- Kabuuan: 20
Dijual?!
“Arum harus segera diantar ke sana!”
“Kenapa Arum harus secepatnya ke sana, Pa? Biarkan dia lulus
Bertemu Dia si Tuan Muda
Hari pertama langsung kerja di tempat asing memang sempat membuatku sedikit linglung, untunglah Mbak
Tuan Muda Tengil
Teman-teman menggodaku sebagai gadis kampung mendadak kaya. Aku sih ketawa saja, karena memang meras
Tragedi Tengah Malam
Kenapa mati lampu? Bukannya di kamar Yang Ti tadi terang?
Malam ini aku baru keluar dari kamar Yang
Drama Menggetarkan
Leganya aku bisa tenang melewati hari sejak Ajay pergi. Dia bukan diusir, tapi sengaja dipindahtugas
Jatuh Cinta dan Patah Hati
Ini keduakalinya aku masuk ke gedung perkantoran Central Senayan II, aku tahu dari tulisannya di dek
Hampir Mati
Awalnya aku kira kalau jodoh itu adalah cerminan diri, kalau kita baik jodoh yang didapat otomatis b
Nona Sheila
Aku benar-benar merasa sebatangkara hidup di kota besar ini. Selama sakit tak ada keluarga yang menj
Rumah Penuh Drama
Keesokan harinya, tiba-tiba keluarga Prakash pulang dalam formasi lengkap dengan Nona Angeli. Wajah-
Petaka Utang
Kerja dengan hati gak nyaman, membuat badanku terasa sangat lelah. Malam ini hampir tengah malam aku
Terbongkarnya Rahasia
“Ibu?” Nyonya Ajeng terpaku dengan wajah keheranan, alisnya hampir bertaut. "jadi ini ha
Drama Apa Ini?
Apa maksudnya ini?
Saat mau kulepas Tuan Ranvi malah pererat genggaman.
Aku mengikuti langkahnya sam
Permainan Nasib
Hidup terasa aneh, bisa berubah cepat hanya dalam waktu hitungan jam. Masih ingat kejadian tadi pagi
Permainan Nasib
Baring di ranjang empuk harusnya aku bisa lekas tidur nyaman, tapi ini tidak, meski suasana tenang h
Hanya Mimpi
Di dalam mobil, sebelah Nyonya Ajeng yang sibuk ngetik pesan di ponselnya berkali-kali kuhela napas
Dia Pembawa Cahaya
Kau senang tidak dapat menantu pembantu, aku pun lebih senang keluar dari rumahmu. Lega hati saat tu
Dia yang Tak Terduga
“Rum, dia telepon lagi.” Tante Hani tergopoh dari depan, sambil gendong Zie menyurungkan p
Mama
Woww, hidup ini memang seperti mimpi. Peristiwa aku dibawa ke rumah itu menjadi awal perubahan besar
Aku dan Kehilangan
“Sayang …!” Derap langkah dan suara panik mendekat.
“S-sakiiit ….”
Aku hanya bisa mengaduh sambil pej
Cintaku
Hati-hati kulepas Marion ke pangkuan Ajay. Segera berdiri mendekati suami yang memandang kami dengan
ceritanya bagus dan mudah dipahami
15/03
0keren
21/02
0bagusss bangettt kakk
11/07
0bagus ceritanya sedih,terharu pokokny dapet pelajaran dr cerita ini.semangat selalu untuk terus berkarya
25/06
0baguss bangettt
08/05/2025
0baik
27/03/2025
0Lanjut🤩
09/12/2024
0good
06/12/2024
0top
20/08/2024
0bagus banget aku sampai merasa bahagia
18/08/2024
0