logo text
Idagdag sa Library
logo
logo-text

I-download ang aklat na ito sa loob ng app

Episode 4.

Kaisar mendatangi restoran milik saudaranya, Prince. Hampir setiap hari dia makan siang di tempat itu. Tapi seperti biasa, mereka pasti akan bertengkar dan bertingkah konyol jika sudah bertemu.
"Ku dengar dari Oma, kau dilabrak wanita cantik karena salah paham, ya?" tanya Prince penuh selidik.
"Kalau kau sudah tahu, buat apa lagi bertanya?" sahut Kaisar malas sambil melahap makan siangnya.
"Aku kan ingin mendengarnya langsung darimu, mungkin saja versinya berbeda."
"Aku malas membahasnya, bikin hilang selera makan."
"Duh, segitunya?" ledek Prince.
Kaisar tak membalas ledekan saudaranya itu dan lebih memilih fokus pada makanannya.
"Oh, iya, Minggu nanti aku akan mengadakan acara syukuran kelahiran anakku, kau datang, kan?"
"Aku usahakan!"
"Awas saja kalau kau tidak datang, aku akan minta Papa mengeluarkan mu dari kartu keluarga," ancam Prince.
"Bisanya cuma mengancam," ejek Kaisar.
Prince sontak memukul kepala Kaisar, membuat adiknya itu tersentak kaget.
"Apa yang kau lakukan? Kenapa memukulku?"
"Selain mengancam aku juga bisa lakukan itu, membuatmu jadi gelandangan juga aku bisa," imbuh Prince.
"Dasar saudara durhaka! Zalim!" umpat Kaisar.
"Makanya kau harus datang tepat waktu, jangan sampai terlambat dan membuat aku kesal," ujar Prince.
"Iya-iya, aku akan datang dari subuh," balas Kaisar yang dongkol dengan ancaman kakak laki-lakinya itu.
"Itu lebih bagus. Sekarang kau makanlah dengan tenang, aku masih ada urusan." Prince beranjak dari hadapan Kaisar.
"Kenapa tidak dari tadi saja dia pergi dan membiarkan aku makan dengan tenang?" gerutu Kaisar.
Setelah selesai makan, Kaisar bergegas pergi karena ada meeting dengan salah satu investor yang ingin bekerja sama dengan perusahaannya.
Baru beberapa meter menjauh dari restoran milik Prince, Kaisar terkesiap saat matanya menangkap satu sosok cantik yang sedang duduk di halte sambil menangis, dialah Ratu.
"Itu kan si banteng betina? Ngapain dia nangis di situ?" Kaisar terus memandangi Ratu meskipun sudah melewati wanita itu dan dia tak menyadari sebuah mobil mendadak berhenti di depannya.
Braaaakkk ....
"Astaga!" Kaisar tersentak karena mobilnya telah menabrak sesuatu.
Seorang wanita cantik nan seksi turun dari mobil yang Kaisar tabrak dengan wajah panik dan pucat. Melihat wanita itu, Kaisar pun bergegas keluar dari mobilnya.
"Aku minta maaf, aku tidak sengaja," ucap Kaisar yang merasa bersalah.
"Tidak ... tidak, aku yang minta maaf karena mobilku berhenti mendadak, tadi ada seorang pengendara motor yang tiba-tiba berbelok dan aku kaget jadi ngerem mendadak," terang wanita itu.
"Oh. Apa kau baik-baik saja? Kau pucat sekali?" tanya Kaisar sebab melihat wajah pucat pasi wanita itu.
"Aku baik-baik saja, hanya sedikit syok dan terkejut," jawab wanita itu. "Bagaimana dengan mobilmu?"
Wanita itu berjalan mendekati mobil Kaisar dan melihat ada penyok di bumper depannya.
"Ya ampun! Mobilmu!" seru wanita itu.
"Tidak apa-apa, aku bisa klaim asuransi," sahut Kaisar tenang.
"Sekali lagi aku minta maaf, ya."
Kaisar tersenyum sambil menganggukkan kepalanya. "Santai saja!"
"Lalu bagaimana dengan mobilmu sendiri?" Kaisar melihat bumper belakang mobil wanita itu juga penyok.
"Tidak masalah. Kalau begitu aku permisi dulu, aku buru-buru."
"Iya, hati-hati," balas Kaisar.
Wanita itu pun segera kembali ke mobilnya dan pergi meninggalkan Kaisar.
Kaisar mengembuskan napas berat saat melihat penyok di bumper depan mobilnya.
"Aku selalu saja sial jika sudah bertemu banteng betina itu. Aku harap seumur hidup tidak bertemu dia lagi!" gerutu Kaisar kesal.
Kaisar pun masuk ke dalam mobil dan melesat pergi, mengabaikan beberapa pengendara lain dan pejalan kaki yang sempat menonton adegan tabrakannya tadi.
Sementara itu, Ratu yang sedang galau dan merana karena belum juga bisa mendapatkan pekerjaan tak memedulikan kecelakaan yang terjadi tak jauh darinya itu, dia sedang tidak berselera untuk kepo.
Dari pagi dia sudah lelah ke sana kemari untuk melamar pekerjaan, tapi tak satu pun perusahaan mau menerimanya. Padahal dia memiliki ijazah sarjana strata satu dari universitas terkemuka, tapi tak menjamin dia bisa dengan mudah mendapat pekerjaan.
Dan apesnya, uang tabungannya sudah mulai menipis dan hal itu membuatnya semakin galau.
"Aku harus bagaimana? Waktu terus berjalan, tapi aku belum bisa mendapatkan uang," keluh Ratu frustasi.
Sungguh malang nasibnya, sang ayah terlilit hutang yang akibatnya rumah mereka akan disita, lalu dia dijambret dan sekarang luntang-lantung dijalan demi mencari pekerjaan. Sudah jatuh, tertimpa tangga, malah terjepit lagi. Miris sekali.
Tapi sepertinya semesta sedang berbaik hati, dia tak sengaja melihat selebaran yang tertempel di tiang halte.
DICARI WAITERS UNTUK BEKERJA DI CAPITANO CLUB, DATANG DAN LANGSUNG INTERVIEW KERJA.
Wajah Ratu langsung semringah, dia tentu tak boleh melewatkan kesempatan ini. Karena saat ini tujuannya adalah mencari uang untuk melunasi hutang sang ayah, meskipun harus menjadi buruh, pasti dia lakoni.
Ratu tak mau membuang-buang waktu, dia bergegas pergi ke klub terbesar dan termewah di kota itu.
Sepanjang jalan Ratu terus berdoa, berharap kali ini dia tak akan gagal lagi seperti yang sebelumnya, walaupun dia tahu gajinya tidak akan cukup untuk melunasi hutang sang ayah, tapi dia tak ingin putus asa. Dia berniat untuk bekerja dibeberapa tempat.
Karena seminggu ini dia harus banting tulang untuk melunasi hutang sang ayah, sebab dia tak ingin rumah mereka yang begitu berharga dan memiliki banyak kenangan itu disita pihak bank.
***

Komento sa Aklat (382)

  • avatar
    Gondo KusumaYuliawati

    bagus alur dan ceritanya juga ada lucu tegang...

    31/03

      0
  • avatar
    blueThe

    bagusss bgttt ceritanya sukak bgt, gaya penulisannya dan pilihan katanya bagus meski ada bbrp yang kurang. sangking bagusnya gak sadar kalau tinggal bbrp episode. paling suka interaksi kaisar sm kakaknya, bikin ketawa. bahasa percakapannya formal tapi nggak terlalu formal dan bikin ngakak. sedih bgt udah tamat, pdhl masih pgn lihat momen manis ratu & kaisar ^⁠_⁠_⁠_⁠_⁠_⁠_⁠_⁠_⁠_⁠^

    27/11

      0
  • avatar
    nurhayatiii

    bagusa

    10/06/2025

      0
  • Tingnan Lahat

Mga Kaugnay na Kabanata

Mga Pinakabagong Kabanata