logo text
เพิ่มลงในห้องสมุด
logo
logo-text

ดาวน์โหลดหนังสือเล่มนี้ภายในแอพ

Bab 15 Orang Baru

dikediamannya anggara hanya seorang diri tanpa pelayan tanpa penjaga, anggara memang tipe orang yang mandiri, tapi sepertinya malam ini anggara kedatangan tamu tak diundang
" tutttttttttt, tuttttttttt " (bunyi bel)
" ahkkkk..!!!, siapa yang malam-malam begini bertamu kerumah orang, mengganggu saja " ucap anggara dengan nada kesal
" tutttttt tutttttttt " (berbunyi untuk yang kedua kalinya "
" iya sebentar "
" hy "
perempuan itu baru mengucapkan kata hy anggara langsung menutup pintu, tapi anggara kalah cepat darinya, dia sudah berlari masuk kedalam rumah
" apakah kamu betah disini sendirian..??, jika aku jadi kamu aku akan membawa pelayan dan penjaga yang banyak, aku bisa memanjakan diriku dengan semua kemewahan yang aku punya, sepertinya kamu kurang pandai menikmati hidup..!! " ucap perempuan itu sambil mendudukkan dirinya dikursi mewah milik anggara, dia adalah tiara perempuan yang dijodohkan pak wijaya untuk menjadi istri anggara
" mau apa kamu datang kesini..??" tanya anggara tegas
" kenapa kamu harus bertanya..?, apa kamu masih belum paham anggara, aku kesini ingin melihat calon suamiku..!! " jelasnya pada anggara tanpa rasa malu
perempuan itu duduk dengan posisi menyilangkan kaki dan menikmati makanan yang ada dimeja, anggara sengaja memesan makanan itu karna dia belum makan, sayangnya saat mau makan datang lah tamu tak diundang, yaaa sepertinya makanan itu untuknya
" apa aku menyuruhmu duduk " ucap anggara cuek
" kenapa kamu begitu kasar anggara, sebentar lagi.... bukan hanya duduk disini aku juga akan mengusai tempat tidurmu..!! "
ucapnya tanpa ada rasa malu sama sekali
" jangan terlalu berharap "
" aku tidak berharap, hanya saja papamu yang begitu mengharapkanku menjadi menantunya, bukankah itu bagus..?? " jelas tiara
" jika papaku menginginkanmu kenapa kamu tidak menikah saja dengannya..!? " balas anggara tegas
" haahahha, kamu lucu sekali anggara, apa kamu mau punya ibu tiri sepertiku..??, tapi aku lebih memilih menjadi istrimu..!! " rengek tiara dengan senyum yang sangat menyebalkan
" perempuan tidak tau malu, apa kamu sudah tidak punya harga diri..??" anggara mulai kesal melihat perempuan yang ada didepannya
" jaga ucapanmu anggara, jangan sampai kamu bersujud di hadapanku..!! "
" itu hanya akan terjadi dalam mimpimu.!! "
" baiklah kita lihat saja nanti..!!"
" apa makanannya sudah habis.??, kalo begitu silahkan kamu keluar..!! " perintah anggara pada tiara, anggara sudah mulai muak
" aku akan menginap disini " balasnya santai
" siapa yang mengizinkanmu menginap dirumahku "
" aku tidak perlu izin darimu "
" baiklah, kalo kamu mau menginap disini aku akan izinkan, bagaimana kalo sebelum tidur kita pergi keluar dulu..?? " ajak anggara pada tiara
" apa sekarang kamu mengajakku makan malam diluar, apa kamu sudah mulai menyukaiku anggara..?? " tiara bertanya dengan penuh percaya diri
" kurasa begitu " balas anggara
" ok "
anggara dan tiara berjalan keluar rumah, tiara sangat bahagia, merasa dirinya sudah mulai memenangkan hati anggara
" kenapa ada taksi.? " tanya tiara pada anggara, tiara kaget kenapa ada taksi disini sedangkan anggara orang kaya
" bukankan aku bilang kita akan keluar " balas anggara cuek
" iya, tapi kenapa dengan taksi, mana mobilmu..?" tanya tiara
" aku tidak punya mobil, apa kamu tidak mau jalan denganku, kalo aku tidak punya mobil..??" tanya anggara dengan mimik wajah emosi yang sudah memuncak
" oh, jelas maulah " balas tiara dengan nada terpaksa
" ya sudah, silahkan kamu masuk duluan " perintah anggara menyuruh tiara masuk kedalam taksi terlebih dahulu
" ok " sambil mendudukkan dirinya dikursi penumpang
" pak kunci pintunya..!!, tolong antarkan perempuan ini ke dalam kampus yang didepan ya pak, tolong antar sampai ke asramanya..!!" perintah anggara pada sopir taksi
" apa-apaan kamu anggara..!!, aku tidak mau balik, dasar laki-laki brengsek, anggaraa..!!, ANGGARAAAA " maki tiara sambil berteriak karna tidak terima atas perlakuan anggara padanya
anggara melambaikan tangannya dengan memberikan senyum yang mematikan lawan
#Disisi Lain
Tia yang daritadi kelaparan karna tidak ada makanan dikamar terpaksa dia pergi keluar, dan sialnya kantin sekolahpun sudah tutup, mau tidak mau harus keluar kampus, jarak dari asrama dan kedai lumayan jauh
" hufffff..!!, untuk makan saja harus berjuang seperti ini, tidak apa-apa, daripada aku mati kelaparan setidaknya aku berusaha dulu, 3 sejoli tega sekali tidak mau menemaniku, katanya sehidup semati, ini mah aku aja yang mati " gumamku dalam hati
saat anggara membalikkan badan dia melihat pemandangan yang sangat indah, sungguh malam yang menyenangkan, tanpa disadari oleh tia, dia mulai mendekati rumah mewah milik anggara, sepertinya dia akan masuk kedalam kandang harimau
dari balik tembok yang tinggi, terlihat seseorang yang sedang menunggu akan kedatangan Tia seakan-akan sudah siap untuk menerkam
" ahkkkkkk " (suara teriakan)
Tia sudah masuk kedalam gerbang rumah mewah itu, seperti biasa anggara selalu menarik tangannya
" kak anggara..? kenapa kakak menarikku kesini, apa sudah jadi kebiasan kak menarik- narik orang seperti ini..? tanyaku pada cowok aneh
" aku hanya menarik tanganmu..!! " balas anggara cuek
" kak, aku sudah sangat lapar, tolong jangan membuatku mati kelaparan disini..!! " ucapku memohon agar dilepaskan oleh cowok aneh ini
" bagaimana kalau kita masuk kedalam, disana banyak makanan..!! " ajak anggara
" gk lah kak, aku gak tau ini rumah siapa, ohh jangan-jangan kak mau maling ya ?" ucapku menuduh cowok aneh
" iya, memangnya kenapa, lagian kita hanya mencuri makanan mereka, orang kaya itu punya banyak makanan jadi dia tidak akan curiga kalo makanannya ada yang hilang " balas anggara menjelaskan
" aku gk mau kak, kakaksendiri aja, aku masih punya uang buat beli makan..! " balasku menolak ajakan cowok aneh
" ayo, ikut saja.. "
cowok aneh menarikku kedalam rumah tersebut, rumah yang sangat mewah, aku baru melihat rumah semegah ini
" heh..!!, gadis kampung, cepat kesini ..!!" panggil cowok aneh padaku
" kak, rumah siapa ini..? tanyaku penasaran
" tenang saja pemiliknya sedang pergi, jadi kita bisa makan disini " jelas cowok aneh padaku
" kak, aku tidak mau masuk penjara "
" gak akan terjadi apa-apa"
" apa kamu bisa memasak..? iya aku lupa, kamu kan anak manja mana bisa masak..!!" ucap cowok aneh mengejekku
" kamu tunggu disini, ingat jangan kemana-mana ..!!" ucap cowok aneh padaku dengan tegas
" iya kak " aku hanya bisa pasrah sekarang
beberapa menit kemudian cowok aneh datang membawa beberapa lauk, sayur dan buah untuk dimasak, aku tidak tau dia dapat darimana
" ayo temani aku didapur " ajaknya padaku
" kenapa tidak kakak saja, aku kan tamu disini " balasku cuek
" siapa yang bilang kamu tamu disini, kita sama-sama tamu, gadis bodoh..!!, memangnya ini rumahku.? " balas cowok aneh yang menurutku benar juga yang dia katakan
" oh iya aku lupa, hehhe " balasku sambil terkekeh
kami berjalan kedapur, bahkan dapurnya saja sangat luas, dapurnya seukuran dengan ruang tamu rumahku, tapi sepertinya cowok aneh sudah mengetahui semua seluk beluk dirumah ini, apa dia memang sering kesini kalo penghuni rumah tidak ada, ahhh aku terlalu banyak berpikir
" kamu cukup duduk disitu ..!!" perintahnya lagi sesuka hati mengaturku
aku duduk dimeja makan sambil menatap cowok aneh menyiapkan makanan, dia sangat tampan dengan alat masak itu, tapi aku tidak boleh terpengaruh
selang beberapa menit cowok aneh sudah selesai melakukan perperangan dengan alat masaknya, makanan yang sangat menggugah selera sudah terhidang didepanku, tapi tunggu dulu, makanan ini halal atau tidak ya..?, apa dia mencuri nya dari pasar..? bagaimana ini, tapi aku sudah tidak tahan, aku lapar skali
" makanannya tidak akan bisa langsung datang kedalam mulutmu " ucapnya dengan tegas
" bukan itu "
" atau hanya mau dipandang sampai makanannya habis " balasnya lagi
" bukan kak, sudahlah aku lapar..!!"
" ckkk " dia bedecak kesal
" mmmmm, enak skali kak, apa kakak sebelumnya pernah jadi cheff..? aku bertanya sambil menikmati makanan yang enak ini
" jelas enak, sesuai orang yang bikin "
" jangan terlalu memuji diri kak " aku tidak terima dengan kepedeannya yang terlalu maksimal
ahhhh, perutku kenyang, sekarang aku baru bisa bernafas dengan lega, sebagai makanan penutup, kita cus ke buah-buahan lagi
" kak, sebaiknya kita pergi sekarang " karna sudah kenyang aku mengajak cowok aneh balik ke asrama
" pergi kemana..? "
" ke asrama lah kak "
" kan aku sudah bilang pemilik rumah tidak ada, kita disini saja, apa kamu tidak lihat sekarang sudah jam berapa "
jam sudah menunjukkan pukul 12.45 WIB, aku rasa ide cowok aneh ada bagusnya juga
" tut .. tuttt " (dering telpon)
" ya, ada apa yu..?? "
" ada apa bagaimana..? kenapa kamu belum balik kekamar ..? " ucap ayu diseberang sana, aku rasa mereka khawatir karna aku belum balik
aku harus jawab apa sekarang
" hmmm, ayu, kalian tidak usah cemas ya, aku kayaknya nginap diluar, aku tadi ketemu sama... sama.." aduhhhh aku harus bilang sama siapa
" sama siapa..?? " tanya ayu penasaran
" sama ibuk-ibuk yang sekampung denganku, jadi dia menawarkanku tidur dirumahnya " balasku asal-asalan
" baiklah, kamu jaga diri baik-baik disana "
" iya yu " syukurlah aku selamat
" daaaa, selamat terlelap "
" iya sayangku " balasku pada ayu menutup telepon
" ini semua gara-gara kakak..!! aku harus berbohong agar tidak ketahuan " ucapku menyalahkan cowok aneh atas kejadian ini
" aku tidak menyuruhmu berbohong.!!, kamu sendiri yang ingin membohongi temanmu ..!!" balasnya
benar juga yang dibilang cowok aneh, aku kehabisan kata-kata, pintar sekali dia mematahkan ucapanku
" pokoknya ini semua salah kak..!! " ucapku tidak mau kalah
" terus kita tidur dimana kak..? tanyaku pada cowok aneh, aku juga sudah mulai mengantuk
" kita..? apa sekarang kamu sangat ingin tidur denganku..?? " balasnya sambil mendekatkan wajahnya padaku
"bu..bukan begitu kak, maksudku... " aku terbata-bata
" plakkk " bunyi tamparan
tangan mungilku sekarang sudah melekat dipipinya, siapa suruh dia sangat lancang, berani mencium pipiku, dulu dia mencium keningku, dasar laki-laki brengsek
" kak, jangan mentang-mentang aku diam kakak bisa seenaknya, ini sudah yang kedua kalinya, bahkan first kiss ku kakak yang sudah mencurinya " sekarang aku mau kakak pergi..!!, aku mau sendiri disini, kak bisa cari tempat lain, aku benci sama kak..!!" ucapku sambil menahan tangis, aku tidak bisa terima perlakuannya padaku
" maaf " hanya itu yang terucap dari mulut anggara
kenapa aku bisa melakukan kesalahan lagi, kenapa setiap didekatnya aku selalu ingin membuat kesalahan, kesalahan yang sangat menyenangkan, apa dia sangat membenciku sekarang batin anggara

หนังสือแสดงความคิดเห็น (941)

  • avatar

    bagusss bangetttt

    01/03

      0
  • avatar
    YolandaNunung

    bagus banget kak novel nya

    26/06/2025

      0
  • avatar
    febriyantishafa

    bgausss bangety

    07/06/2025

      0
  • ดูทั้งหมด

บทที่เกี่ยวข้อง

บทล่าสุด