Kabuuan : 21Bab 1
Cuaca terlihat mendung. Suara keramaian terus bergeming kencang. Ferrell pun menatap langit mendung
readmore Bab 2
Alih-alih terkejut, ini hanyalah gertakan semata. Sudah banyak hal yang terjadi belakangan ini, disa
readmore Bab 3
Malam yang terasa sunyi. Berbeda dengan hari biasanya. Seseorang baru saja keluar dari bar. Tidak la
readmore Bab 4
Saat ini ketika semuanya sudah berada di dalam ruang yang mengerikan, tidak ada seorangpun yang bisa
readmore Bab 5
Sudah berapa lama ini terjadi. Kekacauan yang semakin lama semakin membuat kepala terasa sakit saja.
readmore Bab 6
Pagi hari ketika semua orang tengah sibuk dengan kegiatan mereka, saat inilah sesuatu terjadi. Tepat
readmore Bab 7
Suasana kantor yang masih saja membicarakan rumor itu membuatku nyaris gila. Sampai detik ini orang-
readmore Bab 8
Serena tampak terdiam saat itu juga. Kali ini memang tidak mau berurusan dengan hal apapun. Disaat y
readmore Bab 9
Satu dari beberapa hal yang menyulitkan, perlahan mulai mengikis mentalku. Sekarang diriku berada di
readmore Bab 10
Suasana di Studio masih saja dingin. Semakin lama diriku merasa tidak nyaman hingga akhirnya keluar
readmore Bab 11
Juan terlihat gelisah. Wajahnya yang tampak muram itu membuat dirinya merasa tidak tenang. Situasiny
readmore Bab 12
Tidak kusangka Juan akan menghubungiku malam-malam begini. Sampai disini diriku merasa sedikit takut
readmore Bab 13
Juan masih berdiri dan tidak berani membuka pintu tersebut. Meski begitu dirinya merasa terganggu se
readmore Bab 14
Hari semakin larut malam. Tidak ada yang bisa dilakukan selain mempersiapkan untuk hari esok. Dengan
readmore Bab 15
Keesokan harinya. Ketika terbangun dari tidurku, tiba-tiba saja diriku terkejut karena berada di seb
readmore Bab 16
Mark berdiri di hadapan Mario dengan tatapan penuh tekad. Di dalam pikirannya, hanya ada satu hal ya
readmore Bab 17
Mark masih menatap layar ponselnya dengan wajah pucat. Pesan itu singkat, tapi hantamannya begitu ke
readmore Bab 18
Mark duduk di kursinya dengan wajah pucat, matanya menatap kosong ke berkas foto di meja Mario. Nama
readmore Bab 19
Mark menatap layar ponselnya yang kosong setelah kabar tentang hilangnya Jeremie. Dadanya terasa ses
readmore Bab 20
Mark menatap kartu identitas di tangan Cassandra cukup lama, seakan benda itu bisa menjawab semua ke
readmore Bab 21 Tamat
Hujan deras mengguyur kota malam itu, menambah kelam bayangan di balik gedung-gedung tua. Mark berdi
readmore
aplikasi yang menghibur
25/12
0bagus seru nyaa
22/12
0very good, i really like it😍
22/12
0ini sangat seru
16/12
0bagus juga seru
09/12
0seruuu
02/12
0sangat seru
07/11
0seru crita nya
27/09
0sangat memuaskan
26/09
0good 👍
25/09
0