"Happy anniversary my sunshine," kata seorang pria dengan memberikan sebuket bunga mawar untuk sang kekasih yang sudah menunggunya di taman selama berjam-jam. Sang wanita melirik jam ditangannya, "Jam berapa ini? lagi-lagi kamu telat." "Maaf sayang, tadi itu aku ada meeting mendadak terus waktu perjalanan kesini juga macet banget jadinya aku telat deh sampai sini. Maaf ya, aku nggak bermaksud buat kamu nunggu lama. Kamu jangan marah dong, aku telat kan juga karena…,” jawab pria itu. Namun belum sempat sang pria menyelesaikan perkataannya, wanita tersebut beranjak dari tempatnya menunggu dan pergi begitu saja. Lalu pria tersebut mengejar wanita pujaan hatinya itu, dan berusaha agar wanita tersebut mau memaafkannya. "Please sayang, maafin aku ya. Ini kan anniversary kita masa kamu nggak mau maafin aku,” pinta sang pria dengan memasang wajah memelasnya agar kekasihnya itu mau memaafkannya. Wanita itu hanya diam tidak beranjak dari tempatnya. Merasa tidak dipedulikan, pria itu lalu memeluk kekasihnya dan wanita itu pun menangis meluapkan semua kekesalan nya pada pria yang sangat ia cintai itu. “Maafkan aku ya sayang, menangislah jika itu bisa membuatmu lega. Tapi tolong setelah ini cerialah kembali dan kita rayakan anniversary kita yang tersisa 4 jam lagi,” goda sang pria sambil berbisik ditelinga sang wanita. Sang wanita pun lantas tertawa mendengar perkataan sang pria yang menurutnya sangat lucu itu. Kemudian mereka pun pergi makan malam dan menghabiskan sepanjang malam itu untuk merayakan anniversary mereka yang ke 2 tahun. * * ~Permintaan Sang CEO~ Pagi yang cerah, sinar matahari mulai menampakkan sinarnya. Waktu sudah menunjukkan pukul 7 pagi, namun hangatnya selimut membuat enggan untuk beranjak dari tempat tidur. Dering telepon memanggilnya berkali-kali namun tetap tak dihiraukan ia masih terlelap dalam alam mimpinya. “Dita sayang, bangun dong ini sudah pagi kamu mau ke kantor jam berapa ayo buruan bangun papi tunggu ya di meja makan,” teriak Dave papi Dita, dari bawah untuk membangunkan putri kesayangannya. “Hmm… Iya pi ini bangun,” sahut Dita dengan mata yang masih sangat mengantuk ia berusaha bangun dari mimpinya yang indah. Dita bergegas untuk mandi, karena 2 jam lagi ia harus sudah sampai di kantor tempatnya bekerja. Ia bekerja sebagai seorang sekretaris di sebuah perusahaan yang cukup besar dan terkenal bernama DND Advertising. DND Advertising merupakan perusahaan yang bergerak di bidang advertising atau periklanan. Dita tidak ingin terlambat, karena hari ini bertepatan dengan hari ulang tahun bosnya yang sangat terkenal dengan sikap disiplinnya. Untuk itu ia tidak boleh sampai terlambat, karena bosnya tidak akan mentolelir kesalahan sekecil apa pun apalagi sampai terlambat. Hal itu berlaku untuk semua karyawan di kantornya tidak terkecuali Dita, sekretarisnya. Dita Aurelia sudah menjadi sekretaris seorang CEO DND Advertising selama hampir satu tahun ini, CEO tersebut bernama Diko Argawinata. Diko merupakan pewaris tunggal perusahaan keluarganya karena ia adalah anak tunggal, untuk itu semua hal yang berhubungan dengannya haruslah sempurna dan terbaik. * * * Flashback ON… Sebelumnya Dita adalah karyawan yang bekerja di bagian desain. Hasil kerjanya selalu memuaskan dan juga ia anak yang cukup rajin. Untuk itu saat sekretaris Diko mengundurkan diri, managernya mempromosikan Dita pada Diko sebagai pengganti sekretarisnya yang sudah resign. “APA?! JADI SEKRETARIS CEO?!” seru Dita pada managernya seolah tak percaya dengan hal yang ia dengar barusan, “Maaf pak, saya tidak bermaksud tidak sopan. Saya hanya tidak menyangka akan dapat promosi ini, hanya saja saya merasa belum pantas pak,” lanjutnya merendah. “Sudah kamu tenang saja, saya jamin kamu pasti bisa berada di posisi ini. Kerja kamu selama ini sangat bagus dan kamu juga orang yang rajin jadi CEO kita pasti tidak akan salah jika memilih kamu untuk menjadi sekretaris beliau.” “Tapi pak, maaf sekali saya benar-benar tidak berminat dengan posisi itu. Bukannya saya tidak mau berkembang pak, tapi untuk menjadi sekretaris CEO terlalu cepat rasanya saya kan baru disini. Saya rasa masih banyak karyawan lain yang lebih pantas di posisi itu pak,” ujar Dita dengan sesopan mungkin. “Dita, saya sudah coba promosikan karyawan yang lain tapi CEO kita tidak mau. Dia sudah melihat semua hasil kerja kamu dan beliau langsung meminta saya untuk membujuk kamu, kalau tidak… jabatan saya taruhannya. Jadi saya mohon kamu mau ya jadi sekretaris CEO,” pinta Kevin, manager Dita. Dita nampak berpikir sejenak, sebenarnya ia tidak mau jika harus berurusan dengan CEO yang katanya sangat keras, disiplin dan tidak ramah pada karyawannya. Itu sebabnya sekretaris yang bekerja padanya hanya bertahan 1 atau paling lama 3 bulan saja. Semuanya memilih untuk mengundurkan diri karena tidak kuat dengan tekanan dan tugas yang di berikan oleh sang CEO. Tapi disisi lain ada Kevin managernya yang harus menerima konsekuensi jika ia sampai menolak permintaan sang CEO. * * * Next... Halooo ini cerita keduaku, ditunggu komentar untuk saran dan kritik dari kalian ya... semoga suka dengan ceritaku 💙 yuk vote bintang 5 nya yaa, kasih tips juga kalau kalian suka dengan ceritaku ❤
suka banget sama cerita roman seperti ini, bikin gemes sama tokohnya. 😁
20/01/2022
1CERITA BAGUS SANANG BAGUS
16/05/2025
1bagusssss
05/05/2025
0ดูทั้งหมด