logo text
Idagdag sa Library
logo
logo-text

I-download ang aklat na ito sa loob ng app

Lihat Aku!

Malam yang biasa sepi hari itu sangat ramai. Bahkan suara jangkrik direrumputan tidak lagi terdengar.
Banyak warga keluar dari rumah mereka untuk menyaksikan pasangan atasan dan karyawan yang tertangkap basah bertemu di pertengahan malam.
Sebuah rumah sederhana kecil layaknya perumahan biasa yang saling bersanding menyatu dengan rumah lainnya tampak sangat ramai dikerumuni warga.
Rumah RT perumahan bukit barisan telah menjadi bahan tontonan warga yang sangat penasaran dengan kejadian yang menggemparkan seluruh isi perumahan tersebut.
OUya duduk melipat kaki kebelakang diatas sebuah karpet merah sejenis ambal lembut. Didepannya Pak RT serta Bu RT duduk menghadap dia sementara Disebelah ouya, Hiyun dengan amat santai duduk bersila menyandar dinding rumah kecil satu petak ruangan tamu.
Rumah diperumahan biasa dengan bentuk kotak memanjang dan dua kamar tidur yang saling berdekatan dengan ukuran minimum.
Dapur sengaja dibangun dibelakang rumah menggunakan bahan papan untuk memperlebar ruangan Rumah yang tidak begitu besar.
"Kan udah kujelasin tadi lho pak Rt"
"Tetap saja Pak RT mu ini gak percaya karena gak ada buktinya"
"Ya elah pak RT,liat baju kami aja masih nyangkut dibadan, liat ini liat" Ouya menunjuk lehernya
" bekas merah merah dileher pun gak ada"
"Tapi tetap aja gak percaya, pasanganmu sendiri pun udah ngaku kalian buat mesum"
"Boss, bilang donk ke Pak RT kita gak buat mesum" ouya memandang hiyun yang melirik kearah ouya dengan senyuman nakal.
"Sudah pak RT, nikah kan saja kami , gak apa apa kok"
"Boss,, " bentak Ouya sembari berdiri memandang kebawah, menatap Hiyu dengan tatapan kesal.
Sebuah mobil fortuner hitam berhenti tepat di gank depan Rumah pak RT. Semua mata warga yang memandang seketika mengalih ke arah mobil tersebut.
Seorang wanita tua dengan baju Sutra mewah longgar berbordir bunga bunga kecil berwarna coklat sepanjang melebihi lutut kaki keluar dari dalam mobil.
Rambut putih tergulung kebelakang. Ia mengenakan sepatu tanpa hak dan membawa tas channel abu abu ditangannya.
Kalung emas putih melingkar indah dileher wanita tua tersebut, dengan sepasang anting anting yang juga terbuat dari emas putih. Ditangannya terdapat jam berwarna emas kecil.
Semua mata memandang penuh pesona melihat wanita tua yang berjalan begitu anggun memasuki rumah pak RT.
Mereka menyingkir memberikan jalan kepada wanita tua yang masih sanggup berjalan tegap di ikuti oleh seorang bodyguard berwajah sangar.
"Nenek?" sontak ouya terkejut menatap wanita tua yang telah masuk kedalam rumah. Pak RT dan Bu RT Bahkan telah berdiri menyambut kedatangan Wanita tua tersebut.
Mereka tidak menyangka orang kaya tersebut mau menginjakkan kaki dirumah biasa. Dengan segera mereka mempersilahkan Wanita tua duduk di atas karpet biasa karena tidak adanya sofa diruangan tersebut. Namun wanita tua itu tampak masih berdiri menghadap ouya.
"ouya... ouya.. sudah nenek bilang menginap saja dirumah, kalian bisa berbuat mesum sesuka hati."
"ya ampun nenek, kami gak pernah berbuat mesum lho nek"
"sudahlah tidak usah berbohong lagi"
"kalau gini Aku gak punya pilihan lain selain jujur" gumam Ouya dalam hati merasa kesal karena sikap bos nya yang tidak mengatakan kejadian sebenarnya. "nenek, sebenarnya, aku bukan ouya teman Boss yun. Aku Cuma karyawan biasa yang baru diterima kerja 3 hari yang lalu"
"lalu?"
"Kok lalu sih, nenek kok gak kaget ya" gumam ouya dalam hati "lalu kami gak pernah buat mesum nek, ciuman aja gak pernah, nenek, dengarkan aku,,ada orang yang sangat aku sukai selama 5 tahun ini, aku gak mau nikah kecuali dengannya"
"Lalu?"
"Ya ampun, nenek ini" gumam ouya lagi dalam hati "lalu, aku gak mau nikah lah nek"
Hiyun yang tadinya duduk santai saat itu telah berubah serius. Ia memandang kearah punggung ouya yang masih berdiri.
Dengan segera ia berdiri dari duduknya. Menepuk bahu ouya mengisyaratkan bahwa dia ingin berbicara.
Dengan segera ouya membalikan badan menghadap kearah hiyun dan menatapnya serius, wanita muda itu membelakangi wanita tua.
Dia sangat ingin berbicara serius kepada bos nya yang tidak mau mengakui kebenaran.
"Siapa namanya?"
"Hah?"
"Siapa nama laki laki yang kamu suka?"
"Itu...itu.."
"Siapa?"
"Aish.. otaku gamer namanya otaku gamer"
"Otaku gamer?"semua orang merasa kebingungan dengan nama yang mereka anggap sangat tidak mungkin ada didunia.
"Aku beri waktu 3 hari, bawa dia kehadapanku, kalau kamu gak bisa membawanya, maka hari itu juga kita nikah"
"Jangan seenak nya donk bos mutusin sesuatu"
"Apa aku harus manggil ayahmu juga"
Sontak Ouya terkejut mendengarnya, dia tidak menyangka hiyun mengetahui tentang rasa takut ouya terhadap ayahnya.
Pandangan mereka saling beradu, hari itu ouya sangat membenci hiyun yang memaksa ia untuk menikah dengannya.
Ditambah lagi rasa penasaran karena Hiyun mau menikah dengannya sementara dia telah mencintai wanita lain.
"Hey, liat aku bos, aku ini bukan ouya yang kamu cari"
"Aku gak peduli, yang penting nama mu ouya"
"Sekarang namaku lila"
"Tetap saja nama depan mu ouya"
"Nama depanku sudah kubuang"
"Tetap saja semua orang mengenalmu sebagai ouya"
"Kamu cari Latar belakangku sampai sejauh itu, itu namanya tindakan kriminal bos"
"Ya enggak lah, kan kamu calon istriku"
"maksa banget sih kamu boss"
"Bodoh amat"
"Aaah.. ya sudah lah. Tunggu saja.. 3 hari ini aku bakalan bawa Orang yang kusuka dihadapanmu" suara keras ouya langsung melangkah kaki keluar rumah.
Dengan hati penuh kekesalan wanita itu pergi meninggalkan semua orang didalam ruangan.
Semua warga perumahan tampak memandangnya kasihan. Mengingat sebenarnya mereka hanyalah penonton bayaran yang sengaja disewa secara khusus untuk menyaksikan rencana yang telah dipersiapkan pak RT dan salah satu tetangga mereka.
"Permisi om, bu, tante,pak de, buk de, kakak, abang, uni,uda, ocu, opung, tulang, teteh, aa , pak lek, bu lek, numpang lewat" ouya berjalan sopan dikerumunan warga perumahan yang sedang berdiri didepan pintu.
Setelah terlepas dari kerumunan warga ia langsung lari. Meninggal Semua orang agar malam itu dapat selamat dari kebotakan rambut.
"Kenapa kau memberi dia waktu?"
"Tenang saja nenek, dia gak akan kok nemui orang yang disukainya"
"Kau yakin sekali?"
"Iya, karena orang yang dia cari itu sebenarnya aku"
"Oh gitu, ya sudahlah kalau seperti itu, nenek pulang dulu" wanita tua mengalihkan badan kearah Pak RT dan Bu RT yang masih berdiri tidak percaya bahwa orang kaya dihadapan mereka sangat menginginkan wanita dari kalangan rakyat biasa sampai harus melakukan cara yang mereka anggap sangat aneh."Terima kasih banyak atas bantuan bapak" ucap Wanita tua senang lalu memberikan sebuah amplop putih tebal berisikan jutaan uang.
"Ahh.. gak usah bu,"
"Terima saja pak RT, nenek ku ikhlas kok ngasihnya, lagian kalau bukan karena pak Rt, rencana gak akan bisa berjalan"
"Gak usah hiyun. Cuma liat warga desaku bahagia saja udah nyenengi hati. Selama ini bapak RT mu merasa kasihan dengan Ouya"
"Kasihan?" wanita tua sangat penasaran.
"Iya loh bu, Ouya udah dianggap kayak anak sendiri, udah 5 tahun tinggal disini, selama 5 tahun juga gak pernah pulang kerumahnya waktu lebaran. Jarang juga pulang kampung"
"Loh kok bisa?"
"Pas kutanya, dia bilang katanya gak mau ganggu ibunya yang baru nikah"
"Terus bagaimana dengan ayahnya?"
"Dia bilang, ayahnya gak senang kalo dia pulang kerumahnya"
"Bagaimana dengan saudara saudaranya"
"Lah , saudara saudaranya kumpul dirumah ayahnya, gimana dia mau datang kesana, pokoknya ya kasihan lihat dia gak pernah dikunjungi orang tua, Cuma ibunya lah yang kadang datang, itupun mungkin setahun sekali, waktu abangnya masih tinggal disini. Setelah itu, ya gak datang lagi, terus saudara saudaranyalah yang selama beberapa bulan ini keliatan, tapi ya gak sempet nginep dirumahnya"
"bagaimana dengan temannya?"
"Kayaknya dia gak punya teman bu"
Wanita tua merasa sangat kasihan melihat keadaan calon cucunya. Ia memang pernah mendengar masalah kehidupan ouya dari hiyun tapi tidak menyangka hingga separah itu.
"Jadi ini"
"Gak usah lah bu, yang penting aku mau lihat dia bahagia aja udah cukup"
"Pak RT, baik sekali"
"Iya itu gunanya RT lho bu bu"
Wanita tua lalu memerintah bodyguardnya untuk mengeluarkan beberapa kotak kue dan berbagai jenis makanan ringan yang telah ia beli dari dalam bagasi mobil.
"Pak RT, dibagi sama tetangga ya?"
"Oh iya bu. Makasih banyak loh"
"Tidak usah sungkan pak,"
Wanita tua pergi meninggalkan Pak RT sembari menyalami nya dan Bu RT setelah selesai memberikan makanan untuk mereka.
Mobil fortuner hitam akhirnya pergi meninggalkan kerumunan warga yang telah menerima pembagian amplop dari Bodyguardnya.
Hiyun kembali duduk bersila dengan pak Rt yang juga masih duduk bersila di atas karpet merah. Mereka sedikit merasa bersalah karena telah membohongi Ouya.
Namun apa daya, karena pak RT merasa ouya terlalu lama mengurung diri didalam rumah. Terlebih lagi, ia juga telah mendengar kisah bahwa hiyun dan ouya dulunya adalah Teman dan juga mendengar perkataan hiyun yang akan berusaha membahagiakan wanita muda itu.
Semua warga telah kembali kerumah masing masing setelah mendapatkan beberapa cemilan dari pak RT yang dibawa oleh nenek Hiyun.
Keadaan malam mulai tenang kembali bahkan suara jangkrik pun telah terdengar.
"Maaf pak Rt, jadi ngerepoti"
"gak apa apa loh hiyun, bapak RTmu ini malah senang bisa bantuin kamu"
Bu Rt berjalan keluar dapur sembari membawa sebuah tampan yang berisi dua gelas teh dan sepiring kue yang baru saja diterima dari wanita tua .
Dia meletakan tampan ditengah tengah pak RT dan hiyun lalu membagi teh dan meletakan Sepiring kue diatas karpet. Kemudian pergi masuk kembali kedalam dapur untuk mengerjakan sesuatu.
"Iya pak RT, tapi makasih banyak sudah mau bersusah payah bantuin saya"
"Oke oke .. eh nenek kamu bahasanya formal bener ya"
"Oh iya, nenek saya dari negara china dulunya, nikah sama kakek saya diindonesia, terus dia belajar bahasa indonesia, jadi ya gitu bahasanya baku"
"Oh ya pantes. Y udah sekarang diminum tehnya, lalu pulang, besok mau kerja lagi ya kan,"
"Iya pak RT" Hiyun meminum beberapa kali teh yang disuguhkan untuknya.

Komento sa Aklat (111)

  • avatar
    RosmawatiDewi

    baca novel ini, kaya lagi baca komik aja aq tuh.. seruuu, lucu, .unik beda sama yg lain...

    24/07/2022

      0
  • avatar
    Aril 5076498 masuk y

    mantap ceritanya

    01/05

      0
  • avatar
    BANG sidz

    terima kasih atas bantuin aku

    05/02

      0
  • Tingnan Lahat

Mga Kaugnay na Kabanata

Mga Pinakabagong Kabanata