Yana: " Anakkuuu..? sejak kapan seorang penyihir menjadi Ibuku, kamu Adalah PENYIHIR.. penyihir yang sangat jelek.." (Memarahi dan menunjuk wanita itu). : "Jangan Begitu, Yani anakku (Memperlihatkan Senyuman yang membuat Yana jijik)...kau tidak ingat Dengan kesepakatan kita..!! " Yana: "bisakah kamu Pelankan suara mu ketika menyebut nama Yani !!...asal kamu tahu Kesepakatan itu tidak akan berlangsung lama..aku akan mencari cara Untuk Mengakhiri Kutukan REINKARNASI Ini.." Yana pun berjalan Menaiki tangga dan masuk ke kamar nya, : "Ini semua salahku..(mengusap air matanya).. Andaikan Ada Cara Untuk Membatalkan Kutukan REINKARNASI.. tetapi, kenapa Yah tadi dia tidak Menanyakan Aku dari mana saja ?!...ahhh sudahlah". ujar Yana Duduk dikasur. karena Kelelahan ia pun Tertidur Lelap •JAM 05:00 PAGI• 03-02-2002 Yana yang masih di tempat tidurnya ia Memimpikan Suatu Kejadian aneh Yaitu dalam mimpinya Ia bersama Seorang pria misterius Sedang Bercakap-cakap: "aku adalah jodohmu, Carilah aku Maka aku akan Mematahkan kutukan REINKARNASI mu... carilah Pria Yang Menyangimu, carilah pria yang Membuatmu nyaman,carilah pria yang Selalu berjuang untukmu..!! maka itulah aku." ujar pria misterius itu. Yana: "Ttt..tapi siapa kamu ? " Pria tersebut tidak Menghiraukan nya dan pergi menjauh darinya Sehingga cahaya yang terang menyelimuti pria itu, semakin ia pergi semakin terang Cahayanya membuat Yana Tidak bisa melihat ia lagi : "Tunguuu....Kmu mau kemana..?? " ujar Yana Berteriak Hingga Ia terbangun dari tidurnya itu. Yana sampai berkeringat Karena apa yang ia lihat sangatlah Ajaib dan Menakjubkan. Yana: "siapa yh dia..? (menurunkan kaki dari Kasur)..Emmm Mungkin tadi itu Gara² aku stress kali yh jadi kebawa sampe mimpi😌.." segera Ia Bangun Dan bersiap siap untuk Pergi ke tempat kerjanya Dan tidak lupa juga Untuk Mencari tahu Agar Kutukan REINKARNASI nya bisa lepas karena Sia-sia saja Jika kehidupan baru yang ia jalani sekarang tidak berbuat apa-apa malah menguntungkan Si penyihir itu. setelah selesai Yana Keluar dari kamarnya dan turun Kebawah karena kamar Yana terletak dilantai atas jadi Ia tidak bisa menyelinap keluar Karena terlalu tinggi. : "dimana Si penyihir itu Kenapa ia Belum bangun yah ?...Ah biarkan sajalah Setidaknya Aku tidak berpapasan Dengannya Di pagi hari ini..!!.."ujar Yana Didepan pintu Menoleh ke Dapur dan ruang tamu. Segera ia memanggil taksi untuk Pergi ke kafe, ketika sampai yana pun bergegas Menyiapkan Semua hal yang Setiap pelayan lakukan, ia pergi ke dapur untuk memakai pakaian Pelayan dan Juga membersihkan meja-meja, mencuci gelas kotor yang ada. Semua serba bersih Tinggal menunggu Kasir datang untuk Membuka kafe nya, ia hanya duduk Di kursi Pelanggan yang dimana berhadapan langsung dengan Laut seperti reza Juga Duduk ditempat itu. Yana: "aaah indahnya (。◕‿◕。)...jadi begini rasanya seperti yang Reza rasakan..Bagus juga Baru tahu aku kalau duduk disini Bisa merasakan Pemandangan yang bagus itu.." : "Tring.. Tring..tring".suara lonceng yang berada diatas pintu keluar itu pertanda ada orang yang akan masuk, ternyata Itu adalah seorang kasir atau pemilik Kafe ini. kasir: "wah kamu Sudah datang...! Awal banget.." (memperhatikan jam tangan nya) Yana: "eh Bos, hehe iya nih...emang udah jam berapa ? " kasir: "baru jam 6:50... lagipula Tuh ada jam didinding.." (menunjuk ke dinding). Yana: "hehe...lupa aku 😅.." kasir:" ya udah ayo kita segera Bekerja" (membalik Kata Closed menjadi open yang tertera di kaca Samping pintu keluar) Setelah membuka kafe Pelanggan pun berdatangan, keduanya Sekarang menjadi sibuk. •DI TEMPAT REZA SEKARANG• Reza masih tertidur DiLantai, ketika ia menghadapkan Badannya ke kiri tangan kanannya tertusuk pecahan kaca Tepat di Telapak tangannya, karena ia Menjatuhkan tangannya cukup kuat. Seketika ia terbangun :"Aduuh,... tanganku (memegang Tangan Yang berdarah) Kok bisa aku terbaring disini !!.." ujar Reza ia pun berdiri dan mengobati tangannya yang terluka itu Hanya memakai Plester dan ia Tutupi juga dengan Memutarkan disebagian tangannya memakai Selembar kain Putih. Segera membersihkan rumahnya yang Penuh dengan Serpihan-serpihan Dan Pecahan Kaca. Reza: " hmm...Bukannya kemarin aku berkencan dengan Yana yah.. (membuka tutup Tempat sampah yang berada didepan rumahnya) tetapi setelah itu ia berkata bahwa ia bereinkarnasi ! (menaruh sampah yang ia kumpulkan ke situ)... apakah betul yang ia katakan..? ".(menutup kembali Tempat sampahnya) karena terlalu memikirkan perkataan yana, Reza pun lupa waktu : "Waduuh Sudah Jam 8:00 Mati aku{⊙.☉}...(melihat jamnya) ". dengan cepat ia Mandi hanya Menyiram kebadan beberapa kali saja dan langsung pergi begitu saja. ketika mau Beranjak keluar, seperti biasa Reza berdiri disamping jalan untuk memanggil taksi karena Tempat kerjanya Lumayan jauh. ia menoleh ke kanan ke kiri Berharap Menemukan Taksi atau Pengendara motor (OJEK). Tetapi ia malah melihat tetangga nya DIVA Di samping rumahnya, Diva mengantarkan Anak kecil Memakai mobil miliknya untuk Pergi ke sekolah : "nah loh..!! itu kan bocah yang Mengotori kasurku Dulu, oh jadi dia Adik Diva.." ujar Reza. karena Yang lewat Hanya Pengendara biasa bukan Taksi atau OJEK jadi dia hanya bisa menunggu, diva yang Akan mengantarkan adiknya itu Pergi ke arah Reza yang sedang Berdiri. : "hey ! Reza...ini aku Diva " ujarnya dengan Memberhentikan mobilnya dihadapan Reza dan menurunkan Kaca jendela mobil. Reza: "oh hey ! Mau kemana kamu ?.." (menggaruk kepala) diva: "Mau antar adik saya kesekolah...Ayo ! silahkan masuk aku antar kau.." : "Hmmm... lumayan nih Perjalanan gratis😌.." ujar Reza Naik ke mobil Diva. Diva: "tujuan kemana nih..? " (menyalakan mobil dan pergi). karena Reza Masih malu Denganya jadi ia duduk dikursi belakang dan adiknya di depan : "Ke toko serbaguna Di jalan Suparni itu.." ujar Reza diva: "oh Disitu..! Mumpung Kita satu jalur Jadi Baguslah.." keduanya bercakap-cakap seperti biasa Tidak ada Unsur Cinta didalamnya karena Isi hati reza sudah ada yang lain. sesampainya di toko, Reza turun dan berterima kasih ke diva karena Telah mengantarkan nya : "makasih yah Diva, kalau tidak ada kamu Mungkin aku sudah Dimarahi karena terlambat...walaupun sudah mau hampir jam setengah 10.." ujar Reza. diva: "oh gak papa-papa, ...aku pergi dulu Yah.." Reza sangat beruntung hari ini Bisa Mendapatkan tumpangan gratis Andaikan Tiap hari bisa begini terus Pikirnya (ʘ‿ʘ). ketika didepan pintu toko, Reza membuka dan masuk kedalam seketika seluruh Tatapan tertuju padanya ternyata Seluruh orang sedang Berbaris. Reza memberanikan berjalan kearah mereka sambil berharap tidak ada Masalah, tetapi si bos malah datang menghampirinya dan memarahinya. : "kamu kok Lama sekali datangnya..udah gitu beberapa hari kemarin kamu Pergi kemana sampai harus minta izin lewat telepon..! (memasang wajah Yang Menakutkan membuat Reza Tidak bisa bergerak) Lain kali Kalo kamu terlambat lagi aku Pecat kau.." ujar Boss Reza Reza: "iya maaf Boss, aku terkena masalah serius waktu lalu jadi tidak bisa Masuk kerja dan juga Tadi Pagi barang-barang aku pecah jadi Aku harus bersihin semuanya..". : " aaah banyak alasan kamu..!! sudah cepat berbaris dengan mereka". Reza Berjalan keheranan Menghampiri mereka semua Mengambil tempat sembarang dan Diam Sejenak. si bos Berjalan di hadapan mereka untuk Memberitahukan Hal yang penting kepada seluruh karyawannya: "Besok akan Ada tamu istimewa Dari luar negeri, beliau datang kemari untuk melakukan bisnis dengan kita..jadi, persiapan diri kalian untuk besok..". ujar si bos Dengan Suara kuat. Reza: "ooh gitu" (ucap dalam hati). : "Siap bos". berkata seluruh karyawan. bos: "Baiklah ! Kalian bisa lanjut bekerja.....". bergegas Semua Mengambil tempat masing-masing begitu juga dengan Reza. Yana dan Reza Bekerja seharian Karena hari yang sibuk jadi Harus Bekerja Tanpa henti. di tempat kerja Yana tutup sampai Jam 3 SIANG sedangkan Reza Tempat kerjanya buka mulai jam 6 pagi sampai jam 4 sore sehingga keduanya Memakan waktu sekitar 9-10 jam.
bagus banget, infinity ceritanya gak ngebosenin sama sekali loveeee uuu
05/04/2025
0bukan maen!!
27/04/2024
0sangat menarik
31/03/2024
0ดูทั้งหมด