Kabuuan : 22Bab 1 Tamu?
"Kasihku... sampai di sini kisah kita, jangan tangisi keada--" suara Rahel berhenti seketika, karena
readmore Bab 2 Nenek Lampir?
"Kak, udah gue siapin nih. Di meja depan televisi. Gue nyiapin buku dulu, habis itu nyiapin motor! L
readmore Bab 3 Aneh
Dua perempuan sudah berkumpul di kamar Rahel. Sedang sang empunya kamar tengah di dapur. Rahel sibuk
readmore Bab 4 Receh
Malam itu, gelapnya datang dengan hujan yang menemaninya. Menunggu pagi untuk menggantikan posisi. H
readmore Bab 5 Kelewat Jujur
Rahel segera memasukkan makanan ringan ke dalam stoples yang sudah kosong. Menata berbagai macam kue
readmore Bab 6 Seseorang
"Duh ... ini kenapa aku yang cuma disuruh bawa?" protes Nica karena hanya dia yang membawa barang-ba
readmore Bab 7 Apa Kabar?
Malam telah pergi, dan mentari bersinar lagi. Entah sampai kapan bumi ini terus berputar. Sinar mata
readmore Bab 8 Makin Gemes
"Woi! Itu, lo lagi di sapa sama orang, Rahel! Malah diem aja, lo kenal kan sama dia?!" geram Rika se
readmore Bab 9 Gebetan?
Double date, dua kata yang menggambarkan para remaja menuju dewasa itu. Ya, siapa lagi kalau bukan p
readmore Bab 10 Ikut Alur
Tadi siang, tepatnya saat mereka pergi bersama, ada yang mengganjal di benak Rahel hingga sekarang.
readmore Bab 11 Mantapkan Mental
"Bisa nggak sih kak, nggak usah ngeganggu. Ini gue lagi nikmatin coklat hangat, meresapi aromanya. B
readmore Bab 12 Kolor Ijo
"Kalau gue sih suka daerah pegunungan, tapi gue ngikut aja," balas Andi. Rahel dengan semangat ikut m
readmore Bab 13 Amplop
Kurang lebih enam jam perjalanan yang mereka tempuh. Para calon mahasiswa itu telah sampai di villa,
readmore Bab 14 Cemburu
"Rahel," panggil Rika pelan dengan tangan menggoyang-goyangkan tubuh Rahel. "Bangun, Hel. Lo kemarin
readmore Bab 15 Dia Datang
Mereka yang sudah menghabiskan waktu siangnya di kamar, cukup merasa senang karena tidak lelah berja
readmore Bab 16 Tolong!
"Aku mohon, Hel... maafin aku," pinta Daniel menyesal. Daniel berhasil menemukannya. Meski tak yakin
readmore Bab 17 Masa Lalu
Para remaja itu masuk ke dalam mobil. Duduk sesuai pertama kali mereka berangkat kemarin. Rahel dudu
readmore Bab 18 Pasti Ada Alasan
Rahel bergegas mengambil jaket dan kunci motornya yang sudah ada di ruang televisi karena ia sengaja
readmore Bab 19 Tamparan
"Hoho …! Woi! Sst ...! Woi! Sst ...," goda Marcel dengan menekan-nekan lengan Rahel yang kini tengah
readmore Bab 20 Maaf Diterima
Acara kejutan yang mereka lakukan untuk sang ayah tengah malam tadi telah berhasil. Pagi ini Ana dan
readmore Bab 21 Obat Nyamuk
Tidak sampai dua puluh menit di dalam kamar, bel rumahnya berbunyi. Nica yang memang tidak tidur sia
readmore Bab 22 Akhir?
Rahel geleng-geleng kepala dan mengangkat tangan kanannya, digerakkan ke kanan-kiri. "Halah, nggak u
readmore
kakk baguss banget
13/04/2025
0kasih 5bintang
23/02/2025
0enak
15/02/2025
0bagus
29/01/2025
0ini novel sangat bagus
06/10/2024
0hebat
17/09/2024
0seru
04/09/2024
0keren
07/08/2024
0bagus
01/08/2024
0bagus, tapi ga di lanjut
24/06/2024
0