Kabuuan : 74Patah Hati
Pagi hari yang cerah di kota Semarang, seorang gadis berusia sekitar 22 tahun memasuki sebuah warung
readmore Perjalanan Pulang
Semangkok soto panas dengan uapnya masih mengepul tampak sedap dan nikmat dengan suwiran ayam dan ra
readmore Setelah Lama tak Jumpa
Handa sudah tiba di Stasiun Gambir, pandangan Handa menyapu seisi stasiun sejak keluar dari Kereta A
readmore Apa Dosa Papa?
"Aku tidak mengundangnya, aku tidak ingin dia ada di acaraku pa, aku tidak ingin melihat dia ada di
readmore Makan Malam yang Kacau
Makan malam dalam suasana yang dingin mencekam, hanya suara dentingan sendok yang bergesekan dengan
readmore Kekacauan
Pernikahan Hanin kurang dari satu minggu lagi akan dilaksanakan, tetapi setelah keributan saat makan
readmore Jumpa Pertama
Satria menatap tajam ke arah Handa yang sedang menuruni tangga, baginya perempuan di depannya itu ad
readmore Rencana Satria
Suasana malam yang sunyi, keheningan di pekarangan sebuah rumah bergaya klasik nan mewah dan besar d
readmore Mempelai Pengganti
Handa mengambil beberapa potong pakaian dari ransel yang sudah ia rapikan dari beberapa hari yang la
readmore Hati Seorang Ayah
Setelah Satria dan kedua orang tuanya pergi suasana rumah Ginadi menjadi hening. Marini memilih sege
readmore Bersama Pakdhe
Di dalam kamarnya, Handa sedang membuka ponselnya, dilihatnya kiriman foto-foto tanda pembayar
readmore Perjudian Handa dan Satria
Di kantornya, Satria berdiri menatap keluar jendela. Tatapan mata yang tampak sangat lelah penuh kek
readmore Satu Syarat dari Gunawan
Kini dua keluarga itu telah duduk bersama di ruang tamu untuk membicarakan pernikahan Handa dan Satr
readmore Sedikit Urusan
Kesepakatan telah tercapai, Satria dan kedua orang tuanya pun berpamitan untuk undur diri dari rumah
readmore Sehari Bersama
Mobil Satria memasuki area parkir sebuah kafe, sebelum turun dari mobil Handa melihat sekeliling kaf
readmore Hanin
Mobil Satria melaju kencang dalam gelapnya malam yang berhiaskan lampu jalan, wajahnya tampak lelah
readmore Menjelang Akad
Satria keluar dari kamar mandi hanya dengan berbalut handuk di pinggangnya. Dia berdiri berdiri berk
readmore Akad Nikah
Ballroom hotel sudah didekorasi dengan mewah dan megah untuk pelaksanaan akad nikah dan resepsi pern
readmore 19. Serasa Cosplay
Akad nikah berjalan dengan lancar, begitu juga resepsinya. Kedua mempelai dan keluarganya tampak bah
readmore Nyonya Argawinata
Handa dan Satria duduk di sofa, di depan mereka tampak cincin pernikahan yang rencananya akan diguna
readmore Berat Berpisah
Selama berjalan di koridor hotel, Satria merasa menjadi orang paling bodoh di dunia. Bagaimana tidak
readmore Mempelai yang Mengenaskan
Setelah perpisahan yang penuh drama dengan Gunadi, Handa dan Gunawan kini telah berada di dalam kere
readmore Tiga Hati Merindu
Acara pernikahan yang berlangsung mewah hampir sehari semalam, ditambah perjalanan dari Jakarta menu
readmore Di Kala Jauh
Kembali ke Semarang, berarti Handa telah kembali ke kehidupannya yang dulu. Kini dia sudah menjalani
readmore Masalah yang Lain
Keringat yang membasahi wajah dan tubuh Satria menetes, seolah ingin menghabiskan tenaganya sampai t
readmore Kecewa
Dengan langkah tegap penuh wibawa, Satria berjalan menuju ruang kerjanya. Kehadirannya di kantor set
readmore Terbuang
Hanin menumpahkan air matanya melepas kepergian Satria, dia sungguh tidak menduga cinta yang dulu be
readmore Bertemu Kembali
Di Stasiun Gambir, Handa turun dari kereta api Argo Anggrek yang membawanya dari Kota Semarang. Waja
readmore Bersama
Handa dan Satria duduk berdampingan di dalam mobil. Satria segera mengenakan sabuk pengamannya, sete
readmore Prahara
Dengan terpaksa Satria menurunkan Handa yang memberontak dari gendongannya. Pemandangan yang tak per
readmore Takut Menjanda
Handa hampir terjatuh saat dia menerima tamparan keras dari Lisa. Selayaknya karma yang dibayar deng
readmore Trah Argawinata
"Maaf Pa, Handa tidak bisa menemani Papa," ucap Handa sambil menyeka air matanya. "Nanti kalau Mas S
readmore Amnesia?
Harris memasuki sebuah kafe yang letaknya tak jauh dari rumah sakit, lelaki paruh baya itu tak butuh
readmore Past and Future
"Kamu siapa, Han?" Dalam hati Handa mengulang kembali pertanyaan yang baru saja terlontar dari mulut
readmore Nasihat untuk Handa
Handa melipat mukenanya, lalu dia masukkan kembali ke dalam tas ranselnya. Semua yang dilakukan oleh
readmore Manja
"Tidak perlu, tidak perlu mengirim perawat ke sini. Saya sudah sehat, saya mengerti jika Handa meman
readmore Takdir
Setelah beberapa hari dirawat di rumah sakit, akhirnya Satria diijinkan pulang meskipun belum sembuh
readmore Peringatan dari Marini
Handa sedang duduk di sofa yang berada di kamar yang dia tempati bersama Satria, sofa yang terletak
readmore Kejujuran yang Menyakitkan
Melihat kesehatan dua pria yang begitu berharga dalam hidupnya semakin membaik, membuat Handa berhar
readmore Rahasia Dua Keluarga
Wajah tampan itu terlihat kelam, tak seperti biasanya yang tetap tersunging senyuman walaupun dalam
readmore Mertua dan Menantu
Tak ada yang menginginkan perpisahan ini, bahkan Handa sebagai pihak yang paling berkepentingan pun
readmore Diluar Dugaan
"Papa tahu, papa salah," ujar Harris, yang berdiri di dekat jendela dengan tatapan mata menerawang j
readmore Asta dan Hanin
Di sebuah sudut kafe, seorang wanita muda nan cantik duduk dengan anggunnya, mengenakan mini dress b
readmore LDR
Gemericik suara air yang keluar dari shower seakan mengiringi tangis pilu Hanin. Setelah mengulang p
readmore Rindu oh Rindu
Dengan perlahan Handa meletakkan ponsel di samping laptopnya. Benda itu tak lagi bisa menghubungkan
readmore Jumpa Lagi
"Han! Handa!" Handa terjingkat kaget saat dia mendengar suara Bu Najwa yang cukup keras memanggil na
readmore Sepasang Buku
Seperti biasanya, di saat hatinya bersedih, di saat hatinya sedang kacau, Handa akan menyibukkan dir
readmore Dosen Ganteng
Rumah Gunawan sudah rapi, barang-barang belanjaannya sudah dimasukkan ke dalam kulkas. Gunawan akan
readmore Menemani Suami
"Astagfirullah!" seru Handa saat dia melihat ponselnya sudah berada dibawah kakinya, Handa yang mema
readmore Merencanakan Pelunasan
Handa dan Satria keluar dari gerai resmi ponsel ternama, tangan kiri Handa sudah menenteng tas berlo
readmore Panas
Di sebuah warung kaki lima yang menjual ayam goreng, kini Handa dan Satria duduk lesehan saling berh
readmore Dering
Satria mengerjapkan matanya, tangannya meraba-raba ke samping seperti sedang mencari sesuatu, tetapi
readmore Informasi Penting dari Dharma
“Doakan hari ini bisa acc, Mas!” Setelah sekian lama Pak Bayu disibukkan dengan istrinya yang sakit,
readmore ACC
Bukan bermaksud untuk pamer saat berulang kali Handa mengeluarkan ponsel barunya. Karena tidak memil
readmore Syahdu
Handa terdiam saat melihat ranjang berukuran king size yang tertutup rapi oleh sprei berwarna putih.
readmore Sang Penjaga Jodoh
“Kenapa rambutnya dipotong, Mas?” tanya Handa yang terlihat sedikit kecewa. “Padahal kalau gondrong
readmore Kejutan
Handa berdiri tak bergeming dengan mulut yang menganga lebar, beruntung dia berada di tempat yang be
readmore Pertemuan Dua Saudara
Terlihat jelas gurat lelah di wajah Satria, tetapi senyum sumringah terbit di bibir Satria saat dia
readmore Rahasia Keluarga Argawinata
Pukulan yang mendarat tepat di wajah Asta membuat wajah tampan yang mirip Satria itu penuh lebam dan
readmore Pernikahan Hanin
Handa tak bisa menahan lagi air matanya kala kata “sah” menggetarkan gendang telinganya. Tidak bisa
readmore Rasa Benci dan Iri
“Harus bulan madu?” tanya Handa sambil merapikan dasi Satria. “Kalau hanya mau gituan di rumah juga
readmore Lepas Landas
“Jangan menangis, Pa! Handa jadi sedih kalau melihat Papa menangis,” ucap Handa sambil menyeka air m
readmore Di Negeri Orang
Satria menatap wajah lelah Handa. Perjalanan jauh dari ini membuat Handa seolah sudah tidak memiliki
readmore Dua Bersaudara
Handa sangat terharu melihat kedekatan dua pria bersaudara di depannya. Betapa rukunnya hubungan ant
readmore Adopsi
Satu garis lagi, itu yang didapat Handa saat melakukan test urine secara mandiri di pagi hari. Dia h
readmore Bocah Tampan Bermata Bening
“Tidak!” jawab Satria dengan tegas. “Aku yakin kau akan memberi keturunan kepada keluarga Argawinata
readmore Doa Wanita Teraniaya
“Mbak Dia!” panggil Handa kepada wanita yang sudah hampir memasuki mobilnya. “Maafkan, Mas Satria! D
readmore Bertemu Hanin
“Saat ini kami sedang butuh modal, jadi saya akan menjual rumah itu,” ucap Hanin di hadapan kedua or
readmore Penyelamat
“Mas Dharma nggak ikut? Mbak Hanin kan sedang hamil, apa tidak khawatir?” cecar Handa kepada Hanin.
readmore Akhirnya
“Han!” Dengan perlahan Satria semakin mendekat ke arah brankar tempat Handa berada. “Bisa diulang? A
readmore Kebiasaan Aneh
“Syukurlah!” ucap Nadia yang karena kehamilannya terlihat kesulitan memeluk Handa. “Ini karena doa Mb
readmore Ingin Bertemu Ibu
“Mungkin memang saya harus meminum air bekas cuci kaki mama,” ucap Handa dengan sendu setelah menden
readmore Ishana Aylanajla Argawinata
Setelah kepulangan Harris dan Lisa dari perjalanan umrah, Handa tampak lebih tenang menantikan hari
readmore Menua Bersama
Handa ditemani Satria, Dharma, Gunawan dan juga Lasmi berdiri di depan sebuah pusara. Sungguh Handa
readmore
Kapan update bab barunya kak?... Penasan bgt lanjutannya....
04/05/2022
0bagus
17/03
0sangat suka
07/03
0bagus
01/03
0sangat bagus sekali cerita nya saya sangat puas
01/02
0ok banget nopelnya
19/01
0bgus
14/01
0sangat bagus 👍😎
22/12
1aku sangat menyukainya
05/12
0bagus coy
17/11
0