Tổng cộng : 74Part one
Terik matahari serta hembusan anginya terasa begitu panas, Erwin seorang perwira polisi sedang berad
readmore Part two
“Akhirnya kamu datang juga,” ucap wanita ini sambil melipat kedua datangnya ke arah depan. “Ada apa
readmore Part Three
“Mengenai kasus yang sedang menjadi tranding topik di media sosial saat ini, tidak perlu kamu hirauk
readmore Part four
“Anda ternyata masih belum mengetahuinya, mentri pertahanan saat ini mengirim anaknya untuk pergi ke
readmore Part Five
“Permisi,” ucap pria mudah ini dengan sangat sopan. “Ada apa?” tanya Erwin. Saat ini detektif magang
readmore Part six
“Madam, jika tidak keberatan. Sehabis makan siang hari ini, maukan anda pergi ke sebuah salon?” “Tid
readmore Part seven
“Tentu saja, aku akan segera pergi menemui kamu. Tetaplah di sana aku akan segera sampai!” Lalu pangg
readmore Bab eight
“Saat ini kamu sedang bersama denganku, mengapa kamu menyentuh ponselmu? Apakah kamu tidak bahagia?”
readmore Part Nine
“Tuan ada apa? Mengapa saat ini anda terlihat gelisa?” tanya sang supir saat ini terlihat ingin tahu
readmore Part ten
“Bersujudlah di bawah kakiku, setelah itu. Aku akan memikirkannya, mungkin saja aku akan memaafkan d
readmore Part eleven
“Sangat lucu medengarmu mengatakan hal itu,” sebut bu Rina saat ini terlihat tidak percaya dengan ap
readmore Part twelve
"Baiklah begini detektif, saat ini apakah anda sudah melihat media sosial? Sudahkah anda membaca art
readmore Part Thirteen
“Papa kamu pasti akan mengurus ini untukku?” tanya Gilang saat ini memastikan. “Apakah papa pernah be
readmore Part Fourteen
Saat Ewin mendengar ucapan dari wanita ini, hanya bisa geli di dalam hatinya. Wanita ini berbicara h
readmore Part Fifteen
“Detektif, saat ini meski pun kepala komisari bukanlah orang yang baik. Namun saat ini kita bisa men
readmore Part Sixteen
Tempat ini juga merupakan suatu jalan buntu, tidak mungkin jika tempat ini dilewati oleh orang. Namu
readmore Part Seventeen
“Saat ini saya sangat senang mendengarnya, namun kekhawatiran saya juga. Tidak kalah besarnya,” “Pak
readmore Part Eighteen
“Rina mengapa hidupmu sangat beruntung sekali, kamu terlahir dari keluarga yang sangat kaya. Juga me
readmore Part Nineteen
“Apa yang aneh, bukannya sudah menjadi tugas seorang wartawan. Untuk mencari tahu sumber dari masala
readmore Part Twenty
“Kamu tahu gelas itu, gelas itu adalah gelas pemberian dari kekasihku. Itu adalah gelas kesayanganku
readmore Part Twenty-one
“Kamu tahu gelas itu, gelas itu adalah gelas pemberian dari kekasihku. Itu adalah gelas kesayanganku
readmore Part Twenty-two
“Saat ini, aku bicara ini bukan karena takut kehilangan orang seperti kamu. Namun aku sendirilah yan
readmore Part Twenty-three
“Saat ini apakah kamu benar-benar yakin jika dia menaruh kamera di sini?” tanya detektif Bryan saat
readmore Part Twenty-four
(Berita terkini, kemarin hari sekitar pukul satu siang. Telah di temukan satu mayat, jenaza tersebut
readmore Part Twenty-five
“Namun tetap saja, mereka adalah seorang polisi. Mereka tetap tidak bisa untuk dipercaya!” ucap Istr
readmore Part Twenty-six
“Baiklah, sebelum itu. Apakah anda mencurigai sesuatu tentang beliau?” tanya detektif Bryan saat ini
readmore Part Twenty-seven
Sedangkan madam Rina saat ini, yang sudah merasa tersinggung. Saat ini mulai memikirkan sebuah cara,
readmore Part Twenty-eight
Lalu saat ini, video yang sedang viral itu pun mulai ditunjukkan kepada Gilang. Dengan santai, Gilan
readmore Part Twenty-nine
“Tidak ada, masih masalah lama. Saat ini bolehkah saya meminta waktu anda sebentar?” Lalu saat ini, m
readmore Part Thirty
Sedangkan detektif Erwin yang saat ini tertinggal di dalam ruangannya sendirian, saat ini tidak bisa
readmore PART THIRTY-ONE
Terlihat saat ini detektif Dimas mulai ragu, saat ini menurut detektif Dimas. Mereka juga harus meni
readmore Part Thirty-two
Lalu saat ini kepala komisaris mulai mengambil alih pekerjaan, saat mendengar jika wanita ini sedang
readmore Part Thirty-three
“Madam apakah anda yakin dengan ini? Anda ingin kamu menaruh narkotika pada masakkan kami. Apakah it
readmore Part thirty-four
Saat ini madam Rina mulai tertawa, tawa dari madam Rina saat ini. Terdengar sangat menakutkan, madam
readmore Part Thirty-five
“Menganai kabar yang ingin kamu sampaikan, saat ini aku ingin tahu. Aku sampai tidak bisa tidur, aku
readmore Part Thirty-six
“Tante tolong jangan bunuh dia, aku mohon. Aku tidak ingin ada darah yang ditumpahkan lagi, saat ini
readmore Part Thirty-seven
“Kalau begitu bisakah kamu membawahku ke suatu tempat, aku tidak bisa Kembali ke rumahku. Lagi pula
readmore Part thirty-nine
“Apakah saat ini anda mempunyai rencana?” “Untuk saat ini saya hanya mengandalkan kamu,” “Sayang sekal
readmore Part Thirty-nine
“Tentu saja, aku akan ke rumahmu anda malam ini!” ucap detektif Dimas saat ini menyetujui. “Baiklah d
readmore Part forty
Lalu saat ini detektif Erwin hanya memikirkan satu hal, dia akan mendesak kepala komisaris untuk mem
readmore Part Forty-one
Lalu Dea mulai menganti perban di luka detektif Bryan, terlihat jika lukanya saat ini semakin memara
readmore Part Forty-two
“Nyonya seperti yang sudah saya katakan kepadamu, kita harus segera menyingkirkan suamimu. Ini untuk
readmore Part Forty-three
Di tempat lain saat ini, detektif Bryan terlihat semakin melemah. Dea saat ini terlihat tidak bisa m
readmore Part Forty-four
“Tidak perlu saat ini aku baik-baik saja!’ “Teman jangan keras kepala, ini bukan hal sepelah. Kamu bi
readmore Part forty-five
Lalu saat ini detektif Dimas mulai menelepon detektif Erwin, memberi tahu jika saat ini detektif Bry
readmore Part Forty-six
“Maafkan aku tante, di kantor pekerjaan lumanyan banyak. Tante tahukan aku selalu cemas Ketika ada p
readmore Forty-seven
“Detektif apakah anda baik-baik saja?” ucap Dea yang saat ini baru saja datang. “Nona Dea? Mengapa an
readmore Forty eight
“Erwin kamu belum pernah berkeluarga, jadi kamu tidak akan pernah mengerti dengan apa yang sedang ak
readmore Part Forty-nine
“Saat ini saya akan menjawab semua pertanyaan yang diberikan kepada saya, saat ini tentu saja saya s
readmore Part Fifty
Namun saat ini istrinya hanya memberikan kepala komisaris sebuah senyum tipis, saat ini dari senyum
readmore Part Fifty-one
Lalu saat ini para polisi mulai mengamankan keadaan, semua orang yang ada di dalam Gedung ini ingin
readmore Part Fifty-two
Mendengar perkataan detektif Dimas, saat ini Dinda menjadi semakin tidak percaya. Saat ini Dinda lan
readmore Part Fifty-three
“Saat ini aku tahu kamu harus membawah wanita itu pergi ke mana, aku memiliki sebuah apartment yang
readmore Part Fifty-four
“Madam?” tanya Erwin saat ini terlihat bingung melihat ada madam Rina di dalam ruangan kerjanya. “Er
readmore Part Fifty-six
“Komisaris Erwin,” panggil seorang detektif wanita yang saat ini baru saja memasuki ruangan kerja Er
readmore Part Fifty-six
“Kamu benar detektif Dimas, kita harus segera mencari informasi. Kamu tahu saat ini melakukan intero
readmore Part Fifty-seven
“Kepala komisaris saat ini anda tenang saja, saya akan berhati-hati. Saat ini saya bisa menjaga diri
readmore part Fifty-eight
‘Liona beri tahu aku, siapa yang melakukan ini? Apakah kamu tahu siapa dalangnya?” “Tentu saja aku ta
readmore Part Fifty-nine
“Komisaris Erwin saat ini apakah anda serius?” tanya detektif Dimas. “Aku serius, aku juga baru saja
readmore Part Sixty
“Sayang apa pun yang sudah kamu lakukan, kamu tidak boleh menyesalinya. Jika kamu belum bisa berhent
readmore Part Sixty-one
“Madam aku pun sudah memerintahkan beberapa bawahan untuk mencari wanita itu, namun sampai sekarang
readmore Part Sixty-two
“Saat ini akan lebih baik jika kamu bersikap baik kepadaku, jika kamu bersikap baik maka aku akan me
readmore Part Sixty-three
“Nyonya sepertinya anda salah orang, saya baru saja pergi dari kampung saya. Saya pergi ke kota untu
readmore Part Sixty-four
Keesokan harinya, saat ini di kantor polisi di dalam ruangan kerja komisaris Erwin. Terlihat jika sa
readmore 65
“Madam sebenarnya saya pernah bekerja dengan seorang pengusaha kaya, bisa dikatakan saya pernah menj
readmore Part sixty six
Saat pertama kali Liona mendengarnya, Liona tidak percaya. Jika dia akan mendapatkan ancaman, meski
readmore Part Sixty seven
“Maafkan saya detektif Dimas!” ucap detektif Bryan kepada detektif Dimas. “Detektif beruntung sekali
readmore Part sixty-eight
Saat ini terlihat, jika Liona mulai tersinggung dengan apa yang madam Rina katakan. Saat ini akhirny
readmore Part Sixty-nine
“Liona kamu tahu, ada beberapa hal yang tidak perlu kamu pikirkan. Lagi pula untuk apa kamu susah pa
readmore Part seventy
Lalu saat ini setelah detektif Dimas selesai berdiskusi dengan komisaris Erwin, detektif Dimas pun m
readmore Part seventy-one
“Madam saat ini anda sepertinya sangat Lelah, anda hari ini mengajari saya banyak hal. Apakah perlu
readmore Part seventy-two
“Liona menurutmu apakah yang harus aku lakukan sekarang? Saat ini aku sudah seperti orang gila. Ini
readmore Part seventy-three
“Kalian sudah memastikan jika tidak ada satu orang pun yang bisa menolongnya?” “Iya madam!” “Lalu saat
readmore Part seventy-four
“Namun komisaris untuk apa aku tetap baik kepadanya, itu akan menjadi sia-sia. Pada dasarnya mantan
readmore
good
04/08
0good
04/08
0baguuus
30/07
0bguss bnngtt
09/06/2025
0aku senang sekali
03/05/2025
0bagus banget
04/12/2024
0lanjut
13/10/2024
0saya mau top up ff
26/09/2024
0nice banget
26/07/2024
0APELIKASI NY SANGAT 👍
04/07/2024
0