Kabuuan : 80#1 Mimpi Buruk
Seorang lelaki berlari di tengah jalanan di antara rumah-rumah bertingkat, dari tangannya mencekam k
readmore #2 Balai Desa
“Bagi setiap warga desa segera ke tempat evakuasi.” Gadis dan lelaki itu masih melayangkan langkah di
readmore #3 Awal Perjalanan
“Hei, rupanya kau masih di sini. Apa kamu sedang mencariku?” sapa Maki sembari mendekati Shin yang c
readmore #4 Dinding Tepi Danau
“Lepaskan dia!” Shin perlahan membekukan kepalan tangan, berniat menghantam empat orang di hadapanny
readmore #5 Memaksakan Diri
Sang Raja Panas belum memperlihatkan gemerlap sinarnya. Pagi-pagi sekali Shin dan Maki sudah terbang
readmore #6 Menjauhi Alam Sadar
Mereka bertiga masih berada di sana. Pintu tersebut kini lebih bersinar daripada Maki. Shin dan Yuki
readmore #7 Si Kembar
“Semuanya tetap berjalan dengan tenang!” Penduduk biasa yang menempati benteng itu berhamburan dari r
readmore #8 Gerbang yang Hancur
“Kita harus cepat,” ucap Maki buru-buru. Maki dan Shin telah berangkat menuju Desa Gin, kali ini Yuki
readmore #9 Musuh di Tepi Danau
“Mungkin anak yang aku lihat ada hubungannya dengan orang itu,” gumam Shin sembari menyipit, menyeli
readmore #10 Teman
“Mati kau!” pekik Saka. Tubuh Shin yang sempat mencium tanah kembali bangkit. Tapi lagi-lagi Saka me
readmore #11 Tiga Gerbang
Setelah lima hari perjalan mereka baru akan sampai di ujung hutan. Sekitar dua puluh orang berangkat
readmore #12 Bar
Shin dan Eso melihat kaki Yuki mengeluarkan percikan-percikan listrik. Mereka tahu, jika Gadis itu a
readmore #13 Kesibukan
Empat orang bandit yang mendengar suara aneh dari bawah segera turun lewat tangga besi. Shin dan Kiku
readmore #14 Penjara dan Pengkhianat
Para penjaga menodongkan senjata mereka, menghalangi jalan keluar. Mereka berdua kini terpojok dari d
readmore #15 Frekuensi Sama
Gelang Shin berhasil menghubungi Yuki. Dia langsung diminta untuk mengalirkan sedikit Nahnya agar bi
readmore #16 Jabat Tangan
Langkah Maki bertambah cepat, menyusuri lorong koridor menuju keluar. Ketika dia melihat ke depan da
readmore #17 Pencarian
Shin, Yuki, dan Ritsu terpojok di tangga darurat lantai empat. Karena para penjaga toko telah mengep
readmore #18 Kotak Hitam
Shin, Yuki, Noburu, dan Ritsu berlari melewati koridor dengan banyak pintu di sisi kiri dan kanan me
readmore #19 Api dan Cahaya
Halaman gedung bertingkat dua belas itu dihiasi ratusan para penjaga yang telah tergeletak. Yoshi dan
readmore #20 Pertarungan Antar Wanita
Yuki dan Ritsu mempercepat langkah kaki mereka. Kini mereka melihat pintu di ujung koridor. Ritsu yan
readmore #21 Butuh Sebuah Ide
Suasana ruangan besar itu kini menjadi hening. Maki dan Gojo tidak bergerak, juga semua yang ada di r
readmore #22 Anak Ingusan
Dua orang di dekat jendela gedung itu terlihat samar disebabkan sinar matahari yang masuk melewati k
readmore #23 Dalam Kegelapan
Kilatan cahaya masuk ke dalam ruangan setiap beberapa detik. Suasana ruangan itu tampak hening sesaa
readmore #24 Air Langit
Tetesan air semakin deras turun dari langit. Honda tidak akan tinggal diam. Kemudian dia memperkuat t
readmore #25 Pemberontakan I
(Beberapa bulan sebelumnya) Maki melangkah cepat di sebuah koridor. Dia tampak terburu-buru. Dengan w
readmore #26 Pemberontakan II
Suasana tengah kota dengan banyak gedung dan rumah itu kini tampak ingar-bingar oleh orang-orang yan
readmore #27 Perbaikan
Dua bulan telah berlalu. Seluruh Kota Junkin sudah berhasil direbut serta diperbaiki. Bangunan-bangu
readmore #28 Kabut Dalam Hutan
Desa Do. Desa yang sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani. Banyak ladang dan kebun d
readmore #29 Pertemuan Tak Terduga
Keberadaan Maki tidak lagi tampak, karena dia dikerumuni oleh para Maou yang membabi buta menyerangn
readmore #30 Ninja Sabana
Sabana luas itu diterpa oleh hembusan angin lembut. Kaki Shin sudah memasang kuda-kuda mantap, dia be
readmore #31 Hutan Lebat dan Hewan
Hutan lebat mendesir tertiup angin, pohon-pohon besar melambai. Suasana hutan sangat hening. Rumah d
readmore #32 Cerita yang Mengharukan
Hewan-hewan bertelinga panjang tersebut langsung mendekat pada Mai. Para hewan itu tahu siapa yang t
readmore #33 Sedikit Pintar
Sinar terang telah melewati benteng menjulang, pucuk gedung dua belas lantai itu telah tersorot memb
readmore #34 Serum
Maou itu telah menerobos ke gedung empat lantai yang berada di sebelah. Makhluk ganas itu masuk meme
readmore #35 Semoga Berhasil
Jalan raya menuju tengah kota telah ditutup sementara oleh para penjaga, orang-orang di sekitar sana
readmore #36 Daiyamondo
Dua mobil agak besar berwarna hitam menerobos padatnya keramaian jalanan. Kali ini kedua mobil itu b
readmore #37 Penyamaran
Yuki terus memperhatikan sekitar. Tidak ada apa pun di sana yang bisa mereka tumpangi ataupun kendar
readmore #38 Arena dan Penonton
Shin, Yoshi, dan Kiku berjalan di sebuah lorong, mereka melangkah menuju cahaya di ujung lorong. Dal
readmore #39 Pedang Cahaya
Suara orang-orang yang ada di tribune membuat pertandingan itu sangat meriah, tak ada satu orang pun
readmore #40 Aku Butuh Bantuan Kalian
Orang-orang yang duduk di tribune seketika hening saat melihat Yoshi meringis kesakitan di tengah la
readmore #41 Penyerangan
Semua membelalakan mata, ruangan yang sekarang mereka masuki sangatlah luas. Ruangan itu terlihat se
readmore #42 Hancur
Getaran markas yang cukup luas itu bertambah kencang. Gedung-gedung di sekitarnya juga ikut bergetar
readmore #43 Kita Selesaikan Sekarang
Matahari hampir sampai di ufuk barat. Padang rumput menciptakan gambaran ombak ketika diterpa angin.
readmore #44 Sosok Besar Menyeramkan
Mentari telah sampai di kaki langit, cahayanya sudah terhalang oleh benteng. Namun, padang rumput it
readmore #45 Rencana yang Tak Sia-sia
Langit telah gelap sempurna, tapi keadaan kota masih tetap ingar-bingar. Pemberitaan langsung terseb
readmore #46 Jebakan?
Kota Junkin tampak bersinar, karena cahaya matahari telah melewati benteng. Para pekerja tengah lalu
readmore #47 Mengendap-endap
Beberapa penjaga bersiaga ketika melihat ada bola cahaya cukup besar yang mendarat di hadapan mereka
readmore #48 Mengendap-endap
Ruangan berinterior abad pertengahan itu kini dipenuhi dengan asap debu, percikan-percikan listrik t
readmore #49 Keadaan Gawat
Yoshi masih mencari saluran cairan sampai ke jajaran tabung terakhir. Dia menoleh ke sebelah kanan.
readmore #50 Misi Baru
Suasana gedung dua belas lantai kini ingar bingar oleh para pegawai. Tempat tersebut sekarang sudah
readmore #51 Desa Beku
Tengah hari telah terlewati, langit masih tetap tertutup awan hitam. Tapi kini butiran-butiran putih
readmore #52 Gadis Lemah
Suara tetesan air selokan yang jatuh ke bawah membuat suasana menjadi tidak begitu lengang, meski ki
readmore #53 Kedai Bobrok
Udara wilayah desa terbengkalai itu menjadi sangat dingin, karena salju tampak semakin deras. Satu d
readmore #54 Menembus Pertahanan
Tapak-tapak sepatu para penjaga membanjiri hamparan salju di jalanan kota. Blokade ke bangunan perta
readmore #55 Jangan Sia-siakan
Daerah terbengkalai itu kini sudah sangat terselimuti salju. Mereka kembali ke bangunan kedai. Shin d
readmore #56 Baju Zirah
Wilayah pinggiran desa itu kini telan porak-poranda. Rumah-rumah kayu terbengkalai hampir semuanya h
readmore #57 Wanita Berpakaian Putih
Sekitar ratusan lebih penjaga mengerumuni mereka berempat. Mereka berjalan sembari terborgol. Sekara
readmore #58 Tingkatan Elemen
Matahari baru mencapai benteng ujung paling atas. Cahayanya mulai menyinari lantai teratas dari gedu
readmore #59 Pakai Hati Kalian
Bayangan benteng sudah mulai menjauh, matahari telah berada di atas ujungnya. Padang rumput yang tad
readmore #60 Jebakan
Semakin banyak orang yang datang untuk melihat Taman Kota. Sebagian orang yang tadi menjauh kembali k
readmore #61 Musuh Tak Tercium
Keadaan kota sekamin kacau, mobil-mobil terbang melayang tak terarah, orang-orang berlarian tunggang
readmore #62 Awal Baru
Satu minggu setelah kepergian Pemimpinnya, Kota Shirogane selesai diperbaiki. Karena tidak ada kerus
readmore #63 Desa Porak-poranda
Satu-dua kendaraan terbang yang tampak lebih canggih melintas di atas mereka berempat, kemudian mend
readmore #64 Pasar Gelap
Pasar gelap itu kini ingar bingar, tapi bukan oleh pembeli. Namun, oleh dua Maou yang mengubrak-abri
readmore #65 Perempuan Tua
Suasana di dalam kastil sangat tentram. Bangunan zaman dahulu itu dihiasai dengan interior yang cant
readmore #66 Mencari
Langit cerah menghiasai keindahan kastil. Jendela-jendelanya memantulkan cahaya matahari lewat tenga
readmore #67 Tidak Akan Kubiarkan!
Sinar mentari telah melewati benteng, menerangi tumbuhan hijau yang meliputi desa. Seorang Pria berba
readmore #68 Tahta
Langit tiba-tiba mendung, lalu rintik air turun begitu deras. Ladang-ladang hijau di desa terguyur.
readmore #69 Pria Bertudung
Shiba dan Kotaro telah di depan gerbang istana, tidak ada seorang pun penjaga di sana. Mereka mengin
readmore #70 Shin
Ratusan Maou telah berkerumun di luar benteng, karena mendengar keributan dari dalam. Para Makhluk i
readmore #71 Tugas Kota
Seorang anak muda yang hampir dewasa berdiri di atap gedung dua belas lantai sedang memandang kota m
readmore #72 Serum Misterius
“... Kiku dan Shin, kalian awasi kota bagian selatan,” duplikat Musume bicara lantang. Mereka semua b
readmore #73 Pencarian
Kota Daiyamondo, wilayah bagian dari Kota Shirogane yang kini semakin maju berkat pemerintahan Gojo
readmore #74 Desa Terbengkalai
Sungai deras mengalir, di atasnya terdapat jembatan besi cukup lebar serta panjang. Keberadaan ngara
readmore #75 markas Rahasia
“Sepertinya ada sesuatu yang mengarah kemari.” Shin menyipitkan mata. Mereka sekarang sudah sampai di
readmore #76 Hukuman
“Selamat datang di Kota Shirogane. Semoga hari Anda menyenangkan. Jaga agar kendaraan melayang Anda
readmore #77 Baik-baik saja
Shin sudah berada di koridor lantai satu rumah sakit. Dia baru ingat tadi tidak menanyakan ruangan o
readmore #78 Bartender
Langit tampak sangat cerah, tidak ada sedikit pun awan yang menggumpal seperti kapas. Empat orang sed
readmore #79 Tersesat
Mereka berempat masih menyusuri hutan lebat. Mereka tidak bisa melesat di atas pohon, karena pepohon
readmore #80 Robot Penjaga
Mereka bertiga masih berada di dalam lift kaca, memperhatikan ke bawah. Desa di dalam lingkaran tebin
readmore
lanjut
22d
0bagus
02/11/2024
0film ini seru sekali
30/08/2024
0bagus
06/04/2023
0bagsu
30/03/2023
0kaixo hau oso polita da
26/08/2022
0lebih asik dan menyenangkan cerita nya .
26/07/2022
0ini sangat bagus
22/07/2022
0bagus
21/07/2022
0ok saya
21/07/2022
0