ทั้งหมด : 92บทที่ 1 Perjodohan Dadakan
"Apa? Nikah?" Dara tersentak kaget. Mata bulatnya makin membulat. Mama dan papanya serta tamu yang ad
readmore บทที่ 2 Pasangan Absurd
"Sial. Dia ninggalin gue sendirian," umpat Dara. Dia bangun tidur mendapati apartemennya sepi. Tentu
readmore บทที่ 3 Dasar, Jelek!
"Apa yang kau lakukan dikantorku?" Tak seperti pertanyaan. Kalimatnya datar dan menusuk. Seperti haw
readmore บทที่ 4 Suami Idaman
Cklek! Dara tersentak, buru-buru membenarkan posisinya. Terlanjur, Dirga sudah melihatnya. Namun sepe
readmore บทที่ 5 Ketemu Mantan
Dirga bersidekap memandangi gadis itu dari atas sampai bawah. Satu jam dia menunggui gadis itu danda
readmore บทที่ 6 Rencana Bersama
"Gimana kabarmu?" "Yah, beginilah. Bisa lihat sendiri." Hey! Lagi-lagi beruang kutub itu tertawa. "Ay
readmore บทที่ 7 Mantan Dirga yang Nyebelin
"Lo gila! Bukannya kalian terlihat akrab tadi?" Dara menggelengkan kepala mendengar ide Dirga. "Apa k
readmore บทที่ 8 Penyamaran Dimulai
"Kau, pelajari berkas ini." Dirga menyerahkan setumpuk kertas diatas ranjang Dara. "Buat apa?" tanya
readmore บทที่ 9 Dipermalukan
"Cepet banget ya, akrabnya," tukas Dirga. Rautnya kesal. Gimana enggak, di restoran tadi dia benar-b
readmore บทที่ 10 Karyawan Tukang Gosip
Nyeri di dahinya tak lagi terasa, cuma kadang-kadang nyut-nyutan sih. Apalagi kalau dipencet. Tapi m
readmore บทที่ 11 Cemburu, tapi Gengsi
"Dirga!" Tawa Dara terhenti. Pandangannya langsung tertuju pada perempuan yang baru saja masuk. Bola
readmore บทที่ 12 Belajar Masak
Hari-hari seterusnya, sepertinya Dara harus menahan emosinya lebih kuat. Bukannya berhenti, justru i
readmore บทที่ 13 Hampir Ketahuan
"Aawh!" Gegas Dirga berlari menghampiri Dara. "Kamu tak apa?" Begitu melihat Dirga, tangis Dara malah p
readmore บทที่ 14 Terpaksa Tidur Bareng
"Eh, sayang. Sakit ya lututnya? Mama mau bantuin, tapi kaget dengar kamu keluar, jadi kebablasan lup
readmore บทที่ 15 Malam Absurd
"Loh, kok malah keluar? Dilanjut aja." Mama Windi senyam senyum. Dara menggaruk kepalanya yang tak ga
readmore บทที่ 16 Gak Gelud Gak Seru
Bersungut-sungut dia keluar dari kamar. Sialnya malah papasan sama mama yang sedang menata makanan d
readmore บทที่ 17 Dirga yang menyebalkan
Dirga menatap mereka bergantian. Menghela napas panjang. Kepalanya pening. Sebelumnya dia tidak pusi
readmore บทที่ 18 Dara Ngambek
Dilihatnya dua pasangan menyebalkan itu santai mengobrol. Entah beneran tak mendengar atau hanya pur
readmore บทที่ 19 Hey! Cinta Memang Gila.
Sementara itu. "Thanks, Ka," ucap Dara melempar senyum manisnya. "Sama-sama. Btw, gak aku antar sekali
readmore บทที่ 20 Dita ke Beauty and Care
Suara sendok beradu dengan piring menjadi penghias di pagi hari. Dara dan Dirga sedang sarapan bersa
readmore บทที่ 21 Orang ketiga
Tenang saja. Pekikan itu hanya terlontar dalam hati Dara saja. Pada kenyataannya gadis itu memang ka
readmore บทที่ 22 Malam Tak Terduga
"Hai." Dita dan Dirga menoleh. Dita terkejut, sebaliknya Dirga tersenyum tipis. "Aah, capek banget sum
readmore บทที่ 23 Upaya Dirga Mencari Pelaku
Pagi. Dara merasakan tidak nyaman dalam tidurnya. Perlahan dia membuka matanya. Asing. Ini bukan kama
readmore บทที่ 24 Ngambek
Apel merah yang sudah terpotong ke beberapa bagian beserta pisau di sisinya menandakan ada sesuatu y
readmore บทที่ 25 Menjemput Istri
Mama meletakkan koper di pojok. "O. Kamu pasti jahilin dia ya? Tapi kamu yang ngambek?" tebak mama. "I
readmore บทที่ 26 Dirga Pergi
Dan lebih menyebalkan lagi, mama memaksa Dara agar membiarkan Dirga tidur di kamarnya. Memang harusn
readmore บทที่ 27 Kehilangan
Dirga benar-benar tak pernah datang lagi. Bahkan, chat atau telepon pun tak pernah bertengger di pon
readmore บทที่ 28 Kehadiran Sosok Baru
"B-bayi? Lo bilang tadi bayi?" Dirga tak menjawab. Dia masih kebingungan. Bagaimana bisa Dara tiba-ti
readmore บทที่ 29 Kejujuran Dirga
Pagi harinya. Dirga terbangun lebih dulu. Merasakan tangan kecil yang mengerat ke pinggangnya. Juga k
readmore บทที่ 30 Karena, Rasa itu Telah Mati
Caffe Me Time. Terlihat dua sosok di bangku pojok belakang sendiri. Siapa lagi kalau bukan Dara dan R
readmore บทที่ 31 Pertengkaran Pasangan Lain
"Kau istirahatlah. Biar aku saja." Dara tak menjawab. Tetap ikut memberesi belanjaan mereka tadi. Dir
readmore บทที่ 32 Sadar
"G-gue--" Dia kembali menggantungkan ucapannya. Membuat Dirga tak sabar penasaran. "Kamu mau sesuatu?
readmore บทที่ 33 Romantisme
Rumah tangganya berada di ambang kehancuran. Apa mungkin dia akan mengulangi kegagalan asmaranya. Ra
readmore บทที่ 34 Mencari Masalah
Atmosfir yang tidak menyenangkan terasa. Dara terdiam di tempatnya membiarkan Dita menghampiri ke ar
readmore บทที่ 35 Tragedi
"Dia, Raka-- bukan Raka itu kan?" Kalau benar, wah! sungguh, kejutan apalagi ini. Dirga tersenyum ti
readmore บทที่ 36 Membayar Ganjaran
Disisi lain, Dita kabur dari tempat kejadian. Beruntung, tak ada yang mengejarnya. Jantungnya berpac
readmore บทที่ 37 Kesetiaan
Tubuh yang tergolek dengan selang infus yang menancap di punggung tangan. Tabung oksigen membantu pe
readmore บทที่ 38 Membaik
Setelah seminggu perawatan pemulihan, akhirnya Dara dibawa pulang juga. Sebenarnya wanita itu sudah
readmore บทที่ 39 Pengakuan Dirga
Tubuh yang tergolek dengan selang infus yang menancap di punggung tangan. Tabung oksigen membantu pe
readmore บทที่ 40 Penyesalan
Setelah seminggu perawatan pemulihan, akhirnya Dara dibawa pulang juga. Sebenarnya wanita itu sudah
readmore บทที่ 41 Perhatian Dirga
Pagi. Bangun tidur mendapati wajah polos yang tersaji di depannya sepertinya merupakan hal istimewa p
readmore บทที่ 42 Dirga dan Raka
Dara tak ikut ke kantor. Dirga melarangnya keras. Mengingat kondisi fisiknya yang belum terlalu puli
readmore บทที่ 43 Hate Romance
"Nah, itu tahu. Terus, selain membahas itu, apalagi? Aku tak ada waktu banyak untuk hal-hal tak pent
readmore บทที่ 44 Morning Sick
Sampai larut malam Dara tak bisa tidur. Pikirannya mengarah ke sesuatu. Hal itu terus mengganjal sej
readmore บทที่ 45 Dirga balas dendam
"Masih lemes?" Dirga mengangguk. Hari ini dia sampai tidak ke kantor. Lemas sekali badannya. Kini dia
readmore บทที่ 46 Perasaan Bersalah
kamar. Dia bergegas melihat wajahnya di cermin. Lalu menatap Dirga kesal, tapi yang di pelototinya s
readmore บทที่ 47 Permintaan Maaf
Berdiri di hadapannya kini, lapas khusus untuk wanita. Para polisi berseragam hilir mudik memasuki a
readmore บทที่ 48 Cemburu
Tak terasa waktu terus bergulir. Kini usia kandungan Dara sudah tujuh bulan. Perut ratanya kini suda
readmore บทที่ 49 Pertemuan Dua Keluarga
Akhirnya hari esok itupun tiba. Dirga siap dengan style rapinya. Jas hitam dan stelan celana hitam.
readmore บทที่ 50 Season 2
It's time Season 2 Coming 💜💜 __ "Oma, mama udah pulang?" Seorang bocah kecil berusia tujuh tahun mengh
readmore บทที่ 51 S2. Merindukanmu
Seperti biasa. Malam hari, Dara akan menemani Farel belajar. Lalu setelahnya menemani sampai Farel t
readmore บทที่ 52 S2. Hariku Berat
"Kamu baik-baik saja, Ra?" Mama sedari tadi memperhatikan raut kuyu Dara. Ditambah matanya yang bengk
readmore บทที่ 53 S2. Om Asing
Hana dan Farel duduk di kursi yang disediakan pihak sekolah untuk menunggui jemputan. "Tumben. Biasan
readmore บทที่ 54 S2. Pria Itu Kembali
Di taman samping. Farel tengah duduk dan mengawasi dua gadis yang sedang bermain perosotan itu. Hana
readmore บทที่ 55 S2. Bocah Incaran
Dara sontak terdiam. Waktu itu Lily tidak menyebutkan nama pria yang merusaknya. Hanya saja, jika di
readmore บทที่ 56 S2. Kado
Dara menepati janjinya. Kini dia yang menjemput Farel. Benar apa yang dikatakan mamanya. Farel terli
readmore บทที่ 57 S2. Kronologi
Menjadi ibu muda di usia yang masih muda, sesungguhnya Dara tidak kuat. Terlebih dia belum siap mene
readmore บทที่ 58 S2. Aku Hanya Memanggilmu, Ayah
Dara menghela napas. Kaget juga dia. Bayangkan saja, kakak dari sahabat baikmu ternyata yang merusak
readmore บทที่ 59 S2. Detik-Detik
Tanpa banyak kata, Farel langsung menghambur memeluk Doni. Mengeluarkan tangis yang sedari tadi di t
readmore บทที่ 60 S2. Surprise
"Ma, Hana udah cantik kan?" Gadis cilik itu memutar-mutarkan badannya centil. Gaun pink dengan renda
readmore บทที่ 61 S2. Penuntas Rindu
"Apa kamu mau membiarkan papamu kelelahan, hm? Tak mau memeluk papakah?" tukas Dirga yang sedari tad
readmore บทที่ 62 S2. Debar tak Tertahan
Hingga suatu hari, Dirga ikut salah satu penduduk yang hendak ke kota. Rencananya Dirga juga ingin s
readmore บทที่ 63 S2. Jatuh Cinta Untuk Kesekian Kali
"Lah, gak ke kantor?" ucap Dara saat kembali ke kamar dan melihat Dirga hanya memakai baju santainya
readmore บทที่ 64 S2. Bahagiku Bersamamu
"Kamu tidak lupa kan nanti," bisik Dirga saat mereka tengah berkumpul di ruang keluarga dengan yang
readmore บทที่ 65 S2. Dirga dan Cintanya
Dirga melirik jam Rolex yang melingkar di pergelangan tangannya. Tak sabar segera menunggu jam makan
readmore บทที่ 66 S2. Cinta Berlanjut
Waktu berlalu begitu cepat. Tak terasa, Farel dan Hana sudah menginjak usia remaja. Dan seperti yang
readmore บทที่ 67 S3. Kisah Berlanjut
Season 3, Kisahnya tentang Hana dan Farel ya. Keep reading, mohon dukungannya. _ _Aku mencintaimu, hin
readmore บทที่ 68 S3. Patah Hati
"Gak kerasa ya, mereka sudah dewasa. Haha." Malam ini, mama dan papaku mengajak ke rumah Farel. Entah
readmore บทที่ 69 S3. Cinta Sepihak
Tujuh hari Farel mengalami koma. Dan setiap hari itulah, aku menjaganya. Membuat semuanya makin yaki
readmore บทที่ 70 S3. Berpura-pura
Tante Dara masuk ruangan lebih dulu. Aku? Masih di luar untuk menetralkan sesak dalam dadaku. "Ma, Yu
readmore บทที่ 71 S3. Cemburu yang Salah
Pukul empat sore. Sebentar lagi Farel pulang. Aku segera bersiap-siap mandi dan lain-lain. Hari ini
readmore บทที่ 72 S3. Romantisme Kosong
ernikahanku, bagaimana bisa sah? Sementara dalam akad, tak boleh menyebut nama orang lain dan harus
readmore บทที่ 73 S3. Tante Billa
Pagi-pagi, kami berpamitan pulang. Karena setelah ini Farel ke kantor. Dan dia tidak membawa baju ga
readmore บทที่ 74 S3. Cerita Kelam
Sepanjang jalan tante Billa bercerita banyak. Tentang masa mudanya saat bersama mama. Sesekali kami
readmore บทที่ 75 S3. Ke Singapura
Aku segera menarik tangan Farel. Dan kulihat senyum lebarnya tersungging di bibirnya. Dasar pria ane
readmore บทที่ 76 S3. Pertemuan Mengejutkan
Selama dua hari mengurus urusannya, Farel jarang mengajakku keluar. Hanya saat malam tiba. Itupun ha
readmore บทที่ 77 S3. Yulia
Garden Bay the Bay adalah tempat yang kami kunjungi pertama kali. Kawasan botani dengan hampir satu
readmore บทที่ 78 S3. Kamu tak Mengingatnya?
Dia, gadis yang memanggil Farel tadi adalah Yulia. Ketakutan terbesarku itu muncul di hadapanku. Den
readmore บทที่ 79 S3. Ketakutan
"Wajahmu pucat, kamu sakit?" Bagaimana tidak pucat saat hatiku tengah kacau begini? Ku tepis telapak
readmore บทที่ 80 S3. Badai itu Datang
"Fa-Farel..." ucapku tertahan. Air mata jatuh berderi. Nyeri, sakit melihatnya pulang dengan Yulia.
readmore บทที่ 81 S3. Kenapa Menyakitkan?
Sudah beberapa hari sejak kedatangan Yulia. Meremat perasaan nyeri yang menghujam. Bayangkan saja, me
readmore บทที่ 82 S3. Berita Mengejutkan
(POV FAREL) Kepalaku berkedut memikirkan berbagai peristiwa yang menimpa. Argh! Sial! Kenapa harus se
readmore บทที่ 83 S3. Rahasia Farel
"Apa? Kak Hana hamil?" Decisan terkejut terdengar dari seberang. Aku mengangguk samar. Mengusap wajah
readmore บทที่ 84 S3.Sandiwara
"Rel, ntar malam makan di luar, yuk." Aku tak menyahut. Memandangi sofa yang biasanya di duduki kak H
readmore บทที่ 85 S3. Bencana
Sampai di kantor, aku bergegas menuju ruang meeting. Ada klien dari Australia dan salah satunya oran
readmore บทที่ 86 S3. Rencana Jahat
Aku menunduk. Terpaksa harus menjelaskan semuanya. Bahkan percuma juga berbohong. Yulia juga sudah t
readmore บทที่ 87 S3. Bisikan Sembilu Cinta
Seharian ini, David mengantarnya kemanapun Hana mau. Jelang sore, mereka kembali. Senyum kembali ter
readmore บทที่ 88 S3. Hana Diculik
Pukul setengah sembilan malam saat dia memutuskan pergi. Belum terlalu malam, tapi mama dan papanya
readmore บทที่ 89 S3. Menegangkan
Sebuah gudang bekas pabrik lama. Di ruangan yang samar akan penerangan. Sesosok wanita tertunduk den
readmore บทที่ 90 S3. Jangan Pergi
"Dor! Dor!" Langkah Farel terhenti. Terkejut. Devan segera menariknya ke tempat tersembunyi. "Van, sia
readmore บทที่ 91 S3. Bangunlah Untukku
Kenapa harus ada session rumah sakit lagi untuk kisahnya? Dan kali ini pun, pria itu yang terbaring
readmore บทที่ 92 S3. Everything for Ever
Beberapa hari kemudian, Farel sudah boleh dibawa pulang. Merayakan kepulangan Farel dengan mengadaka
readmore
ceritanya bagusss👍👍
07/08/2022
0bagus ceritanya
02/01
0novel nya bagus banget🤗
10/08
0meskipun jelek yg terpenting setia jujur dan tak pernah selingkuh
02/07
0bagus sekali
20/06
0good
15/06
0baper bnget sama alurnya😻😻
12/06
0bagus cerita nya
11/06
0luar biasa bagus
05/06/2025
0bagus
01/06/2025
0