Windi adalah anak yatim piatu yang dibesarkan di panti asuhan. Berkat kebaikan seorang donatur, ia bisa melanjutkan pendidikan hingga ke perguruan tinggi.
Suatu hari, ia terpilih mengikuti program akselerasi budaya di Korea Selatan. Saat mengikut event tour bike, Windi terpisah dari rombongan, ia tersesat dan jatuh ke jurang.
Windi di selamatkan oleh Han Yoo-Man, putra konglomerat yang sedang kabur dari rumah.
Di lembah yang tak terjamah itu tanpa disangka-sangka Windi menemukan rahasia kelahirannya.
Siapakah Windi sebenarnya?
novel nya seruu, sukaa pokok nyaaaaađđđ, asikk bangettttttđĽłđĽłđđ, aku kasih bintang 5 yaaaaaaaaa hihiiii, sukaaa bangettt bacaannyađ˝đđ
06/09
  0
SabilaNada
sangat romantis
12/06
  0
BuuNgga
bagussss
06/06/2025
  0
Nabila Nabila
bagus bngettt
03/06/2025
  0
Regina Kirana
Bagus bgtttt
06/05/2025
  0
Kabuuan: 91
1. Dua Sisi Kehidupan
Awal musim dingin di Seoul, Korea Selatan. Jalanan tampak sepi, hanya satu-dua kendaraan yang lewat d
2. Kabar Gembira
âWin! Coba tebak aku bawa berita apa ?â Berlari-lari kecil, Fina mendekati Windi dengan wajah sumrin
3. Tertipu
Sumpah, pertama kali yang ada dalam pikiran Windi ketika menjejakkan kaki di bandara Incheon ini ada
4. Melarikan Diri
Semua yang berada di kamar terperanjat begitu melihat penguasa rumah itu berdiri di hadapan mereka.
5. Bunga di Bibir Tebing
Agenda demi agenda yang dibuat oleh panitia acara berjalan dengan lancar. Mulai dari berkunjung ke t
6. Lost in Somewhere
"Ajumma, kamu baik-baik saja?" Windi mengerjap tiga kali, melihat samar ke asal suara itu. Nampak jar
7. Lukamu Mempertemukan Kita
âAku merasa pernah melihat wajahmu di suatu tempat, tapi di mana tepatnya aku lupa,â lanjut Windi de
8. Lembah Rahasia
Suara kokok ayam membangunkan Windi dari tidurnya, perlahan ia membuka mata, berusaha mengenali ruan
9. Jatuh Cinta
âAku 'kan sudah bilang, jangan kemana-mana dulu sampai kakimu sembuh," kata Yoo-Man dengan nada kebe
10. Rindu yang Membuncah
âItu ... hmm ...,â ujar Windi terbata. 'Oh Tuhaaann, tolong aku,' teriak Windi dalam hati. "itu ... t
11. First Kiss
Di depan perapian yang memberikan rasa hangat itu, Windi dan Yoo-man hanyut dalam perasaan masing-ma
12. Misteri Masa Kecil
âJadi Windi masih belum ditemukan, Nak?â Meski di telepon, suara Faris terdengar jelas, dia mencema
13. Kesempatan dalam Kesempitan
Dua puluh tahun yang lalu. Salju mulai turun dengan lebat. Tidak seperti tahun-tahun biasanya, yang m
14. Lepas Tanggung Jawab
Kaki kecil itu melangkah beriringan bersama kaki-kaki besar lainnya. Jalannya masih tertatih karena
15. Another Kiss
Suasana menjadi hening, sementara Windi duduk terpaku dengan pipi basah. Ia tidak menyangka sama sek
16. Kenyataan Pahit
Bus yang mereka tunggu tiba, lima belas menit lebih lambat dari jadwal yang tertera di dinding halte
17. Kuncup Sebelum Berkembang
âDan aku juga meminta maaf atas bagde kamu, GPSnya telah aku rusak agar mereka tidak menemukanmu.â K
18. Hati yang Tersakiti
Mereka telah berada di kamar hotel. Windi membongkar tasnya, mencari setelan untuk dipakai tidur. Me
19. Kotak Pandora
Mobil yang membawa Windi melaju pelan membelah jalanan kota Seoul yang tampak indah di malam hari. G
20. Kaya Raya dalam Semalam
Windi masih merasa tidak percaya dengan semua informasi yang ia dengar. Dia membuka amplop itu, kemu
21. Hanya Salah Paham
Tn. Han tersentak. Tidak menyangka akan mendengar penolakan yang begitu lugas dari Yoo-man. Dia meng
22. Foto di Belakangmu
Yoo-man tidak langsung menjawab pertanyaan Windi. Dia tetap diam tanpa melepaskan pandangannya dari
23. Tersiksa Rindu
"Jadi ... kamu adalah anaknya Tn. Han?" Yoo-man hanya mengangguk sambil tersenyum penuh arti. âAstaga,
Duka di Dalam Kotak Pandora
Windi duduk santai di rumah kost-nya. Meskipun tadi sudah berjanji kepada Fina untuk tidak lagi meme
Kebodohan Windi
âTentu saja tidak, meski berusaha berkelit, tapi dia tidak bisa lolos dari hukum. Terlebih lagi nama
Come and Hug Me
âApa?! Lu gila? Jadi ngapain aja lu selama seminggu di sono?â tanya Fina kaget tak percaya dengan ke
Siapa yang Berkhianat?
Windi segera meraih kertas notes, mencatat informasi penting yang terdapat di dalam biodata Vivi Yan
Pelajaran Berharga
"Apa maksud semua ini, Fina?" tanya Faris sambil melemparkan berkas-berkas hasil audit itu ke meja d
Kejutan dari Pacar
Suasana kampus terlihat sepi. Bahkan kantin yang biasanya ramai oleh mahasiswa pun terlihat lengang,
Dia [Bukan] Kekasihku
"Kenapa kamu menutupi hubungan kita? Kamu malu menjadi pacarku?" tanya Yoo-Man heran. Irish emerald i
Skandal
Yoo-Man terperanjat tidak menyangka akan mendengar kata-kata itu dari mulut Vanessa. "Jangan bercanda
Buah Simalakama
Fina terpaku mendengar pertanyaan Windi. Ia bisa mengerti ketakutan dan kekhawatiran yang sahabatnya
Mari Kita Putus
"Mengakhiri hubungan dengan Windi?" Yoo-man balik bertanya dengan bibir bergetar. Sebuah keputusan y
Nyaris Ketahuan
"Kamu ... mau ... kita putus?" tanya Windi dengan suara bergetar. "Hanya untuk sementara, Windi. Samp
Sentilan Kecil untuk Vanessa
"Oom, Vanessa sepertinya sudah tahu Yoo-man punya pacar yang kuliah di Universitas Buana. Bisa carik
Pria dari Masa Lalu
"Apa? Vanessa tiba-tiba ke Korea? Ada agenda apa?" tanya Faris heran. Di seberang telepon, Sinta hany
Donor Mata
Windi mempercepat langkah, tidak ingin orang kepercayaan Tn. Han itu menunggunya lebih lama. Namun, b
Kandidat Direktur
"Dia hanya shock," kata dokter keluarga yang memeriksa keadaan Windi. Dokter yang masih terlihat mud
Tumbal Jabatan
"Yoo-man-ah, kamu sudah bangun?"Â Ny. Ko kaget, langsung mengejar Yoo-man yang sudah berdiri di bibir
Perawat Pribadi
Ruang rapat berukuran dua ratus meter persegi itu tampak mewah dan megah. Beberapa lukisan mahal mel
Kecurigaan Windi
Perasaan tidak enak langsung menjalar di hati Windi. Ia yakin sekali sangat kenal dengan pemilik sua
Terbongkar
Keesokan harinya, pukul tujuh kurang lima belas menit, Windi sudah selesai bersiap. Ia tampak cantik
Siasat Licik
Aroma apak langsung menyeruak saat pintu ruang bawah tanah itu dibuka. Debu, kapang, dan lumut tampa
Persekongkolan
Kim Kyung Min mempercepat langkahnya menuju ruang kerja Tn. Han yang berada di lantai dua. Wajahnya
Menenangkanmu
Langit malam masih memperlihatkan rona-rona jingga yang ditinggalkan senja. Bulan pun masih bersembu
Pertemuan Keluarga
Keesokan paginya. "Win, besok malam bisa luangkan waktu?" tanya Tn. Han, beberapa saat sebelum Windi
Terpesona
Ruangan Royal Cousine Oritaste Restaurant tampak mewah dengan ornamen berwarna emas dan perak. Sebua
Rencana Brilian
Taejun terkesiap, tidak menyangka Yoo-mi akan mengajukan pertanyaan yang membuatnya terpojok. Wajah
Godaan
Kang Has-Na yang sedang makan langsung tersedak mendengar Windi menyebut namanya. Dengan gelagapan,
Adu Trik
Dengan gerakan cepat Te Jun menyelipkan sepotong kertas ke tangan Windi, lalu bergegas menuju mobil
Gosip Panas
Pagi itu para karyawan Han Enterprise sedang sibuk di balik kubikel masing-masing. Semua fokus denga
Pengakuan
Semua mata serentak menoleh ke belakang Windi, terpaku melihat tatapan tajam dari wajah tampan Te Ju
Tidak Berdaya
Beberapa waktu kemudian, di kediaman Tn. Han, Yoo Man sedang berbicara dengan seseorang di telepon.
Jalan Terbaik
"Han Yoo Man, apa maksud perkataanmu?!" Tiba-tiba Tn. Han telah berdiri di depan pintu kamar Yoo Man.
Frustrasi
Beberapa menit sebelumnya. Mobil yang membawa Windi sampai di kediaman Tn. Han. Rasa lelah terpancar
Nekat
Pagi sudah menyingsing, cahaya matahari menerobos melalui sela-sela gorden yang tertutup, tetapi Win
Fitnah Keji
Kota Seoul gempar. Berita tentang upaya bunuh diri pewaris Han Group menghiasi semua media. Sejumlah
Pisau Tak Kasat Mata
Diculik saat kecil, kemudian dibuang ke panti asuhan. Belasan tahun tumbuh di panti asuhan, lalu dal
Tak Sabar
"Masuklah," ujar Tn. Han begitu ia melihat Windi berdiri canggung di depan pintu. "Siaboji ... tentan
Pergi
Kondisi Yoo Man sudah tampak membaik saat Ny. Ko, Yu Mi, dan Windi sampai di rumah sakit. Ny. Ko men
Janggal
[Empat tahun kemudian] Windi sedang berada di sebuah lobby gedung, menunggu panggilan wawancara kerja
Lupa
Dengan pikiran yang berkecamuk, Windi melangkah canggung menuju lobby, melewati Seo Da-Mi yang tenga
Rayuan Maut
Windi berdiri, menyambut uluran tangan pria itu. "Senang bertemu dengan Anda, Pak Han. Mohon bimbinga
Simalakama
Setelah satu minggu lebih mempelajari proyek-proyek Jisung Mine & Co, Windi menemukan ada kejanggala
Terancam
Windi berjalan menuju cubiclenya dengan galau. Sikap Tn. Kim benar-benar menguras energinya. Sebisa
Otak Mesum
Sibuk dengan tugas prospektus Jisung Mine & Co yang sedang ia kerjakan, membuat Windi lupa dengan wa
Luka Lama
Lelaki tampan itu terus mendekat dengan perasaan bercampur aduk. Penyesalan dan rindu yang membuncah
Pendekatan
"Kamu serius, Win?" tanya So-Hyun dengan ekspresi tidak percaya saat Windi menceritakan kejadian sem
Bukan Promosi
'Mutasi ke Jeongseon? Itu 'kan kota kecil di Gangwon? Jumlah penduduknya saja ga sampai lima puluh r
Nama di Batu Nisan
"Halo, Windi. Sudah lama tidak bertemu. Apa kabar?" tanya sebuah suara yang sangat familiar di telin
Tak Sendiri Lagi
Han Tae Jun tidak mau menyerah begitu saja. Dia pernah kehilangan Windi di masa lalu, dia tidak keja
Hutang Penjelasan
Suasana rumah sakit mendadak ramai oleh kerumunan karyawan. Berita kecelakaan yang dialami Tae Jun t
Membangkit Luka Lama
Dari arah lift Windi melihat Yoo Man berjalan mendekat. Langkahnya penuh wibawa dengan sorot mata be
Tak Akan Muncul Lagi
Tak tahan dengan penasaran yang mengusik hati dan pikirannya, Windi pun berjalan mendekati Yoo Man. "
Tidak Butuh Restu
Windi menatap nanar plafon kamarnya. Sudah tiga puluh menit ia seperti itu, terbaring di atas ranjan
Perjodohan Tak Terduga
Kesendirian dan kesepian mungkin menjadi dua hal yang akan selalu ada di dalam hidup Windi. Terkadan
Lamaran Mendadak
"Duduklah, Win. Mari kita bercerita tentang masa depan. Seandainya saja aku tahu kalau wanita yang s
Firasat Buruk
"Mari kita saling melengkapi, Win. Apakah kamu bersedia memberiku kesempatan untuk menjadi calon sua
Aku Takut Tidur Sendiri
Ruang apartemen itu terlihat sangat kacau. Barang-barang berserakan di lantai, lemari terbuka dalam
Saatnya Membuka Hati
"Yakin ingin aku temani di sini? Nanti kamu justru gak bisa tidur lho," goda Pandu. "Kenapa?" tanya W
Menepis Keraguan
Windi merasa harinya tak lagi hitam putih sejak menjalin hubungan dengan Pandu. Mungkin karena sempa
Gairah Bercumbu
Windi tidak menyangka jika dirinya akan disambut dengan sangat hangat oleh keluarga besar Pandu. Ber
Ramyeon Mokgo Galae?
Windi terkesiap, ia terduduk, spontan menjauh dari Pandu. Napasnya masih tersengal dan wajahnya masi
Tak Terduga
Windi mematut pantulan dirinya yang ada di cermin. Sungguh ia merasa takjub sendiri melihat penampil
Aku Tak Mau Menunda Lagi
Pandu heran melihat Yoo-man dan Windi terdiam dengan tatapan saling bertaut, sementara wajah mereka
Tamu Tak Diundang
"Aku senang sekali, Win. Memang itu yang aku mau. Tetapi, kalau aku boleh tau, apa alasan kamu tiba-
H-5
Dengan penuh tanda tanya Windi menyeret langkah menuju pintu, lalu mengintip lewat peephole yang ada
H-3
Dua hari berlalu. Di kediaman keluarga Han sedang terjadi ketegangan. Pasalnya adalah kepulangan Yoo
At The Wedding Day
Untuk beberapa saat Windi terpaku di tempatnya berdiri karena tidak percaya dengan apa yang ia lihat
Hadiah Untuk Pandu
Satu jam sebelumnya. Di ruang tunggu pengantin pria, Pandu bercengkrama dengan sejumlah tamu yang mer
Takdir yang Menyatukan Mereka (TAMAT)
Windi terpaku di tempatnya berdiri, sementara matanya tak berkedip menatap Yoo-man. Untuk beberapa s
Bagus banget ini, rekomended dech đ
20/12/2021
  1bagus, cumn sakit hati windi ndk nikah sama pandu
15/04
  0bagus novel nya
04/01
  0baik
10/09
  0sangat bagus
06/09
  0novel nya seruu, sukaa pokok nyaaaaađđđ, asikk bangettttttđĽłđĽłđđ, aku kasih bintang 5 yaaaaaaaaa hihiiii, sukaaa bangettt bacaannyađ˝đđ
06/09
  0sangat romantis
12/06
  0bagussss
06/06/2025
  0bagus bngettt
03/06/2025
  0Bagus bgtttt
06/05/2025
  0