Kabuuan : 25Pertemuan
Sebuah mobil mewah melaju membelah jalanan dengan kecepatan tinggi. Namun tiba-tiba ban mobil mencic
readmore Salah Paham
"Sudah selesai mengomelnya, hm?" Zara tidak menjawab. Dia memalingkan mukanya dengan kasar, dan mende
readmore Amnesia
"Hoaamm...." Zara menguap lebar-lebar. Kepalanya masih terasa agak pening dan berdenyut. Namun, begit
readmore Satu Tembakan
"Dasar wanita sialan! Gadis gila! Berani-beraninya dia bersikap seperti itu padaku! Sejak pertemuan
readmore Hipertensi
“Waduh, kenapa ramai sekali? Jangan-jangan benar Tuan kenapa-napa!” seru Toby panik dari luar korid
readmore Bangun di Pelukan Musuh
"Aw... aduh, aduh, aduh, aduh..." keluh Zara dramatis sambil merayap keluar dari bawah kolong kasur
readmore Terjebak
Setelah meluapkan amarahnya di koridor dan mengusir Toby beserta seluruh tim pengawal, Leo Marcone m
readmore Orang Utan Kurus
Sementara Zara sibuk meratapi kelambatan otaknya di luar dinding lantai tiga, Leo Marcone melangkah
readmore Mencoba Kabur
“Sumpah, ini tangan gue udah gak kuat lagi buat pegangan. Mana udah keringetan gini, panas…”
readmore Hidupku tak Berarti
"AAAAAAKKKKHHH!" teriak Zara refleks begitu suara tembakan menggelegar memekakkan telinganya. Langkah
readmore Banyak Request Sebelum Mati
Lamunan melankolis Zara tentang kerasnya roda kehidupan mendadak buyar saat suara bariton Leo kembal
readmore Pesan Terakhir
"Aku akan memberimu kesempatan sepuluh detik untuk mengatakan pesan terakhirmu," ucap Leo tegas, sua
readmore Pembawa Sial
Langkah kaki Leo terdengar tegas menapak lantai marmer mansionnya. Di balik wajah dinginnya, otaknya
readmore Mandi Ala Sultan
Setelah berhasil lepas dari lilitan tali tanpa semenit pun para pengawal berani mengajaknya mengobro
readmore Di Balik Kemarahan
Aku terbiasa memadamkan nyawa. Tapi entah mengapa, dua kalimat sederhana darimu justru mampu memadam
readmore Curhat Sebelum Mati
Langkah kaki tegap Leo akhirnya membawa mereka sampai di sebuah ruangan yang luar biasa luas. Itu ad
readmore Tamu Tak Diundang
Sementara Leo dan Zara masih terjebak dalam atmosfer salah tingkah yang brutal di dalam ruang makan
readmore Sambutan Istimewa
"Pengawal, siapkan mobil!" perintah Leo cepat, suaranya menggelegar tegas di sepanjang koridor. Tanpa
readmore Penuh Drama
Leo berdiri tegak dengan melipat kedua tangannya di depan dada, menatap datar ke bawah, tepat ke ara
readmore Gerbang Dunia Mafia
Sepeninggal mobil Leo yang melaju menjauh, keheningan mendadak menyergap pos penjagaan. Detik beriku
readmore Sang bos Mafia
"Gambino," jawab Leo pendek. Gerakan garpu di tangan Rico terhenti. Detik berikutnya, tawa renyah yan
readmore Calon Tahkta Lucchese
Oh sial, si gadis gila itu kembali berulah! maki Leo frustrasi dalam hati. Ia menekan earpi
readmore Aku gak Kesurupan
Dalam perjalanan pulang ke mansion, otak Leo dipenuhi tanda tanya besar. Laporan anak buahnya terus
readmore Cius?
"Takut ditinggal?" Zara mengangguk-angguk pelan, bahunya masih bergetar hebat disertai sesenggukan ya
readmore Seragam untuk Tawanan
"Mommy... Aku bahkan sudah tidak ingat mukanya lagi. Aku ditinggalkan... jalannya sepi... aku dibuan
readmore
lucu
2d
0