logo text
Idagdag sa Library
logo
logo-text

I-download ang aklat na ito sa loob ng app

Tengah Malam ketemu pak RT

Jam tangan hiyun telah menunjukan angka 10 malam, angka jam yang menunjukan bahwa ia harus cepat cepat pulang karena jadwal portal perumahan yang selalu tertutup sebelum jam 11 malam, kawasan perumahan mereka memang terkenal sangat ketat, menimbang terkadang ada beberapa pencuri yang masuk kedalam di pertengahan malam.karena perumahan biasa, maka satpam yang menjagapun tidak ada.
Ouya telah duduk diatas kursi mobil bagian depan, dipandang olehnya sebuah kotak perhiasan yang tadi diberikan oleh nenek hiyun saat mereka berada dikamar wanita tua tersebut. Ouya sempat menolak menerimanya tapi wanita tua memaksa bahkan paksaannya didukung oleh laki laki yang saat ini berada disebelah wanita mudah tersebut.
"Boss, aku minta maaf, tapi aku gak mau nerima ini, kemahalan banget" ouya meletakan Kotak perhiasan yang belum sempat ia buka ditengah tengah kursi mobil.
"Kamu gak bisa ngargai pemberian orang ya?"
"Tapi ini kemahalan lho boss"
"Memang kamu tau apa isinya?"
"Ya egak sih, tapi.."
"Bukalah"
"Boss"
"Buka ku bilang"
"Kenapa dia selalu maksa sih, kalau bukan bos, pasti sudah kulawan" ouya mengambil kembali kotak perhiasan yang tadi ia letak ditengah tengah kursi mobil bagian depan. Dibuka olehnya kotak tersebut, sontak ia membelalak mata tidak menyangka mendapatkan barang yang benar banar mewah.
Sebuah jam tangan emas berbalut permata mengelilingi setiap sudut lingkaran jam. Pandangannya terpesona namun ia sadar barang tersebut sangat tidak pantas untuk ia gunakan. Menimbang dia adalah tipe wanita yang sangat tidak suka mengenakan barang barang mewah yang mungkin membuat beberapa orang akan iri kepadanya.
"Bos ini mewah banget, aku gak bisa nerimanya"
"Simpan saja,"
"Tapi boss"
"Kamu kok keras kepala sekali sih"
"iya deh iya, dan kamu kok maksa banget boss" gumam ouya dalam hati tidak berani untuk mengungkap isi hatinya secara terang terangan."boss"
"Hmm"
"Sampai kapan aku berpura pura jadi pasanganmu?"
"Sampai aku bertemu ouya yang asli lah"
"Maaf boss, tapi aku gak mau terus bohongi nenek"
"Kamu kan udah kuterima kerja secara Cuma Cuma, anggap aja itu balasan dari kebaikanku"
"Astaga, laki laki ini memang pandai banget manfaatin orang"gumam ouya dalam hati merasa menyesal telah bekerja diperusahaan milik keluarga hiyun. "Kalau gitu aku ngundurin diri aja deh boss"
"Ya gak apa apa, tapi kamu harus bayar uang kontrak perjanjian pembatalan kerja"
"Kontrak kerja"
"Memang Kamu gak baca ya kontrak kerja kamu, kalau belum baca, nanti sampai rumah baca baik baik, makanya kalau tanda tangan sesuatu itu mesti diperhatiin dengan seksama, biar gak jadi masalah untuk kedepannya"
"Astaga.. nasib ku oh nasib .. kenapa jadi begini sih" guman gadis malang dalam hati sembari mengerutkan dahi tanda sedang tidak enak hati "kalau gitu pecat aja deh aku boss"
"Mana mungkin aku bisa mecat orang sembarangan, dan lagi kamu gak boleh nolak perintah atasan, bisa masuk penjara loh sesuai perjanjian"
"haaaaa,, " sontak wanita muda amat terkejut, tidak menyangka pekerjaan yang harus diterimanya sungguh sangat berat.
Akhirnya ouya telah sampai kekontrakan rumah, malam itu ia berada Di dalam kamar, ia telah mengganti gaun mahal dengan kaos biasa. Dengan segera ia menghempaskan tubuh diatas kasur kecil berukuran single yang selalu ia pakai semenjak kuliah. Di sebelahnya ada sebuah laptop yang biasa ia gunakan untuk menonton anime.
Dia sangat ingin pindah dari kontrakannya malam itu, yang ada dipikirannya adalah lari, tidak ingin lagi berurusan dengan orang kaya. Tapi semua keinginannya perlahan sirna setelah ia mengambil tas kerja dan membaca isi perjanjian surat kerja yang telah ia tanda tangani.
Benar saja semua yang dikatakan Boss nya, Ouya tersenyum perih menahan rasa geram dan kesal karena telah terperangkap dalam kebetulan yang menyesakkan, kebetulan nama nya adalah ouya, kebetulan boss nya adalah tetangga dan kebetulan direktur tempat pekerjaannya mencari cari orang yang bernama ouya.
Lemas dan tidak berdaya. Wanita tersebut ingin sekali memejamkan mata, tapi pikirannya penuh dengan kekhawatiran. Khawatir masa lalu akan terulang kembali. Nafasnya terdengar berat, perlahan lahan ia bangun dari baringannya, menghidupkan laptop untuk menonton anime mengurangi rasa stress yang kini sedang ia rasakan.
"Kalau gini baiknya nonton one punch man aja deh, pengen banget ninju tu si wajah boss yang seenaknya sendiri" gumamnya pada dirinya sendiri sembari menghidupkan laptop.
"Tok tok tok tok" suara ketukan pintu terdengar ditengah tengah malam. Ouya merasa curiga karena belum pernah ada orang yang datang dipertengahan malam kecuali warga perumahan yang datang dimasa lalu karena ada kasus pencurian tetangga rumahnya.
Dengan segera ia mengintip melalui jendela kamar yang dapat melihat bagian dari sisi depan pintu. Sontak ia lagi lagi terkejut menemukan bossnya berdiri didepan pintu menunggu gadis tersebut untuk membuka.
Dengan rasa malas tak terhingga, ouya berjalan keluar kamar menuju ruangan kecil di dalam rumahnya untuk mendekati pintu lalu membukanya.
"nenek ku salah ngasih barang, dia ingin aku ngembaliin barang itu malam ini juga" ucap hiyun tiba tiba tanpa basi basi kepada Ouya yang telah membuka pintunya.
"Oh iya, tunggu ya boss"
OUya bergegas masuk kedalam kamar mengambil kotak perhiasan yang beberapa jam lalu diberikan oleh nenek hiyun kepadanya.
"Ini bos"
"Makasih ya"
"Hey ngapain kalian berdua ..buat mesum ya?" teriak suara pak RT dari kejauhan melihat Ouya dan hiyun berdiri didepan rumah dipertengahan malam.
Beberapa warga desa turut datang ikut serta menghampiri mereka yang sangat curiga bertemu ditengah tengah sunyinya malam komplek rumah.
"Enggaklah pak RT, aku Cuma ngasih barang ke Boss ku yang ketingggalan kok" teriak Ouya membenarkan ketika pak RT dan warga perumahan telah mendekat.
"Bohong, kamu pikir pak RT mu ini percaya, mana liat" pak RT mangambil paksa kotak perhiasan dari tangan Hiyun.
"Mau apa pak RT, itu punya orang" ouya tidak terima dengan sikap keterlaluan RTnya.
"Asataga,, emas mewah gini,, kamu kasih ke dia. Mahal banget bayaranmu ternyata ya" puji pak RT kepada hiyun.
"Ya enggak lah pak RT, mana mungkin aku yang miskin ini bisa beli barang mewah, dan lagi kalau punya pun, ngapain dikasih ke orang"
"Ya mungkinlah, selama ini kamu kan dirumah aja, pasti kamu ngumpulin uang biar bisa membeli tubuh pria tampan ini"
"Ya ampun pak RT, memang aku gila ya, dia itu bos kerja ku, mana mungkin aku sanggup beli boss sendiri"
"Kamu bosnya ya?" tanya pak RT kepada hiyun
"Bukan" sontak ouya terkejut mendengar jawaban boss nya yang tidak mengakui kebenaran.
"Bosss" bentak ouya tidak terima. Dengan segera hiyun menghubungi seseorang melalui ponsel yang ia telah ambil dari dalam jas yang ia kenakan.
"Nenek, aku ketahuan berbuat mesum oleh warga komplek perumahan" ucap hiyun berbohong yang sangat mengejutkan Ouya. Wanita muda itu tidak menerima dengan kebohongan yang sedang dilontarkan Oleh laki laki dihadapannya.
"Bosss" teriak Ouya yang amat marah dengan sikap laki laki itu.
"Horaa.. ayo geret mereka berdua . Bawa mereka ke rumahku"
"Aku gak ngelakuin kesalahan lho pak RT"
"Kalian mau rambut kalian dibotakin ya"
"Iya gak apa pak RT, aku kan laki laki" jawab hiyun.
"Keterlaluan kali, mau ngapain tempat pak RT?" tanya ouya
"Tentu saja Menikahkan kalian berdua"
"Nikah"
"Iya lah, sudah berbuat mesum diluar nikah gak mau menikah pula"
"Gak bisa.. gak mau aku gak maaaaaaauuuuu!"

Komento sa Aklat (111)

  • avatar
    RosmawatiDewi

    baca novel ini, kaya lagi baca komik aja aq tuh.. seruuu, lucu, .unik beda sama yg lain...

    24/07/2022

      0
  • avatar
    Aril 5076498 masuk y

    mantap ceritanya

    01/05

      0
  • avatar
    BANG sidz

    terima kasih atas bantuin aku

    05/02

      0
  • Tingnan Lahat

Mga Kaugnay na Kabanata

Mga Pinakabagong Kabanata