Pukul 14.55 Darra baru sampai ke rumah. Di rumah masih sepi karena papa dan mamanya masih kerja. Biasanya pulang pukul 17.00 kadang Darra bosan di rumah sendiri menunggu orang tuanya pulang. " Tuhh kan udah jam segini, macetnya emang keterlaluan ya. Gatau aku lagi laper apa. Mana mama belum pulang " ujar Darra yang habis melihat jam dinding di ruang tamu. Emang biasanya Darra pulang gak sampai sesore ini kecuali kalo dirinya ekskul yang pulang sampai jam 16.30. Biasanya Darra sampai rumah pukul 14.30 itu pun kalo keadaan jalan sedang lancar dan tidak macet. Darra langsung menuju kamarnya. Darra langsung mengecek ponselnya yang berada di tumpukan buku di meja belajarnya. Ohh ya, karena Darra masih SMP pihak sekolah tidak memperbolehkan membawa ponsel dan kalo melanggar hukumannya ponsel akan di rampas selama satu tahun pelajaran. Darra sempat nekat membawa ponsel ke sekolah pada saat ekskul. Karena melihat kakak kelasnya banyak yang membawa hp saat ekskul Darra merasa aman-aman saja.Namun rasa amannya ternyata salah. •Flashback• Saat itu Darra ke kantin bersama adek kelasnya untuk membeli minuman. Saat itu juga Bu Resty guru BK lewat dan melihat Darra memegang hp. Tanpa bicara hp Darra langsung diambil olehnya. Darra yang tidak mengetahui kehadiran Bu Resty merasa kaget. " Darra kenapa kamu bawa hp. Kan udah ada peraturan tidak boleh membawa hp. Kenapa kamu melanggar peraturan ini kamu tau konsekuensinya kan " ujar Bu Resty. " Tapi kan bu ini jam eskul bukan jam pelajaran " bela Darra. " Meskipun jam ekskul kalo masih di area sekolah untuk siswa tidak diperbolehkan membawa hp. Sekarang hp kamu ibu simpan selama 1 tahun pelajaran " ujar Bu Resty dengan nada tinggi. Darra hanya bisa diam tidak berani melawan. Sedangkan adek kelas Darra berusaha menenangkan Darra. Sesampainya di rumah Darra menyeritakan semua kepada mamanya. Mama Darra tidak marah hanya saja menasehati dan menguatkan Darra. Setelah kejadian itu hidup Darra menjadi sepi. Mama Darra juga melihat Darra seperti orang bingung tanpa adanya hp. Tidak bisa mencari informasi tentang tugas sekolah di internet atau sekedar chating dengan teman-temannya. Sebulan kemudian mama Darra menghadiahkan hp baru pada Darra. Darra sangat bahagia. Sejak saat itu Darra kembali menjadi dirinya semula. •Flashback off• Darra melihat ponselnya. Ternyata baterai ponsel Darra habis, sebelum berangkat sekolah tadi Darra lupa ngecas hp nya. " Yahh kan lupa ngecas, tau ahh tidur aja " gumannya. Biasanya pulang sekolah Darra memainkan ponselnya. Membuka sosial medianya seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp. Namun karena ia lupa ngecas hp jadinya Darra merasa bosan dan memilih untuk tidur. Tanpa mandi dulu bahkan Darra belum mengganti pakaian sekolahnya. ~~~ Pukul 17.15 mama dan papa Darra sampai dirumah. Melihat rumah sepi mama Darra mengencangkan suaranya memanggil Darra. " Ra Darra kamu dimana " teriak mama. Karena Darra tidak menjawab, mama Darra menghampiri kamar Darra. Setelah sampai di kamar Darra, ternyata benar Darra ada disana. Darra sedang tidur pulas dan masih memakai seragam sekolahnya. Mama Darra langsung menghampiri Darra dan membangunkannya. " Ra bangun, udah mau magrib nih. Kamu itu belum ganti baju kok tidur " ujar mama Darra dengan nada bicara sedikit keras supaya Darra bangun. Darra tidak menjawab dia hanya membuka matanya yang masih ngantuk itu. " Ra udah sana mandi cepetan. Terus ke meja makan mama udah beli makanan " ujar mama Darra. Darra tidak menjawab karena masih ngantuk. Darra ngecek hp nya sebentar dan baterai hp Darra masih terisi 86% Darra meninggalkan hp nya dan berjalan menuju kamar mandi. Setelah selesai dengan ritual mandinya, Darra tidak langsung menuju meja makan. Darra masuk ke kamar dulu untuk memepercantik dirinya dengan memakai bedak dan menyisir rambut panjangnya. Tak lama kemudian Darra berjalan ke meja makan karena dari pulang sekolah tadi perutnya udah keroncongan namun ditahan olehnya. " Ma kok makanannya sedikit, mama gak makan? " tanya Darra kepada mamanya. " Udah makan aja tadi mama sama papa udah makan kok, nanti malem kalo laper delivery aja " ujar mama. Tanpa menjawab omongan mamanya Darra langsung menghabiskan makanan yang ada dihadapannya. Pukul 17.50 adzan maghrib berkumandang. Keluarga Darra menunaikan sholat maghrib berjamaah di musholla rumah Darra. ~~~ Pukul 19.15 selesai sholat isya Darra berniat mengerjakan PR matematika yang sebenarnya adalah pelajaran kesukaannya namun tidak suka dengan gurunya. Setelah beberapa soal, Darra menemukan soal yang sulit. Soal yang sulit tersebut ia biarkan dan besoknya dia akan tanyakan pada gurunya. Semuanya telah selesai. Darra pun telah menyiapkan untuk pelajaran besok. Darra membaringkan diri di kasur sambil memainkan hp nya. Darra membuka aplikasi WhatsApp dan ternyata ada chat dari Asya satu jam yang lalu. Asya Nabilla : Ra Asya Nabilla : Darra lo kemana sih. Gue lagi deket sama cowok nihh. Gue mau curhat. Asya Nabilla : Darra ga seru lo mahh:(( Karena chat tersebut sudah 1 jam yang lalu, Darra segera membalasnya. Darra.nzr : Apaan sih lo sya, gue habis ngerjain PR nih. Asya Nabilla : Ya ampun ra gue sampek lupa kalo ada tugas. Asya Nabilla : Curhatnya besok aja deh di sekolah. Gue mau nugas dulu. Darra.nrz : Lo itu ya sya pelupa banget deh jadi orang. Cuma gara-gara lo deket sama cowok lo sampek lupa sama pr lo. Asya Nabilla : Ya kan namanya orang ra, yaudah lah gue nugas dulu. Dadah Darraaa Darra.nrz : Ya emang lo orang emang lo setan. Tidak ada pembalasan dari Asya. Mungkin si Asya sedang mengerjakan tugas matematika yang mematikan itu. Ehh nggak semematikan itu ya wkwk. Darra langsung memikirkan chat dari Asya yang dia bilang, dekat sama cowok. " Bener gak sih Asya deket sama cowok. Siapa sih cowoknya. Kok gue penasaran gini. Apa mungkin cowok kelas atau mungkin kakak kelas atau adek kelas atau mungkin si Alfa. Cocok sih kalo sama si Alfa kan nama depannya sama-sama A wkwk. Ehh tapi gak mungkin sih si Asya mau sama Alfa dia kan banci wkwk " gumam Darra dibuat bingung. Alfa adalah anak kelas sebelah. Alfa cowok namun sikapnya seperti cewek. Yups Alfa adalah banci. Alfa lebih suka berteman dengan cewek. Alfa juga suka membawa slingbag dibanding tas ransel. Tapi untungnya Alfa tidak suka make up. Namun foto-fotonya di media sosial foto Alfa bisa dibilang alay banget loh wkwk. Alfa suka memakai efek-efek bunga-bunga dan yang lain saat foto selfie. Dan diunggahnya di story dan feed Instagram. Darra saja yang cewek tidak suka foto pake efek bunga-bunga. Karena menurutnya terlalu alay dan lebay. ~~~ Pagi itu, ini memang bukan hari Senin tapi ini hari Jumat. Tapi entah kenapa anak-anak disuruh ke lapangan untuk apel. Entah untuk apa di adakan apel segala. Biasanya apel dilakukan untuk menyambut acara. Namun setahu Darra hari ini tidak ada acara apa-apa. "Sya ini apel apa lagi sih sya. Males banget gue nih" ujar Darra. "Tau ra gue juga males banget panas lagi" ujar Asya. "Woii ayo turun gue dimarahin Bu Lely nih" teriak Fajar ketua kelas. "Tau gk sih jar ini itu hari jumat kenapa diadain apel segala sih. Nanti Senin ada upacara lagi. Disiksa nih ceritanya" ujar Asya. "Ohh ya gue lupa ngomong sama kalian. Jadi di apel kali ini ibu KEPSEK bakal ngumunin kalo sekolah kita senin besok akan membangun gedung baru. Dan selama pembangunan kita tidak ada upacara wajib hari Senin karena lapangan pastinya akan berantakan dengan bahan bangunan" jelas Fajar . "Ohh kalo gitu sih kita setuju" ujar Asya. Tak lama kemudian Bu Lely, ibu wali kelas datang dan marah-marah. "Kalian ngapain masih disini. Kalian gak dengar di suruh turun dari pusat. Kalian mau jadi anak yang nakal. Fajar kamu ini sebagai ketua kelas gimana sih. Kan ibu udah bilang suruh turun teman-temannya kok kamu malah ikut disini. Jadi ketua kelas gak bertanggung jawab banget" ujar Bu Lely sambil marah-marah. Fajar yang diam tidak menjawab ocehan Bu Lely. Anak-anak langsung keluar dan menuju lapangan. Kelas langsung di kunci oleh Bu Lely agar barang-barang kelas tidak ada yang hilang. ~~~ Di lapangan tubuh Darra sangat lemas. Pandangannya kabur. Dan tiba-tiba.... Bugg... Darra jatuh. Darra pingsan karena memang Darra belum sarapan. Darra langsung di gendong menuju UKS oleh Pak Firman guru olahraga. Tak lama di UKS akhirnya Darra sadar dari pingsannya. Darra dikasih teh hangat dan minyak kayu putih oleh adek kelas yang kebetulan kader UKS. "Nihh kak minum dulu tehnya. Ini minyak kayu putih kalo kakak masih pusing" ujar adek itu. " Ohh iyaa dek terima kasih ya " ujar Darra. " Iya kak " jawab adek kelas dengan senyuman. Tak lama kemudian Bu Mirna guru prakarya dan juga jadi petugas UKS menghampiri Darra. " Gimana nak udah enakan nak? " tanya Bu Mirna. " Masih agak pusing sih bu. Tadi saya belum sarapan jadinya gini " ujar Darra. " Ohh makannta seharusnya kamu itu sarapan dulu sebelum berangkat sekolah biar gak kaya gini. Nama kamu siapa nak biar ibu isi absen hadir di UKS " ujar Bu Mirna. " Darra Naylazaara bu, kelas 8-d " ujar Darra. " Yaudah nanti kalo udah enakan bisa kembali ke kelas ya Darra itu tehnya dihabisin kasian adek kelas kamu bikinin susah-susah " ujar Bu Mirna. " Iyaa bu, makasih " ujar Darra. Darra suka dengan Bu Mirna. Bu Mirna orangnya sangat baik. Bu Mirna tidak punya anak, jadi kalo sama murid-murid nya dia sayang banget. Bu Mirna sudah tidak muda lagi. Dia ditinggal anaknya karena sakit saat anaknya duduk dibangku SMA. Dan suaminya juga sudah meninggal juga sejak lama. Saat Darra hendak duduk disofa UKS, Darra melihat ada Asya juga duduk disitu. " Ehh sya lo ngapain disini. Lo nyamperin gue? " tanya Darra " PD banget sih loh. Kepala gue tadi pusing banget. Terus gue kesini deh " ujar Asya. " Ehh sya lo katanya mau curhat. Curhat apa sih " ujar Darra. " Ohh iya ra, gue hampir aja lupa. Nanti aja ra dikelas. Disini banyak adek kelas gak enak " ujar Asya. Mendengar apel sudah berakhir Darra dan Asya kembali kekelas.
Salamat
Suportahan ang may-akda na magdala sa iyo ng mga magagandang kwento
belanja dulu seratus hehh
05/04
0aku kembali
01/12/2024
0Good
09/02/2024
0Tingnan Lahat