logo text
เพิ่มลงในห้องสมุด
logo
logo-text

ดาวน์โหลดหนังสือเล่มนี้ภายในแอพ

SWAG AND PRETTY GIRL

SWAG AND PRETTY GIRL

Rara


BAB 1 PROLOG

annyeonghaseyo hihi
Nama ku Rara aku berusia 15 tahun, tinggi ku 153, berat badan ku 40, dan kulit ku sawo matang. aku sekarang duduk dikelas 3 SMP diamana sebentar lagi aku akan lulus dan lanjut ke jenjang SMA. Aku terdiri dari 3 bersaudara dan syukur aku masih tinggal bersama kedua orang tua ku di Sumatera Barat.

Dikelas 3 ini Rara tengah sibuk mencari sekolah yang cocok dengannya. Rara berniat untuk melanjutkan ke SMK bukan SMA. Karena dia pikir di sekolah kejuruan di akan memiliki setidaknya sedikit keterampilan didunia bekerja nanti.
Tipe sekolah yang ingin Rara cari bukan yang terfavorite bukan juga sekolah yang mahal, dia hanya mencari sekolah yang bisa mengembangkan bakat terpendamnya sebenarnya dia tidak tau bakatnya apa tapi dia bisa segalanya apapun itu walaupun dia tidak ada keseriusan dalam satu bidang.
"Ra lu mau sekolah dimana", tanya Lili yang berada didepannya.
"Rencana gue ngambil SMK tapi belum tau dimana. Kalo lu dimana?", Rara yang juga pengen tau Lili sekolah dimana.
"Rencana gue mau di SMKN2 tapi masih bingung mau ambil jurusan apa jawab Lili
Lili, LILI SYAKIRAH adalah teman sekelas Rara walaupun mereka tidak begitu dekat tapi mereka sudah kenal sejak kelas 1 SMP dan sesekalinya ngobrol mereka akan berbincang tentang semua hal. Rara memanggil temen yang sefrekuensi dengannya dengan suara yang glamor didengar hingga memekakkan telinga.
"Lau LAURAA.... come here", Laura pun lari menyusulinya.
"kemana aja sih dari tadi di cariin nggak nemu nemu jadi jajan ga nih jam istirahat udah mau abis tau", ucapnya Rara dengan nada kesal
"Iya iya maap tuh tadi ke ruang TU bentar biasa make wifi sekolah soalnya tadi nanggung bet gue nonton RUN BTS", ucap Laura sambil menarik tangan temennya itu
menuju kantin begitupun dengan Lili yang mengikuti Rara dari belakang. "Bisa bisanya ya lu... astagaaa lu nonton eps berapa emang?", tanya Rara.
"Hehe kalo ga salah eps 103 gue nontonnya random, oiya btw lu jadinya sekolah dimana Ra?, soalnya gue udah daftar di sekolah industri gitu lu mau daftar disana ga soalnya sekolah disana itu recommendete banget karena selesai sekolah disana lu bakal langsung test buat masuk kerja di industri pokoknya keren deh", ucap Laura sambil memesan 3 piring nasi goreng serta es teh.
"Ooo sekolah itu sekolahnya 4 tahun bukan ya?", tanya Lili
"Hah iya gimana ya padahal gue mau lanjutin ke SMK hmm pikir pikir dulu kali ya", balasnya.
Laura, LAURA DWI adalah temen sekelas Rara juga.Laura lebih dekat dengan Rara karena mereka sekelas dari kelas 2 bukan haya itu Laura dan Rara adalah ARMY jadi mereka sefrekuensi kalo bahas masalah oppa oppa koreahh.Laura juga pernah ngejodoh jodohin Rara sama temen laki lakinya pas kelas 2.
FLASH BACK
"Kalo diliat dari atas sini Aldi ganteng juga kalo lagi main bola ya tapi...", perkataan Rara terputus karena Tika sebelahnya langsung tertawa ngakak dan lari nyamperin Monic yang lagi dikelas.
"Monic... Rara nic Rara..."
Monic dengan muka kaget + muka penuh tanya mencoba menenangkan Tika
"Wae? Tika kenapa tenang tenang.."
Rara yang kecapean mengejar Tika dan akhirnya pasrah.Tika yang belum mendengarkan penjelasan dari Rara lebih lanjut dan malah mengambil kesimpulan sendiri.
"Hahah.... itu Rara hahahah", ucap Tika yang masih geli mendengar ucapan bestie nya tadi.
"Astaga Tikaa.. kan gue belum selesai ngomong iya bener Aldi tu ganteng tapi kan..", sekali lagi ucapan Rara terpotong.
"SSHHT udah udah gue tau kok lu tu suka sama dia hahahah", ledek Tika
"HAH!! Serius hahaha anjirr temen gue akhirnya ga jomblo lagi slamet yee", Monic yang ikut ngeledek Rara.
"Astagaaa nggaak woi ahh gara gara lu mah nggak kek gitu itu masih ada lanjutan kata katanya tau, iya dia ganteng tapi gue ga suka sama dia cuman simpati ajaaa karena dia kalo lagi main bola ajaa", bentah Rara.
Kedua temannya itu pun ketawa sampai seisi ruangan penuh dengan suara mereka. Rara yang malu bukan main malah menghetikan tawa mereka dengan cara keluar dari kelas.
Aldi merupakan teman sekelas Rara, Monic, Tika, dan juga Laura.Ya benar Rara disana malah di ketawain abi abisan oleh 2 temannya itu. Sampai sampai mereka memperjelas ke Aldi bahwa Rara suka dengannya. Tapi untungnya Aldi tidak ngeh dengan hal itu.

Hari demi hari sudah Rara lewati dengan rasa malu semua campur aduk.Toh Rara tau itu cuman bercanda apa lagi Tika dan Monic teman yang selalu ada buat dia dan dia ga bisa marah sama mereka. Di saat yang sama Laura memerhatikan mereka dari kejauhan ada yang ganjal dari mereka bertiga dan juga Aldi.

Sepulang sekolah Laura yang sudah tau apa yang terjadi kepada mereka bertiga dengan cara mengamati dan sedikit kepo saat dikelas dan langsung messenger Aldi dan mengatakan.
"Hai Aldi gue cuman mau nyampein kalo dikelas ada yang suka sama lu"
"Hah masa iya sih haha emang siapa?", respon Aldi
"Tebak ae sendiri"
Aldi mulai menyebutkan nama siswi satu per satu dikelas. Pas sampe di nama Laura
Laura said "hah ga mungkin anjirr"
"Ya terus sahaaaa?", bilang Aldi
"Teruslah perpikir Aldi", katanya
"Kayaknya Rara deh soalnya nama dia aja yang belum gue tulis dichat ini", tebak Aldi lagi.
"Hahahahah 😂😂", balas Laura sambil tertawa membalas chat Aldi.
"Masa iya ga mungkin lah", Jawab Aldi yang sok kegantengan.
Semenjak kelas 2 Rara dan Aldi emang sering ngobrol dan becanda. Rara simpatik sama si Aldi karena dia itu lucu suka ngehibur orang dan siapa sih yang ga suka liat cowokk main bola.Udah sekedar itu aja tapi temen temen laknatnya malah nyalah artiin.
"Besok coba lu perhatiin Rara Monic sama Tika pasti dia sering ngeliatin lu sambil ketawa tawa trus dan gue juga sering ngeliat Rara merhatiin lu gitu", ucap Laura yang terus meyakini Aldi tentang hal itu.
Keesokan harinya Laura dan Aldi saling bekontak mata dari kejauhan menandakan bahwa mereka bertiga sedang membicarakan dan sesekali menatap Aldi dan Rara menyadari hal itu. Saat pulang sekolah Rara memanggil Laura menanyakan suatu hal "lu pacaran sama Aldi?"
"What haha ya nggak lah Ra, lu kok bisa mikir kek gitu lu cemburu ya yaudah gue pulang dulu ya", ucapnya santai
Rara yang baru sadar hanya mematung tak percaya apa yang ia tanyakan ke Laura
"Lah kok gue jadi kepo gini sama urusan orang hadeeh ni gegara bocah berdua itu tu", ucapnya sambil menuduh Tika dan Monic.
"Shitt ga mungkin lah, gue kan ga suka sama dia dan dia belum tentu suka sam gue pokoknya gue ga mau iiih kan gegara kaliaaan aaa", rengek Rara.
Bukan kasian tapi kedua temannya itu malah ketawa keras.Dan dihari itu juga Rara menjaga jarak terhadap Aldi. I dont know whay?. Rara hanya tidak ingin menyukai Aldi karna perjodohan abal abal dari temannya.
Saat pulang sekolah Rara membuka smartphone dan ada pesan masuk.
"Ehh siapa nih, hah what wah parah ngapain nih orang chatt gue", kagetnya Rara saat melihat siapa yang mengirim pesan padanya.
"Hai Ra gue Aldi mau nanya mapel vesok apa ya?", basa basi Aldi kali yaa
"Bahasa indonesia sama PPKN", balasnya cepat.
"Oh oke, mau bilang...", balas Aldi di menit itu juga.
"Nanya apa?", perasaan Rara udah mulai tidak enak.
"Eee ini ada yang bilang kalo ada orang yang suka sama Aldi dikelas",
Yap akhirnya yang Rara tidak inginkan pun terjadi Aldi sudah salah paham tentang itu dipikiran Rara orang yang bilang ke Aldi soal itu hanya 2 orang temannya.
"Hah ngga kok Aldi, aku ngga ada perasaan apa pa ke kamu pasti yang bilang ini Tika sama monic ya?, ucapnya. Padahal Aldi belum menyebutkan nama irang yang suka ke dia tu siapa. Tapi Rara sudah yakin kali yang dimaksud Aldi itu dia.
"Oh nggak kok nggada orang yang ngasih tau Aldi mungkin Aldi GR hehe", bohong Aldi saat membalasnya.
Keesokan harinya di sekolah Rara langsung menuju meja Monic dan disana juga ada Tika.
"Kalian ngapain sih ngomong kek gitu ke Aldi malu tau", ucapnya kesal dan sedikit marah.
"Eh eh eh ini temen gue kenapa sih baru dateng langsung marah marah gue sama Tika ga bilang apa ap ke dia", ucap monic heran dengan tingkah laku dan perkataan teamnya pagi itu.
"Lu kan yang bilang ke Aldi kalo misalkan gue itu suka sama dia, padahalkan nggaaa"
"Lahh bukan Kitaa Raa, ga mungkin juga dong gue sama Monic bilang ke Aldi", ucap Tike ikut heran.
Rara mulai menceritakan kejadian semalam kepada teman temannya itu. Bukan sedih teman temanya malah ketawa bahagia mendengarkan cerita itu.
"Hahaha ini bertanda nih", saut Monic.
"Tanda apaan?, balas Rara.
"Bertanda kalo lu bakaln di tembak sama Aldi bwahahaha", balasnya sambil memegang perutnya yang sakit karena dari tadi ketawa terus.
"Ihhh nggak gue tu ga suka sama dia", Rara yang sudah tidak tahan dengan hal ini hanya bisa diam dan cemberut.
"Bagi siswa siswi silah kan masuk ke dalam kelas", ucap guru dengan menggunakan mic.
Saat jam istiraha Laura memanggil Rara dan mereka saat itu hanya berdua dikelas. Laura menceritakan dari awal dia massager Aldi sampai dia ngasih tau kalau Rara suka sama si Aldi. Dan sontak Rara pun kaget bukan main sampai berdiri.
"Oalahhh jadi luu ngapain sih ngomong kek gitu sok tau banget deh kamu kok bisa sih ngomong kek gitu ke Aldi", ucap Rara dengan nada yang agak tinggi dan membuat Laura terjejut.
"Oke Ra aku minta maaf ya tenang jangan marah dong aku bilang ke Aldi soalnya kamu ngeliatin dia terus", ucap Laura sambil mengajak duduk Rara kembali.
"Ya nggak lah Laura hahaha man mungki", ucap Rara santai
Akhir akhir ini Aldi emang ada dipikiran aku sampai sampai ke bawa mimpi. Gak gak mungkin lah aku suka sama dia, masa iya suka sama orang cuman karena dicie cie in sama teman ga lucu, batin Rara. Semenjak itu Rara dan Laura sering berbincang bermain bareng. Entah kenapa Rara dekat dengan laura gegara hal itu seharusnya Rara marah karena laura sudah mengatakan sembarangan tentangnya ke orang lain malah sebaliknya Rara dekat dengan laura.
FLASH BACK OFF.
Sesampainya dirumah Rara memikirkan dimana sekolah yang tepat untuk dia
"Bunda menurut bunda ntar aku sekolah dimana?", tanyanya kepada orang tua sambil membuka sepatu dan seragamnya.
"Terserah kamu, emang kamu maunya dimana?", balas bunda
"Eee aku maunya di SMKN 1 provinsi bun"
"Ooo gapapa tuh sekolah disana bagus kok yang terpenting kamu harus belajar yang rajin oke", Nasehat bundanya dan Rara langsung mengangguk senyum karena orang tuanya setuju akan itu

หนังสือแสดงความคิดเห็น (95)

  • avatar
    Karunia Vera

    bagus

    23/01

      0
  • avatar
    HaifaHafiz

    seru

    21/05/2025

      0
  • avatar
    SinulinggaMirna

    bagus

    21/04/2025

      0
  • ดูทั้งหมด

บทที่เกี่ยวข้อง

บทล่าสุด