Tổng cộng : 33Part. 1
"Bismillahirrahmanirrahim. Nurhafiza Aulia Rahma binti Ramlan Santoso, hari ini jam 5 sore kamu saya
readmore Part. 2
"Eh, oh iya. Alya belum makan, pasti lapar." Jadwal makan sorenya memang kubuat lebih awal, agar set
readmore Part. 3
Mataku mulai terpejam. Biasanya Mas Haris akan menyusulku ke kamar ini jika menginginkanku mengisi m
readmore Part. 4
"Bu, sebenarnya Fiza masih dalam masa ...." Langsung kuhentikan bicaraku, hampir saja keceplosan. Ma
readmore Part. 5
Acara yang diisi dengan seminar kecil dengan tema 'Menjadi Ibu Luar Biasa untuk Anak Istimewa' dan b
readmore Part. 6
"Tadi kata Dokter Raihan gimana, Mas? Sakit apa katanya?" tanyaku 'tak sabar ingin segera tahu. Kutat
readmore Part. 7
Seminggu sebelum aku menceraikan Fiza, aku pergi ke rumah Ibu mertua di kampung. Aku ingin kabar per
readmore Part. 8
Secercah bahagia langsung memancar dari wajah bocah cilik di depanku itu. Lalu disusul dengan senyum
readmore Part. 9
"Oh, i--iya. Lho, mana Rani, kok belum datang juga?" tanyanya sambil melihat sekelilingnya tanpa men
readmore Part. 10
Khawatir kelamaan, dia nanti ngambek." Mas Haris tertawa kecil sambil berdiri di sampingku. "Sekali
readmore Part. 11
Dengan suara tertahan, aku tak mau kalah menjawab kekecewaan Mas Haris yang dilontarkan kepadaku. He
readmore Part. 12
Mengasuhnya, sungguh sangat menguras tenaga dan emosi. Sementara Mas Haris tidak selalu bisa ada di
readmore Part. 13
"Iya, dong, Yah. 'Kan oleh-oleh dari Nenek." Hanif menunjukkan baju barunya lebih dekat ke ayahnya. "
readmore Part. 14
Terdengar nada panggilan di ponsel merah hati berlogo buah apel yang sedang dipegang Bu Wirya. Belia
readmore Part. 15
Kuambil dan kumatikan. Kini saatnya Alya menjalani terapi bersama aku, ibunya. Aku duduk di depannya.
readmore Part. 16
Di jalanan terdengar anak-anak bermain riang. Ada yang bersepeda, main sepatu roda, atau sekedar be
readmore Part. 17
Detik itu, aku merasa, apa yang aku alami masih jauh lebih ringan dari musibah yang menimpa majikan
readmore Part. 18
"Kamu yakin, Mas? Itu kan, sekarang. Tapi, gimana nanti jika kamu sudah punya anak dan istri lagi. A
readmore Part. 19
Kuusap wajahku kasar. Bagaimana caranya menyampaikan rencana rujukku ke Ibu? Nanti jangan-jangan sak
readmore Part. 20
Belum sempat tangan ini menjangkau, ternyata tangan putih perempuan di sampingku lebih cepat mengamb
readmore Part. 21
[Kamu itu bisa saja, Fiz. Itu kenapa uang masih diselipin juga. Itu kan untuk kamu dan anak-anakmu.
readmore Part. 22
Lalu dengan cepat kuraih ponsel putihku dari tangan mungilnya. [Sudah dulu ya, Mas. ini saya lagi mau
readmore Part. 23
Langit terlihat tertutup mendung. Kulirik jarum jam di tanganku menunjuk angka 12.35. Kini waktunya
readmore Part. 24
"Ada apa, Bu." Mbak Sani memijit punggungku, tampat raut khawatir pada wajahnya. "Nggak apa, Mbak."
readmore Part. 25
"Inggih, Bu." Setelah itu Ibu mengakhiri panggilan teleponnya. Kini aku harus segera mencari tiket un
readmore Part. 26
"Maaf, dengan Kak Fiza?" tanya gadis berkaca mata itu dengan sopan padaku. "Oh, iya. Sinta, ya?" "Iy
readmore Part. 27
[Malam, Pak Bin. Gimana perkembangannya?] Pak Bintoro adalah orang kepercayaanku. Aku sedang minta to
readmore Part. 28
Lalu kucari nomor kontak Mbak Sani. Baru saja akan kuhubungi, Mbak Sani muncul dengan motor matic-ny
readmore Part. 29
Seketika perempuan di depanku itu menangkup mulutnya dengan kedua tangan. Terlihat matanya berair,
readmore Part. 30
Demikian juga dengan Hanif. Setelah kusetelkan murotal dari ponsel putihku, aku dan Kak Sari keluar
readmore Part. 31
"Iyakah, Bu?" tanya Kak Sari yang langsung dijawab Ibu dengan anggukan. Sesaat suasana hening lagi, t
readmore Part. 32
Kutepis pelan tangannya, lalu aku beranjak duduk dan mencoba makan sendiri. Beberapa suap nasi pun,
readmore Part. 33
Tanganku menepis pelan tangan kokoh yang menyentuh tanganku. Aku menatap laki-laki di depanku itu de
readmore
Ceritanya menarik
25/09
0menarik, dan asyik
30/04/2025
0novelnya sangat bagus
28/04/2025
0bagus bgtt
24/04/2025
0saya sangat suka dengan alur cerita ini
28/02/2025
0alurnya bagus patu di contoh si
07/01/2025
0asik
07/01/2025
0muito bom gostei muito
07/01/2025
0Asik sih
06/01/2025
0seru ceritanya
05/01/2025
0