ทั้งหมด : 19บทที่ 1 Pertemuan
Sebuah mobil mewah melaju membelah jalanan dengan kecepatan tinggi. Namun tiba-tiba ban mobil mencic
readmore บทที่ 2 Salah Paham
"Sudah selesai mengomelnya, hm?" Zara tidak menjawab. Dia memalingkan mukanya dengan kasar, dan mende
readmore บทที่ 3 Amnesia
"Hoaamm...." Zara menguap lebar-lebar. Kepalanya masih terasa agak pening dan berdenyut. Namun, begit
readmore บทที่ 4 Satu Tembakan
"Dasar wanita sialan! Gadis gila! Berani-beraninya dia bersikap seperti itu padaku! Sejak pertemuan
readmore บทที่ 5 Hipertensi
“Waduh, kenapa ramai sekali? Jangan-jangan benar Tuan kenapa-napa!” seru Toby panik dari luar korid
readmore บทที่ 6 Bangun di Pelukan Musuh
"Aw... aduh, aduh, aduh, aduh..." keluh Zara dramatis sambil merayap keluar dari bawah kolong kasur
readmore บทที่ 7 Terjebak
Setelah meluapkan amarahnya di koridor dan mengusir Toby beserta seluruh tim pengawal, Leo Marcone m
readmore บทที่ 8 Orang Utan Kurus
Sementara Zara sibuk meratapi kelambatan otaknya di luar dinding lantai tiga, Leo Marcone melangkah
readmore บทที่ 9 Mencoba Kabur
“Sumpah, ini tangan gue udah gak kuat lagi buat pegangan. Mana udah keringetan gini, panas…”
readmore บทที่ 10 Hidupku tak Berarti
"AAAAAAKKKKHHH!" teriak Zara refleks begitu suara tembakan menggelegar memekakkan telinganya. Langkah
readmore บทที่ 11 Banyak Request Sebelum Mati
Lamunan melankolis Zara tentang kerasnya roda kehidupan mendadak buyar saat suara bariton Leo kembal
readmore บทที่ 12 Pesan Terakhir
"Aku akan memberimu kesempatan sepuluh detik untuk mengatakan pesan terakhirmu," ucap Leo tegas, sua
readmore บทที่ 13 Pembawa Sial
Langkah kaki Leo terdengar tegas menapak lantai marmer mansionnya. Di balik wajah dinginnya, otaknya
readmore บทที่ 14 Mandi Ala Sultan
Setelah berhasil lepas dari lilitan tali tanpa semenit pun para pengawal berani mengajaknya mengobro
readmore บทที่ 15 Di Balik Kemarahan
Aku terbiasa memadamkan nyawa. Tapi entah mengapa, dua kalimat sederhana darimu justru mampu memadam
readmore บทที่ 16 Curhat Sebelum Mati
Langkah kaki tegap Leo akhirnya membawa mereka sampai di sebuah ruangan yang luar biasa luas. Itu ad
readmore บทที่ 17 Tamu Tak Diundang
Sementara Leo dan Zara masih terjebak dalam atmosfer salah tingkah yang brutal di dalam ruang makan
readmore บทที่ 18 Sambutan Istimewa
"Pengawal, siapkan mobil!" perintah Leo cepat, suaranya menggelegar tegas di sepanjang koridor. Tanpa
readmore บทที่ 19 Penuh Drama
Leo berdiri tegak dengan melipat kedua tangannya di depan dada, menatap datar ke bawah, tepat ke ara
readmore