Kabuuan : 30SMA
Di dalam sebuah kamar bernuansa klasik, duduklah seorang perempuan yang tengah memetik senar ukulele
readmore Mimpi Buruk
Keesokannya, Yonna terbangun dini hari karena mimpi yang selalu menggerayanginya selama tidur. Sungg
readmore Roh Vasya
"Halo, Petunia, saya Akia Baqiya. Salam kenal, ya," sapa Akia. Bertepatan dengan guru yang keluar, M
readmore Kapak Berdarah
"Lilah! Gimana caranya bawa bonekamu yang sebesar ini?" tanya Kak Maya—kakak Malilah—ketika menyusul
readmore Clove?
Mengendalikan setang motor, gas ditarik kuat, membawa pengendaranya menjauh dari lokasi semula. Mema
readmore Golok Lampu Merah
"Mas! Kenapa setiap aku ngomong kamu nggak pernah turutin?!" tanya Yulissa meninggikan suaranya. "Arg
readmore Berondong
"Dasar curang, pakai senjata. Dikeluarkan, kan, dari geng! Huu!" kesal Yonna saat laki-laki yang men
readmore Bee
Helaan napas lolos dari bibir kecil Yonna. "Luther," panggil Yonna dengan suara kecil. "Iya?" Luther m
readmore Petunia Dan Luther
Malilah bersorak gembira, pasalnya sudah dua hari ini mereka tidak perlu melakukan kegiatan belajar
readmore RIP Gisel
"Ma?" Yonna menuang segelas air putih. "Iya, sayang?" balas Yulissa mengalihkan tatapannya dari lapto
readmore "Jaga mulutmu, Yonna!"
Polisi yang datang meminta Yonna dan teman sekelasnya agar berkumpul di satu ruangan, untuk melakuka
readmore Rencana Sang Adik
"Ma?" panggil Yonna dengan suara seraknya. Saat ini, mereka masih terduduk lemas di tempat semula, t
readmore "Mungkin ini akan sakit."
"Luther!" Yonna berlari ke dalam pelukan Luther usai pacarnya itu sampai untuk menjemputnya. Tanpa be
readmore Dua Minggu
Terbangun dari tidur, Yonna membenarkan letak selimut yang sedikit merosot dari badannya. Hingga kin
readmore Penembak Di Restoran
Ucapan Luther yang ingin menyambung kegiatan mereka sebelumnya hanya candaan semata. Sesampainya di
readmore Ibu Gisel
Tak jauh dari mobil yang menabrak penembak, motor Luther berhenti mendadak ikut kaget saat kendaraan
readmore Bertengkar
Tak lama setelah mereka memutuskan sambungan, ponsel Yonna kembali mendapatkan sebuah panggilan masu
readmore Hampir Melompat
"Arghh!" Luther menggeram. Tubuh Yonna bergetar karena tangisan, ia masih setia dengan posisi duduk
readmore Bertemu Ayah
"Astaga, Nona? Apa yang terjadi?" kaget bibi ketika membukakan pintu yang diketuk. "Nggak papa, Bi. S
readmore Tersampaikan
"Bareng kita aja, ya, Tante?" Malilah menawarkan. Menatap wajah teman Yonna itu, Yulissa mengangguk s
readmore Mulai Dari Awal
"Aku mungkin nggak bisa menyembuhkan lukamu, cantik. Tetapi ingat, aku selalu berada di sini. Aku ng
readmore Korban Di Dua Sekolah
"Ponselku di kamar, Ma. Baterainya habis. Kenapa?" Yulissa menyerahkan tugas untuk menambahkan choco
readmore Berbicara Tentang Kelemahan
Menampilkan raut tengah berpikir, Yonna mengingat apa yang Rasia katakan mengenai apa ucapan Gisel s
readmore Fobia
"Kau nggak pernah cerita kalau kau punya fobia juga, Lil," ujar Yonna yang memilih menutup kembali l
readmore Sebuah Pola
"Itu artinya kamu ada rasa kepada Dovis, Lil!" terka Akia yakin. Masih mengelak, Malilah mengayunkan
readmore Diskusi
Meninggalkan gundukan tanah berisi jasad Karlo, Yonna menggenggam tangan sang mama, menggiring maman
readmore Debat Kontroversi
"Apa sebenarnya kalian paham atas semua rencana gila ini?" Luther menatap tiap mata para wanita itu
readmore Sensitif
Keluar dari restoran, mereka berencana langsung menuju kantor polisi. "Tu-tunggu, apa tidak m-masala
readmore Mereka Akan Mengurusnya
Yonna baru selesai membersihkan diri, dia tidak tahan dengan rasa gerah di badan. Luther sudah pulan
readmore Mereka Akan Mengurusnya
Yonna baru selesai membersihkan diri, dia tidak tahan dengan rasa gerah di badan. Luther sudah pulan
readmore
apk nya bagus
17/10/2024
0jelek
27/12/2023
0iya
11/04/2023
0bagus banget
21/04/2022
0mengerikan
15/04/2022
0Sangat bangus
06/04/2022
0best
18/03/2022
0luar biasa
24/02/2022
0horor juga😁
14/02/2022
0serem dan cerita nya bagus
05/02/2022
0