan pakaian merekaChương 80 BAD HEADLINE
Pernikahan Aidan dan Vina tersisa 1 Minggu lagi, mereka berdua sama-sama sibuk dengan kerjaan sehingChương 81 AIB
Tidak lama suara ketukan pintu membuat Bibi berlari untuk melihat siapa tamu itu. Ia sedikit membukaChương 82 PERNIKAHAN KITA PERCEPAT
Vina menatap Rossa, ia hendak menggeleng tapi seketika pundaknya disentuh Aidan, mata itu pun beraliChương 83 MENANTU BUKAN PEMBANTU
"Ja-jangan sekarang. Aku sedang berhalangan,"
"Oke." jawabnya sembari tersenyum.
Aidan memajukan kursiChương 84 KAMU ISTRIKU
Rossa memanggil semua asisten rumah tangganya, dan tidak lama 5 art pun datang …
"Bibi-bibi jika keluChương 85 SIMBIOSIS MUTUALISME
H-2 Resepsi
Di sela kesibukan mereka mengurus pernikahan yang sudah semakin dekat tiba-tiba digemparChương 86 THE END
"Mom."
"What are you doing, baby?"
"Wing," ucapnya sambil mengacungkan pensil warna yang ada di tangan









ceritanya bagus sekala saya suka sekali terimakasih
23/08/2022
2seruu bagusss
3d
0saya suka cerita nya 🥰
26/04
0bagus kak
26/03
0serrrrruuu banget ya dan saya bisa belajar membaca
13/03
0filmnya bagus..seneng bgt
04/03
0good
22/02
0bgus bgt
03/01
0bagus
18/12
0terimakasih juga semangat iya🥰
22/10
1