wanita pengintai terus mimikirkan apa yang akan dia beri tahukan kepada bosnya, “silahkan laporkan peristiwa di situ?” kata ketua dari BlackOn”. wanita pengintai bingung untuk sementara waktu “aku harus bicara apa” ucap dia dalam hati. “kamu sekarang pulang ke markas tugasmu sudah selesai” kata ketua BlackOn Wanita pengintai mulai meninggalkan tempatnya. Sebelum dia pergi, dia mencoba memeriksa goa. Tenryata di dalam goa tidak terdapat apa-apa, informasi pun tentang anggota pernasa tidak dia temukan. Dia berjalan menuju puncak. Meanggarahkan pandangannya ke arah suatu desa. “apakah mereka sekarang tinggal di situ” kata dia dalam hati Wanita pengintai sudah sampai di tempat tujuannya. Dia melihat kerajannya sangatlah rame. Bukan hanya itu, para pasukan berkumpul apalagi masing-masing anggota devisi berkumpul di sini. "sudah lama aku tidak melihat kerajannya rame begini, setelah ribuan tahun yang lalu" ucap dia dalam hati “Miko udah pulang” ucap seorang pria “apa yang sebenarnya sedang terjadi di sini ?” “oh di sini baru saja terjadi perkumpulan anatara devisi” “kenapa bisa berkumpul. Apa yang sebanarnya yang telah terjadi?. apakah ketua akan di ganti?” “aku juga tidak tau aku baru-baru saja tiba dari misi” “Kalian datanglah kesini” teriak seorang pria tua kepada kepada kedua orang tersebut. Mereka berdua berlari menuju arah yang memanggil mereka. Para ketua devisi sedang berada sana, tepatnya mereka berada di atas menara sana. Ketua juga sedang berada di atas sana. Kata-kata demi kata di ucapkan oleh ketua dari BlackOn. Ketua mengangkat kepalanya. Suara dari langit terdengar sangat gemuruh. “INI AKAN MENJADI AKHIR BAGI KAMI" Teriakan dari langit itu. Ketua menyebutkan sepatah kata-kata kepada kepada masing-masing ketua devisi. masing-masing anggota devisi kaget setelah mendengar ucapan dari ketua BlackOn. Isi pesannya saat itu membuat ketua dari devisi empat terhibur. Komandan yang melihat ekspresi ketuanya, terasa terhibur itu mencoba memikirkan “apa sebenarnya yang sedang terjadi di atas sana” tiba-tiba saja ketua keluar dari lingkaran perkumpulan itu. ketua dari BalckOn keluar dan memasuki dimensi lain.
Note: dimensi anti tua adalah sebuah ruangan yang tak terhitung oleh waktu. Ruangan ini adalah tempat ketua tempat dia berlatih dan menyembuhkan dirinya. Ketua yang berumur 700 tahun itu tetap terlihat masih keliatan masih muda kerena di memasuki dimensi itu. Ketua tidak bisa berlama-lama di dunia kecuali ada hal berbahaya yang terjadi. Ketua adalah wujud dari kumpulan ilmu dari pimpinan atau pendiri Organisasi dari BlackON. Ketua adalah boneka dari pimpinan BlackOn. Sedangkan pimpinan dari BlackOn tidak pernah di liat kecuali oleh ketua Dari devisi pertama saja, itupun ketua devisi pertama tidak mengetahui bahwa ketua adalah sebuah boneka. Ketua dari devisi pertama hanya melihat pimpinan dari jauh saja. Saat itu pimpinan berada di atas langit lanjut di scene di mana kita di lihatkan hari bahagia yang di rasakan oleh organisasi pernasa. Mereka bertiga sangat senang. Karina dan nagoto berlatih dengan serius, sedangkan karui lagi membersihkan kedua pedangnya. Tetua datang menghampiri karui. nagoto dan karina yang melihat karui sedang berbincang dengan tetua dari bangsa elf, mereka menghampirinya. “terimah kasih nak, nak kalian sudah menolong kami” ucap tetua dari bangsa elf itu “tetua sebenarnya mereka itu siapa dan apa maksud dari mereka menyerang kalian semua?” tanya karui “sepertinya mereka anggota dari BlackOn, mereka itu katanya sedang mencari sesuatu berharga dari negeri kami ini” jawab tetua “buyut kami pernah berkata, bahwa ada organisasi dari dimensi lain yang menginginkan senjata terhebat dari negeri kami, dia mengatakan mungkin 100 tahun lagi dia akan datang. Mungkin saja itulah mereka, yang sedang mencari senjata itu” cerita tetua mereka bercerita sangat lama, mereka bertiga tidak mengetahui bahwa mereka sedang dalam bahaya. ketua dari devisi empat sedang mencari mereka bertiga. apakah mereka berhasil mengalahkan ketua dari devisi emapat ataukah mereka akan mati di tangan-nya. scena saat tragedi di BalckOn saat rapat terjadi di kerajaan BlackOn.kita di lihatkan dimana dunia BlackOn saat ini sedang di adakan perkumpulan pada masing-masing ketua devisi. devisi ke empat yang di amanahkan oleh ketua BlackOn untuk menangkap masing-masing anggota pernasa. saat itu ketua dari devisi dua tidak setuju tugas tersebut di berikan oleh devisi empat. "ketua kenapa dia yang harus membunuhnya, sedangkan aku lebih kuat dan cepat di bandingkan Rigoa (nama dari ketua devisi empat)" kata ketua devisi dua menyampaikan bantahannya kepada ketua "aku itu sekarang tidak mengerti apa maksudmu Ging menuduhku lemah dan kau lebih kuat di bandingkan diriku, padahal kau dan aku belum pernah bertarung, seenaknya saja kau memotong pembicaraan ketua" ucap Rigoa yang sambil tersenyum jahat tiba-tiba saja gin mengeluarkan pedangnya, masing-masing anggota kaget melihatnya. hanya komandan devisi dua lah yang tenang melihat ketuanya begitu. "aku tidak terlalu khawatir dengannya" ucap komandan dari devisi dua Note: ketua dari devisi dua adalah seorang wanita yang baik hati, dia bernama Lisa tetapi saat ketuanya sedang marah kepada dirinya. Lisa hanya cukup mengambaikan Ging, Ging sendiri akan kalah dan capeh sendirinya. gin mencoba untuk mengeluarkan jurus pedang 3, tetapi di tahan oleh ketua BlackOn. keliatan Ging langsung jatuh saat serangannya di tahan oleh ketua BlackOn aura dari ketua membuat dirinya tidak bisa berdiri. ketua dari devisi dua pun kembali di lingkaran rapat tersebut. aku saat ini kalah darimu ketua tapi ingat kau akan mati kerena telah mempermalukanku. seketika itu ketua langsung spontan memotong tangan ging. masing-masing orang yang melihat rapat itu seakan-akan kaget dengan apa yang terjadi oleh ging. komandan dari devisi dua lebih kaget lagi. "kenapa ketua BalckOn memotong tangan ging" apakah dia melakukan kesalahan". ucap lisa dalam hati. dia tidak mengetahui bahwa ketua bisa membaca isi hati dari orang-orang. Note: ketua hanya bisa mengetahui isi hati dari anak buahnya lebih tepatnya mengetahui isi semua hati orang apalagi mereka tercipta dari sumber kekuatannya. tidak ada yang merasa dan mengetahui bahwa ketua mempunyai keahlian ini. "apa yang terjadi denganku, apa sebenarnya terjadi kenapa tanganku jatuh begitu saja. dan kenapa aku tidak merasakan sakit." kata ging dalam hati. "Ging duduklah di sebelah sana. dan istirahatlah, sembuhkan tanganmu itu" suruhan ketua kepada Ging "ini ulah ketua, aku tadi berbicara hal yang tidak sopan kepada dirinya" ucap ging dalam hati sambil berjalan menuju arah yang di suruh ketua
ceritanya harus dikembang kan lagi maupun fiksi atau aksi
17/08
0semua ini prjuangan keren
26/06/2025
0sangat cocok buat saya
04/08/2024
0ดูทั้งหมด