Kabuuan : 50Luka dalam kecelakaan
“Bannggg baannggg, bangun bang Luka, kebiasaan deh tidur di kamar orang ih, bangunnn cepett ade mau
readmore Luka dalam sakit
“Abbaaannggg banggg!” teriakan Raina memenuhi seluruh ruangan. “Eehhh udah jangan kenceng-kenceng nan
readmore Luka dalam pelukan
“Naaahhh akhirnya pulang abang ya,” mama membuka pintu. “Iya aku kangen kasurku ma, di rumah sakit k
readmore Luka dalam hati
"Sei, masuk! ngapain di situ," ujar Luka. "Uka, gimana udah enakan?," tanya Sei. "Yah begini lah, ma
readmore Luka dalam kebingungan
"Halo de, dimana? abang udah di depan kompleknya Siska nih," "Iya otewe ni jalan ke depan," Beberapa
readmore Luka dalam bahagia
"Eh abang mau kemana tumben minggu pagi gini udah rapi aja, sarapan dulu," ucap mama. "Nanti aja di
readmore Luka dalam dekap
Keesokan paginya “Morning mam,” Luka mencium pipi mama. “morning, tumben gak ada drama pagi ini, bia
readmore Luka dalam menunggu
“Abaanngg… tolong ambikan buah dong, ade pen makan buah,” suruh Raina dengan senyumnya. “Oke tuan pu
readmore Luka dalam sembunyi
Raina dan Luka keluar malam itu berniat mencari tukang nasi goreng di sekitaran kompleknya. Maklum s
readmore Luka dalam motor
*Ddrrrttt ddrrtt ddrrttt “Mmhhh siapa sih,” Luka mengucek matanya. “Haloooo Ka, lu kemana aja sih di
readmore Luka dalam taruhan
“Udah siap de?” ujar Luka di atas motornya. “Awas ya jangan ngebut ngebuu…tttt wwwaaaa,” Raina berte
readmore Luka dalam terkejut
“Ade pulang, mmaaaa,” ucap Raina mencari mama. “Loh kirain sampe malem pulangnya, kata abang tadi ma
readmore Luka dalam permainan
"Abang, temennya di ajak makan siang ayok, udah siap tuh di meja makan cepet ya,” ucap mama di depan
readmore Luka dalam pasar
Rutinitas pagi hari yang selalu di hadapi Luka ialah mendengar omelan mama dan Raina yang tak bisa d
readmore Luka dalam KKN
Setelah seharian berkeliling pasar bersama Sei, Luka pulang hampir petang. Ia membawa beberapa belan
readmore Luka dalam jarak
“Guys kondisi aman semua ya, Van ntar 2 jam lagi gantian nyetir ya,” ujar Luka. “Siap aman,” jawab E
readmore Luka dalam hati
Setelah kejadian malam pernyataan cinta Luka, mereka pun telah resmi menjalin hubung pacaran. Di min
readmore Luka dalam yang teramat
“Bang abaangggg, kok tidur di sini sih,” mama membangunkan Luka yang tertidur di meja makan. “Mmmhhh
readmore Luka dalam lamunan
[Halo yang, jangan jemput di depan rumah ya, agak di depan komplek aja biar papa gak banyak tanya he
readmore Luka dalam mabuk
Makan malam itu terasa sangat canggung bagi Sei, pasalnya sangat terlihat sekali Luka dan Raina yang
readmore Bukan muhrim?
"Astaga, kalian masih tidur jam segini," mama yang masuk ke dalam kamar Luka. "Ayok bangunnn, jangan
readmore Awkard
Sejenak Luka dan Raina hanya saling diam menatap langit-langit kamar. Entah mengapa perasaan aneh me
readmore Seharusnya kita
Di pagi hari yang dingin berselimut kabut, mama dan Raina telah siap untuk pergi sarapan di resto pe
readmore Dekapan yang sama
"Bang stop, mmhhhh stop it!" Raina mendorong tubuh Luka. Tak terasa air matanya mengalir seiring huj
readmore Terjebak dalam ruang hati
"Dek, masih lama apa nggak? pegel nih," keluh Luka menumpukan badannya pada troli. "Ish bentar, ini
readmore it's me?
Luka dan Raina keluar dari gedung bioskop itu sembari memerhatikan sekeliling untuk mencari mamanya.
readmore Altar Pernikahan
Selesai mandi, Luka segera beranjak ke tempat tidurnya. Terlihat Raina yang tengah terpejam entah su
readmore Luka dalam curiga
"Yang," Sei menepuk bahu Luka yang tengah menikmati makanannya. Sedikit terkejut, Raina hanya meliri
readmore Special day
Tap tap tap Langkah kaki Luka terdengar menuruni tangga. Raina melirik padanya. Terlihat mama yang t
readmore Antara kau dan dia
[Halo, Uka udah di depan rumah ya] [Owkay yang] Mobil Luka terparkir rapi di depan rumah Sei. Terlih
readmore Red Wine
"LUKAAAA!" Teriakan Sei di belakang stage hampir kalah dengan suara MC dari arah stage. Luka yang ta
readmore Salah siapa?
"Dek bangun, dekkk," Luka mengguncang-guncang tubuh Raina yang kini telah berada di atas kasur. Enta
readmore Renggut
Siang pun berlalu begitu cepat. Kini Raina yang masih lemas pun terbaring menatap balkon kamar hotel
readmore Luka Raina
"Abang bangun udah siang," teriak Mama dari luar kamar Luka. Berkali-kali ia mengetuk pintu kamar Lu
readmore Periksa
"Jadi kenapa adek saya Dok?" tanya Luka. "Oh nggak ada masalah serius, cuman pendarahan biasa karena
readmore Taruhan Luka
"Abang cepet bangun anterin adek sekolah ih, Mah ini abang nggak mau bangun juga," Rutinitas pagi Ra
readmore Rasa Tersembunyi
"Udah siap lu?" tanya Brian meledek. "Gak usah banyak bacot lu, tinggal buktiin aja siapa yang menan
readmore Dating
"Uka tunggu," teriak Sei mengejar Luka. Luka berhenti tepat di depan kelasnya. "Eh iya Sei ada yang
readmore Kecurigaan
"Mah tolong ambilin ayamnya lagi," pinta Papa. Makan malam keluarga tersebut sangat berbeda. Luka da
readmore HOLIDAY
"Dek nggak bawa baju ganti?" tanya Papa melirik ke arah tas gendong Raina. "Oh bawa kok satu aja, ka
readmore KENYATAAN PAHIT
Ciuman panas itu berlangsung cukup lama. Raina yang berusaha menepis segala rasanya tak kuasa memben
readmore RAINA DALAM CURIGA
Lama sejak ia terbaring disamping Luka, Raina tetap tak bisa tertidur meski tubuhnya sudah lelah tak
readmore SEMBUNYI DALAM LUKA
Tatapan Raina penuh amarah pada Luka yang tengah berbaring memegangi bingkai foto di tangannya. Foto
readmore RUNTUH
“Udah gila ya lu Rain,” bentak Liodra kala mengobati punggung tangan Raina yang terluka. “Entahlah gu
readmore Cemburu
Raina terbangun dengan suasana hati yang lebih baik dari kemarin. Ditengoknya jam pada ponselnya men
readmore RASA YANG TERTINGGAL
Dengan Langkah terpaksa Raina menghampiri Luka di depan gerbang sekolahnya. Tanpa sepengetahuannya J
readmore TEGA
“Jangan ada pertanyaan apa-apa dulu ya, temuin Mama dan biarkan dia jelasin semuanya,” ucap Papa men
readmore LUKA TERAKHIR YANG PERNAH ADA
"Hahhh, seenggaknya gue bisa menenangkan diri disini sendiri," ucap Raina merebahkan tubuhnya di ata
readmore KENYATAAN ITU
Setelah melangsungkan pernikahan yang sederhana. Elena dan Leo memutuskan untuk pindah ke luar kota.
readmore TITIK TEMU
"Waw hebat ya ortu gue, nggak nyangka," ucap Raina terpaku. "Eh bentar dulu, tapi gue nggak tau sebe
readmore
campur aduk dong perasaan nya baca ini sambil rebahan di kamar😭😭emg penulisnya gk pernah gagal si bagus banget 😭❤❤
22/12/2021
1ka season 2 nya gak ada yah aku udah nunggu dari tahun 2021 loh ka😆😭soalnya aku masih ingt sampe kucari dinoveltoon pun gk dpt ..
09/10
0bagussss bangett kakk
11/07
0mantap
22/06
0kereen bgt ceritanyaa
05/06
0jan lupa nadin dilanjut lagi kk
27/05
0bagus
13/05/2025
0Menarik banget ceritanya
10/05/2025
0seru
03/04/2025
0bgus bgt kakk
03/04/2025
0