Sinopsis
Awan yang berarak di langit mulai berubah sedikit temaram. Redup senja terasa menusuk. Tampak, seakan sebentar lagi buliran-buliran serupa jarum raksasa akan segera meluruh ke tempatku sedang bersimpuh.
Ayyash ...
Maafkan Mama baru datang mengunjungimu setelah tahun demi tahun bergulir pilu. Maafkan Mama yang datang sendirian, karena adik-adikmu masih terlalu kecil dibawa kemari, Nak.
Mama yakin, sekarang Ayyash sedang berbahagia di Surga bersama keempat saudaramu yang lain. Titip salam Mama, Nak, pada keempat saudaramu itu yang bahkan belum sempat Mama beri nama.
Buliran bening dari langit kalah cepat dengan buliran bening dari netraku yang sejak tadi semakin deras menganak sungai.
Meski alam semakin gelap, aku tak hendak bangkit dari sini. Biarkanlah, biarkan hujan menghapus air mata yang terus saja bergulir. Wajah yang bersimbah ini pasti akan mengering, tetapi darah yang masih menetes di dalam sana, tak pernah benar-benar membeku.
Ayyash ..., mungkin Ayah sering kemari, ya? Maafkan Mama yang tidak mampu mempertahankan kebersamaan ini setelah kamu dan keempat saudaramu tak bisa kami dekap.
Ayah pergi, Nak, karena tidak ada satu pun dari kalian yang menemani Mama di bumi.
Kilat menyambar kian menggelegar. Seolah tahu scene seperti apa yang ingin diabadikannya dalam kehidupan. Dulu, aku pernah begitu takut pada suara dentumannya. Namun, sekian tahun yang lalu aku pun pernah menantangnya hanya untuk mempertahankan rumah tangga.
Mungkin takdir baik memang bukan milikku, pada sambaran petir tanpa gelayut mendung, dia tetap memilih pergi. Meninggalkanku dengan luka yang masih menganga.
Ayyash, Mama pulang, ya, Nak! Adik-adik kecilmu di rumah pasti takut jika hujan begini. Entah kapan Mama dan Ayah bisa mengunjungimu bersama.
Tak perlu mengusap wajah, karena badanku memang sudah terlanjur kuyub. Perlahan aku mulai meninggalkan pusara Ayyash, putra ketigaku yang lahir tiga belas tahun silam tanpa sempat kudengar tangisnya.
ternyata aplikasi ini bagus saya senang buuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuouzhxjdhhjhjjjjjjjjjjjjjjjhjdhdjdjhdddhhhdhhd GG dfdyhdhsjsnsnsnsjjsjsbddbsuhsbshsjsjsjsnkslsksbkshsushsiwnsoejwkjsoshsjshsjshoewkkeosegehhwjwkheiehehehejewwhwuhwowiwhjwjwhsbsvvsvsvsvsvsvvsbssbsbvssbjeeekbcckhhfogohfiiiulditioudfdgfkgoufofofkhfkvohcudgdjfsjsjfskjfslskllxkgxkgchooffusuudioskfkkffuuoxghkpxifhxkfjfkjkgfitodudufiguifphfuspidpfpigpigpukgkkskgsfhfskyggzogkooyyoyaaoyoshlslhffssoufossfoysuofsouffduosfuoodp
1d
0
PutriNabila
seru
26/03
0
Ojol Marah
nice
18/03
0
TiyaYanti
bagus novelnya, sungguh
10/03
0
ArvinoArvino
baguss
22/01
0
RunnHarun
sedih
08/01
0
GhacorRiski
buku ini bagus sekali
17/11
0
SetiawanAgus
bagusss
17/11
0
YunitaYunitaaini
like
10/11
0
Delvi jayaAzka
bagus😍
24/09
0
Kabuuan: 50
Orientasi Kampus
Siapa di sini yang lulusan Pondok Pesantren dan Madrasah Aliyah?" Suara Dosen matrikulasi mata kulia
Mengubah Penampilan
Perlahan aku beringsut turun dari batu yang sedang kami duduki. "Tunggu Alia!" Azwar menarik tangank
Pindah Fakultas
Mungkin sudah sekitar lima belas menit aku mondar mandir di bawah tangga. Belum juga kuputuskan akan
Ada Cinta Lain
Azwar benar-benar memaksa membawaku ke rumahnya. Berulang kali aku mencari alasan untuk mengundur-un
Lamaran
Pagi-pagi sekali aku sudah tiba di kampus. Sudah kuputuskan masalah ini tidak boleh didiamkan terlal
Tsunami
Waktu berjalan, tak ada satu makhluk pun bisa menghentikannya. Begitu pun cintaku dan Azwar, tiada d
Mencarimu
"Abang mau kemana?" tanyaku pada Bang Nazli -kakak lelaki ketigaku- yang saat aku keluar dari kamar
Mahar
Begitu sosok Azwar sudah tak terlihat lagi, aku langsung berbalik ke arah bang Nurman. Penasaran set
Sederhana Bersamamu
"Saya terima nikahnya Nur Alia binti Abdurrahman untuk saya dengan mahar sepuluh mayam emas tunai." S
Kehamilan Pertama
Bang, boleh tidak jika Alia ikut bekerja juga bersama Abang?" tanyaku setelah selesai membereskan pe
Keguguran Berulang
Tok ... Tok ... "Assalamualaikum." Pelan kuucapkan salam di depan pintu rumah ayah dan ibu. Suaraku te
Kehamilan Selanjutnya
Hari ini Azwar pulang, sudah selesai pelatihan dua minggunya. Aku telah menyiapkan makanan terbaik h
Ayyas
Setelah berteriak, dengan tangan bergetar aku memutar kenop pintu. Azwar menunggu dengan wajah penuh
Duka Anniversary
Nak, bangun, Nak! jangan tidur terlalu lama. Bangunlah, Bunda mohon." Kutepuk-tepuk pelan perut di d
Hasil Ujian
Langkah kaki pertama turun dari pesawat kembali dari Jakarta mengandung rindu jutaan voltase. Begitu
Pilihan Kedua
Aku mengemas semua perlengkapan yang akan dibawa terbang ke Ibukota hanya dalam satu koper saja, tid
Cintaku Tidak Tergambar
"Dokter ..., " lirihku pelan begitu melihat raut wajah dokter spesialis kandungan ahli fertilitas in
Anugerah
Sebulan setelah drama kuretase yang penuh air mata itu kesehatanku membaik. Bahkan aku sudah sanggup
Al-Quran Sangsekerta
Kehamilan kelima, ekspresi Azwar sedikit berbeda dari sebelum-sebelumnya. Aku tahu ia sangat bahagia
Depresi
Tubuhku melemas, pandangan semakin mengabur, jantung berdetak kian cepat. Azwar membawaku ke bidan t
Azwar Marah
Sayup, aku mendengar azan shubuh. Tidurku mulai tidak nyaman. Kasur seperti basah, apa aku mengompol
Gagal Berobat
Sebagai suami, menurutku Azwar adalah suami terbaik. Pertengkaran tentang kapan akan berangkat berob
Pilihan Sulit
Hari ini tepat ulang tahun pernikahan aku dan Azwar yang ketujuh. Tujuh tahun penuh canda dan juga a
Petir
"Adek pilih dipoligami atau dicerai?" tanya Azwar dengan suara sedikit terbata dan nada yang semakin
Bertemu Calon Madu
Jika saja Ayah masih ada, apakah Azwar juga akan melakukan ini padaku? Dulu, saat pertama sekali Azw
Menguntit Suami
Azwar mengantarkanku pulang. Kemudian tanpa sepatah kata pun ia langsung berbalik pergi sebelum semp
Pakaian Dalam
Sesuai rencana pagi ini, sebelum subuh aku sudah bangun. Entah karena keinginan yang terpatri kuat d
Surat Panggilan Sidang
Tok ... Tok ... Terdengar pintu kamar mandi diketuk Azwar dari luar. "Alia cepat, Abang antar pulang se
Kedukun
Aku bertekad kuat akan melakukan segala cara untuk mempertahankan rumah tangga. Mempertahankan posis
Memenjarakan Azwar
Allah, aku pernah kehilangan bayi. Sekarang, aku juga sedang akan kehilangan suami. Namun, aku tidak
Pengganti Neta
Baiklah, jika Azwar bertahan dengan pendiriannya untuk tetap melanjutkan gugatan cerai itu, aku pun
Zena dan Ikrar Talak
"Mantan istri Abang." jawab Azwar mantap. Apa? Azwar bilang aku mantan istri, padahal ketukan palu ha
Tidak Ada Laki-Laki Setia
Azwar terdiam mendengar ancamanku barusan. Entah apa yang ada dipikirannya, sesaat kemudian ia memba
Pernikahan Azwar
Syahrul semakin gencar menghubungiku. Aku tak pernah menjawab teleponnya, namun pesan-pesannya tidak
Diabaikan
"Abang tidak senang ya dengan kehamilan Adek?" Aku mencoba bertanya hati-hati pada Syauqi saat kami s
Kedokter
Flek tak juga berhenti meskipun aku sudah istirahat bahkan dalam keadaan berbaring tetap kuusahakan
Ternyata Anaknya dua
"Mama ..." Teriakan Reza terdengar dari pintu depan. Aku keluar dari kamar, ternyata hari ini Syauqi
Kecewa Berat
Syauqi tetap bergeming. Ia lebih memilih sibuk memainkan gawainya daripada mengantarkanku ke dokter
Sidang Keluarga
Teriakanku tak ayal mengundang tetangga untuk keluar. Siapa lain tetangga jika bukan Kakak dan Abang
Rindu Azwar
"Bang, kita belanja perlengkapan bayi yok!" ajakku pada Syauqi seminggu setelah kembali dari rumah o
Bertemu Azwar
Segera kuhalau pemikiran itu. kemudian aku menyibukkan diri dengan membaca buku. Sayangnya, bayangan
Operasi
Ya Allah, Lembutkan hati Syauqi, suamiku. Pahamkan ia akan kewajibannya sebagai suami. Lindungi lah
Mereka Berbeda
Tanganku bergetar hebat sembari memandang testpact bergaris dua di tangan. Hamil lagi, dua bulan lal
Pisah Rumah
Akhirnya, bayi keduaku lahir juga dengan selamat. Kuberi ia nama Aqila Zahwa. Bayi perempuan ini men
Bertemu Syahrul Lagi
Tiga hari berlalu. Tidak ada satu pun telepon maupun pesan dari Syauqi yang menyapa ponselku. Menany
Syahrul Duda
Syahrul kemudian mendekat dan bergabung bersama kami. "Apa saja yang telah kau dengar?" tanyaku menye
Syahrul dan Cintanya
Hari ini Lia dan Yurika kembali mengajakku bertemu. Sepertinya mereka belum puas mengintogerasi aku
Rencana Bertemu Teman dekat Syahrul
Akhirnya kami -aku dan Syahrul- sepakat menjalani hidup masing-masing dan tidak saling usik. Aku kem
Syauqi Aku Pergi
Pagi ini, setelah Syauqi pergi membawa Keenan dan Qila untuk bertemu Nenek dan Kakek mereka, aku ber
END
Epilog Awan yang berarak di langit mulai berubah sedikit temaram. Redup senja mulai terasa menusuk. T
ternyata aplikasi ini bagus saya senang buuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuouzhxjdhhjhjjjjjjjjjjjjjjjhjdhdjdjhdddhhhdhhd GG dfdyhdhsjsnsnsnsjjsjsbddbsuhsbshsjsjsjsnkslsksbkshsushsiwnsoejwkjsoshsjshsjshoewkkeosegehhwjwkheiehehehejewwhwuhwowiwhjwjwhsbsvvsvsvsvsvsvvsbssbsbvssbjeeekbcckhhfogohfiiiulditioudfdgfkgoufofofkhfkvohcudgdjfsjsjfskjfslskllxkgxkgchooffusuudioskfkkffuuoxghkpxifhxkfjfkjkgfitodudufiguifphfuspidpfpigpigpukgkkskgsfhfskyggzogkooyyoyaaoyoshlslhffssoufossfoysuofsouffduosfuoodp
1d
0seru
26/03
0nice
18/03
0bagus novelnya, sungguh
10/03
0baguss
22/01
0sedih
08/01
0buku ini bagus sekali
17/11
0bagusss
17/11
0like
10/11
0bagus😍
24/09
0