Setelah kepergian Maya dari mansion nya, Tiara langsung naik ke lantai atas untuk mengambil tas dan setelah selesai Tiara langsung turun kembali untuk mengikuti kepergian Maya tidak terlalu jauh. Dia tidak akan tinggal diam melihat perubahan putranya yang berubah menjadi kasar, karna yang dia tau putranya sangat mencintai tunangan nya. Apa pun yang di inginkan tunangan nya Bernard akan melakukan itu karna dia ingin wanita nya bahagia. *** Sedangkan Bernard yang sudah Sampai di lobi perusahaan, dia langsung masuk dengan wajah yang datar. "Pagi tuan " sapa karyawan nya. Bukan nya menjawab Bernard malah melanjutkan Jalan nya, dan tiba-tiba dari arah berbeda datang seseorang yang berjalan dengan cepat. Bughhhh Kertas kertas yang berada di tangan wanita itu langsung bertaburan . "Kau tidak punya mata " ucap Bernard marah. "Maaf tuan saya tidak Sengahja " ucap wanita yang memungut berkas yang berserakan. "Tuan " ucap asisten nya. "Aku tidak ingin melihatnya berkeliaran di kantor ku " ucap Bernard langsung melanjutkan jalan nya. "Baik tuan " patuhnya. Sedangkan pria paruh baya yang melihat semua itu langsung menghampiri wanita yang memungut berkas nya, dan sekali-kali dia menghapus air mata nya. "Are you okey " ucap Michel yang membantu wanita yang sedang mengumpulkan berkas nya. "Okey, terima kasih tuan " ucap wanita itu. "Lain kali kau harus berhati-hati " ucap Michel dan setelah selesai Michel langsung menyusul kepergian putra nya. "Tuan " ucap asistennya Bernard saat melihat tuan besar mereka hadir. Michel hanya mengangguk, dan menghampiri putra nya. Dan tak lama datang seorang wanita yang juga masuk ke dalam lift setelah. "Apa yang terjadi " ucap asisten Bernard bingung. Tak sampai di situ, dari arah pintu masuk datang seorang wanita lain ya siapa lagi jika bukan Tiara. "Nyonya " ucap asisten Bernard. "Putra ku di ruangan " ucap Tiara. "Benar nyonya " ucap asisten putra nya, bingung kenapa pagi-pagi semua petinggi datang di kantor. Saat Tiara memasuki lift tanpa Sengahja dia melihat wanita yang membawa berkas di tangannya. "Cantik " ucap Tiara, sebelum pintu lift tertutup dengan rapat. Sedangkan Michel yang semulanya ingin masuk ke ruangan putranya langsung menggantikan langkahnya saat melihat seorang wanita, yang baru keluar dari dalam lift dan langsung sembunyi. Wanita yang baru saja keluar dari dalam lift langsung menuju ruangan putranya, siapa lagi jika bukan Maya calon menantunya. Saat Maya sudah masuk baru Michel keluar dari persembunyiannya . "Sayang " ucap seseorang. Michel langsung memutar badan saat mendengar suara yang sangat dia kenali, siapa lagi jika bukan istrinya. "Sayang kau datang " ucap Michel . "Iya, di mana mereka " ucap Tiara. "Di dalam " ucap Michel. *** Sedangkan di dalam ruangan, terdengar suara Bernard yang meninggi saat kedatangan tamu yang tak di undang. "Siapa yang mengizinkan mu masuk, HAAA " bentak Bernard. "Baby aku bisa menjelaskan semua nya " ucap Maya. "jangan berani mendekati ku, atau akan aku hancurkan diri mu " ucap Bernard. Tentu saja Maya menghentikan langkahnya, saat mendengar ucapan tunangan nya yang kasar. "Baby aku bisa menjelaskan semua nya " ucap Maya. "Apa lagi yang ingin kau jelaskan ,semua nya sudah jelas Maya " bentak Bernard. "Kau salah paham " ucap Maya lagi. "Ha,,,,, salah paham bagaimana jika kau berada di posisi ku, seorang wanita berada di kamar yang sama tanpa menggunakan busana dan lebih parahnya lagi kau sedang berhubungan badan dengan nya " ucap Bernard meninggi. "Baby, aku bisa menjelaskan semua nya " ucap Maya lagi. "Aku sudah tidak perlu penjelasan dari mu, semua sudah cukup jelas menurut ku, sekarang kau pergi dari ruangan ku dan jangan pernah injakan kaki mu di sini lagi " ucap Bernard. Sedangkan sepasang suami istri yang mendengar ucapan putra nya, shock jelas wanita yang mereka kenal lemah lembut ternyata main apa di belakang putranya. "Kenapa " ucap Tiara , saat dia di hentikan oleh suaminya yang ingin masuk ke dalam ruangan putranya. "Kita harus mengetahui semua nya " ucap Michel. Tiara langsung menarik kembali tangan nya, saat mendengar ucapan suaminya, benar yang di katakan suaminya. "Lalu bagaimana dengan pernikahan kita " ucap Maya. Bernard tertawa sumbang mendengar ucapan wanita di hadapan nya dalam kondisi seperti ini wanita ini masih tidak paham juga maksud dari ucapan. "Sekarang kau baru mengingat pernikahan kita di mana saja kau saat berhubungan dengan nya kau tidak mengingat nya " ucap Bernard. "Tentu saja aku mengingat nya, maaf kan aku tolong beri aku kesempatan " ucap Maya "Aku sudah muak dengan mu, pergi atau aku panggilkan security untuk menyeret mu " ancam Bernard. "Tidak aku tidak akan pergi sebelum kau memaafkan ku " ucap Maya. "Terserah kau saja " ucap Bernard langsung mengambil ponsel nya. "Panggil keamanan sekarang " ucap Bernard pada orang di sebrang sana, tanpa mendengar jawaban dari seseorang di sana Bernard langsung memutuskan nya secara sepihak. "Baby kau benar-benar ingin mengakhiri semua nya " ucap Maya tak percaya dengan apa yang sudah di lakukan pria yang sangat mencintai nya. "Tentu saja " ucap Bernard yakin. "Tuan " ucap keamanan . "Usir wanita itu dari ruangan ku sekarang, dan jangan pernah memberi memberi nya izin masuk ke perusahaan ini " ucap Bernard. "Tidak, jangan seret aku " teriak Maya. "Baik tuan " patuh dua orang pria. "Baby jangan lakukan ini pada ku " ucap Maya. Saat di ambang pintu , Maya langsung menghentikan langkahnya . "Tuan , nyonya " ucap petugas keamanan. "Aunty Maya bisa menjelaskan semua nya " ucap Maya. "Maya aunty masih tidak percaya dengan apa yang kau lakukan pada putra aunty, kenapa kau melakukan ini aunty sudah menganggap mu seperti putri aunty sendri tapi kenapa kau melakukan ini " ucap Tiara hancur. Orang tua mana yang tidak hancur melihat putra nya di duakan, sakit karna dia pernah merasakan posisi yang sama seperti putranya. "Aunty akan membatalkan pernikahan ini " ucap Tiara. "Tidak aunty Maya mohon " ucap Maya. "Bawa dia pergi " ucap Tiara. Petugas kemanan langsung menyeret paksa, Maya untuk keluar dari perusahaan. "Bernard maafkan mommy nak " ucap Tiara, yang sudah mendekati putranya. "Mommy tidak salah " ucap Bernard. "Kau sudah melakukan yang benar " ucap Michel. "Maaf dad, Bernard sudah mempermalukan mom dan dad " ucap Bernard. "Tidak sama sekali " ucap Michel. Sekarang Tiara sudah tau apa yang membuat putra nya ingin membatalkan pernikahan ini. "Mom akan membatalkan pernikahan ini " ucap Tiara. "Maaf kan Bernard " ucap Bernard. "Cukup sayang, seharusnya mommy yang minta maaf pada mu " ucap tiara. "Jika kau tidak enak badan kau boleh istirahat biar Daddy yang menggantikan mu " ucap Michel. "Tidak dad, Bernard akan ada meeting sebentar lagi " ucap Bernard. "Kau yakin bisa melakukan nya " ucap Michel. "Tentu saja " ucap Bernard. "Baiklah kalau begitu kami akan pulang " pamit Michel. "Jika kau lelah pulang lah nak " ucap Tiara. "Baik mom " ucap Bernard. Setelah bepergian kedua orang tua nya Bernard langsung menyiapkan berkas-berkas yang akan mereka bahas nanti di ruang meeting .
Salamat
Suportahan ang may-akda na magdala sa iyo ng mga magagandang kwento
bagus ceritanya
6d
0Bestttt😆
20/02
0waww bagus bangttt
11/01
0Tingnan Lahat