Aku suka cerita kak, alur cerita serta karakternya, semangat kak, kalo berkenan mampir ke ceritaku ya kak, Rasa Sakit Gina-Seluas Laut, terima kasih 🫶🏻✨💗💃🏻
15/02
1
JuliansyahRizky
lanjut dong kak kaya berasa kurang cerita 🥰
13/05/2025
0
LailinaAisha
bgus
06/05/2025
0
DiaRadiah
Waaah seru banget ceritanya
04/05/2025
0
Kaa Yulianti
Bagussss
28/03/2025
0
JambiWahab
aku suka bgt bgus
06/03/2025
0
Gealisna
wow sangat luar biasa
17/11/2024
0
Rifkan Sell
bagus
03/11/2024
0
Wulann1Lintang
sip
30/07/2024
0
ทั้งหมด: 55
บทที่ 1 Calon Suami?
"Siapa ya?" tanyaku pada lelaki yang baru saja duduk di hadapanku. "Saya calon suami kamu,” jawab le
บทที่ 2 Perkenalan
Namaku Putri, Putri Azizah Pratama anak tunggal dari pasangan Muhammad Pratama dan Siti Fatimah. Tep
บทที่ 3 Ingin Privasi
"Jeng jeng. Hehehehe. Kami kembali.” "Hai guys." Suasana riuh pun tidak dapat dihindari saat kedatanga
บทที่ 4 Kembali Luluh
Aku hanya diam di sepanjang perjalanan. Tidak ku perdulikan percakapan mereka. Apapun yang mereka ba
บทที่ 5 Kabar Ta'aruf
(Malamnya di rumah Siska) Kami bertiga berbaring di kasur yang sama. Kasur milik Sinta yang begitu be
บทที่ 6 Benar-Benar Ta'aruf
"Ada-ada aja sih Ayah sama Ibu, masa aku mau dita'arufin. Kan mereka tahu sendiri aku gak percaya sa
บทที่ 7 Siapa Emily?
Beberapa bulan yang lalu.. Hari ini untuk ke dua kalinya aku datang menemui lelaki yang akan menjadi
บทที่ 8 Hubungan Yang Akan Dimulai
Kini kami berdiri diantara ruang makan dan ruang keluarga. Aku menunjukkan ekspresi memohon dengan m
บทที่ 9 Bertemu Calon Suami
Aku melihat dari balkon di kamarku yang terletak di lantai 2. Sebuah mobil yang cukup mewah parkir d
บทที่ 10 Menolak Dengan Cosplay
"Lah Ayah kenapa sih? Kan Ayah yang minta aku untuk tidak menurut,” batinku. "Iya nak, kamu kenapa b
บทที่ 11 Sebuah Masalah
"Alhamdulillah, masalah perut sudah selesai sekarang tinggal masalah si Bapak itu,” gumamku. Jika di
บทที่ 12 Berbeda
Pantas saja skhir-akhir ini Anggi sangat sulit untuk dihubungi. Jika saja aku tahu dia punya masalah
บทที่ 13 Aku Ingin Tidur Siang!
Jika aku bisa memanfaatkan dia, kenapa tidak? Akan aku lakukan apa saja agar aku bisa keluar dari si
บทที่ 14 Karena Orangnya Adalah Putri
"Saya ulang ya Putri, mungkin seperti apa yang Ayah kamu bilang CV itu tidak sama dengan berkenalan
บทที่ 15 Tidak Semua Bisa Dipercaya
Jelas aku tahu, karena aku memang menggemaskan. “Apaan, sih,” ucapku. “Mas bisa gila kalau lama-lama
บทที่ 16 Harus Apa?
“Putri, bangun.” Aku mendengar suara samar-samar. “Sebentar lagi, Bu. Putri masih mau tidur,” sahutk
บทที่ 17 Malu!
Matahari kini sudah menghilang. Jejak-jejaknya pun tidak lagi kelihatan. Setelah shalat magrib berja
บทที่ 18 Merasa Aman
“Hati-hati dijalan, ya,” ucap Ibu. “Jangan pulang larut,” timpal Ayah. “Siap.” Dia hormat seperti de
บทที่ 19 Bertemu Di Bianglala
“Wah! Jadi, ini alasan banyak orang yang datang ke pasar malam,” ucapku kagum. “Kamu baru pertama ka
บทที่ 20 Kencan
“Valdi..”sapaku. Dia menoleh dan terkejut. “Putri? Ka-kamu hmm ngapain di sini?” tanyanya tersentak.
บทที่ 21 Antara Pacar Dan Sahabat
Kata mereka, jangan terlalu percaya sama orang. Karena bisa saja dia menikam dari belakang. Kata ora
บทที่ 22 Wahana Rumah Hantu
Aku menatap wahana rumah hantu yang Reza sebutkan tadi. Pintu masuknya saja sudah sangat menyeramkan
บทที่ 23 Jalan Keluar
Meskipun takut, seharusnya dia tidak meninggalkanku. Seharusnya dia menggenggam tanganku dan membawa
บทที่ 24 Lukanya Sakit
Aku menepis tangan Valdi yang memegangi lenganku. “Aku baik-baik saja. Setidaknya, aku tidak sendiri
บทที่ 25 Membentuk Aliansi
Kepercayaanku hingga saat ini adalah Tuhan mempertemukan kita dengan seseorang pasti mempunyai maksu
บทที่ 26 Menyebarkan Gosip
(Malam itu, di pasar malam) “Lakuin apa?” tanyaku. “Kamu sebarin kalau kamu akan dijodohkan dan kemun
บทที่ 27 Kebenaran
Sebenarnya, apa yang sedang aku lakukan? Setelah membentuk aliansi bersamanya lalu kami menyebarkan
บทที่ 28 Busuk
Aku menangis tersedu-sedu, rasanya begitu menyakitkan. Bernafas pun terasa sangat sesak. Aku tidak m
บทที่ 29 Bertengkar
Aku tidak tahu lagi bagaimana cara menenangkan Valdi, dia terus marah kepadaku tanpa jeda seolah-ola
บทที่ 30 Apa Bisa?
"Kenapa? Habis berantem ya sama pacarnya?" tanya seseorang. Suaranya berasal dari belakangku. Aku me
บทที่ 31 Wisata Masa Lalu
Disatu sisi aku ingin mencoba melanjutkan semua ini tapi disisi lain aku juga takut. Aku takut denga
บทที่ 32 Bicara
"Non, Ibu nyuruh turun. Tamunya sudah datang,” ucap Mba Erna yang sepertinya masih berada di tangga.
บทที่ 33 Kotak Lama
Aku kembali ke rumah. Reza juga sudah pamit pulang. Rasanya masih sangat hampa. Tidak bisakah aku me
บทที่ 34 Mimpi
“Kamu main ini?” tanyaku dengan hati-hati. Reza masih terdiam memandangiku. “Tenang aja, aku gak aka
บทที่ 35 Sekolah Musik
“Maaf soal tadi,” ucapnya sembari membuka rantang. Bau makanan itu sampah ke hidungku. Aku tidak ber
บทที่ 36 Gadis Bernama Dinda
Setelah aku berusaha untuk terus tidur dan menemukan mimpi yang tidak kunjung datang padaku, waktu b
บทที่ 37 Pernah Bertemu
"Oh begitu. Adik namanya siapa?" tanya Reza. "Dinda,” jawabnya. “Maaf ya, Kak. Tadi Dinda tiba-tiba m
บทที่ 38 Jangan Bohongi Aku
Aku refleks menarik tangan Reza dan memintanya untuk sembunyi di bawah meja bersamaku. Kepalanya sam
บทที่ 39 Kontrakan
"Putri mau kemana lagi abis ini?" tanya Reza. Dia tidak menjawab ucapanku. "Ke mana aja deh. Asal ja
บทที่ 40 Hubungan Yang Selesai
"Kalian menjijikan,” celaku. "Sayang aku bisa jelasin,” tutur Valdi. Kembali kutampar pipi kirinya.
บทที่ 41 Melupakan
“Putri aku mohon. Dengarkan penjelasan ku dulu. Aku dan Anggi hanya sebuah kesalahan!” serunya. Mende
บทที่ 42 Pernikahan
(Besok hari) "Assalamu'alaikum." "Wa'alaikumsalam,” jawabku. Setelah kubukakan pintu dan mempersilaka
บทที่ 43 Pernikahan (2)
Akhirnya akupun pergi ke pernikahan itu. Kebetulan sekali Ayah dan Ibu mendapatkan undangan dari ora
บทที่ 44 Hari Pertunangan
Setelah semua yang telah terjadi, aku memutuskan untuk bertunangan dengan Reza. Langkah yang ku ambi
บทที่ 45 Sebuah Surat
Dengan suara khas milik Mas Reza, ia melamarku dengan lembut di depan semua orang. Aku hampir meniti
บทที่ 46 Meminta Kembali
Setelah semakin yakin dengan pilihanku, perlahan luka itu membaik seiring berjalannya waktu. Kata-ka
บทที่ 47 Tidak Perduli
“Valdi sakit lalu apa hubungannya denganku? Yang menjadi istrinya sekarang adalah kamu bukan aku.” A
บทที่ 48 Lebih Bahagia
(H-60 hari sebelum pernikahan) Hari ku baik-baik saja, kini semua terasa berjalan sangat sempurna hin
บทที่ 49 Kecelakaan
“Saya mau bertemu dengan Pak Reza,” jawabku. “Sudah ada buat janji sebelumnya?” Aku menggeleng. Aku t
บทที่ 50 Ingatan Yang Terlupakan
"Puput." "Ely" Terdengar suara dari pintu putih itu. Apa aku sedang bermimpi? Atau aku sudah mati? Aku
บทที่ 51 Apa Kamu Membenciku?
Ada seorang lelaki yang berumur sekitar 29 tahun, dia menanyakan kepadaku apa aku baik-baik saja saa
บทที่ 52 Mengingat Semuanya
Setelah sadar dari insiden itu, aku berangsur pulih. Aku pun pulang setelah satu minggu di rawat di
บทที่ 53 Hanya Rasa TanggungJawab
Hari ini aku akan pergi ke makan Emily sendirian. Kebetulan di jam segini sedang tidak ada orang di
บทที่ 54 Pergi
Dilema, iya dilema. Perasaanku sudah terlanjut tumbuh tapi aku tidak bisa melanjutkan ini. Aku tidak
บทที่ 55 Bahagia Bersama Luka
(Satu tahun kemudian) Sudah dua tahun lamanya aku tidak pulang. Ayah dan Ibu melakukan transfer kulia
sangatbagus
03/05
0Aku suka cerita kak, alur cerita serta karakternya, semangat kak, kalo berkenan mampir ke ceritaku ya kak, Rasa Sakit Gina-Seluas Laut, terima kasih 🫶🏻✨💗💃🏻
15/02
1lanjut dong kak kaya berasa kurang cerita 🥰
13/05/2025
0bgus
06/05/2025
0Waaah seru banget ceritanya
04/05/2025
0Bagussss
28/03/2025
0aku suka bgt bgus
06/03/2025
0wow sangat luar biasa
17/11/2024
0bagus
03/11/2024
0sip
30/07/2024
0