Kabuuan : 28Janji (Bagian 1)
Arwen Marine Raymon berbalik menuruni tangga. Tubuhnya dipenuhi gelayar kebahagiaan ketika Trinita,
readmore Janji (Bagian 2)
Selasa pagi, langit biru cerah bertabur awan-awan putih seperti segerombolan kapas yang melayang-lay
readmore Ingin Tahu (Bagian 1)
Tiga gundukan tanah merah basah bertabur bunga dikelilingi orang-orang berpakaian hitam. Semua menun
readmore Ingin Tahu (Bagian 2)
Ketika Arwen terbangun, kamar terlihat gelap gulita. Dia bangkit dan berjalan menyusuri tembok menca
readmore Perkiraan (Bagian 1)
Arwen, kamu mendengarku?” Trinita berdiri sebal di samping Arwen. Ketika itu Arwen sedang duduk di k
readmore Perkiraan (Bagian 2)
Arwen berjalan cepat ke garasi dan mengeluarkan mobilnya. Dia sangat merasa bersalah menyembunyikan
readmore Sumber Yang Terlupakan (Bagian 1)
Sekitar pukul tiga sore Arwen kembali ke rumah diikuti Dinar. Mereka memarkir mobil di garasi yang t
readmore Sumber Yang Terlupakan (Bagian 2)
Keesokan harinya Arwen bangun kesiangan. Semalam dia berpikir tentang pertimbangan-pertimbangan yang
readmore Keputusan
Keesokan paginya Arwen terbangun dengan kaget ketika Trinita membuka gorden kamarnya. Membuat cahaya
readmore Pindah (Bagian 1)
“Kamu benar-benar akan pindah Arwen?” kata Dinar merana setelah Arwen bercerita kepadanya. Mereka be
readmore Pindai (Bagian 2)
Siang itu Jakarta diguyur hujan deras. Arwen sampai di apartemen Tante Karin dengan baju setengah ba
readmore Malam Pendanaan (Bagian 1)
Esok paginya Arwen berbagi taksi dengan Trinita. Setelah menurunkan Trinita di kantor barunya. Arwen
readmore Malam Pendanaan (Bagian 2)
-kira pukul sembilan, acara penggalangan dana sudah berakhir. Para undangan mulai meninggalkan tempa
readmore Kekasih Trinita
Arwen turun dari apartemen tepat pukul tujuh malam. Langit cerah bertabur bintang, dan tak ada kemun
readmore Dicky Lang (Bagian 1)
Tante Karin sudah berada dalam kamarnya ketika Arwen meninggalkan apartemennya. Setelah pulang dari
readmore Dicky Lang (Bagian 2)
Arwen tidak berkata apa-apa lagi. Dia menunggunya sampai teler. Sebenarnya dia tidak tega. Tapi lebi
readmore Kematian
SUDUT KEPOLISIAN BAGIAN II Tangerang-Jakarta. Pukul 08.15. Satu mobil polisi dan ambulan dengan kecep
readmore Salah Tangkap
Sabtu pagi, pukul delapan Arwen dibangunkan oleh suara ponselnya. Dia meraba-raba mencarinya dengan
readmore Muncul Lagi
SUDUT KEPOLISIAN BAGIAN III Ketika AK P Reyfan kembali ke dalam kan tor, para partnernya masih berada
readmore Tidak Bisa Dipercaya
Kedatangan Dinar benar-benar membuat Arwen terhibur untuk beberapa hari ke depan. Arwen dan Dinar me
readmore Teman Lama I
Keesokan harinya Arwen terbangun dengan tubuh lebih kaku daripada biasanya. Dia merasakan sesuatu me
readmore Teman Lama 2
“Memang ada apa, Arwen?” “Rey, bisakah kamu ikut aku. Aku harus memberitahumu sesuatu” “Baiklah….” Jaw
readmore Teman Lama 3
“Tidak ada apa-apa Tante Karin. Anda tenang saja” jawab Arwen, mengecup pipi kirinya kemudian melamb
readmore Kematian Dan Petunjuk I
Prospek bertemu dengan kedua orang tua Dinar esok harinya terasa sangat berat dan penuh keharuan, Ib
readmore Kematian Dan Petunjuk 2
Setengah jam kemudian, seru ambulans dan mobil polisi kembali terdengar, Arwen terduduk lemas di rua
readmore Kepingan Puzzle I
SUDUT KEPOLISIAN BAGIAN V “Reyfan, apa kamu sudah mendapat petunjuk baru?” Tanya AKP Ari. Saat itu sia
readmore Kepingan Puzzle 2
Kemudian dia merasa bosan dan mulai berjalan-jalan melihat-lihat. Mula-mula ke dapur tapi tak ada ap
readmore Sang Bulan Sabit
Arwen tak bisa melihat karena terlilit selimut. Dia berkutat melepasnya dengan sekuat tenaga. Pegang
readmore
baguss bangettt kakkk
01/05/2025
0ggggggg
14/01/2025
0cerita sangat bagus
16/07/2024
05.0
12/06/2024
0ceritanya bagus 👍👍
18/05/2024
0bagus
04/04/2024
0❤️❤️❤️❤️
06/03/2024
0bagus
10/02/2024
0baik
26/01/2024
0sangat bagus
25/01/2024
0